NovelToon NovelToon
Perfect Twins Book I : Oh Darling

Perfect Twins Book I : Oh Darling

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Chicklit / Tamat
Popularitas:74.4k
Nilai: 5
Nama Author: Alister Weis

Seorang CEO tampan dan mematikan, jatuh cinta dengan seorang desainer muda, mungkin itu kisah biasa tapi ini lain.. setiap rintangan mereka lalui bersama, terpisahkan dan bersama kembali, pertengkaran hingga perkelahian mereka hadapi.

Sampai suatu hari mereka dapat bersama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alister Weis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masalah

Pagi ini, Shofia terbangun dengan keadaan yang lebih baik.

Entah kenapa, setelah mimpi buruknya semalam dia malah tidur nyenyak. Biasanya dia akan meminum obat penenang dulu agar bisa tidur.

Entah dari kejadian apa, dia sampai memiliki dream anxiety disorder  (gangguan mimpi buruk terus menerus).

Bahkan dia harus ke psikiater untuk memeriksakan mentalnya. Sudah botol kedua dia meminum obat penenang dari dokter.

Shofia takut, kalau memang mentalnya yang bermasalah.

Mungkin gangguan dari sang ibu tiri membuatnya menjadi seperti ini.

Dia tertekan. Tapi dia tetap mencoba diam saja dan berpura pura bodoh.

"Apa ini karena Kabir?"

Tapi mana mungkin, dia hanya orang barukan? Tak mungkin dia jatuh cinta dalam beberapa kali pertemuan. Mustahil.

Matanya menatap sekeliling. Kabir sepertinya tak ada.

Dinakas ada sebuah nampan berisi omelet serta susu disana. Kabir yang membuatnya?

Serta ada notice  disampingnya. Manis.

Aku harus pergi, karena ada pekerjaan di Turki.. kamu jaga diri baik baik...

^^^Kabir^^^

Lelaki itu lincah sekali, dia sudah sampai disana. Jam berapa dia pergi?

Shofia segera mandi, berdandan serta memakan sarapannya. Memang sangat enak, Kabir benar benar bisa memasak.

Shofia segera mencuci piringnya, sampai suara bell terdengar nyaring ditelinganya.

Ting tong ting ting..

Siapa sepagi ini datang?

Shofia segera membuka pintunya dan terlihat seorang lelaki berkulit tan didepan apartmentnya.

"Tristan? Ada apa sepagi ini kemari?"

"Hanya mampir, ini ada oleh oleh untukmu"

"Wah terima kasih, ayo minum kopi dulu"

"Baiklah, apa kamu akan berangkat bekerja?"

"Belum, masih menyelesaikan satu desain lagi.."

"Oh, aku ingin kekamar mandi sebentar"

"Kamu pakai yang diatas saja, karena kamar tamu rusak kamar mandinya"

"Baiklah"

Lelaki itu adalah Tristan, teman kuliah Shofia tapi dia memilih mengambil jurusan Arsitek. Tristan sangat dekat dengan Shofia, apapun hal tentang Shofia, dia pasti tahu.

Tristan memiliki warna kulit tan serta warna mata biru. Sangat menawan.

Apalagi tubuh berototnya serta cara berpakainnya sangat memikat.

Ya, seperti saat ini. Kemeja hitam dengan dua kancing teratas dilepas serta celana bahannya. Sangat memperlihatkan sisi macco-nya.

Sangat kontras dengan Kabir yang lebih berpakaian simple ataupun formal.

Bahkan Tristan tahu seluk beluk apartment Shofia. Seperti saat ini, dia melihat dua botol obat, yaitu obat penenang serta obat kontrasepsi darurat.

"Sial!"

Shofia telah melewati malam panjang.

Tapi dengan siapa?

Tak ingin memikirkannya, Tristan segera kekamar mandi. Dan dia tertohok. Karena didalam keranjang pakaian kotor ada baju baju lelaki.

Apa ada lelaki lain yang tinggal disini?

