NovelToon NovelToon
Cinta Di Alam Mimpi

Cinta Di Alam Mimpi

Status: tamat
Genre:Teen / Misteri / Horor / Eksplorasi-misteri dan gaib / Horor/Misteri / Rumahhantu / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Dendam Kesumat / Tamat
Popularitas:39.9k
Nilai: 5
Nama Author: ney-nNa

Citra adalah anak tunggal kesepian yang kerap kali tinggal sendirian di rumah. Sebab, orang tuanya bekerja dengan berpindah-pindah kota. Semasa ia beranjak remaja, Citra memutuskan untuk menetap di rumah barunya meski tinggal sendirian.

Dari situlah dia sering mendapatkan gangguan oleh sosok tak kasat mata. Sampai suatu ketika dia bertemu dengan seorang pemuda yang datang menolongnya dan benih-benih cinta pun tumbuh di antara keduanya. Namanya adalah Andra.

Namun, anehnya ketika berada di sekolah, Andra tidak mengenali Citra. Hal itu membuat Citra kecewa terhadap Andra.

Sedangkan Andra merasa mengalami keanehan setelah kepindahannya ke Indonesia. Setiap habis joging di malam hari, ketika paginya dia akan terbangun di teras rumahnya. Dia seolah bermimpi bertemu dengan seorang gadis. Namun, dia tidak mengingat wajah gadis itu ketika bangun dari tidurnya.

Seperti apakah kisah selanjutnya yang akan terjadi antara Citra dan Andra?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ney-nNa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.8

POV. Citra

Menelusuri jalanan ibu kota yang ramai akan lalu lalang kendaraan dan sorot lampu di kanan kiri jalan, membuatku memacu dengan perlahan menikmati suasana malam dengan hembusan angin sepoi-sepoi, memecah jalanan.

Kala itu jalanan masih cukup ramai dengan pengguna jalan yang wara-wiri menghabiskan hari minggu mereka menjelang berakhirnya weekend. Memasuki jalanan kompleks perumahan jalanan mulai terlihat sepi. Sebab banyak yang belum kembali dari berlibur.

Banyak rumah-rumah yang masih terlihat gelap karena tidak ada penghuninya. Kebanyakan orang yang berada di rumah pun tengah beristirahat selepas seharian menghabiskan waktu liburnya. Sehingga suasana malam itu semakin senyap dan terasa mencekam bagiku.

Tiga puluh menit berkendara, kini sampailah aku di pelataran rumah. Ku hentikan motor setelah sampai di halaman. Keadaan sekitar masih gelap gulita akibat belum adanya penerangan lampu. Satu-satunya penerangan saat ini hanyalah dari sorot lampu sepeda motorku. Hal itu membuatku ragu untuk turun dari motor.

Setelah berpikir beberapa saat akhirnya ku putuskan untuk mengambil handphone dari dalam tas, lalu ku hidupkan senternya. Ku matikan sepeda motorku, lantas aku memberanikan diri untuk melangkah menuju teras rumah.

"Bismillah...!" ucapku berdo'a agar Allah menjagaku di setiap langkahku.

Aku putuskan untuk tidak menengok ke kanan maupun ke kiri dan hanya memandang lurus ke depan. Dengan di terangi lampu handphone, aku mencoba membuka kunci pada pintu rumahku. Dengan tangan yang sedikit bergetar dan terasa kelu karena gugup, akhirnya aku berhasil membukanya. Kemudian, dengan perlahan aku putar knop pintunya dan membukanya.

Cklek!

Pintu pun terbuka. Untuk menyalakan lampu aku harus berjalan masuk, hingga ke ujung ruang tamu. Sebab saklar lampu berada di sebelah pintu masuk ke ruang tengah.

