NovelToon NovelToon
PRINCESS AZURA

PRINCESS AZURA

Status: tamat
Genre:Aliansi Pernikahan / Penyesalan Suami / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:921.3k
Nilai: 5
Nama Author: Mae_jer

Putri Azura dari kerajaan Utara, menikah dengan pangeran Xavier, putra Mahkota kerajaan Selatan. Xavier membenci Azura saat mengetahui wanita itu hanya memanfaatkannya demi pernikahan politik. Semua orang yang pernah dekat dengan Azura pun berpaling darinya dan menganggapnya wanita jahat yang haus akan kekuasaan.

Namun, apakah sang putri benar-benar jahat? Atau dia hanya menjadi boneka politik yang berusaha bertahan hidup?

Nanti akan terungkap bahwa di balik keanggunan dan kepintarannya, Princess Azura diam-diam melindungi Xavier dan orang-orang yang dia sayangi dari bahaya yang jauh lebih besar. Kebencian perlahan berubah jadi keraguan, hingga akhirnya kebenaran mengejutkan terkuak, kebenaran tentang betapa pahitnya kisah hidup Azura dan cintanya yang tulus terhadap Xavier.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mae_jer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kepura-puraan yang sempurna

Pesta pernikahan berlangsung meriah. Aula istana yang megah itu dihiasi ribuan lilin dan karangan bunga langka yang harumnya memenuhi seluruh ruangan. Para bangsawan, utusan kerajaan sahabat, hingga pejabat tinggi dari dua kerajaan saling bersalaman, tersenyum, dan bersulang demi kedamaian yang kini terikat lewat pernikahan politik itu.

Namun, di tengah kemeriahan itu, tak banyak yang menyadari ada ketegangan antara pengantin yang bisa meledak kapan saja.

Xavier berdiri di sisi Azura, wajahnya tetap datar. Setiap kali ada tamu mendekat memberi ucapan selamat, ia hanya mengangguk sekilas, sesekali tersenyum tipis yang sama sekali tidak sampai ke matanya.

Azura memaksakan senyumnya, menyambut setiap tamu dengan sopan, menunduk anggun, dan menjawab ucapan selamat dengan nada lembut namun hati-hati, seolah sedang berjalan di atas tepi jurang yang curam.

Satu per satu kerabat dan sahabat Xavier berjalan ke arah mereka. Halver mendekat, menatap keduanya bergantian dengan tatapan yang sulit diartikan, lalu menepuk bahu Xavier singkat sebelum beralih menatap Azura dengan pandangan menyelidik. Basten dan Edel mengucapkan selamat dengan nada sopan namun canggung, tak ada lagi kehangatan seperti saat mereka menganggapnya sebagai Emely yang lemah dan butuh perlindungan.

Saat giliran Akari dan Sabella beserta suami mereka, Denis dan Ansel mendekat, jantung Azura seolah berhenti berdetak sesaat. Ia menatap wajah dua wanita yang dulu pernah begitu dekat dengannya, yang dulu sering  membawakan makanan enak, menemani saat ia takut sendirian, dan memeluknya erat seolah ia saudari kandung mereka sendiri.

Kini, tatapan itu sama sekali berbeda. Tidak ada kehangatan, tak ada senyum, bahkan tidak ada kebencian yang meledak-ledak. Yang ia lihat hanyalah kekecewaan yang begitu dalam, dingin, dan jarak yang tiba-tiba terasa begitu jauh

Mata Akari menatapnya lekat-lekat, seolah sedang melihat orang asing yang pernah masuk ke dalam rumahnya lalu menusuk punggungnya diam-diam. Sabella menundukkan pandangan sesaat, lalu mengangkatnya kembali dengan ragu, namun tidak ada keinginan untuk menyapa lebih dari sekadar sopan santun.

"Selamat atas pernikahannya, tuan putri Azura," ucap Akari datar, suaranya jauh lebih dingin dari biasanya, tidak ada sapaan sayang seperti dulu.

Di sebelahnya, Denis menatapnya tajam, matanya menyiratkan kewaspadaan tinggi.

"Semoga kau bahagia dengan keputusanmu." katanya, lebih seperti menyampaikan kekecewaannya kepada Azura.

Ansel hanya diam, menggenggam pinggang Sabella erat seolah ingin menjauhkan istrinya dari wanita yang dulu mereka tolong dan percayai itu. Sabella akhirnya membuka mulut, suaranya pelan dan berat.

"Aku mengira ... Aku mengenalmu. Ternyata, semuanya hanya kepura-puraan yang sangat sempurna. Semoga kamu bahagia dengan peranmu ini."

Respon Azura hanya tersenyum percaya diri, berusaha menunjukkan bahwa dia tidak terpengaruh sama sekali.

"Terimakasih, aku pasti bahagia."

Xavier yang berdiri di sebelahnya hanya tertawa kecil sinis, suaranya rendah namun cukup terdengar oleh mereka berempat.

Akari dan Sabella hanya menatapnya sekali lagi dengan tatapan yang penuh kekecewaan itu, lalu berbalik dan pergi, berjalan menjauh tanpa menoleh lagi. Denis dan Ansel mengikuti di belakang mereka, seolah ingin segera menjauh dari wanita yang dulu mereka anggap keluarga itu.

