NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Alana 2

Takdir Cinta Alana 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / CEO / Dikelilingi wanita cantik / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:6.4k
Nilai: 5
Nama Author: Anisah Cute

******
Mencintai seseorang tanpa bertemu dengan nya, adalah bukti bahwa cinta itu bukan di depan mata, tapi di dalam hati. Itu yang terjadi dengan Alana, putri dari Aditya dan Davina.
Pertemuan tak sengaja Alana dengan sosok di media sosial membuat nya nyaman walau perbedaan usia mereka cukup jauh. Status tak menghalangi hubungan kedua nya.
Apa yang membuat Alana memilih pria yang tak pernah dia lihat? Konflik pun terjadi di antara Alana dan pria yang ada di sosial media tersebut. Hingga membuat Alana sering kali memblokir aplikasi hijau nya terkadang aplikasi hitam pun kena sasaran blokir Alana tapi selalu saja di buka kembali karena kedua saling Cinta.
Akan kah mereka bertemu dan bersatu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anisah Cute, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9

"Bunda." ucap Saga saat melihat kedatangan Vina bunda nya Alana.

Mereka bertiga langsung mendekat dan mencium tangan orang tua mereka masing - masing.

"Dimana ayah Adit, Saga? Apa yang terjadi dengan Alana?" tanya Vina.

"Iya nak apa yang terjadi bagaimana bisa Alana terkunci di kamar mandi?" tanya Aisyah kearah Saga dan yang lain nya.

"Alan baik - baik saja mami, bunda. Ayah Adit ada di ruangan nya." jawab Saga kearah ibu dari Alana.

"Maafin Saga dan yang lain mi, kita lalai dalam menjaga Alan hingga ada orang yang tega nyakitin dia." ucap Saga dengan rasa menyesal.

"Iya mah Ken juga minta maaf." ucap Ken dengan kepala tertunduk.

"Sudah lah lain kali kalian harus jaga baik - baik adik kalian. Jangan sampai peristiwa ini terulang kembali." jawab Aisyah.

Vina menggenggam jari tangan Alan yang terasa dingin dia menatap sedih putri nya yang baru berusia 13 tahun sudah ada yang tak menyukai nya.

"Siapa yang tega membuat mu seperti ini nak." ucap Vina sambil dia menangis saat melihat putri nya terbaring tak sadarkan diri.

Ken mendekat dan memeluk Vina, begitu juga dengan Saga dan Bima, mereka memeluk Vina dengan sangat erat saat tau bunda Alan menangis.

"Maafin Ken, bunda sudah bikin bunda sedih dengan keadaan Alan." ucap Ken.

"Iya bunda Saga juga minta maaf sebagai kakak tertua Saga gak bisa jaga Alan dengan baik." ucap Saga.

"Bima juga bunda, maafin kita semua bunda." ucap Bima.

Vina yang di peluk ke 3 putra saudara nya memeluk mereka semua dengan penuh kasih sayang.

"Bunda gak menyalakan kalian sudah jangan menyalakan diri kalian sendiri." ucap Vina.

Jesika mendekat dan menyentuh pundak putra nya dengan tersenyum kearah Ken.

"Sudah Alan akan baik - baik saja, mau seberapa orang mencelakai nya dia tak akan tumbang, dia keturunan dari keluarga Martin, ya kan." ucap Jesika.

"Mama Jesika benar Alan bukan gadis biasa dia keturunan dari keluar Martin dan Prayuda." ucap Aisyah saat mengenang semua keluarga besar suaminya.

"Iya mi." jawab Saga.

*******

Sedangkan dia tempat Chandra Admaja, Vino Putra Prayudha dan Mahendra Admaja dan Adrian Mahardika, mereka bertiga langsung meninggalkan semua pekerjaan mereka setelah tau Alana ada di rumah sakit. Ke 4 nya melaju menuju rumah sakit dari kantor mereka masing - masing.

Tak lama satu persatu mobil 4 keluarga besar sampai di halaman parkir rumah sakit Mahardika.

"Chan kita mau ke ruangan Alana terlebih dahulu apa ke ruangan Adit?" tanya Adrian.

