NovelToon NovelToon
Hallo, Mas Sersan

Hallo, Mas Sersan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Naylest

Nayra, siswi SMA yang cerewet, polos, dan sedikit konyol, tak pernah menyangka kalau hidupnya akan jadi seribet ini. Semua gara-gara ia jatuh hati pada kakak dari sahabatnya sendiri, Sersan Arga. Seorang Tentara muda yang dingin, cuek, dan hampir tak pernah tersenyum. Hari-hari selalu membayangkan betapa tampannya seorang Arga Arfian.

Nayra selalu mencari cara agar bisa bertemu dan menyapa sang Sersan. Banyak rintangan yang ia lalu, namun itu tak menyurutkan semangat nya untuk memiliki Sersan Arga.
___

"Hallo, Mas Sersan"

Akan menjadi teman bacamu lebih menyenangkan... Yuk Baca selengkapnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naylest, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9. Nayra Si Keras Kepala.

Dinda dan Sari memekik kaget. Nayra, mereka pikir akan menyerah dan tidak akan melanjutkan aksinya untuk mendekati Arga. Tapi ternyata mereka salah, justru temannya itu semakin gigih mendekati kakak dari Dinda itu.

"Nay, kamu itu perempuan. Apa nggak malu mengejar cinta seorang pria?" Ucap Sari.

"Sar, cinta itu harus diperjuangkan. Bukan dihindarkan. Jika ingin mendapatkan cinta seseorang, maka harus berjuang. Sama seperti aku, aku ingin mendapatkan cinta kak Arga, jadi aku harus berjuang. Apapun halangan dan rintangan nya, akan ku hadapi dengan sekuat tenaga." Ucap Nayra dengan penuh percaya diri.

"Nay, menjaga martabat dan juga harga diri itu penting. Melihat kamu seperti ini, aku ngerasa kamu udah gak mementingkan harga dirimu lagi. Ingat Nay, tahta tertinggi seorang wanita adalah bisa menjaga diri dan harga dirinya. Kalo kamu seperti ini, aku ngerasa kamu udah keluar dari batasan." Ucap Sari menasehati dengan lembut.

"Aku cuma memperjuangkan cintaku, Sar. Aku gak melewati batas. Aku gak melakukan sesuatu yang merugikan diriku sendiri. Kalian tenang aja, aku gak bakal bikin kalian malu. Aku hanya ingin merasakan yang namanya jatuh cinta dan memperjuangkan cinta itu." Jawab Nayra yang tidak akan mundur sedikit pun.

Dinda dan Sari menarik nafas panjang, mereka tidak tahu lagi harus berkata apa. Karena Nayra akan tetapi pada pendiriannya.

"Nay, kamu boleh deketin Kakak aku. Tapi jangan bikin dia malu dan juga emosi. Tadi kak Arga emosi banget sama kamu, soalnya dia juga ada masalah sama komandan nya. Jadi, kamu kebawa-bawa. Pliss, untuk lain kali, kamu jangan gegabah. Lakukan sesuatu dengan cara yang lembut dan hati-hati. Jangan sampai kak Arga semakin muak sama cewek, gara-gara kelakuan mu tadi." Kata Dinda bersuara.

"Muak sama cewek?" Ulang Nayra.

Dinda mengangguk. "Hm! Kamu bukan cewek pertama, kedua dan ketiga yang menyukai kak Arga dengan terang-terangan. Mungkin kamu gadis yang entah keberapa puluh orang, saking banyaknya. Tapi, tidak ada satupun yang bisa meluluhkan hati nya."

"What's? Serius, Din?" Ucapnya dengan kaget.

"Iya. Dan semuanya sama kayak kamu, menyatakan cinta dengan terang-terangan. Dan kamu juga mendapatkan kata-kata keramat dari kak Arga, sama seperti mereka. Jadi please, jangan membuat kak Arga ilfil sama cewek."

Nayra terdiam sejenak, memikirkan kata demi kata yang diucapkan oleh Dinda.

"Din." Panggilnya dengan menatap seng teman.

"Kenapa?" Jawab Dinda dan membalas tatapan itu.

"Apa kakak kamu menyukai laki-laki?"

Byurrrr.

Untuk kedua kalinya, air yang di teguk Sari menyembur keluar. Nayra, selalu membuatnya terkejut dengan ucapan konyol nya.

"Nayraaaaaaaa." Pekik Nayra dengan suara lantang.

"Astaga, Nay. Bisa-bisanya kamu nuduh kakak aku kayak gitu?" Ujar Dinda geleng-geleng, heran dengan ucapan polos Nayra.

"Hehe, maaf Din. Aku cuma kaget aja, masa dari sekian banyak cewek, gak ada yang dia sukai. Emang kak Arga gak doyan cewek apa gimana sih? Heran aja, cowok ganteng kok gak suka di sukai wanita."

"Trauma masa lalu, Nay."

"Trauma masa lalu? Maksudnya?"

"Udah ah, kok malah kemana-mana ceritanya." Ujar Dinda yang tidak ingin menceritakan masa lalu kakaknya.

"Cerita dong, Din. Kamu bikin aku penasaran tahu nggak?" Ucap Nayra sambil bergelenyut manja di lengan Dinda, agar Dinda mau menceritakan tentang masa lalu Arga.

"Gak ah, ntar aku di marah sama kak Arga."

Nayra cemberut kesal, karena tidak bisa membujuk Dinda untuk bercerita.

"Pulang yuk, aku udah capek." Ajak Sari.

"Yuk." Jawab Dinda.

Dan akhirnya mereka pun memilih pulang, karena sekarang orang-orang pun sudah mulai sepi. Dan saat mereka sudah tiba di parkiran, tak sengaja Nayra melihat Arga dan Diki ngobrol di pintu masuk Bataliyon.

"Eh, itu kak Arga." Tunjuk Nayra sambil tersenyum.

"Nay, udah. Jangan bikin ulah lagi." Tegur Dinda.

"Iya deh, iya." Jawab Nayra.

Nayra duduk di jok belakang dengan Dinda yang membawa motor. Ketiganya meninggalkan taman bunga.

"Hallo, Mas Sersan."

Arga dan Diki menoleh, saat mendengar teriakan seseorang dari jarak yang lumayan jauh. Dan seseorang itu adalah Nayra, yang sedang melambaikan tangannya kepada Arga, dengan senyum merekah.

"Gede juga nyali nya." Ucap Diki dengan tertawa kecil.

Sedangkan Arga hanya diam.

"Sepertinya dia bukan gadis yang mudah menyerah." Bisik Diki.

"Terserah." Jawab Arga dingin.

"Aku yakin, dia bisa bikin kamu berubah."

"Gak Sudi."

Setelah mengatakan itu, Arga pun segera masuk, meninggalkan Diki yang tertawa menggoda. Dan Diki pun mengajar sang teman untuk kembali ke Asrama dan akan melakukan tugas bersama.

****

Kalo suka ceritanya, jangan lupa like, komen dan subscribe ya teman-teman

1
Mashiro Shiina
Thor, aku rindu banget sama ceritamu, please update secepatnya!
Naylest: Akan saya usahakan ya kak☺️
total 1 replies
Gwatan
Wah, gila sukses bikin aku ketagihan bacanya! (👍)
Naylest: Terima kasih kak☺️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!