NovelToon NovelToon
Dad, Where'S Mom?

Dad, Where'S Mom?

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Mafia / Cinta Seiring Waktu / Pengasuh / Duda / Beda Usia
Popularitas:29.1k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

​“Dad, di mana Mommy?”

​“Berhenti bertanya, bocah pembawa sial!”

​Pertanyaan polos dari Elio, bocah berusia enam tahun itu, justru dibalas dengan dingin dan amarah yang meledak.

​Bagi Jeremy, kematian istrinya setelah melahirkan adalah luka yang tak pernah sembuh. Dan Elio? Bocah itu adalah satu-satunya pengingat paling menyakitkan atas kehilangan tersebut.

​Hingga suatu hari, Jeremy dipertemukan dengan Cahaya. Gadis desa dengan wajah, sikap, dan keras kepala yang terlalu mirip dengan mendiang istrinya. Kehadiran Cahaya tidak hanya mengguncang dunia Jeremy, tapi juga mengusik dinding es yang selama ini ia bangun.

​Akankah Cahaya mampu meluluhkan hati seorang ayah yang lupa caranya mencintai? Ataukah Elio akan terus tumbuh dalam bayang-bayang luka yang diwariskan oleh sebuah kehilangan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 22

"Sepertinya mereka benar-benar mulai ngelunjak!" geram Jeremy sambil mencengkeram besi balkon kamar tidurnya.

Mata tajamnya menatap ke bawah, ke arah gerbang mansion yang baru saja terbuka. Ini sudah pukul tujuh malam dan dua orang yang memenuhi pikirannya sepanjang hari itu baru saja menampakkan batang hidungnya.

"Enak saja pergi tanpa ijin dariku. Apa mereka menganggap ku benda mati selama ini?"

Di halaman depan, Jeremy melihat Alvino turun dari mobilnya. Dengan sok gentleman, pria itu membukakan pintu untuk Cahaya dan membantu Elio turun.

Tawa Elio terdengar sampai ke balkon.

Ya, tawa yang sangat renyah. Tawa yang tidak pernah Jeremy dapatkan selama tinggal bersamanya.

"Harusnya aku tidak peduli. Mau pulang jam berapa pun, itu urusan mereka!" gumam Jeremy dengan tangan terkepal erat hingga kuku-kukunya memutih.

"Tapi ini rumahku! Ada aturan di sini!"

Amarahnya memuncak bukan karena aturan, melainkan karena rasa panas yang membakar dadanya melihat Alvino mengusap puncak kepala Elio dan mencium kening Cahaya sebelum akhirnya pergi.

Setelah mobil putih itu menghilang, Jeremy langsung bergegas turun ke lantai bawah dengan langkah lebar

"Darimana saja kalian?" tanya Jeremy dingin saat Cahaya dan Elio baru saja menginjakkan kaki di ruang tamu.

Cahaya diam saja. Ia seolah-olah melewati sebuah patung tak bernyawa.

Cahaya hanya fokus membenarkan letak tas sekolah Elio di bahunya tanpa melirik sedikit pun ke arah pria yang sedang berdiri dengan aura mencekam itu.

"Ayo, Lio. Masuk kamar, kita mandi dan bersih-bersih. Pasti badanmu lengket semua kan?" ajak Cahaya dengan lembut.

"Cahaya! Aku sedang bicara padamu!" seru Jeremy, suaranya naik satu oktaf.

Namun, Cahaya tetap tak mempedulikannya. Ia terus menuntun Elio menuju lantai atas. Cahaya enar-benar menganggap Jeremy sebagai udara kosong.

"Sial! Gadis itu benar-benar menguji kesabaranku!" umpat Jeremy dengan wajah frustrasi.

Jeremy ingin sekali mengejar, tapi harga dirinya menahan kakinya di tempat. Ia hanya bisa menatap punggung mereka dengan perasaan campur aduk.

Dan yang paling menyakitkan adalah, Jeremy merasa asing di rumahnya sendiri.

"Saran yang kau berikan tadi pagi, mungkin harus aku pikirkan lagi, Martha!" gerutu Jeremy.

*

*

Sesampainya di kamar, Elio meletakkan tasnya ke atas ranjang lalu menatap Cahaya yang sedang merapikan tempat tidurnya.

"Kak Aya, kenapa Kakak diam saja saat daddy bertanya tadi?" tanya Elio dengan wajah polos.

Cahaya menghentikan gerakannya sejenak, lalu tersenyum tipis. "Biarkan saja, Lio. Sekali-kali daddy harus diberi pelajaran. Paling setelah ini dia marah dan mengomel nggak jelas. Itu hobi daddy-mu, kan?"

"Tapi daddy tadi kelihatan berbeda, Kak..." Elio menundukkan wajahnya.

"Sudah, jangan dipikirkan. Sekarang Lio mandi ya, Kak Aya siapkan air hangat dulu biar badannya segar. Bagaimana tadi jalan-jalannya? Suka?"

Mata Elio kembali berbinar.

"Suka, Kak! Makan es krim enak, main di taman juga seru." Namun, binar itu meredup lagi dengan cepat.

"Tapi Kak... lain kali ajak Daddy jalan-jalan juga, ya?"

Cahaya yang sedang menyiapkan handuk tertegun. "Ajak Daddy? Lio serius?"