Satu kakiku melangkah masuk, aku sudah merasa suhu ruang yang terasa lebih panas dari biasanya, hingga keringatku meluncur begitu saja dari sela-sela rambutku. Saat ini jantungku berdetak lebih cepat. Bahkan kini suara nafasku pun dapat aku dengar. Dengan perlahan aku melangkahkan kaki masuk ke dalam rumah. Meski, kakiku terasa berat untuk melangkah.

Sedari tadi aku merasa ada yang sedang mengawasiku dan seperti terus mengikutiku. Namun, dengan cepat aku menepis pikiran-pikiran negatif yang sempat muncul di otakku. Ku hembuskan napasku dengan kasar dan dengan cepat aku berlari menuju saklar lampu.

Tak! Tak !

Lampu ruang tamu dan ruang tengah pun menyala.

Huh...! aku benar-benar merasa lega. Setidaknya saat ini lampunya sudah menyala. Aku tidak boleh takut! Aku harus berani! Maka semua akan baik-baik saja! ucapku dalam hati untuk menguatkan diri sendiri.

Aku kembali ke luar rumah untuk memasukkan motorku ke dalam garasi rumah. Setelahnya ku tutup pintu ruang tamu dan menguncinya.

Aku melangkahkan kaki menuju kamarku. Ku lepas sepatu dan ku taruh di rak samping pintu kamarku. Rasanya tubuhku terasa lengket. Ingin aku segera mandi dan merebahkan tubuhku di kasur empukku.

Dengan cepat kubuka pintu kamar.

Braaaakkk!

Aku terhenyak hingga terhuyung mundur menekan pintu menabrak ke tembok. Aku terkejut melihat meja riasku yang berantakan. Seingatku alat make up Bunda sebelum berangkat ke mall sudah aku bereskan kembali ke dalam pouch make up. Namun, yang aku lihat sekarang alat make up Bunda bertebaran di meja hingga jatuh ke lantai.

"Aaaaarrggghh....!" aku menjerit sekencang-kencangnya ketika melihat seperti bayangan putih menembus jendela kamarku. Kemudian aku berlari ke tempat tidur seraya menutup seluruh tubuhku dengan selimut, hingga lama kelamaan aku pun tertidur.

......................

Srak srak!

Aku mengerjap saat mendengar sesuatu yang mengganggu tidurku. Ku lihat jam di dinding menunjukkan pukul 24.30. Aku teringat jika aku tadi belum sempat melaksanakan salat isya'. Aku pun bergegas bangkit dari tempat tidur menuju ke kamar mandi untuk mengambil wudhu.

Setelahnya aku mendirikan salat di kamarku. Awalnya aku sangat kusyu', namun pada rakaat terakhir aku seperti merasa ada yang berdiri di belakangku. Seolah ada hembusan angin dari arah belakangku. Seketika bulu kudukku pun meremang. Aku sedikit terganggu, namun cepat-cepat aku kembali memfokuskan pada bacaan salatku.

Seusai salat aku membereskan make up bunda yang semalam tercecer di atas meja rias. Aku mencoba berpikir positif mungkin saja kemarin aku memang terlupa untuk membereskannya. Setelahnya aku memasukkannya kembali ke dalam laci meja.

Saat itu aku melihat foto anak laki-laki yang aku temukan di gudang dan ku bawa ke tempat tidur. Aku memandanginya seraya mengingat-ingat wajah Andra yang tempo hari datang ke rumah juga yang aku lihat di bioskop kemarin.

"Andra Melvino," ucapku membaca tulisan yang tertulis pada foto.

Apa mungkin nama ini adalah nama anak ini? Mungkinkah foto anak kecil ini adalah foto Andra di masa kecil? tapi mengapa foto Andra waktu kecil ada di rumah ini? dan ke mana Andra pergi setelah berkunjung ke rumah malam itu? batinku bertanya-tanya.

Hingga aku merasa semakin lama semakin takut memikirkan tentang Andra yang tidak jelas asal-usulnya. Apalagi mengingat saat ini masih pagi buta dan aku hanya sendirian.

