Kecelakaan maut dalam perjalanan ke puncak, mengantar Senja menjadi seorang janda diusia yang masih sangat muda. Suami dan putra satu-satunya dinyatakan meninggal dunia di tempat.
Setelah peristiwa itu, takdir membawa Senja bertemu dengan Deandra dan Aleandro. Pasangan yang sudah lama menikah tetapi belum juga dianugerahi keturunan.
Deandra adalah atasan Senja di tempatnya bekerja. Karena sesuatu hal, Senja diminta untuk menjadi surrogate mother untuk calon anak dari Deandra dan juga Aleandro.
Bersediakah Senja menerima permintaan atasannya itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Devi21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mulai memikirkan Senja
Senja menyiapkan permintaan Darren dengan hati-hati dan teliti .Berharap tidak ada satu pun kesalahan yang akan dilakukan. Senja malas kalau harus berdebat terus dengan atasannya itu seperti yang sering terjadi akhir-akhir ini.
Tidak ada jalan lain kecuali bekerja dengan baik dan meminimalkan terjadinya kesalahan. Dengan begitu tidak ada kesempatan bagi Darren untuk merendahkan dirinya.
Senja tersenyum puas ketika semua sudah siap dan tertata rapi di nampan. Diacmembawanya dengan hati-hati menuju ruangan Darren.
"Silahkan Tuan, secangkir green tea tanpa gula suhunya tepat delapan puluh derajat celsius. Sponge cake gluten free tiga slice, masing-masing slice memiliki panjang empat senti dan lebar dua senti. Potongan buah kiwi, melon dan pear. Masing -masing tidak lebih dan tidak kurang dari sepuluh potongan, tiap potongan sama sisi, dengan panjang sisi dua senti Dan yang terakhir tiga ratus mili liter jus wortel tanpa gula dengan tambahan madu sebanyak satu sendok teh." Senja dengan lancar mengulang kembali apa yang diperintahkan Darren padanya.
Darren terkejut mendengar apa yang di dengar dan di lihatnya. Sesempurna itu. Kalau begini bagaimana bisa Darren memarahi dan membuat kesal Senja. Padahal rencana awalnya bukan seperti ini. Sepertinya, dia harus lebih waspada menghadapi perempuan di depannya ini.
"Sekarang minum jus wortelnya. Habiskan! Minum di sini jangan dibawa ke ruanganmu. Sepupuku butuh nutrisi." ucap Darren.
Senja tidak berniat membantah. Menjadi penurut sekarang lebih baik. Bawahan memusuhi atasan sama saja dengan bunuh diri. Lebih baik menurut selama itu baik, yang penting tidak menjadi penjilat. Dia meneguk jusnya dengan cepat. Dalam hitungan menit isi gelas itu sudah berpindah ke dalam perut Senja.
"Terimakasih Tuan," ucap Senja sambil masih memegang gelasnya.
"Sekarang kembalilah ke ruanganmu. Nanti aku akan mengajakmu makan siang di luar. Jangan keGRan, aku terpaksa mengajakmu karena aunty Andra yang menyuruhku." ucap Darren dengan sinis.
"Jangan khawatir Tuan. Saya tidak mudah GR. Anda memang tampan,mapan dan rupawan. Tapi jangan lupa Tuan, saya dulu mempunyai suami yang tidak kalah hebat dengan Anda. Bahkan bagi saya mas Rafli lebih hebat." ucap Senja membuat Darren cemberut kesal.
Dalam hati Darren bertekad akan membuat Senja jatuh cinta dan bertekuk lutut di kakinya. Berkali-kali Senja membandingkan dirinya dengan Rafli. Bahkan endingnya Senja selalu mengatakan Rafli lebih keren. Setelah mendapatkan Senja, Darren akan meninggalkannya begitu saja.
Senja meninggalkan ruangan Darren dengan membawa gelas kosong di tangannya. Melenggang santai tanpa beban meninggalkan Darren yang masih berfikir keras untuk membuat Senja jatuh cinta padanya.
Baru sampai di ruangannya, Divisi marketing meminta tolong kepada Senja untuk menyampaikan pesan mereka pada Darren. Sungguh kerja yang sangat tidak efisien.
"Permisi Tuan ... Saya mau menyampaikan pesan dari Divisi Marketing. Apa nanti malam Tuan berkenan untuk menghadiri undangan dari perusahaan G ? Mereka ingin sekali mengundang Tuan secara langsung. Tapi tentu saja tidak bisa karena mereka tidak mempunyai kontak pribadi Tuan." jelas Senja setelah sampai di depan Darren.
"Acara apa dan di mana?" tanya Darren tanpa melihat wajah Senja.