Apa Shofia memiliki kekasih?

Semua pemikirannya berkecamuk, dia tak bisa membiarkan ada lelaki lain yang singgah dikehidupan Shofia.

"Tak jadi kekamar mandi?"

"Sudah, aku sudah dari kamar mandi.. aku lihat ada pakaian lelaki dikamar mandimu, punya Yohan?"

"Bukan, itu milik Kabir.."

"Kabir siapa?"

"Kabir Dominic..."

"Apa? Sang pewaris Dominic? Kamu gila, shofia!!"

"Ada apa?"

"Dia seorang player, dia pangeran kegelapan New York, dan kamu bermain main dengan dia?"

"Dia baik, aku juga sudah bertemu keluarganya, kenapa?"

"Shofia.."

"Sudahlah, aku akan berangkat bekerja.. kamu tak ingin keluar dari apartmentku"

"Kenapa mengusirku? Dan membiarkan lelaki lain masuk ke apartmentmu"

"Tristan!! Kamu tak masuk akal!"

Shofia meninggalkan Tristan begitu saja, dan lelaki itu segera menyusul kebawah untuk berangkat bekerja.

"Baiklah!! Ayo berangkat kerja, aku akan mengantarmu"

"Tidak! Aku sudah dijemput oleh Kak Luna.. kamu pergilah"

"Shofia!"

Shofia melangkah pergi begitu saja setelah mengunci pintu.

Shofia sangat tak ingin berurusan dengan lelaki yang semaunya sendiri.

Shofia memasuki mobil Luna, dan segera ditatap dengan tatapan tajam oleh Luna.

"Ada apa kak?"

"Itu Tristan?"

"Iya"

"Lalu Kabir bagaimana?"

"Apanya?"

"Ellena tadi berkata kalau Kabir semalam menginap di apartmentmu, benar?"

"Iya"

"Kalian tak-"

"Tidak kak... semalam Kabir khawatir denganku karena aku tak mengangkat telponnya... selebihnya hanya mengobrol biasa"

"Lalu Tristan?"

"Tadi datang untuk memberikan oleh oleh dari Vietnam"

"Kabir tahu?"

"Tidak, dia telah pergi tadi subuh"

"Oh... Morgan sudah kembali ke Brooklyn.. Yohan juga sudah magang di kantor Lee's Corp... jadi kakak juga akan kembali ke Brooklyn.. tak apa?"

"Tak apa.. aku disini juga sudah bertahun tahun bukan?"

"Kamu tak merindukan Morgan, Rio atau Eliz?"

"Aku merindukan mereka, bahkan mama kak"

"Oh adikku..."

"Sudahlah kak.. kapan kapan aku akan menemui kak Morgan"

"Harus itu!"

Setelah sampai ditujuannya, Shofia segera berpamitan dan masuk kedalam kantornya.

Dia sangat merindukan keluarganya.

****

ISTAMBUL- TURKI

Sudah beberapa menit yang lalu Kabir duduk didepan sang adik serta calon adik iparnya.

"Zahra, bisa tinggalkan kami berdua"

"Tapi kak..."

"Ada yang akan kubicarakan dengan calonmu, penting!"

"Baiklah"

Kabir sedari tak berbicara, dia terlewat kaget saat sampai diapartment sang adik, dia menemukan lelaki itu ada disana tanpa memakai kaus dan hanya memakai celana bahannya saja.

Dan Zahra sudah tahu kalau sang kakak sudah marah.

Setelah dikira Zahra sudah pergi, Kabir menatap calon adik iparnya lagi.

"Sean Jordan!"

"Oh.. masih tahu namaku tuan kecil"

"Kenapa kamu menikahi adikku?"

"Karena aku suka, dan ada hal yang harus aku selesaikan dengan Ella"

"Kamu memanfaatkan Zahra?"

"Bukan, hanya saja aku sudah jatuh cinta padanya"

Kabir tak mengatakan apapun, Kabir masih menelisik calon adik iparnya.

