Ini adalah kelanjutan cerita si wanita miskin dan sistem,didalam cerita masih banyak kerandoman Dinda yang selalu menjalankan misi dari sistemnya,meski percintaan nya penuh dengan tantangan dan masalah,dia akhirnya menemukan kebahagiaan yang sesungguhnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marwiyah Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
rencana Alisa dan di ceraikan
Ke esokan paginya Alisa berdandan cantik,dia sudah mengeluarkan makanan lezat dari ruangnya,dia juga akan melayani Duke mulai hari ini di ruang makan.
" lihat saja aku akan membuat para selir itu merasa kepanasan"ucanya tersenyum licik.
dia melihat Manda yang masih tidur,tadi malam dia menyuruh Manda tidur di kamar barunya,dia menempati kamar yang berjarak 2 meter dari kamar Duke, sementara Duke belum mengetahui hal itu.
"kasihan sekali dia,dan entah kenapa aku merasa nyaman dengannya,apakah aku boleh membawanya ke dunia ku jika aku sudah menyelesaikan misi ini "gumamnya,dia menatap wajah sahabatnya yang terlihat kelelahan.
" lebih baik aku membiarkan nya tidur "ucapnya lagi,setelah itu dia mengeluarkan makanan lagi dan meletakkan makanan itu di atas meja, dia juga menulis pesan pada sahabat nya.
merasa semua beres dia sekali lagi melihat ke arah cerminnya dan melihat disana dia terlihat sangat cantik hari ini.
dia mengenakan gaun sederhana, rambutnya di gulung ke atas dan memakai makeup natural.
" baiklah waktunya membuat semua selir itu mengeluarkan belang nya "ucapnya dia akan membuat mereka terlihat buruk di mata duke.
kemudian dia berjalan ke arah lemarinya dan menyemprotkan parfum dengan aroma wangi vanila.
" tidak apa-apa kan aku menghabiskan waktu disini bersama dengan Nathan,dan ini juga bukan ragaku,tenang saja sayang aku akan tetap setia pada mu "ucapnya dia mengingat wajah kekasihnya tersenyum lembut pada nya.
setelah itu dia berjalan keluar dari dalam kamar menuju ruang makan.
************
sedangkan diruang makan semua para selir sudah berkumpul disana, mereka terdiam dalam fikiran masing-masing.
selir pertama dia melirik makanan apakah masih ada yang kurang dia takut nanti Duke memarahi mereka semua.
" apakah masih ada makanan lain lagi yang belum di sajikan "suara selir pertama membuat mereka melihat ke arah meja makan.
sedangkan para pelayan yang mendengar itu menunduk.
" semua makanan sudah di sajikan selir pertama,kami juga sudah menyuruh koki istana memasakkan makanan untuk tuan Duke "ucap Desi dengan serius.
selir pertama hanya mengangguk dan melirik ke arah pintu masuk,
" kenapa duke lama sekali ? apa yang membuatnya begitu terlambat"ucapnya selir pertama.
mereka semua juga sudah merasa lapar,tapi belum ada yang berani makan terlebih dahulu.
setelah beberapa menit mereka mendengar suara sepatu berjalan menuju ruang makan,sontak mereka memperbaiki dandanan mereka masing-masing.
" bagaimana pun juga aku harus membuat duke tidur dengan ku nanti malam "gumam selir ke 4 dengan tersenyum licik.
" rasanya aku ingin sekali menyingkirkan semua selir ini "gumam selir ke 8 melihat semua selir sedang sibuk memperbaiki diri.
Tak...tak....tak...
terdengar suara sepatu semakin mendekat,dan di pintu masuk terlihatlah duke berjalan dengan tegap dia berjalan menuju kursi nya tanpa melirik mereka semua.
sesampainya disana dia duduk dan melihat makanan yang membuatnya menyerhit heran.
melihat Duke sudah duduk pelayan Desi mengisi piring Duke dengan semangat dan tersenyum menggoda.
" silahkan tuan "suaranya terdengar lembut,Duke makan dengan tenang tapi rasa masakannya terasa hambar.
dia menghentikan suapannya dan menatap semua orang lagi,tapi sebelum dia bersuara, terdengar suara lembut seorang wanita sontak dia mengangkat kepalanya.
