NovelToon NovelToon
Sistem Pemburu Iblis

Sistem Pemburu Iblis

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Iblis
Popularitas:636
Nilai: 5
Nama Author: Kacarealitas

Bayangkan di sebuah kehidupan indah Bumi, terdapat teror yang di rahasiakan pemerintah semua umat manusia. Teror Iblis, siluman, dan Kaiju.

Umat manusia yang memiliki kekuatan khusus disebut Exorcist mampu melawan 3 musuh besar umat manusia. Tapi umat manusia tidak bisa selamanya menang atau di bilang selalu kalah.

Kekuatan Iblis jauh lebih kuat dari pada Exorcist disebabkan kasta Level, sehingga umat manusia hanya bisa menutupi kekalahan dari teror mengerikan.

Akan tetapi itu tidak selamanya, karena Reyhan seorang siswa SMA biasa di Jakarta mendapatkan sebuah Sistem Pembunuh Iblis. Tugas Sistem itu memberi Reyhan sebuah misi dan kekuatan untuk mengalahkan Iblis-iblis lawan manusia.

Akan tetapi saat Reyhan melangkah lebih jauh sebagai Exorcist, Reyhan semakin tahu bahwa kekuatannya bukan apa-apa untuk Iblis atau Exorcist lainnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kacarealitas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sistem Pemburu Iblis

Di suatu tempat di alam semesta dengan ribuan planet, salah satunya adalah Bumi di tata Surya.

Sebuah siluet cahaya terang masuk ke atmosfer Bumi dan masuk ke tempat sebuah negara bernama Indonesia.

....

Di Jakarta, ibu Kota negara Indonesia ini memiliki kualitas hidup yang tinggi dan tentunya semuanya juga tidak mudah di lalui.

Salah satunya adalah keluarga Reyhan Ardian seorang anak remaja yang masih sekolah di SMA kelas 2.

Reyhan hanya tinggal bersama ibunya di kost di Jakarta Timur, dengan keadaan miskin. Reyhan bersama ibunya menjalani kehidupan sehari-hari dengan keadaan susah.

Ketika pagi tiba, Reyhan memakai seragam nya dengan rapi. Tinggi badan Reyhan adalah 172 Cm dan dia lumayan tampan tapi tidak ada yang menyukai Reyhan.

"Ibu aku akan berangkat sekarang!" Ucap Reyhan pada ibunya yang memasak untuk berdagang nanti.

"Ya Reyhan, hati-hati di jalan" ucap wanita paruh baya bernama Alisya, ia ibu yang mengandalkan uang dari dagangan nya sehari-hari yaitu gorengan.

Reyhan mengangguk lalu pergi menuju sekolahnya. Karena sekolah yang dia masuki adalah sekolah terkenal di Jakarta Timur, Reyhan bisa melihat murid-murid yang datang kebanyakan menggunakan sepeda motor dan mobil bahkan ada mobil sport.

"Wah wah lihat ini, ada bocah miskin yang datang ke sekolah kita" ucap sinis pemuda yang baru keluar dari mobil sport merah.

Reyhan mendecakkan lidahnya dan tidak menggubris provokasinya dan terus berjalan.

"Hei hei ada apa? Apa kau kehabisan kata-kata?" Tertawa mengejek dengan keras.

"Haha Devan, dia benar-benar tak bisa berkutik. Itu benar kalau dia rendahan dan kau adalah orang kaya" sahut pacar Devan dengan manja.

Reyhan mendecakkan lidahnya sekali lagi, di dunia ini semua bisa di lakukan dengan uang. Bahkan semua di sekolah ini menghormati Devan karena statusnya anak kepala sekolah.

Pacarnya saja bergonta-ganti karena setelah Devan menghamili pacar-pacarnya maka dia akan berganti lagi.

Ketika hendak masuk kelasnya, Reyhan melihat kalau kelas sudah ribut karena gadis primadona mengunjungi kelas.

Namun Reyhan menutup matanya karena tak peduli, dia duduk saja di bangkunya lalu menatap keluar jendela.

Tentu saja hanya Reyhan yang tak tertarik, lainnya seperti binatang yang mengerumuni induknya untuk dapat perhatian dan makanan.

