NovelToon NovelToon
Pesona Pria Patah Hati

Pesona Pria Patah Hati

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Romansa / Trauma masa lalu / Healing / Cintamanis / Romansa pedesaan
Popularitas:31.5k
Nilai: 5
Nama Author: Noona Y

Sebuah kisah pertemuan tak terduga, jauh dari hiruk-pikuk ibu kota, takdir mempertemukan mereka di desa Tabebuya.

Dua hati yang sama-sama remuk, oleh cinta pengkhianatan. Waktu seolah tak cukup menghapus luka, hanya menyisakan rapuh dan senyum yang disembunyikan.

Namun cinta yang perlahan tumbuh dari luka tak pernah berjalan mulus. Masih ada bayang-bayang masa lalu, ketakutan untuk kembali percaya, dan dilema antara bertahan dalam trauma atau berani membuka hati.

Sebuah kisah tentang perjalanan menyembuhkan diri, tentang pesona seorang pria yang hancur hatinya namun tetap berusaha mencintai dengan tulus.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noona Y, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9 Khawatir sama Yaya

"Arya, bangun juga kamu," sapa kakek Abi di pagi hari dengan suara yang hangat.

Arya duduk pelan, matanya masih sayu, sambil nyoba ngumpulin nyawa gara-gara semalam tidurnya tidak nyenyak. Aroma manis ketela rebus berpadu wangi teh hangat menguar di udara. Ia ngelirik ke arah teras, Kakek Abi sedang duduk santai di kursi goyang, sambil nyeruput teh.

Baru saat itu ia sadar, matahari udah lumayan tinggi, tanda hari mulai siang. Ia mengambil sepotong ketela, namun matanya berkeliling, mencari seseorang.

"Yaya mana, Kek?"

Kakek Abi mengunyah pelan sebelum menjawab, "Tadi subuh dia sudah pergi. Katanya mau ke air terjun."

Arya mengernyit. "Sendiri?"

Kakek hanya terkekeh kecil, "Katanya mau nyuci baju di sana sekalian… tapi kalau sudah kesana, bisa-bisa malah main."

Arya mengernyit, “Lah… nyuci baju kok di air terjun, Kek? Kan bisa di kamar mandi.”

Kakek Abi nyengir sambil ngaduk tehnya, “Ya namanya juga wanita. Bilang mau beli gula di warung, taunya pulang bawa kerupuk, sabun, sama sandal baru. Nah, kalau Yaya, bilang mau nyuci baju, ujung-ujungnya pasti berenang.”

Glek!

“Astaga, Kek! Di deket air terjun kan suka ada buaya!” wajah Arya langsung berubah panik.

Tapi Kakek Abi malah ngakak, “Halah, buaya mah di mana-mana ada, apalagi yang hidung belang. Tapi tenang, Yaya tuh udah pengalaman ngadepin yang begitu. Katanya dulu pernah sabuk hitam.”

Arya geleng-geleng, “Kek… maksudku itu buaya beneran… ada giginya, bukan yang suka ngegodain cewek!”

Kakek terdiam sebentar, lalu nyeruput teh lagi. “Ooh… kalau itu sih kayaknya nggak ada ya. Palingan cuma biawak.”

“Hadeh... air terjun yang Yaya pergi itu tepatnya di mana, ya? Aku mau nyusul dia.”

"Itu air terjun Nobita, di arah hutan kecil tempat kamu dulu suka camping. Begitu masuk, jalan terus saja. Kalau sudah dengar suara air, ikuti suara itu, berarti kamu sudah dekat."

Arya langsung bergegas keluar, melangkah cepat sambil mengenakan sandal jepitnya.

Ia berjalan cepat, hampir setengah berlari. Semalam ia tak bisa tidur karena Yaya menangis saat mendengar lagu yang ia nyanyikan. Setelah itu, ia langsung masuk kamar dan mengunci pintu. Saat tengah malam, Arya sempat terbangun untuk minum, dan suara tangisnya masih terdengar jelas.

"Duh, jangan-jangan dia mau bunuh diri gara-gara galau, dengerin lagu semalam..." gumam Arya cemas.

Arya mulai memasuki jalan setapak yang dipenuhi pepohonan rimbun. Udara terasa sejuk dan harum daun basah. Setelah berjalan lurus sekitar dua menit, terdengar suara gemericik air yang pelan, diselingi dengan tawa ceria beberapa wanita.