" tuan maafkan saya karna terlambat" ucap Alisa dengan tersenyum manis,dia berjalan dengan anggun.
sedangkan para selir yang melihat itu merasa geram,dan selir ke 3 mengangkat kakinya agar Alisa terjatuh dan merasa malu,dia tersenyum licik.
Alisa yang melihat itu tentu saja dengan senang hati meladeni nya ,dia menginjak kaki selir ke 3 tanpa bersalah sedikitpun.
dan di ruang makan itu terdengar suara kesakitan selir ke 3.
" aaaaaahhhhhhkkkkkkkkk "
mereka menatap selir ke 3 dengan heran, sedangkan Duke yang melihat itu sudut bibirnya berkedut.
" dia begitu berani "ucapnya dengan pelan.
selir ke 3 menatapnya dengan tajam dan menunjuk ke arahnya.
" kamu sengaja menginjak kakiku sialan...!! "teriaknya di sana dengan marah.
Alisa tersenyum licik dan menatap sedih Duke.
" maafkan saya Duke, saya tidak mengerti apa yang dimaksud selir itu "ucapnya dia berjalan mendekati Duke dan meletakkan makanan itu diatas meja.
" aku tau kamu sengaja melakukan itu !! kamu hanya seorang wanita rendahan beraninya bersikap lancang pada ku.!!! "teriaknya menunjuk ke arah wajah Alisa.
PLAKKKKKKKK
mereka berdiri dan tercengang dengan keberanian Alisa, selir ke 3 ?? dia merasa pipinya kebas matanya berkaca-kaca.
" aku tidak suka jika seseorang mengatakan ku seperti itu!!! ingatlah kamu disini hanya seorang selir dan kamu masih berada di bawahku "ucapnya Alisa dengan pedas.
Duke juga tidak menyangka dengan keberanian Alisa,dia berdiri dengan wajah datarnya,dan menatap Alisa dengan tajam.
" antar makanan itu keruang kerjaku "setelah mengatakan itu dia pergi dan tidak memperdulikan Mereka semua,dia merasa semua itu tidak ada hubungan dengannya.
selir ke 3 yang melihat kepergian Duke merasa sakit hati,karna dia sama sekali tidak perduli dengan dirinya,dia pergi dengan air mata yang mengalir.
Alisa tersenyum licik dan menatap selir pertama yang sedang menatapnya dengan benci.
" ada apa dengan wajah mu selir pertama ? kenapa kamu melihat ku seperti itu ? "tanyanya dengan wajah datarnya.
selir ke 2 menatap Alisa.
" jangan kamu kira karna gelar mu lebih tinggi disini kamu bisa berbuat sesuka hati mu !!! ingat kami disini seorang istri dari Duke !!! "ucapnya selir ke 2 dengan serius.
" aku tidak menyangka kamu lupa daratan setelah mendapatkan gelar itu..!! kamu semakin menjadi-jadi memperlakukan kami sesuka mu "ucap selir ke 5 dengan geram.
Alisa hanya tertawa dia melihat mereka semua dengan serius.
" dan ingatlah kalian istri yang belum resmi di kediaman ini !! kamu sangat bangga menyebutkan seorang istri ?? percuma kamu menyombongkan status mu sebagi istri seorang Duke, jika suamimu saja tidak pernah menyentuhmu,itu sama saja punya seorang suami tapi seperti seorang janda "ucapnya dengan pedas.
Alisa membawa pergi makanan itu kedalam keruang kerja Duke, meninggalkan mereka semua yang berwajah pucat Pasih.
" KURANG AJAR !!! AKU TIDAK TERIMA DIA BEGITU MENGHINA KU "teriakan selir ke 2 membuat mereka terkejut,biasanya selir Kedua yang paling dewasa diantara mereka semua.
tapi sekarang Mereka tidak menyangka selir ke 2 terlihat seperti orang yang tidak waras.
PRANKKKKK
AAAAAKKKKHHH
mereka semua menjauh takut terkena pecahan piring,mereka hanya terdiam juga merasa sakit hati atas ucapan Alisa.
hati merasa terasa perih mendengar hinaan dari wanita itu, walaupun itu adalah kebenaran nya tapi mereka sangat membenci perkataan Alisa.