Bagi Reyhan sekolah untuk mendapatkan ilmu yang tinggi agar dia bisa kuliah dari jalur beasiswa.

Namun karena Reyhan terlalu fokus dengan isi kepalanya, Reyhan melihat siulet cahaya seperti komet melintas.

"Eh? Apa itu tadi? Apa itu komet?" Ucapnya terkejut dalam hati.

"Tapi di pagi hari harusnya tidak ada komet dan cahaya tidak akan kelihatan" gumam Reyhan.

Ketika Reyhan melihat sekelilingnya kalau semua sudah normal karena primadona sudah tidak ada, barulah Reyhan mengeluarkan buku untuk belajar.

Saat waktu jam belajar matematika, Reyhan memerhatikan dengan serius. Namun tiba-tiba ada suara di kepala nya.

[sistem menemukan tuannya, selamat Host mendapatkan Sistem Pembunuh Iblis!]

"Eh? Apa?" Reyhan berdiri dan tanpa sadar dia mengucapkan lewat bibir.

Guru yang mengajar menatap Reyhan dengan tak senang. Dan teman sekelasnya menertawakan Reyhan karena menganggapnya idiot.

Reyhan terkejut dan duduk lagi. "Maaf pak"

Guru yang menjelaskan menggeleng. "Dasar miskin" hinannya sebentar sebelum kembali mengajari.

Hinaan yang di lontarkan nya membuat Reyhan terdiam, tangannya mengepal di bawah meja.

"Kenapa semua orang disini mengutamakan uang? Sial, jika aku ada uang maka aku pasti akan membalas perbuatan mereka semua dengan tangan ini" teriaknya dalam hati.

"Tekad yang bagus. Karena host menerima Sistem Pembunuh Iblis maka host akan mendapatkan hadiah pertama"

"Tapi sebelum itu host harus memilih antara menjadi Exorcist Dewa, Exorcist Binatang buas, atau Exorcist Elemental"

Maya Reyhan terbelalak lagi karena suara itu masih ada di pikirannya. "Jalan menjadi pemburu iblis?"

"Ya. Host dapat membunuh iblis untuk mendapatkan hadiah dari sistem, itu berupa uang, aset, atau harta tergantung gacha sesuai kemampuan iblis"

Reyhan menyeringai. "Kalau begitu aku akan memilih Exorcist Dewa"

"Selamat host memilih menjadi Exorcist Dewa. Mendapatkan darah Dewa Petir, kecepatan tuan setara dengan kecepatan petir, kekuatan tuan setara dengan ledakan petir!"

Reyhan terkekeh sendiri, tapi beberapa orang yang menyadarinya mungkin akan mengira Reyhan sudah tidak waras.

Hingga waktu pulang hari sudah sore, dan Reyhan mendapatkan waktu piket.

Namun karena teman sekelasnya orang kaya dan tidak mau piket jadi hanya ada Reyhan disini.

"Wah wah lihat siapa yang bersih-bersih disini" terkekeh.

Devan dan pacarnya bersama anggota gengnya masuk dengan bukan niat baik.

Reyhan mengerutkan kening. "Devan aku tidak ingin berurusan denganmu sekarang, pergilah" Reyhan lanjut menyapu.

Ekspresi Devan berubah jelek. "Jangan sombong bocah kere!"

"Benar itu! Kau itu tidak layak sekolah disini! Pergi dari sini sebelum kami ketularan melarat!" Bentak pacarnya Devan.

Reyhan terdiam di tempatnya. Devan mendekat dengan aura intimidasi.

"Hei!" Devan memegang kerah Reyhan.

Reyhan mengerutkan wajahnya seperti menahan emosi. Devan memukul wajah Reyhan dengan keras.

"Berani sekali kau menatapku seperti itu! Apa kau mau aku mencongkel matamu?!"

Reyhan mengusap sudut bibirnya. "Pecundang"

Devan dan lainnya tercengang. "Apa kau bilang?" Devan mengepalkan tangan nya.

Reyhan terkekeh. "Aku bilang kau pecundang"

"Sialan!" Kerutan di dahi Devan sudah terlihat lalu dia memerintahkan anak buahnya untuk memukuli Reyhan.

