Lauren adalah gadis cantik anak orang kaya raya di London,namun ia menyembunyikan kecantikan dan kekayaannya dari semua orang termasuk teman teman sekolahnya,ia tidak pernah mengumbar itu semua semata mata ingin mempunyai teman yang tulus apa adanya..ia mempunyai musuh bebuyutan bernama justin,disekolah justin hampir setiap hari membully lauren,namun sifat justin kepada lauren itu bukan semata mata karena ia benci,namun justru bullyan itu adalah tanda cintanya kepada lauren,.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon paijo paijem, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 8..
" kakak, aku sepertinya nggak nyaman deh seperti ini,aku lebih nyaman menjadi diriku yang dulu."
"jangan seperti itu Lauren,tunjukkan kepada teman temanmu yang selama ini merendahkanmu dan menindasmu,tunjukkan jika dirimu lebih dari pada mereka." ucap Jacob sambil mengelus pelan pundak adik kesayangannya.
" tetapi kak..?, apa ini tidak berlebihan,apa aku tidak akan mendapatkan ejekan lainnya.? astaga kak Jacob,kepalaku sangat pusing,tadi saja aku sudah memaki maki perempuan ular berbisa disekolahku. apa kakak tau,dia mengataiku.. ayam abu abu..! astaga itu sangat membuat telingaku sakit.! ' gerutu Lauren sambil memijat pelan dahinya.
"tidak akan, selama ini,kakak melihatmu sudah sangat tertindas,Lauren. kakak mau,kau menikmati masa sekolahmu dengan bahagia,bukan malah tertindas seperti itu. kakak menyuruhmu seperti ini,bukan karena kakak mengajarimu tidak baik,namun kakak mau,kamu menjadi perempuan yang tangguh,yang tidak akan mendapatkan tindasan lagi. apa kamu tau maksut kakak.?? biarlah,mereka mengataimu apa,yang penting disini.(memegang dada bidangnya,bermaksut menunjukkan hati)." ucap Jacob penuh keyakinan,meyakinkan Lauren.
"huffhh,. baiklah. Lauren mengerti kak,kak.. terimakasih banyak ya. kakak sudah mau mendukungku,hmm walaupun terkadang masih menyebalkan."
"sama sama sayang,kakak akan selalu melindungimu dan mendukungmu,karena kamu adik kesayangan kakak satu satunya." ucap Jacob yang langsung memeluk erat Lauren.
"yasudah.. bobok gih,biar besok nggak kesiangan bangunnya. oh iya,besok mau sarapan apa,biar kakak bilang ke bibik.?" ucap Jacob sambil menarik selimut dan membalutkan diatas tubuh lauren.
"emmm..aku mau roti isi,tapi nggak mau kalau bibi yang buatin,Lauren mau kakak yang membuatkan,sekalian buatin untuk bekal kesekolah ya kak,(tersenyum manis) sekalian yang banyak,biar temen temenku juga ikut makan.!"
"hmmm,dasar manja.yasudah, besok kakak akan membuatkan khusus untukmu dan teman temanmu,selamat malam Lauren.." muach..mencium kening Lauren dan berlalu keluar dari kamar Lauren.
Pagi harinya,seperti permintaan Lauren, Jacob sudah menyiapkan beberapa roti isi untuk adik kesayangannya itu. Semenjak papa dan mamanya sedang melakukan perjalanan bisnis,Jacob lebih memperhatikan lagi Lauren.
Ini memang di sengaja oleh Jacob,karena selepas kuliahnya yang tinggal 2 bulan lagi,ia akan segera mengelola anak perusahaan papanya,hingga ia harus pandai pandai memanfaatkan waktu bersama adik kesayangannya itu. Jacob pun masih merahasiakan ini semua dari Lauren,ia juga menyuruh papa dan mamanya untuk menyimpan dulu rahasia besar ini.
"pagi kakak".
"ehh.. pagi sayang,udah cantik aja.. sini,kakak sudah menyiapkan sesuai permintaanmu". menarik mundur kursi dan menyuruh lauren duduk.
"wahhh,,enak sekali kelihatannya. aku menyayangimu kak,tumben sekali dari kemarin kakak bersikap lebih baik kepadaku".
"dasar anak nakal,! emang kapan kakak tidak pernah bersikap manis kepadamu,kau saja yang selalu menganggap kakak menyebalkan.! meletakkan beberapa roti isi dipiring Lauren.
"terimakasih kak,. tapi sejak kemarin,kakak lebih manis dan lebih baik..(mulai memasukkan roti isi kemulutnya),umm enak sekali kak,kakak memang terbaik." mengacungkan jempolnya dengan mulut yang masih terisi penuh.
"sudah diam,makanlah dulu,nanti kau akan tersedak jika makan dengan bicara". Lauren pun menanggukkan kepalanya pelan dan menyantap kembali rotinya.
"karena kakak akan menggunakan sisa waktu kakak bersamamu sebaik mungkin,Lauren. sebelum kakak pergi,kakak harus memastikan dulu kebahagiaanmu.kau adalah adik satu satunya milik kakak,setelah kepergian..(kata kata terputus)." gumam dalam hati Jacob yamg langsung tersadar karena Lauren memanggilnya.