" LIHAT SAJA AKU AKAN MENYURUH AYAHKU MEMBUNUH WANITA ITU HARI INI JUGA "teriaknya dan pergi ke kamarnya.
dia akan mengirim surat pada ayahnya agar bisa membunuh Alisa karna kelancangan nya,dia tidak akan pernah menyangka jika keputusan nya itu akan membuat Duke menceraikan nya.
itulah rencana Alisa yang mereka tidak tau sama sekali.
**********
sedangkan didalam ruang kerja Duke setelah memberikan makanan itu pada Duke,Alisa duduk dengan santai di kursi tanpa memperdulikan tatapan tajam Duke.
" apakah kamu tidak punya sopan santun !! "suara Duke terdengar menekan.
Alisa menatapnya dengan heran dan melihat makanan itu sudah habis.
" apanya yang tidak punya sopan santun Duke ? aku hanya duduk dengan tenang apakah itu di anggap tidak punya sopan santun ? "tanyanya Balik dengan tersenyum manis.
BRAKKKKK
dia menggebrak meja dengan kuat,matanya menatap Alisa dengan marah.
" kamu berani menjawab ucapan ku ? "Ucapnya dengan geram.
Alisa ??? hanya duduk dengan angkat kaki dia melihat Duke dengan menyerhit heran.
" ayolah Duke kenapa kamu begitu marah hanya karna hal sepele ? lihatlah wajahmu sudah penuh dengan keriput,apa kamu tidak merasa takut jika kamu cepat tua ? "ucapnya dengan menaikkan alisnya.
nafas Duke memburu tangannya mengepal,sebelum dia bersuara dia mendengar suara pintu ruangannya di ketuk.
dia menarik nafasnya dan menyuruh orang itu masuk,disana dia melihat pengawalnya dengan wajah serius.
" ada apa ? "tanyanya tidak biasanya pagi-pagi pengawal nya mendatangi nya.
" tuan mertua anda ayah dari selir ke 2 ada di ruang tamu, dia menunggu anda disana dan menyuruh anda untuk membawa nona Alisa menemui nya "beritahu nya dengan serius.
Duke menyerhit heran kenapa ayah selir ke dua datang secara tiba-tiba di kediamannya,dia melirik Alisa yang masih terlihat santai.
" ikutlah denganku"perintahnya pada Alisa dan berjalan keluar dari ruangan.
sedangkan Alisa berdiri dan tersenyum menyeringai inilah yang dia tunggu-tunggu fikir nya.
********
di Ruang tamu terdengar suara tangisan selir kedua, sedangkan selir lainnya agak menjauh dari sana,mereka tidak menyangka selir ke 2 akan mengadukan ini pada ayahnya.
dan yang mereka tidak tau,selir ke 3 juga sudah mengadu pada ayahnya.
" hikkkkssss..ayah dia menghinaku aku sangat tidak menerima perkataan nya ayah "isaknya memeluk ayahnya dengan manja.
semua selir tercengang mereka tidak menyangka ternyata selir ke 2 yang mereka anggap dewasa sangat manja kepada ayahnya.
" kenapa kamu tidak menjatuhkan hukuman untuk nya sayang ? "tanyanya dengan heran dia menepuk pundak putrinya dengan lembut.
" ayah aku tidak bisa menghukumnya dia punya gelar yang lebih tinggi di kediaman ini "ucapnya sembari menghapusnya air matanya.
sedangkan markurius ayah selir ke 2 merasa semakin heran dengan ucapan putrinya
" gelar apa yang dia punya di kediaman ini dan kenapa suami mu tidak menghukum nya nak "tanyanya lagi dengan serius.
saat selir ke 2 ingin menjawab mereka melihat kedatangan Duke dan seorang wanita cantik yang berwajah datar.
" salam yang mulia Duke "ucap markurius dengan kepala menunduk.
Duke hanya berdehem dan menatap tajam selir ke 2, dia duduk dengan wajah datarnya.
" ada apa kamu kemari ? " pertanyaan nya seolah dia merasa terganggu dengan kedatangan markurius .
sebelum markurius menjawab dia melihat wanita itu duduk dengan santai, Duke yang melihat itu merasa geram dia menatap tajam Alisa.
tapi Alisa pura-pura tidak melihatnya sama sekali,selir ke 2 menatapnya dengan benci dan menunjuk ke arahnya.
" dia..dia yang sudah bersikap lancang padaku ayah !! aku ingin dia dihukum karna telah berani menghina ku !!"ucapnya dengan sombong.
markurius langsung menatapnya dengan tajam,dia melihat wajah Alisa yang terlihat santai merasa marah.