Aku menaruh fotonya di bawah bantalku, kemudian menarik selimut hingga menutupi setengah dari badanku. Aku mulai memejamkan mata berharap bisa tidur nyenyak hingga pagi.

......................

Aku seperti merasa tubuhku terhentak hingga aku terbangun, dan seluruh kamarku gelap. Aku meraba-raba nakas yang terletak di samping tempat tidurku untuk mencari handphone.

Saat aku menemukannya aku segera menghidupkan senter pada handphone.

"Aaarrgghh!" teriakku saat melihat ke arah cermin dan membaca tulisan yang tertera pada cermin.

Aku seketika ke luar dari kamar dan berlari melewati halaman dengan bertelanjang kaki menuju gerbang yang selalu terbuka, karena aku tidak pernah menutupnya. Lantas aku segera menyeberang jalan dan berhenti di depan rumah tetangga depan rumahku. Aku duduk di teras rumah depan untuk beristirahat. Aku menunduk sambil mengecek kakiku yang terasa perih. Tiba-tiba aku melihat ada kaki seseorang yang berdiri di hadapanku kemudian menepuk pundakku

Aku mendongak ke atas untuk melihat sosok pemilik kaki di depanku yang telah menepuk bahuku barusan.

"Kamu kenapa?" tanya Andra sembari berjongkok di depanku memperhatikan kakiku yang terluka.

"A-Andra! Ini, sepertinya tadi aku menginjak sesuatu yang cukup keras dan runcing," ujarku dengan sedikit gugup karena tiba-tiba ada Andra.

"Kenapa bertelanjang kaki malam-malam?" tanya Andra seraya memegang kakiku yang terluka.

Aku sejenak terdiam sembari mencuri pandang ke arahnya. Aku memandangi wajah Andra dengan lekat dan semakin mendekat agar dapat merangkum wajahnya untuk membandingkan dengan laki-laki yang tadi aku lihat di mall dan juga membandingkan dengan wajah anak kecil pada foto.

Fix, aku yakin memang Andra! gumamku dalam hati.

Tiba-tiba Andra mendongak dan menjentikkan jarinya di depan mukaku.

Ctik!

Seketika aku terhenyak dan salah tingkah karena ketahuan melamun sembari memandanginya.

"Kok malah bengong sih!" ujarnya sembari tersenyum ke arahku.

Astaga! aku sangat malu dan merutuki kebodohanku. "Em ... i-itu, ada yang aneh di rumahku. Aku berlari dan kali ini nggak sempet untuk memakai sandal," ujarku.

"Ada yang aneh? Apalagi kali ini?" tanya Andra.

"Tadi saat aku baru pulang ke rumah dan masuk ke dalam kamar, aku lihat alat make up bunda yang sebelumnya sudah aku bereskan ternyata sangat berantakan dan tercecer di mana-mana dan aku melihat ada bayangan yang menembus pada jendela kamarku."

"Yang lebih mengejutkan lagi, ketika aku terbangun dari tidurku ada sebuah tulisan di cermin, yang di tulis dengan lipstik bunda. Aku takut, Ndra!" tutur Citra bercerita.

"Sekarang kita ke rumahmu, Cit. Coba aku lihat!" ujar Andra.

"Beneran? Memangnya kamu nggak takut?" tanya Citra ragu untuk kembali ke rumahnya.

"Belum di lihat juga, apa yang mau ditakutkan!" ujar Andra seraya kembali tersenyum ke arahku.

Astaga, lihat Andra senyam-senyum kok jantungku berasa nggak nyaman begini sih! gumamku dalam hati seraya memegangi dadaku yang berdebar-debar.

"O-oke, ayo ke sana!" ujarku gugup.

..._________Ney-nna_________...