"kak.."
"kak Jacob.! " sedikit berteriak.
" ehh .. iya ,ada apa,kenapa berteriak.?"
"lagian,kakak, Lauren panggil panggil malah melamun,ada apa kak.?"
" enggak papa sayang, ada apa kamu memanggil kakak.?"
"susunya mana kak..?" ucap Lauren dengan tersenyum manja.
"ehh iya,dasar bocah. tunggulah,kakak akan membuatkanmu." berlalu meninggalkan Lauren untuk membuatkannya susu coklat.
Setelah selesai sarapan,Jacob mengantarkan Lauren kesekolah. Kabar yang menyatakan jika dirinya bukanlah dari kalangan rendah,melainkan anak orang paling kaya didaerah itu,kala itu langsung membuat Lauren jadi buah bibir teman satu sekolahnya. mereka mencari cari perhatian Lauren,hendak bermaksut membuat Lauren menjadi temannya,namun itu semua tidak ditanggapi oleh Lauren. baginya,teman dan sahabatnya hanya ada 3 orang,yaitu Silfi,Carrol dan Stevani.
"Carrol,lihatlah.! disaat mereka tau, jika aku adalah orang yang punya,mereka jadi sok baik kepadaku,dasar menyebalka.!
"tentu,karena mereka hanya memandang harta,mana mungkin mereka mau berteman dengan golongan orang macam aku ini".
"husss.. kau ini. enggak semuanya dong. buktinya,aku masih menyayangi kalian,sejak dulu dan sampai kapanpun.." memegang erat tangan Carrol
" hallo guyyssss". teriak heboh Silfi dan Stevani yang baru datang.
"pagi semuanya,lagi ngomongin apa sih kalian,serius banget.?" ucap stevani yang langsung menyerobot dan mendudukkan tubuhnya disamping Lauren.
"ya tentu saja,teman kita ini dong,siapa lagi,dia kan lagi menjadi primadona sekarang, Gadis berkacamata yang cantik." saut Carrol dengan bersemangat.
"emmm,bener tuh. bener sekali,sepanjang aku dan silfi tadi mau masuk kelas,teman teman diluar lagi pada ngomongin kamu tuh,ren." saut Stevani yang tak kalah hebohnya.
"syyyuuuutt..(meletakkan jari telunjuknya didepan bibir tipisnya) kalian ini,sudah nggak usah ngomongin itu,ini aku ada sesuatu buat kalian,(mengeluarkan kotak makan yang disiapkan oleh Jacob),ini roti isi,buatan kak jacob,enak banget tau nggak.silahkan dimakan guys." meletakkan kotak makan diatas meja,yang langsung dinikmati oleh ke3 sahabatnya dengan begitu lahab.
" emm.. Lauren,ini sungguh sangat enak,kak Jacob sungguh sangat pandai membuat roti isi ya.." puji Stevani kepada kak Jacob yang hanya membuat ke3 sahabatnya terkekeh karena ucapannya.
"jangan bilang,kamu suka sama kak Jacob Stev.? " ledek carrol kepada Stevani.
"iya tuh,jangan jangan stevani suka lagi sama kak Jacob.?" saut Silfi
"biarin,weeekkk". menjulurkan lidahnya mengejek ke3 sahabatnya..
"udah udah deh,biarin aja stevani naksir kak Jacob,siapa tau kak Jacob juga menyukainya,haha.." jawab Lauren yang sedikit nyeleneh.
Semenjak kemarin,Lauren dan ke3 sahabatnya tidak lagi menjadi bahan bully an teman satu sekolahnya,entah karena mereka tau kedudukan kedua orang tua Lauren disekolah itu ataupun yang lain,Lauren pun tidak memikirkannya,yang terpenting hanyalah ia dan ke3 sahabatnya bisa bersekolah dengan tenang tanpa ada yang mengganggu mereka.
Tak terkecuali Justin,semenjak Lauren merubah penampilannya,ia jadi lebih bersikap manis kepada Lauren,tetapi lauren selalu menanggapinya dengan acuh dan dingin,karena ia masih terus membenci Justin.
.
.
.
Jangan lupa kasih vote.komentar dan like nya teman teman. jagan lupa jadiin novelku ini favorit kalian, dan untuk novel hate but love,akan segera meluncur episode ke 2 ya..
jangan lupa juga kunjungi novel chat story paijem yang berjudul" aku mencintaimu(kakak)" .. oke selamat bersenang senang kesayangan paijem.. see you bye bye.. 💕💕
Salam hangat.. paijo paijem💋💋💕..
jgn lupa mampir juga di novelku dg judul "My Annoying wife" 🔥🔥🔥
kisah cewe bar bar yang jatuh cinta sama cowo polos 🌸🌸🌸
tinggalkan like and comment ya 🙏🙏
plisss 🙏🙏🙏
3 kali sehari num obat kali ah😆