Seorang Laki-laki tampan khas pria Asia baru saja kembali menginjakkan kakinya di kota New York, USA hari ini
Ia kembali ke kota metropolitan ini karena sebuah perintah khusus yang diberikan kepadanya, kini ia harus menjadi seorang bodyguard dari seorang putri pengusaha terkenal di kota New York sehingga ia harus kembali ke negara Paman Sam ini
Anastasya Geraldine gadis yang berusia 18 tahun ini adalah putri tunggal dari CEO perusahaan besar yang ada di kota metropolitan serta pusat bisnis dunia...
karena posisi penting yang dipegang ayahnya di bisnis skala internasional ini membuatnya memiliki banyak musuh yang selalu mengincar keluarga Geraldine sampai detik ini, maka dari itu ayahnya selalu menyewa bodyguard khusus untuk putri kesayangannya demi menjamin keselamatan putri satu-satunya, belasan dari mereka menyerah hingga 1 orang datang
Namun siapa sangka jika si bodyguard ini memiliki latar belakang yang sangat tak terduga bagi orang-orang yang hanya mengenalnya sekilas?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tuina 24, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kau Terluka
HAPPY READING GUYS
_________________
Keesokan harinya Ana hanya diam di balkon kamarnya dan sama sekali tidak berniat untuk keluar,
" nona sarapan sudah siap" ujar Mark, namun Ana tidak menjawab,
" nona?" Panggil Mark dan lagi-lagi tidak ada jawaban dari Ana
" apa dia tidak mau keluar?" Tanya KJ pada Mark
" iya nona Ana belum mau keluar sama sekali sejak kemarin sore" ujar Mark khawatir
" nona? Boleh saya masuk?" Tanya KJ, tidak ada jawaban sama sekali
" masuk lah," ujar Mark karena Ana tidak menjawabnya
" permisi nona?" Ujar KJ saat masuk kedalam kamar Ana, terlihat Ana sedang duduk di balkon dan hanya mengenakan dress tidurnya yang minim
" nona belum makan sejak kemarin sore, nona harus makan agar bisa memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh nona... jangan sampai sakit nona..." ucap KJ perhatian,
Ana memutar tubuhnya menghadap KJ, matanya merah dan bekas air mata begitu terlihat jelas di pipi mulusnya itu...
" no-nona? Apa yg terjadi?" Tanya KJ panik lalu mendekati Ana dan berlutut di depan Ana, Ana langsung menampar KJ dengan keras sampai wajah KJ memerah karenanya...
" nona?" Gumam KJ sambil memegang pipinya yang terasa panas karena tamparan itu, ia bingung kenapa ia bisa ditampar oleh Ana
" berdiri" ujar Ana, KJ pun menurutinya tanpa berkata sepatah katapun lagi...
" angkat kaosmu" pinta Ana, KJ diam, tubuhnya mematung seketika...
"huuh apa Mark memberitahunya?" batin KJ
"apa kau tuli KJ! Aku bilang angkat kaosmu sekarang!" Teriak Ana penuh kekesalan
Dengan ragu KJ pun mengangkat kaosnya hingga memar di perutnya terlihat jelas sekarang...
" bagus, kau berbohong padaku, kau bilang pada Mark kau baik-baik saja tapi kenyataannya tidak kan?!" Teriak Ana sambil mendorong tubuh KJ dengan kekuatan yang dia miliki
" maafkan saya nona, saya tidak bermaksud membohongi nona saya pikir keadaan saya tidak penting" sahut KJ
" tidak penting kau bilang? Kalau sesuatu terjadi padamu siapa yg akan menjagaku hah!!" Teriak Ana penuh emosi
" kau pikir aku tidak melihat pria itu memukul perutmu? Aku melihat semuanya! Itu yg membuat aku shock" Ujar Ana dengan nada tinggi, Ana menangis sesegukan sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya
" saya minta maaf nona" ujar KJ lalu berlutut di depan Ana
" luka mu sudah diobati?" Tanya Ana disela-sela tangisannya
" sudah nona" sahut KJ
" bagus" ujar Ana singkat
" nona?" Panggil KJ
" apa?!" Jawab Ana ketus
" maafkan atas kelalaian saya, kalau tidak ada Harry saya tidak tau apa yang akan terjadi pada nona... maafkan saya" ujar KJ menunduk menyesal
"ayah benar... aku belum cukup kuat untuk melindungi orang-orang di sekitarku... aku hanya bisa melindungi diriku sendiri... aku harus lebih kuat dari ini... aku tidak akan mengecewakan siapapun" batin KJ
" tuhan masih menyayangiku, Harry hanya pertolongan yang dikirimkan tuhan untukku" sahut Ana
" saya berjanji hal itu tidak akan terulang lagi nona, saya akan melindungi nona dan tidak akan membiarkan nona terluka, sedikit pun" ujar KJ penuh keyakinan
"aku juga tidak ingin kau terluka demi melindungi aku" ujar Ana sambil menatap mata KJ
" terima kasih sudah peduli terhadap saya nona" sahut KJ dengan senyum manisnya, Ana mendadak salah tingkah melihat KJ tersenyum begitu manis... karena ia pria yang sangat jarang tersenyum biasanya...