Ya, calon adik iparnya adalah Sean jordan, lelaki berkebangsaan Italia. Lebih tepatnya dia adalah mantan pengawal Zahra saat kecil.

Dia dan Zahra terpaut 8 tahun, dan setahunya dia memiliki istri dan anak.

Seandainya sang ayah tak memperingatkannya agar tak ikut campur dengan masalah sang adik, Kabir sudah mengahajar muka Sean.

Apalagi tahu latar belakang Sean seorang mafia setelah melepas semua warisan dari keluarga Jordan.

Ya, setelah keluar dari keluarga Dominic. Sean memilih merintis bisnisnya sendiri.

Bodyguard bayaran serta pembuatan senjata api elegal.

Usaha elegalnya tertutup dengan bisnis pelayarannya.

Jadi hanya beberapa orang yang tahu pekerjaan Sean sesungguhnya. Dan hanya Kabir serta sang ayah, Leonard yang tahu semua fakta itu.

Bahkan kakek Arsyid serta Zahra tak tahu.

Entah apa yang dipikirkan Zahra tapi yang pasti Kabir berdoa yang terbaik untuk sang adik.

"Entah apa alasanmu, yang pasti aku akan selalu mengawasimu!"

"Oke oke,, jangan begitu tegang kakak..."

"Sampai kau menyakiti adikku, kamu akan merasakan sebuah kehancuran, Sean!!"

"kabir .. kau sangat waspada! Setelah menikah akan kubawa Zahra kembali ke Italia"

"Terserah! Setelah menikah, semua hal tentang Zahra kau yang menanggung!

"Baiklah calon kakak ipar!"

"Aku mengandalkanmu, Sean..."

Sean sedikit kaget mendengar perkataan Kabir. Dia lelaki yang keras, dan dia berkata begitu lemah.

Hah.. dasar

********

1
Just Love It
bagus. cerita nya. cm kadang agak loncat2 aja alurnya. bikin bingung jdnya
teti kurniawati: chat saya atau DM saya ya buat ngambil hadiah
total 1 replies
☘︎𝐏$²
next Thor.. up up..!!❤️❤️
☘︎𝐏$²
wah, udh mulai, bau² nih😑😏
lanjut Thor..
☘︎𝐏$²
nama nya, bagus bet😍😍
☘︎𝐏$²
Mariska?OMG😱😱
aku hampir lupa Weh..🤭🤭🤣🤣
☘︎𝐏$²
gua malah baper .... astaga😭😭
☘︎𝐏$²
kenape elu sia² kan, kalau hal yg elu lakukan merusak hubungan itu?🗿
☘︎𝐏$²
huhuhu... JD terbawa suasana😭😭
☘︎𝐏$²
Mane saye tau, kan saya ikan🗿
mana gua tau, elu aja gak kasih tau...🙄🙄🙄
☘︎𝐏$²
hohoho 😭
bahkan gua pun tak bs seperti mereka.., cantik..😑
☘︎𝐏$²
dahlah, kalau elu cewek... menangis hati gua😭🙏
lah ini, elu cowok dah🗿 brasa gmn gitu🤭🤭🤭
☘︎𝐏$¹
arggghh Thor...
baru juga di komen, udh ad POV nya, ehehehehe😂😂🤭🤭🤭
☘︎𝐏$¹
ini kabar Khabir gimana yak🤔
jdi penasaran aku tuh, sama POV nya 🤭🤭🤭
☘︎𝐏$¹
ngakak🤣🤣😭😭😭
☘︎𝐏$¹
semangat Shofia, km pasti bisa😘😘😘❤️❤️
☘︎𝐏$¹
ah begitu, seperti setimpal?🤭🤭
☘︎𝐏$¹
enaknya dirimu Shofia 😭😭
☘︎𝐏$¹
Alan.. elu pengen gua geplak dah..😤😤
☘︎𝐏$¹
ngakak🤣🤣🤣
☘︎𝐏$¹
astaga Shofia..😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!