Arya sampai di sebuah jembatan kayu kecil yang melintang di atas sungai jernih. Dari bawah, Arya melihat beberapa wanita sedang asyik mencuci baju sambil ngobrol dan cekikikan.

“Eh, kamu dengar gak si tante Aiko? Katanya sekarang lagi getol cari suami baru lagi, lho!”

“Iya, katanya tiap minggu demen nongkrong di pasar malam, buat cari cowok baru.”

“Ha ha ha, gatel banget tuh Tante! Kayaknya cuma buat senang-senang doang.”

Salah seorang wanita berambut pendek tiba-tiba menoleh ke arah Arya, “Eh, Mas Arya! Kita ketemu lagi, ya,” sapa Maimuna ramah.

Arya mengerutkan dahi, berusaha mengingat, tapi namanya tak langsung muncul.

“Ih, jangan bilang kamu lupa sama aku, Mas. Tega banget, sih!” goda Maimuna dari kejauhan.

Arya cuma bisa tersenyum canggung, menggaruk tengkuk yang tak gatal. “Sorry, gua gak pingin inget nama orang, tapi saya ingat kok sama mbaknya, istri bang timun kan, eh maksudnya Bang Juned."

Maimuna sempat cemberut, lalu tersenyum manis sambil bilang, “Namaku Maimuna, ya. Jangan sampai lupa lagi nama aku, Mas.”

Arya tersenyum dan mengangguk, “I-iya, janji nggak bakal lupa lagi sama mbak.”

“Oh, ini pemuda yang kata lo baru datang ke desa Tabebuya, ya?” tanya Putri pada kawannya Maimuna, menatap Arya dengan rasa penasaran.

Maimuna mengangguk, “Iya, Put, dia itu cucunya Kakek Abi.”

Putri terkekeh kecil, “Iiih, si Kakek yang nyebelin itu, punya cucu ganteng kayak gini, gak percaya deh.”

Mereka berdua saling bertukar senyum nakal, menggoda Arya dengan tatapan genit.

“Mas Arya jangan berdiri aja, yuk sini temenin kita cuci baju, bantuin merasss,” goda Maimuna.

“Iya, Mas, kita gak bakal gigit kok, hihihihi,” tambah Putri tertawa menggoda.

Suara tawanya bikin bulu kuduk Arya berdiri seketika, merinding karena suara tawa Putri mirip banget sama suara kuntilanak yang suka nongkrong di pohon pisang.

Duh... Dia Cantik sih tapi suara ketawanya kok serem. gumam Arya, sambil menahan rasa geli di perut.

Arya pun buru-buru mengalihkan pembicaraan, “Eh, ngomong-ngomong, kalian ada lihat Yaya nggak? Aku lagi nyariin dia.”

Maimuna dan Putri saling berpandangan sebentar, lalu Maimuna menjawab, “Kamu ngapain nyari si Yaya? Tadi aku lihat dia jalan ke arah sumber air terjun, kayaknya lagi asik sendiri,” kata Maimuna santai.

“Yaya itu cewek aneh, masa jatuh cinta sama kakek-kakek ringkih,” goda Putri sambil terkekeh.

Mereka pun mulai bergosip lagi, kali ini membahas soal Yaya sambil cekikikan.

Arya tak mau mendengar, segera ia meninggalkan tempat itu, bergegas menyusul Yaya ke arah sumber air terjun.

Setelah menelusuri jalan setapak selama dua menit, suara gemuruh air terjun semakin menggema di telinganya, membangkitkan rasa penasaran yang mendalam. Arya mempercepat langkahnya, matanya membelalak takjub saat pemandangan memukau terbuka luas di hadapannya.

Air jernih mengalir deras dari tebing tinggi, membentuk tirai air yang berkilauan di bawah sinar matahari.

Di tengah keheningan alam itu, tampak seorang wanita berenang dengan penuh kegembiraan. Tubuhnya yang lentur menyelam dan menari di dalam kolam alami yang tenang, seolah menyatu dengan irama alam di sekelilingnya.

Arya menarik napas, lalu memanggil dari kejauhan, “Yaya!”

Suara itu bergema di antara gemuruh air terjun. Arya berlari, matanya terus menatap ke arah wanita didalam kolam, berharap dia menoleh.

