NovelToon NovelToon
Pengacara Indira, Istri Baru Papaku

Pengacara Indira, Istri Baru Papaku

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Duda / CEO / Tamat
Popularitas:313
Nilai: 5
Nama Author: Daisy Puppy 1412

Indira berprofesi sebagai pengacara, ia dijuluki pendekar ulung karena selalu memenangkan kasus yang dia tangani. karena kesibukannya dia lupa akan statusnya sebagai kaum jomblo sejati hingga membuat mamanya turun tangan untuk mencarikannya jodoh. hingga akhirnya dia dijodohkan dengan anak temannya yang bernama Gibran (pemilik PT Murni alam) yang berstatus duda anak 3. setelah menikah Indira dihadapkan dengan konflik keluarga hingga akhirnya dia menemukan titik kebahagian nya dengan suaminya Gibran.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daisy Puppy 1412, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

pengacara Indira, istri baru papaku

...Memarahi Gibran “bisa kerja gak sih, bersihin rak aja mesti jatuhin barang segala” celetuk Bagas....

...“Maaf pak” Gibran yang dengan penampilannya yang berbeda membuat Bagas tak mengenalinya. Gibran keluar dari ruangan bagian marketing menuju kantornya sambil menelpon Teddy “ted, selidiki belakangan ini Bagas manager marketing kita intens bertemu dengan siapa? Cek juga transaksi yang dia lakukan? Laporkan ini segera kesaya”....

...Gibran membuka pintu mendapati Indira sudah ada di ruangan nya duduk di kursinya dengan posisi membelakangi meja (jadi Indira belum tahu kalau Gibran sudah datang), Gibran menghampiri Indira memegang gagang kursi sambil mendekat ke wajah Indira. Indira yang terkejut beranjak dari kursi lalu menampar Gibran “gak sopan, kalau bos kamu tahu bisa dipecat kamu”. Penampilan Gibran yang masih pakai baju cleaning service membuat Indira tidak mengetahui. Gibran lalu mencoba memegang tangan Indira menggodanya namun dielak oleh Indira “wahh kurang ajar nih orang” ucap Indira dengan nada ketus. Dia langsung mengambil ponsel menelpon Gibran tak disangka ponsel Gibran yang berada di saku celana berbunyi yang membuat Indira terheran-heran “kok ponsel kamu berbunyi?”....

...Gibran menarik pinggang Indira hingga badannya terjatuh di pelukan Gibran “terus harusnya ponselku bunyi dimana, kamu gak ngenalin aku suami kamu”, Gibran melepas  kumis palsu yang masih menempel dan melepas topi di kepalanya....

...“Jahat banget ngerjain aku” Indira merengek mencubit pinggang Gibran....

...Gibran menggendong Indira meletakkan tubuh Indira diatas meja kerjanya, “gak ngerjain kamu sayang emang aku lagi nyamar sekarang, ada yang mau jual ide produk PT Murni alam di acara tender besok”....

...“Terus kamu sudah tahu biang nya siapa sayang?”...

...“Udah manager marketing tapi orang yang beli laporan tender baru dilacak sama Teddy sayang”....

...“Emm gimana kalau kamu kerjain balik?”...

...“Maksudnya sayang”...

...“Iya kamu buat laporan tender terbaru dengan ide yang beda dengan yang sebelumnya”...

...“Ahhhh ide bagus” Gibran memeluk lalu mencium Indira, “gak salah kamu jadi istri pemilik PT Murni alam”....

...Indira mendengar ucapan Gibran tersenyum senang....

...Gibran memesankan makanan untuk Indira, setelah makanan datang Gibran menghidangkan makanan tersebut diatas meja disamping Indira duduk “kamu makan dulu, setelah selesai makan aku mau ajak kamu” ucap Gibran....

...“Ajak kemana?” Tanya Indira sambil menutup laptopnya, lalu menggeser piring tepat di hadapan nya....

...“Nanti juga kamu akan tahu aku ajak kamu kemana, pokoknya makan dulu” Gibran mengusap kepala Indira....

...“Oke deh”...

...Bell tanda pulang sekolah berbunyi, Justin keluar bersama temannya “tin kita nongkrong bentar yuk lama banget kita gak hangout bareng” ucap temannya sambil menepuk pundak Justin....

...“Gue gak dulu lah, kalian aja gue absen dulu”...

...“Lu masih dihukum sama bokap lu karena taruhan kemarin?”...

...“Gak juga, kalau masalah itu sih bokap gue udah gak mempermasalahkan cuma kemarin gue masuk penjara sehari karena Farhan”...

...“Lha kok bisa? emang ya ponakan lu tuh kurangajar, bikin masalah terus yang jadi sasaran ya lu tin tapi sekarang kan gak ada karena dia sudah meninggal”...

...“Kemarin dia fitnah gue, masukin obat terlarang di Hoodie gue pas di kantor polisi akhirnya gue di tes lab ya karena gue gak terbukti akhirnya gue dibebaskan”...

...“Yang sabar ya bro” temannya merangkul Justin sambil tersenyum....

...Dari arah samping datang teman wanita Farhan yang waktu lalu sebagai bahan taruhan, “enak kan lu bisa bebas sedangkan Farhan udah meninggal, seharusnya lu yang meninggal bukan Farhan” teriak Sonya....

...“Eh jaga ya ucapan lu” celetuk teman Justin....

...“Kalian yang harus jaga ucapan” teriak Sonya....

...“Udah tinggalin aja cewek sinting kayak dia” teman Justin merangkul Justin beranjak pergi....

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!