"Iya. Kasihan Daddy," ucap Elio lirih, jemari mungilnya memainkan ujung selimut. "Tadi pas pulang, Lio lihat daddy berdiri sendirian di balkon. Daddy kelihatannya sedih dan kesepian sekali. Lio tidak tega melihat Daddy seperti itu, Kak. Daddy seperti orang yang tidak punya teman."

Hati Cahaya mencelos. Kata-kata polos itu terasa lebih tajam daripada makian Jeremy. Ia berlutut di depan Elio, menggenggam tangan kecil yang terasa dingin itu.

Ada sesak yang menyeruak di dadanya melihat betapa besarnya kapasitas hati bocah ini untuk memaafkan ayahnya yang kaku.

"Lio sayang daddy, ya?" tanya Cahaya.

"Sayang banget, Kak. Elio cuma ingin daddy tidak sendirian lagi. Elio tidak mau daddy sedih terus karena mommy sudah di surga," jawab Elio dengan wajah menunduk, butiran bening mulai menggantung di bulu matanya.

Cahaya menarik napas panjang, mencoba menelan gumpalan pahit di tenggorokannya. Ia ikut sedih melihat Elio yang begitu merindukan sosok ayah yang hangat.

"Baiklah. Kak Aya janji, lain kali kita ajak daddy," ucap Cahaya dengan tulus.

Elio mendongak, matanya yang berkaca-kaca menatap Cahaya penuh harap. "Kakak serius? Kakak tidak bohong?"

"Tentu saja tidak. Nanti kita bertiga liburan bersama. Tidak ada kak Alvin, tidak ada pekerjaan daddy. Hanya kita bertiga," jawab Cahaya meyakinkan.

Elio tiba-tiba mengeluarkan jari kelingkingnya yang mungil. "Janji?"

"Janji, Sayang," ucap Cahaya sembari menautkan jari kelingkingnya ke jari Elio.

Elio langsung menubruk Cahaya, memeluknya erat seolah-olah Cahaya adalah pelindung terakhir yang ia miliki.

Cahaya mendekap kepala Elio, mencium rambutnya, dan tanpa sadar air matanya jatuh. Ia sadar, di balik kemewahan mansion ini, ada dua orang pria yang sama-sama sekarat karena kesepian.

Bedanya, yang satu mengakui, sementara yang satunya lagi terlalu sombong untuk bicara jujur.

1
Sri Rahayu
kamu anak yg baik hati Elio....meskipun daddy mu galak, sering membentak dan memarahi mu...tp kamu tetap sayang dan perhatian pd daddy mu...lanjut Thorr😘😘😘
Nice1808
nah loh jeremy dah mulai2 nich😃mulai menyukai makanan buatan aya dan lio sennagnya bukan main😃👍👍
Tiara Bella
Jeremy pngn nguasain cahaya sndiri bt diri dia sndiri.....
Kinara Widya
lah Jeremi macem2 bae
Kostum Unik
Ciiih duda sableng mulai posesif mendekati bucin
Senja: Wkwkw🤣
total 1 replies
Keysha Aurelie
ciee posesif dan cemburuan banget Tuan🤭🤣
tenang Dad saat ini nikmati saja sandiwara ini sampai jadi kebiasaan yang nyaman dan pastinya merindukan tak ingin jauh jauh🤣🤣
Sri Rahayu
akankah Cahaya mau menikah dgn Jeremi meskipun hanya kontrak 😇😇😇
Ipehmom Rianrafa
lnjuut 💪💪💪
Kinara Widya
lanjut
tinie
hadeeeuuh bumbu cemburu sudah ada
posesif mulai tumbuh
beeuugh apa lagi kalau bukan bucin 🤣🤣🤔
TRI SRI SULANJARI
kasihan alvin thor kasih juga dong buat alvin gadis yang baik/Puke//Sob/
𝕙𝕚𝕜
lanjutan thorrrr💪💪💪💪
Keysha Aurelie
ciee Daddy berharap lebih sama Mommy😂
mulai posesif ingin Aya hanya dekat dan menjadi milik nya saja🤭
eitss tapi Aya kok aku gak yakin ya kalau kamu gak akan baper sama Jeremy 🤭
kamu bisa lho baper sama Jer yakin banget aku🤣
apa lagi nih si Jeremy mulai ada rasa sama kamu Aya jadi kesimpulan nya Jer akan berusaha membuat kamu punya perasaan sama Jer itu🤭
Keysha Aurelie: Mungkin setiap baca aku senyam senyum ikutan salting, apa lagi dengan tingkah Jeremy yang udah gak gengsi lagi
mengalir mengikuti perasaannya🤭🤣
total 3 replies
partini
aduh putus baik" aja lah ga usah kaya gitu Aya nanti malah ada kata prettt pada waktunya untuk kalian berdua 🤣
Keysha Aurelie: bener banget ih mending break dulu sama Alpin 🤭
tapi nanti keterusan break dan gak akan kembali🤣
berharap boleh gak sih😂
total 1 replies
erviana erastus
ih harusx kamu paham cahaya itu artinya cinta
Nice1808
Dia melarang krna dah mulai cinta dan merasa memiliki km cahaya🤣
Kostum Unik
Sukak
Tiara Bella
Elio seneng bngt semoga gk sementara ya Lio seneng nya
+21 🎂
mwehehehehehehe 🌚
Nice1808
Elio sngt bersemngat sementara jeremy merasa trtekan dgn kontrak yg dia buat😃
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!