Wanita cantik dan pintar, bahkan dijuluki sebagai bunga kampus, namun saat malam dia berubah menjadi wanita panggilan.
Baru berusia 19 tahun namun menanggung beban berat untuk menghidupi dirinya dan menanggung biaya pengobatan sang ayah.
.
.
Bertemu seorang lelaki yang butuh pacar simpanan untuk menolak perjodohan
Namun sesuatu hal yang buruk terjadi, sang ayah membutukan oprasi segera dan dia harus menyiapkan 1 juta dolar.
Menawarkan keperawanannya pada pengusaha sukses seharga 1,5jt dolar
Namun sang Bos mengajaknya ke catatan sipil dan memberikan kontrak baru.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KAY_21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ch. 9
✨
✨
Satu sendok nasi goreng masuk dalam mulutnya. Dia mengunyah dan mengerutkan kedua alisnya. Matanya terpejam rapat menahan rasa asin.
Tangannya menarik gelas air yang aku pegang dan langsung meminum habis.
“Siaalll. Lautan mana yang sudah masuk kesini!!” Ucap Bos Han dengan mata yang berkaca kaca keasinan.
Astaga wajahnya childish sekali. Aku tertawa terbahak bahak melihat ekspresinya saat itu.
Tatapan matanya yang tajam menakutiku. Mulutku sontak tertutup rapat tak brani lagi terbuka.
“Hahahaha. Lihat Na Na, wajahmu yang seperti itu begitu menggelikan” begitu ucapnya begitu dia melihatku menutup mulut dengan ketakutan.
“Hentikan Tuan Han!!”
“Baik baik. Tadi kamu memanggilku Bos Han, sekarang Tuan Han”
Aku memalingkan wajah “Hanya coba menghormati anda saja”
“Na Na” dia mengacungkan jari kelingking ke arahku.
“Mau berteman sama aku??”
Kaget bukan kepalang dengan ajakannya itu. Baru pertama kali seorang pria mengajakku berteman dengan cara seperti ini.
“Yaa” begitu jawabku sambil melingkarkan jari kelingkingku padanya.
Waktu baru beranjak dewasa, aku pernah punya yang namanya teman. Seorang perempuan manis dan lucu. Aku selalu berbagi rahasia apapun dengannya, bahkan saat pertama kali aku menyukai seorang lelaki.
Dia selalu mencoba mendekatkanku pada lelaki itu, hingga pada akhirnya dia memberitahu lelaki itu jika aku mencintainya didepan seluruh kelas.
Aku masih ingat jelas penolakan kakak senior itu. Dia justru berbalik menyatakan perasaan pada wanita yang pernah ku sebut sahabat itu.
Tidak ada kiasan yang melekat erat antara kedua orang selain saling menguntungkan.
Sahabat???? Heehh
Aku hanya kenal orang yang mampu menjaga rahasia atau tidak. Karna diluar sana ada yang mengaku sahabat namun justru menjadi penabur garam pada luka kita.
✨
🔥
✨
Seorang pelayan mengetuk kamar mereka. Pelayan itu diperintahkan oleh kakek untuk mengajak mereka turun karna pesta pantai segera dimulai.
“Wuuahh, dekorasinya indah” kata Na Na yang terperangga melihat dekorasi dibibir pantai.
Han Yu naik keatas pangung kecil yang disiapkan, dia mengambil sampanye dan mengangkatnya tinggi sambil berterimakasi karna telah hadir di pesta pantai kali ini.
Han Yu yang sudah selesai penyambutan itu turun lalu memberikan gelas sampanye pada Nana.
“For you my lady”
Nana tersenyum dengan manis dan mengambil gelas sampanye. Nana melihat pelayan membawa nampan, dia memanggil pelayan itu dan mengambil sampaye yang ada dinampan dan diberikan pada Han Yu
“Chersse” ucap Nana sambil tersenyum.
**Tingg** suara gelas yang saling bersentuhan.
Mereka minum secara bersama. Han Yu memandang wajah NaNa yang begitu manis dengan riasan natural. Jumsuit pendek bewarna moca terlihat sangat cocok dengan kulitnya yang putih.
“Aku pergi buat sapa para tamu. Jika lelah kamu bisa balik ke vila” kata Han Yu sambil menaruh gelas yang sudah kosong ke atas meja.
NaNa hanya mengangguk saja dan melambai lembut pada Han Yu.
“Han Yu lagi nyapa para tamunya, dan kakek.... hheeemmm” ucap Na Na pelan.
✨
✨
< Na Na >
Dua orang pria berjalan mendekat, mereka menawariku segelas anggur, namun aku menolak dan bergegas pergi.
Salah satu diantaranya memegang tanganku dan menarikku.
“Nona, percumah aja kalo teriak, musik ini terlalu kencang” bisik lelaki itu ditelingaku.
Membrontak percuma, teriak juga ngak ada orang yang bakal denger. Aku merogoh ponsel yang ada disaku, berusaha menghubungi siapapun.
Aku mencoba mengulur waktu dengan mengajak mereka untuk minum. Namun mereka menolak dan menarikku paksa.
“Cewek cantik dan sexy begini kan sayang kalo di anggurin” ucap salah satu diantara mereka sambil menyeretku menjauh dari tempat acara.
✨
✨
Na Na bakal diapain niih
Oh MG....
Bertahanlah Na Na
Para pembaca lagi panggilin Han Yu
🌟Jangan lupa jempol ke atasnya👍🏻👍🏻
Kamshamnida🙇🏻♀️🙇🏻♀️☺️
sambil munggu ani ani up 🤭