1
lina
semangat updat ney
Zil@
kau yg menabur kau juga yg menuai...🙏🏻
Sri Sari
bab ny dkit doang ya Ney, tp ga pp krna rasa pnasaran ny sudh terjwb. mantap 👍
Wury Ayra
loh.... udah tamat aja.... tp ya udah deh... yg penting ending bahagia.... sukses trs nay...
Uyhull01
lahh udah tamat lgi,
slmat ya citra, andra smga smawa slalu, dri mimpi membawamu kdalm kbhgian,
ini novel pertma yng ku bca beragensi horor, sblmnya plng gk ska sma berbau horor🤭
trima ksih aku ska sma jln critanya ttp smngat kak💪
Uyhull01: aihhh tp jangan yng extrem seremnya yng ada putus tngah jalan bcanya🤭
ya masama kak🤗
total 2 replies
🥑⃟ᄂ⃟ᙚ🍁Rahma❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
kak Ney tamat beneran ini
Neyna 🎭🖌️: beneran kak Rahma 😂🤭
total 1 replies
🥑⃟ᄂ⃟ᙚ🍁Rahma❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
alhamdulillah, aku banyak mengambil hikmah dari cerita ini, meskipun aku gak bisa mengungkapkan dengan kata kata,, kau yang selalu terindah dalam hidupku
🥑⃟ᄂ⃟ᙚ🍁Rahma❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ : sama sama kak Neyna
total 2 replies
🥑⃟ᄂ⃟ᙚ🍁Rahma❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
terima kasih kak Ney engkau memberikan cerita yang indah,aku sangat suka, selamat berbahagia ya Citra sama Andra kalian pasangan yang luar biasa,, sabar ya Bima cinta gak harus memiliki, kalau kita mengikhlaskan orang yang kita cintai akan lebih baik, apalagi dia mencintai kekasihnya sendiri, semoga kamu mendapatkan yang lebih baik lagi Bima 🤗🤗🤗
Neyna 🎭🖌️: terimakasih kak Rahma karena masih setia sampai akhir cerita ini 😍😍😍 terima kasih juga atas dukungannya selama ini 😘🙏💕💕
total 1 replies
lina
semangat updat
lina: sama2 ney
total 2 replies
lina
andra jagm d buat mati dong
Wury Ayra
ehh.. cpt amat tiba2 udah 4th aja... akhirnya citra bisa bahagia dgn keluarganya apalagi mila udah meninggal.. btw bisa mau kasih apa tuhh buat citra??
Sri Sari
yeeeeyyy Mila ny udh ga ada 🤭😂 bahagia sllu ya bwat kluarga ny citra 🥰 smangat up lg Ney 💪😁
Sri Sari
sukurin lu Mila 😁
Uyhull01
cepet amat udah 4 thun lgi,
ehhh mila udah minggal trut berduka cita ya mila, kna azab ini tp bkn d sinetron ikan terbang🤭 apa mila mngakui perbuatannya ??
mmm hadiah apa Bim kmu ska sma Citra kah ??
☘️BILAA☘️
yeee Bima mau ngasih kejutan apa ya, jadi penasaran ini,, udah 4 tahun lagi, akhirnya Mila meninggal semoga yodha jadi anak yang baik ya
☘️BILAA☘️
ah aku keduluan sama bang pepenk
~A G~
komen pertama😁😁😁
Wury Ayra
wahhh... santetnya slh sasaran yaa?? senjata makan tuan dong 😂😂😂
Neyna 🎭🖌️: 🤭 begitulah kak terima kasih 🙏💕💕
total 1 replies
Erlin
sukurin simila kena azab 🤣🤣
Neyna 🎭🖌️: begitulah kak terima kasih 🙏💕💕
total 1 replies
Uyhull01
woww amazing santet nya terkena sama yng mnyuruh menyantet,, hahahha tawa jahat😏😏
gimna Mila enak gak sama yng gtuan😏😏😏
Neyna 🎭🖌️: 🤭👍 terima kasih kak 🙏💕💕
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!