NovelToon NovelToon
Pernikahan Panas Sang Aktor

Pernikahan Panas Sang Aktor

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Pernikahan Kilat / CEO / Pengantin Pengganti Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Romansa
Popularitas:877
Nilai: 5
Nama Author: MissKay

Brian Aditama tidak pernah percaya pada komitmen, apalagi pernikahan. Baginya, janji suci di depan penghulu hanyalah omong kosong yang membuang waktu. Sebagai aktor papan atas sekaligus pewaris kedua Imperium Aditama Group, dunia ada di bawah genggamannya sampai sebuah serangan jantung merenggut nyawa kakaknya secara mendadak.

Kini, Brian terjebak dalam wasiat yang gila. Ia dipaksa menikahi Arumi Safa, janda kakaknya sendiri. Wanita itu adalah satu-satunya orang yang tidak pernah gemetar melihat tatapan tajam Brian, dan kenyataan bahwa yang ia benci adalah kutukan terbesar dalam hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MissKay, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Brian Aditama

DUA BULAN SEBELUMNYA

Dentuman musik memenuhi vila mewah yang berada di atas tebing pantai. Di dalam sebuah pesta privat sedang berlangsung, tertutup rapat dari jangkauan paparazzi. Bau sampanye mahal dan aroma cerutu memenuhi udara.

Ditengah kerumunan itu, Brian Aditama duduk di sofa kulit putih bagaikan seorang raja di singgasananya. Meskipun ia dikenal sebagai aktor kelas dunia dengan jutaan penggemar, aura kemewahan yang ia pancarkan bukan sekadar akting. Di belakang kursinya, tiga pria berbadan tegap dengan setelan jas gelap berdiri siaga. Pengawal pribadi kiriman keluarga Aditama yang tidak pernah lepas mengikutinya, ke mana pun ia pergi.

Seorang model pendatang baru yang tengah naik daun bergelayut manja di lengan Brian, membisikkan godaan yang hanya dibalas Brian dengan seringai tipis. Baginya wanita hanyalah hiburan sesaat. Di dunia hiburan dan bisnis yang ia geluti wanita-wanita cantik selalu mengantri untuk naik keranjangnya.

Namun, suasana panas itu mendadak mendingin saat pintu besar vila terbuka.

Seorang pria paruh baya dengan wajah kaku, Hendra. Tangan kanan Almarhum orangtuanya melangkah masuk melewati kerumunan model yang tengah berpesta. Kehadirannya yang tiba-tiba membuat musik seolah meredup di telinga Brian.

Hendra membungkuk hormat, namun sorot matanya membawa kabar duka yang pekat. "Tuan Muda Brian, anda harus segera kembali ke Jakarta."

Brian menyesap minumannya tenang, matanya yang kuning kecoklatan menatap Hendra dengan malas. "Aku sedang merayakan kontrak film baruku, Hendra. Apa Kakakku tidak bisa menunggu?"

"Ini tentang Tuan Adrian, Tuan Muda," suara Hendra bergetar sedikit. "Tuan Adrian baru saja dinyatakan meninggal dunia karena serangan jantung mendadak. Nyonya Muda menunggu Anda di Jakarta... sekarang juga."

Gelas kristal di tangan Brian nyaris terlepas. Seringai menyebalkan yang tadi menghiasi bibirnya hilang seketika, digantikan oleh rahang yang mengeras hingga otot lehernya menegang. Kematian kakaknya bukan sekadar kehilangan keluarga tapi adalah lonceng kematian bagi kebebasannya.

"Siapkan jet pribadiku," perintah Brian dengan suara rendah yang berbahaya. "Kita berangkat dalam sepuluh menit."

...***...

Jet pribadi Gulf stream milik keluarga Aditama membelah kegelapan langit malam, melaju menuju Jakarta dengan kecepatan penuh. Di dalam kabin yang mewah dan senyap. Brian duduk termenung di kursi kulit premiumnya. Ia mengabaikan botol wiski mahal yang tersaji di hadapannya.

Mata kuning kecokelatan itu menatap kosong ke luar jendela, namun pikirannya melayang jauh ke masa lalu. Bayangan Adrian, sang kakak, terus berputar di kepalanya.

Adrian adalah cerminan sempurna dari mendiang ayah mereka, seorang pria yang ramah, cerdas, dan memiliki hati yang mulia Adrian memimpin Imperium Aditama dengan tegas namun dicintai oleh semua orang. Berbeda dengan Brian yang memilih jalur aktor yang penuh skandal dan kehidupan malam yang liar.

'Kau harus mulai belajar bertanggung jawab Brian. Suatu saat, kau akan mengerti bahwa nama Aditama bukan sekadar soal uang, tapi soal amanah,' suara lembut Adrian terngiang kembali di telinga Brian.

Brian mengepalkan tinjunya hingga buku-buku jarinya memutih. Ia membenci kenyataan bahwa kakaknya yang baik itu harus mati semuda ini. Dan yang lebih ia benci adalah wanita yang ditinggalkan kakaknya. Arumi Safa.

Dalam benak Brian, Arumi adalah wanita licik yang berhasil memikat kakaknya yang terlalu baik. Arumi adalah noda yang memanfaatkan kemuliaan hati Adrian untuk masuk ke dalam lingkaran kekuasaan keluarga mereka.

"Kau terlalu baik, Kak," gumam Brian pelan, suaranya parau oleh kemarahan yang tertahan. "Dan aku tidak akan membiarkan wanita itu menikmati apa pun yang kau tinggalkan dengan tenang."

Ketika roda pesawat menyentuh aspal bandara Jakarta, Brian memakai kacamata hitamnya. Aura superstar yang ramah telah hilang, digantikan oleh sosok pewaris yang dingin dan penuh dendam. Ia siap mengklaim apa yang seharusnya menjadi miliknya dan menghancurkan siapa pun yang ia anggap sebagai parasit.

1
Miss Kay
Hi, reader ku tercinta. Terima kasih sudah mengikuti, membaca, dan menyukai cerita ini. Dukung terus cerita ini ya, agar aku semangat update. Berikan like, masukkan ke perpustakaan kalian, dan jangan lupa vote nya. 🤭🙏😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!