"Ke ruangan Adit saja dulu, kita akan sekolah Alan karena lalai tentang siswa siswi nya, kita cari tau apa penyebab Alana bisa terkunci." jawab Chandra Admaja.

"Baik lah ayo kita ke ruangan Adit dia sudah menunggu kita dari tadi." ajak Vino.

Mereka semua berjalan menuju ke arah rumah sakit dan melihat Arga dengan motornya saat mereka melewati area parkir motor

"Arga kamu baru datang?" tanya Adrian saat dia bertemu dengan putra nya.

"Iya pi Arga tadi ada urusan jadi gak bisa ikut nemenin yang lain bawa Alan ke rumah sakit." jawab Arga.

"Ya sudah kamu duluan saja ke ruangan Alana papi dan yang lain ada urusan diruangan ayah Adit." ucap Adrian sambil mereka semua berjalan menuju rumah sakit dan menuju ke ruangan masing - masing.

Saat sampai di depan ruangan Alana Arga langsung membuka pintu ruangan dan melihat semua orang ada di ruangan itu.

"Assalamualaikum." salam Arga.

"Waalaikumsalam." jawab semua orang.

Vivian yang ada diruangan Alana yang baru selesai memeriksa Alana melihat kedatangan putra nya dan langsung bertanya.

"Kamu dari mana Ga, kenapa baru datang?" tanya Vivian sang ibu yang baru memeriksa kondisi Alana yang belum sadar karena pengaruh obat.

"Maaf mi, Arga tadi ada urusan jadi gak bisa ikut Saga dan yang lain mengantar Alana ke rumah sakit." jawab Arga.

"Mami kira kamu gak perduli dengan adik kamu. Ya sudah mami mau ke ruangan yang lain dulu. Vin jangan khawatir Alan baik - baik saja dia hanya belum sadar karena pengaruh suntikan." ucap Vivian.

"Iya makasih Vian." jawab Vina.

Sedangkan di ruangan Adit semua abang Vina duduk di ruang kerja Adit dan tak terima saat tau Alana terkunci di kamar mandi yang rusak.

"Apa sekolah itu sengaja membiarkan kamar mandi yang rusak tak di perbaiki, hingga Alana masuk kedalam sana, harus nya di beri tanda jika tak bisa di gunakan." ucap Chandra.

"Entah lah pasti nya di pintu masuk kamar mandi harus nya ada CCTV agar tau apa yang terjadi, besok aku akan datangi sekolah Alana untuk cari tau apa yang terjadi." jawab Adit.

"Kita akan ikut, kita donatur terbesar di sekolah itu masa anak kita di celakai orang kita diam saja." jawab Vino.

"Vino benar kita semua akan kesekolah anak- anak agar mereka bisa sadar dengan fasilitas sekolah yang rusak." ucap Mahendra.

Saat mereka sedang berbincang Vina masuk dan melihat semua abang nya ada termasuk Vino saudara kembar nya.

"Kalian semua sedang apa?" tanya Vina.

"Gak ada apa - apa sayang gimana keadaan Alan sudah siuman apa belum?" tanya Adit.

"Belum tadi Vian sudah periksa Alan dia baik - baik saja kak." jawab Vina.

"Hemm kalian kalau sudah ketemu gak lihat di ruangan ini ada kita semua, di kira kita ini patung apa." kesal Vini saat melihat Adik nya duduk di pangkuan sang suami.

"Iri ya Jesika galak." ucap Vina.

Tuk...

"Vino jangan main jitak gitu ihhh, kasihan bunda Alan." ucap Adit dengan mengelus kepala sang istri. Sedangkan Vina menjulur kan lidah nya kearah Vino.

"Manjain aja terus Dit lama - lama jadi kayak Alana." ucap Vino.

"Laaa emang dia emak nya duplikat nya Alana." ucap Adit.

"Ihhh Vina gak sebadung Alan." jawab Vina.

Semua orang tertawa saat mendengar ucapan Vina yang tak ingin di sama kan dengan putri nya yang jahilnya minta ampun.