" kamu telah berani menghina putriku,aku akan menghukum mu..!!! pengawal seret dia dan berikan hukuman 100 cambukan padanya "perintahnya dengan dingin.
Duke yang mendengar itu merasa geram dengan markurius yang bersikap lancang di kediaman nya.
pengawal yang ingin memegang tangan Alisa melayang dan terhempas di dekat kaki para selir Duke.
DUG !!!!
BUG !!!!
"Ahhhhhhkkkkkkkkk"
mereka yang melihat itu tercengang dan menatap wajah Alisa yang masih santai tanpa merasa bersalah.
sedangkan Duke matanya melotot dan melihat ke arah Alisa dengan tersentak,dia tidak menyangka kekuatan wanita itu sangat hebat,
selir ke 2 terdiam di menatapnya dengan terbelalak dan tidak percaya dengan apa yang dia lihat.
" kamu...kamu...tidak mungkin "ucap selir ke 2 dengan terbata-bata.
markurius merasa tidak percaya dia melihat Alisa dengan teliti dan mendengar suara wanita itu.
" aku tidak suka disentuh para bajingan seperti mereka "dia mengangkat kakinya dengan menyilang.
" kamu sangat lancang !!! kamu beraninya melawan seorang markurius!! "teriaknya dengan lantang.
Duke yang sudah kesabaran nya habis,dia memberikan kode pada pengawalnya, seolah mengerti dia langsung pergi dari sana.
sedangkan para selir mereka ketakutan dan saling berpelukan.
" apakah dia punya tenaga kuat "bisik selir ke 5 dengan serius.
" aku juga merasa seperti itu dan baru kali ini aku melihat wanita yang punya tenaga luar biasa "bisiknya lagi,mereka berbisik-bisik dengan takut.
melihat keterdiaman Alisa markurius mengambil pedangnya dari pinggang nya dengan marah.
" lihat saja aku akan membunuhmu hari ini juga"ucapnya tapi tiba-tiba pedangnya melayang dan menancap di dekat kakinya.
AAAAAKKKKHHH Hhhhhhh
teriakan selir ke 2. dia langsung mundur dengan wajah pucat nya,dan menatap Alisa dengan ketakutan.
sedangkan markurius tubuhnya menjadi kaku nafasnya tercekat dia kesulitan bernafas.
Duke langsung berdiri dia melihat Alisa dengan lekat,dia tidak menyangka masih ada yang mempunyai kekuatan sihir selain dirinya.
melihat pengawal sudah datang dengan membawa barang-barang selir ke 2. dia langsung menyuruh pengawalnya menyeret selir dan Merkurius.
" pengawal..!!! seret wanita itu dan Markurius dari kediaman ku,jangan izinkan mereka memasuki kediaman ku lagi,dan kamu mulai hari ini aku mengembalikan kamu pada ayahmu dan kamu bukan lagi selir dari kediaman ku "setelah itu dia pergi dengan terdiam dia masih memikirkan kejadian tadi.
Jedarrrrrrrrr
selir kedua yang mendengar itu langsung pingsan,dia tidak menyangka hari ini dia akan benar-benar menjadi seorang janda tanpa suami.
sedangkan semua selir yang mendengar itu terkejut wajah mereka saling memandang dan akhirnya mereka bejalan menuju kamar dengan tergesa-gesa.
markurius di seret tanpa mengeluarkan suara,dia masih terdiam dan memikirkan wanita yang menurutnya bukan wanita sembarangan.
sedangkan Alisa dia tersenyum menyeringai licik dan menatap kepergian Duke.
" kali ini aku yang akan membuat mu menceraikan semua selir mu yang ada di kediaman ini"gumamnya dengan tersenyum bahagia.
dia berjalan anggun dan bersenandung kecil hari ini dia merasa senang karna salah satu selir Duke sudah dia singkirkan.
sedangkan para pelayan yang sedang mengintip berwajah pucat ,Mereka menatap satu sama lain.
" aku melihat dia seperti iblis" ucapnya Desi dengan wajah shock.
" dia mempunyai kekuatan aneh, sebaiknya kita jangan menyinggung nya "ucapnya pelayan lain.
mereka semua mengangguk dan pergi dengan tergesa-gesa.