Yaya melambaikan tangan ceria, “Mas Arya! Ayok sini, airnya segerr banget, loh!” teriaknya.

Arya ragu sejenak, tapi rasa khawatir takut ada biawak nakal disana, mengalahkan keraguannya. Perlahan ia melangkah, memasukan kakinya ke dalam kolam air terjun.

Berrr… 🥶🧊rasa dingin langsung menyergap tubuhnya, membuat bulu kuduknya meremang.

Yaya menghampiri sambil tersenyum, “Kalau sudah berenang, gak akan kerasa dinginnya, kok.” Dia menarik tangan Arya.

Arya bertanya khawatir, “Kamu nggak takut kalau nanti didalam ada yang nyaplok?” 🐊🐍

Yaya terkekeh, “Ah, masa sih? Ini kan air terjun, bukan rawa-rawa atau laut lepas.”

"Biasanya buaya itu ada di sungai-sungai besar yang tenang dan berair keruh, bukan di air terjun yang deras dan penuh arus. Di sini, airnya deras dan jernih, jadi buaya nggak betah di tempat kayak gini.” Yaya lanjut menjelaskan.

Arya menghela napas lega. "Ya sudahlah, aku percaya aja sama kamu."

"Ayo, jangan cuma diem di pinggir, ikut berenang sama aku!” ajaknya, sambil berjalan ke arah kolam yang lebih dalam.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

#TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA ❤️❤️❤️

**Jangan lupa meninggalkan jejak kebaikan dengan Like, Subscribe, dan Vote ya...~ biar Author makin semangat menulis cerita ini, bentuk dukungan kalian adalah penyemangat ku...😘😘😘**.

1
☕︎⃝❥ z̶e̶v̶a̶𝟏
ini kakek ada penyakit yang serius bener ya😔
Capt Blacksheep TUAN PERAMAL🐑
hidup bukan perlobaan, jadi penasaran hidup si arya ini apa ya
Capt Blacksheep TUAN PERAMAL🐑
bule yg satu itu emang anomali takut hantu😁😁😁
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ
wahhhh untung Yaya datang tepat waktuu dan menggagalkan rencana mbak Maimunah yg jelas-jelas sengaja membuat suaminya marah karena salah paham 🙄
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ
wahhh Yaya keliatan cemburuu gituu yaa jika mbak Maimunah mendekati arya🤭🤣
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ
heemmmm jadii kepinn 🤤🤤 kayaknya eenak banget ituu ramennya🤤🤤
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ
pengalaman pertama ngadepin anak SD sama aja dengan ngadepin anak TK, banyak sabarnya yaa aryaa🤭
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ
wahhh ternyata aryaa menerima tawaran Klara untuk jadi guru seni tohh🤭
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ
ihhhh mbak mai kok sengaja bikin salah paham sihhh🙄
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ
nahlooo apa maksudnya mbak Maimunah yaaa🙄🙄kok bisa ngomong gituu🙄
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ
ahhh jadi penasaran akankah Arya menyetujui tawarannya Klara🤔🤭
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ
inii klaraa pinter banget cara mengambil hati penduduk desaa biarr bisaa memilih dirinya menjadi kepala desaa 🙄🤭
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ
desa dijadikan destinasi wisata memang banyak untung nya karena bisa membantu perkembangan lapangan pekerjaan bagi orang kampung yang memang membutuhkan kerjaan
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ
dititik inii Arya hati nya udah benar-benar dilevel legowo ikhlas pasrahkan sama sang pemberi nafas🤭
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ
bisaa gawat kaloo Klara yang jadii kepala desaa🥹🙄
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ
wahhh si Klara udah mauu beraksii inii
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ
mungkin aku akan menetap lama disini, karena ada kamu yaya🤭,, uhuuuuyyyy 🤣 cieciecieeeeeee🤭🤣
☕︎⃝❥ z̶e̶v̶a̶𝟏
kesel, marah, dan bahagia jadi satu wkwk
☕︎⃝❥ z̶e̶v̶a̶𝟏
kayak mak lampir anjirr jatuhnya gak ada lucu²nya
☕︎⃝❥ z̶e̶v̶a̶𝟏
dasar bermuka 2 nih orang seneng bener kalau liat hubungan adiknya hancur
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!