"Acara ulang tahun CEO mereka yang ke dua puluh lima, Tuan. Kalau tidak salah namanya Mrs.Gea. Seorang perempuan keturunan Indo -Turki. Acara di adakan di Club X Bear start from Ten PM. Mrs.Gea baru di angkat menjadi CEO setelah ayahnya memutuskan untuk pensiun mengurusi bisnis." Senja menyampaikan sedikit informasi persis seperti apa yang di dengarnya.
Darren tersenyum penuh arti. Sepertinya datang ke pesta tersebut merupakan hal yang menguntungkan. Perusahaan G dan perusahaannya menjalin kerjasama yang baik dengannya selama ini. Lagi pula mendengar CEO baru mereka masih muda, membuat jiwa Cassanova Darren tergelitik dan meronta.
"Baiklah ... aku akan datang. Aku ingin tau perempuan hebat yang berulang tahun itu. Usianya masih dua puluh lima tahun dan sudah menjadi CEO perusahaan besar. Soal kecantikan aku tidak akan meragukan. Keturunan Indo Turki seperti kami sudah pasti terlahir mempesona." Darren begitu percaya diri saat mengatakannya.
"Ada lagi Tuan? kalau tidak ada saya akan kembali ke ruangan saya." Senja enggan menanggapi kesombongan Darren.
"Menjelang malam ... Kamu harusnya termotivasi dengan kesuksesan perempuan lain.Dia masih dua puluh lima tahun sudah menjadi CEO. Sangat hebat." Darren terus memuji seseorang yang bahkan belum pernah bertemu dengannya.
"Saya juga bisa menjadi CEO dengan mudah kalau saya terlahir di keluarga Mahendra. Saya tidak pernah silau dengan kesuksesan atau apapun milik orang lain. Motivasi saya cukup sederhana, saya selalu ingin menjadi diri saya sendiri dengan versi yang lebih baik setiap harinya. Mengalahkan orang lain itu mudah kalau kita mau, tapi membuat kita menang dari diri sendiri itu sulit. Seperti senyuman, Kita bisa pura -pura tersenyum pada semua orang, tapi hati kita tidak akan pernah bisa bohong senyum itu tulus atau tidak. Tidak semua orang menganggap menjadi CEO adalah pencapaian tertinggi. Begitupun dengan saya. Satu hal lagi! saya tidak haus pujian dan pengakuan dari orang lain. Kenyamanan dan kedamaian hati saya di atas segala-galanya. Permisi Tuan." tegas Senja, panjang kali lebar lalu meninggalkan ruangan Darren.
Tanpa Darren sadari, Dia merasa Senja memang berbeda. Senja perempuan yang mempunyai keberanian dan sangat mempertahankan prinsipnya. Senja bahkan tidak menunjukkan kalau dia mencari perhatian pada Darren. Sikapnya sangat tenang. Darren sangat penasaran, kira - kira apa yang membuat Rafli jatuh cinta pada Senja.
Diakui Darren atau tidak, Rafli bukanlah laki- laki biasa. Pesona, kecerdasan dan kemapanannya adalah idaman setiap perempuan. Dengan semua yang di milikinya, sangat memungkinkan Rafli mendapatkan kesenangan tanpa terikat komitmen. Seperti yang selalu dilakukan Darren saat ini.
Dulunya, hampir setiap malam Darren sering melihat Rafli keluar masuk club elite bersama perempuan. Sama seperti Darren, Rafli seorang cassabova yang sangat menghindari komitmen. Mereka membutuhkan perempuan hanya sebagai pemuas kebutuhan mereka akan S**. Meskipun Darren tidak pernahvmengajak perempuan itu sampai di atas tempat tidur.
Mendengar Rafli menikah, yang ada dipikiran Darren saat itu adalah pencitraan. Bagaimanapun, status perkawinan akan membuat seorang laki-laki semakin terlihat sempurna kesuksesannya.
Tapi semenjak pernikahannya, bahkan setahunan menjelang pernikahan. Rafli tidak terlihat wara - wiri di dunia malam. Darren tidak peduli saat itu, karena dengan tidak adanya Rafli Pesona nya tunggal tanpa saingan.
Tapi sekarang dia mulai menghubung-hubungkan itu dengan kehadiran Senja. Darren ingin mengetahui lebih banyak kehidupan pribadi Rafli. Terutama soal kecelakaan yang menyebabkan kematian Rafli. Bagi Darren itu masih misterius. Semua akses berita tentang kecalakaan di tutup rapat oleh keluarga Rajata, pemakaman hanya dihadiri pihak keluarga. Tak ada satupun media yang boleh meliput. Padahal sekelas Rajata, berita itu akan menjadi tranding topic jika disiarkan di televisi atau social media.
Darren merasa ingin tau lebih jauh, keluarga Rajata angkuh tak tersentuh. Pengroyokan di club yang terjadi hanya karena masalah perempuan, masih teringat jelas di ingatan. Darren harus membalas Rajata dengan cara yang lebih elegan suatu saat nanti.