"Sudah dari pada kita jadi obat nyamuk mereka berdua mending kita ke ruangan Alana, kasihan ada duda yang nanti iri lihat kemesraan mereka." ucap Vino melirik kearah Mahendra.

Mahendra yang mendengar perkataan Vino membulat kan mata dan langsung memukul Vino yang kalau bicara sesuka hatinya saja.

Plak.... Plak...

"Ampun.... ampun Hen gila ya, sakit." ucap Vino yang di pukul oleh Mahendra pundak nya dan berlindung di balik Vina.

"Vina tolongin abang, bang Hen sudah agak eror." ucap Vino.

"Maka nya jangan ganggu bang Hendra ucap Vina.

"Sudah bercanda terus ayo kita ke ruangan Alana." ajak Chan.

Mereka semua ke ruangan Alana meninggalkan Vina bersama dengan suami nya, tapi Adit juga mengajak sang istri untuk ikut melihat keadaan putri mereka yang belum sadar.

1
kalea rizuky
cepetan pergi kan moga dpet yg lebih tajir. lebih kaya dr Riski itu dan buat si Helen sepupu durjana makan itu Riski cwok kere
Anan Sah
Pintar banget Alan menyimpan semua rasa sakit nya sampai ga ada yang tau apa yang di rasakan sama Alan sehingga Alan memutuskan untuk pergi jauh dari keluarga...Semangat ya Alan...😍😍😍
Ani Rohayani
Alana terlalu pintar menyimpan rahasia alasan sebenarnya tentang kepergiannya ke Malaysia
Ani Rohayani
ya ampun Mahar kamu terlalu membesar besarkan masalah sampai akhirnya kamu sendiri terluka
Ani Rohayani
cinta pada pandangan pertama tuh saga😄
Ani Rohayani
ya ampun saga apa yang terjadi,kamu nabrak orang ya
Sahidah Sari
wih mantap nih Alana menang balapan sepeda,emng keren Alana!.
Riski kek nya suka sama Helen deh klu Alana tau orang yg dia suka justru ga suka sama dia gmn ya ,moga sikap Alana ga berubah ya klu tau
Sahidah Sari
Ken dan saga selalu menjadi pelindung bagi Alana dr siapa pun termasuk dr ayah nya sendiri,, mereka ga mau Alana knp2 padahal Adit hanya ingin Alana belajar bertanggung jawab atas apa yg dia perbuat.
Sahidah Sari
ya ampun Alana kelakuan nya bikin orang ngakak juga geleng geleng kepala tau, ada aja kelakuan nya buat pusing om nya ..
kalea rizuky
ambil aja Riski cwok miskin aja dihh Alana bisa dpet yg lebih
kalea rizuky
pergilah Alana yg jauh cari bahagia mu
Anan Sah
😍😍😍
SusiVikers
Ken kamu gak perlu khawatir ya, aku yakin Alana pasti baik² aja kok dia bisa jaga diri
doakan saja agar semuanya lancar ya
SusiVikers
sakit bgt ya pasti jadi Alana
apalagi Bagas emg langsung menjauh setelah pacaran sama Helen, lagian Helen juga apa-apaan sih kok kamu sampe segitunya sama Alana
toh Alana gak akan pernah rebut Bagas dari kamu ishhh ngeselin 😤😤
SusiVikers: lah iya haha
Bagas siapa coba ampun dah🤣🤣
total 2 replies
SusiVikers
aduh untung aja ya langsung banting stir kalo enggak bisa nabrak org tuh
tapi sayangnya kepala Alana malah jadi memar gitu ya
SusiVikers
alana kamu bner² pandai menutupi semua rasa sakit yg kamu rasakan
tapi mungkin ini pilihan kamu ya lan, semoga di Malaysia nanti kamu bisa jauh lebih bahagia ya Alana
Ratih Tyas
Alan pasti bisa jaga diri
Ratih Tyas
Mungkin Humaira jodoh Saga🤭
Ratih Tyas
Kok Helen jadi ngeselin ya
gak bisa jaga perasaan Alan malah pamer🙄
Estri Gunyani
Ken jangan kwatirkan Alan dia gadis yg pintar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!