Azura merasakan dadanya semakin sesak, namun ia tetap berdiri tegak, memaksakan senyum itu tetap terukir meski matanya terasa panas dan perih. Ia harus kuat. Ia tidak boleh jatuh sekarang. Masih ada misi yang harus diselesaikan, masih ada nyawa orang yang ia cintai P bergantung padanya.

Pesta berlanjut hingga larut malam hingga para tamu dan pejabat istana satu persatu meninggalkan aula istana. Xavier dan Azura akhirnya diantar oleh dua pelayan istana menuju kamar pengantin yang terletak di sayap paling dalam istana, ruangan yang paling megah dan paling tertutup dari gangguan luar.

Langkah kaki mereka menyusuri lorong panjang yang sepi dengan cahaya remang. Suasana begitu hening, hanya terdengar suara langkah kaki mereka berdua dan detak jantung Azura yang semakin cepat dan kencang.

Azura jujur merasa sangat gugup. Tangannya dingin dan sedikit gemetar meski ia sudah mencoba sekuat tenaga untuk menenangkan dirinya. Ia tahu betul seperti apa perasaan Xavier padanya sekarang, penuh kebencian, rasa jijik, dan rasa dikhianati yang mendalam.

Ia juga tahu betul, tidak akan ada malam pertama seperti pasangan suami istri lainnya. Tidak akan ada kelembutan, tidak akan ada kebersamaan yang hangat. Ia sudah bersiap untuk tidur sendirian di sudut kamar, sementara Xavier mungkin akan pergi ke kamar lain atau setidaknya menjauhinya sejauh mungkin.

Namun, saat pintu kamar besar itu tertutup rapat dan terkunci di belakang mereka, seketika suasana berubah menjadi sangat mencekam. Xavier tidak berkata sepatah kata pun. Ia tidak bergerak ke tempat tidur besar yang tertutup kain sutra putih, tidak juga berbalik meninggalkan ruangan itu seperti dugaan Azura.

Tiba-tiba, Xavier berbalik dengan gerakan kilat. Sebelum Azura sempat bereaksi atau bahkan menarik napas panjang, tangan kasar Xavier sudah mencengkeram kuat lehernya, mengangkat tubuhnya sedikit hingga kakinya melayang di atas lantai.

"Ugh!"

Azura terkejut hebat, napasnya tersumbat seketika. Kedua tangannya langsung berusaha merenggangkan cengkeraman itu, namun kekuatan Xavier jauh lebih besar darinya, cengkeramannya begitu kuat hingga terasa seperti baja yang mencekik nyawanya perlahan namun pasti.

1
Lis mania
Terima kasih banyak Thor, bagus banget ceritanya 👍🙏
Hatijah Cantik
cocoklah kan katanya Xavier jg TDK bisa punya keturunan itu kata sang Ratu ibunya xavier
Hatijah Cantik
dalam sinopsisnya Xavier ,pangeran kerajaan selatan tapi dalam cerita sebelumnya dia pangeran kerajaan barat , mana yg benar nih.
Elta Sugiarti Solibut
ceritanya luar biasa menarik
Rizky Manik
👍🏻👍🏻👍🏻
Yeni Ismayani
bagus
Dewi Ansyari
Endingnya bagus banget soalnya semuanya bahagia, semoga sukses selalu thorr🥰🥰
Dewi Ansyari
Itulah hukumanmu Elish,makanya jangan fitnah Xavier,apalagi selama ini Dy
udah menderita kehilangan Azura, makanya jangan sombong dan seenaknya saja
Dewi Ansyari
Akhirnya pulang istanah juga Azura dan Violet
Dewi Ansyari
Akhirnya raksasanya mati juga,bagus bantuannya cepat datang dari istanah
Dewi Ansyari
Ternyata benar Azura masih hidup,dan Sudah punya anak cewek dengan xavier
Dewi Ansyari
Jangan2 sebelum jatuh di jurang Azura sedang hamil,dan itu anaknya dengan Xavier
Dewi Ansyari
Kasihan Orion nyesekk banget kehilangan ibunya yg sudah berjuang selama ini agar Dy selamat 😭😭😭😭
Dewi Ansyari
RAsakan kamu Xavier peneysalanmu sudah percuma
Dewi Ansyari
Astaga Azura mati thorr nyesek banget,kasihan Arion😭😭😭, dan Xavier percuma saja kamu menyesal semuanya sudah jadi bubur😡😡😡
Dewi Ansyari
Semoga saja Azura bisa menang
Dewi Ansyari
Kasihan anak Azura😭😭di siksa
Dewi Ansyari
Anak Azura siapa Ayahnya apakah Xavier atau malah orang lain
Dewi Ansyari
Kasihan Azura 😭😭😭 Dy seakan hidup sendiri karena sekarang Dy tidak punya Sandaran😭😭😭
mariama ama
akhirnya happy ending Terima kasih banyak kaka author sayangkuhh lope lope sekebon jeruk 😍😍😍😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!