Hingga akhirnya sampai jam 4 sore, Devan dan lainnya pergi pulang. Reyhan berbaring dengan kemeja seragam yang kotor dan wajah yang babak belur.

"Kenapa anda tidak melawan mereka tuan?"

Reyhan menyeka darah di sudut bibirnya. "Mereka tidak layak jika di sakiti seperti itu aku merasa kurang, aku akan merasakan mereka keputusan"

"Tekad yang bagus. Apa tuan mau melakukan misi pertama memburu iblis?"

Reyhan tersentak. "Memburu iblis? Apa aku bisa melakukan misi harian pertama disini?"

"Bisa. Apalagi tuan bisa memutuskan untuk membiarkannya mengikuti tuan atau tuan tukarkan dengan gacha hadiah pada sistem"

Reyhan berdiri dan meregangkan otot lehernya. "Kenapa kau bilang membiarkan nya ikut? Bukankah dia iblis?"

"Sistem memiliki kemampuan khusus untuk membuat iblis yang sesuai status, kemampuannya hidup kembali di dunia ini"

Reyhan langsung menyeringai karena merasa nyaman dengan itu.

"Bagus, sistem berikan aku misi pertama" terkekeh. "Aku akan hajar iblis pertama ku!"

"Host pergilah ke lapangan sekolah. Sistem sudah mengecek jika sekolah ini kosong"

"Baiklah" Reyhan tanpa berpikir panjang menarik tasnya dan pergi ke lapangan.

Ketika tiba di lapangan, Reyhan meneguk ludahnya melihat sosok iblis pertama kalinya.

Dia melihat sesosok wanita berpakaian putih berambut panjang, dan tinggi seperti 3 meter.

Jalannya seperti terbang tapi beberapa Cm dari tanah.

"Sial aku tau iblis ini, sistem apa aku bisa kalahkan dia dengan kemampuan yang ku dapat?"

"Bisa. Lakukanlah percobaan pertama padanya"

"Iblis bernama gadis berpakaian putih level 1, ancaman rendah, tipe: berkeliaran"

"Misi: host harus memenangkan nya dengan membuatnya pergi ke alamnya. Dapatkan hadiah gacha atau jadikan dia pengikut tuan"

Reyhan meregangkan otot tangan nya, bibirnya menyeringai seperti melihat mangsa.

"Bagus"

Reyhan melompat untuk pemanasan dan sambaran petir putih terlihat di tanah. Reyhan terkejut tapi sedikit membara di hatinya.

"Ayo! Kecepatan petir!"

Duar!, ledakan yang keras seperti petir menyebabkan keributan di lingkungan sekitar bahkan mengira langit akan hujan.

Iblis gadis berpakaian putih itu melihat gerakan Reyhan dan memiringkan tubuh nya untuk menghindar.

"Akhh!!" Iblis itu berteriak untuk menyebabkan gelombang suara.

Reyhan menutup telinganya, dia tertegun melihat wajah nya yang hancur dan tidak memiliki mata seperti tempat kosong dan lainnya daging yang sobek.

"Sial, aku harusnya tidak melihatnya" Reyhan menepuk pipinya. "Sekali lagi, kecepatan petir!"

"Duar!" Petir putih sekali lagi bersinar terang dan dalam sekejap mata Reyhan tiba di hadapan iblis itu.

Iblis gadis itu tidak sempat menyerang dan Reyhan menempatkan tinjunya di perut iblis itu.

"Ledakan petir!"

"Duar!" Ledakan keras petir ke-3x-nya membuat warga sekitar sekolah benar-benar ketakutan karena tidak mendung atau apa tapi muncul suara petir yang keras.

Sedangkan Reyhan masih di posisi tetap dan tersengal-sengal.

Iblis gadis sebelum nya berubah menjadi roh gadis biasa sebelum pergi.

"Iblis pertamakaku... Sukses!" Reyhan tersenyum puas. "Kemampuan ini benar-benar gila, aku benar-benar seperti Superman sekarang" tertawa keras.

"Selamat host memilih gacha hadiah. Selamat host mendapatkan uang 10 Juta Rupiah"

1
Anime aikō-kā
.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!