" bawakan aku sarapan, aku lapar" ujar Ana, kini sikapnya kembali berubah menjadi arogan,
namun KJ terlihat tersenyum atas perubahan sikap Ana itu...
" siap nona" ujar KJ lalu bergegas mengambilkan sarapan untuk nonanya itu
"saat dia sudah kembali arogan seperti itu baru aku bisa tenang hahaha..." batin KJ saat menuruni tangga menuju dapur...
KJ kembali ke kamar Ana dengan membawa nampan berisi sepiring sandwich dengan segelas susu di pinggirnya...
" ini nona,silahkan dimakan" ujar KJ sambil menaruh nampan tersebut di atas meja rias Ana
" apa papa tau tentang kejadian kemarin?" Tanya Ana tanpa melihat kearah KJ
" tuan sudah tau nona" sahut KJ
" dia pasti tidak akan mengijinkanku keluar dari rumah malam ini" ujar Ana sambil meminum susunya dan duduk di tepi ranjang
" tuan melakukannya karena beliau tidak ingin terjadi sesuatu pada nona" ujar KJ, Ana hanya diam tidak berniat untuk meneruskan pembicaraan mereka...
" permisi nona Ana? Dibawah ada teman nona menunggu" ujar Mark
" siapa Mark?" Tanya Ana
" seorang laki-laki nona, yang kemarin mengantar nona pulang" sahut Mark
" ah baiklah, bilang padanya aku akan segera turun" ujar Ana yg langsung beranjak dari tempat tidurnya lalu mengambi handuk untuk segera mandi
" apa yang kau tunggu KJ?" Tanya Ana yang melihat KJ masih berada di kamarnya
" ah iya maaf nona, saya permisi" ujar KJ lalu keluar dari kamar Ana, KJ kemudian turun untuk menemui tamu Ana, wajah KJ terlihat sedikit tidak suka saat melihat siapa yang datang sebagai tamu Ana itu...
" bagaimana kabarmu 'KJ'?" Tanya Harry dengan sedikit menekan kata KJ di akhir kalimatnya
" aku baik, kau sendiri?" Tanya KJ datar
" aku sangat baik" sahut Harry sambil tersenyum
30 menit kemudian Ana turun dari kamarnya dan menghampiri Harry yang telah menunggunya di ruang tamu...
" menunggu lama?" Tanya Ana ramah
" tidak terlalu lama" ujar Harry sambil tersenyum manis pada Ana
" oh iya ngomong-ngomong terima kasih untuk yang kemarin, dan kalau boleh tau ada perlu apa kau datang kemari?" Tanya Ana basa-basi pada Harry
" aku hanya ingin memastikan bahwa tuan putri cantikku ini baik-baik saja" ujar Harry sedikit memuji Ana, Mark yang mendengarkan pembicaraan Harry dan Ana menunjukan ekspresi tidak suka pada Harry...
"dasar lelaki pembual" bisiknya pada KJ yang berada di belakang Ana
" pembual? Aku tidak pernah membual" sahut KJ
" bukan kau bodoh, tapi dia" bisik Mark dan KJ hanya memasang cengiran bodohnya...
" aku baik Har, hanya saja KJ yang terluka di bagian perutnya" ujar Ana sambil melirik kearah KJ berdiri
" KJ kuat, luka seperti itu bukan apa-apa baginya iya kan KJ?" Tanya Harry, KJ hanya tersenyum kecil menanggapinya
" oh iya ngomong-ngomong apa kau seorang prajurit?" Tanya Harry pada KJ
" anda tidak perlu tau latar belakang saya tuan" sahut KJ datar
Ana merasa sedikit canggung mendengar jawaban dari KJ... bahkan dirinya pun tidak tau apapun tentang latar belakang dari KJ ini...
" err Harry, aku lupa bertanya kemarin saat di basement kenapa kau bisa ada disana?" Tanya Ana mencoba memecahkan suasana canggung itu
" aku sedang mengunjungi restaurant milik temanku dan kebetulan aku melihatmu dan KJ sedang dalam masalah jadi aku menolongmu" sahut Harry dengan senyuman yang tak pernah lepas dari wajahnya yang terbilang cukup tampan itu...
__________________
jangan lupa vote like dan komentarnya guys..
kasi rating juga karyanya Author ya...
⭐⭐⭐⭐⭐