NovelToon NovelToon
Mencairnya Es Cinta

Mencairnya Es Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:5.3k
Nilai: 5
Nama Author: Athariz271

Pernikahan yang diawali dengan perjodohan, tanpa adanya rasa cinta membuat Zayn dan Raras merasa kaku, bahkan terkesan formal layaknya rekan kerja. Tapi seiring berjalannya waktu, Raras mampu mencairkan gunung es dengan kesabarannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Athariz271, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pembatalan kerjasama

Jam sudah menunjukkan pukul enam lewat, dia memilih lembur hari ini agar bisa menyelesaikan laporan penting.

“Loh, mobil lo mana Sel?” Tanya Raras yang tak melihat keberadaan mobil hitam temannya, biasanya mereka berdua akan parkir bersebelahan.

“Heheh, gue dijemput Ras.” sahut Selina tertawa.

Raras menoleh cepat, “Dijemput siapa lo?”

“Biasa, berondong gue.” Jawabnya cengengesan. “Bye, gue pulang duluan.” Selina ngacir menuju gerbang, dimana ada seorang pemuda yang tengah berdiri menunggunya.

“Dasar.” Raras geleng-geleng kepala melihat tingkah temannya.

Raras bersiap pulang, membuka pintu mobil dan siap untuk masuk.

Tiba-tiba ada sebuah tangan menekan pintu mobil, menghalanginya untuk masuk.

"Ras... " suara Rendy terdengar dari sebelahnya, membuat Raras langsung terkejut dan mundur satu langkah.

"Rendy?! Ngapain kamu disini?” tanya Raras heran.

“mampir cafe biasa yuk, kita ngopi bareng.” Ajaknya tanpa basa basi.

“Nggak! Aku mau pulang.” tolak Raras, bersiap masuk.

“Tunggu Ras, aku cuma pengen ngomong sesuatu sama kamu. Plis, bentar doang kok.” mohon Rendy dengan wajah melasnya.

“Gak bisa Ren, aku harus pulang sekarang juga.” Raras kukuh menolak tegas.

“Bentar doang, Ras. Ada sesuatu yang mau aku tunjukin sama kamu.” Rendy terus berusaha membujuk Raras.

"Sudah cukup Rendy! Aku gak punya banyak waktu bicara sama kamu!" seru Raras dengan suara yang cukup keras, "Kamu udah terlalu jauh melanggar batas! Aku punya hak untuk hidup damai tanpa diganggu!"

"Kenapa kamu gak mau dengerin aku Ras? Sungguh, aku udah berubah, aku bahkan udah putusin Maya dan semua teman-temanku yang tak tau diri itu!" kata Rendy dengan suara yang semakin tinggi, tidak peduli dengan orang lain yang memperhatikan mereka. "Aku siap melakukan apa saja, asal kamu kembali Ras!"

“Gila kamu Rendy! Aku bahkan gak peduli, mau kamu putusin maya atau apapun itu. Kita udah gak ada hubungan apapun lagi. Minggir, aku muak sama kamu!” Raras sengaja menabrak bahu Rendy hingga mundur, lalu masuk kedalam mobil.

Randy mengepalkan kedua tangannya, dengan kasar dia menarik tangan Raras keluar dari dalam mobil.

“Lo gak bisa kaya gini Ras, ikut aku sekarang!” tanpa aba-aba lagi, Rendy menarik Raras pergi dari sana dengan kasar, bahkan tas Raras sampai terjatuh dan isinya berhamburan.

“Lepasin, Rendy!”

Raras berjuang keras untuk melepaskan diri dari genggaman Rendy, tangannya terasa sakit karena dicengkeram begitu kuat.

“Lepasin aku sekarang juga, Rendy! Kamu sedang melakukan kejahatan!” jerit Raras penuh amarah.

Beberapa karyawan yang masih berada di area parkir mulai memperhatikan dan bergerak mendekat, tapi Rendy tidak peduli sama sekali.

“Aku tidak akan melepaskanmu sebelum kamu dengarkan aku!” tegas Rendy berapi-api.

Dia terus menarik Raras menjauh dari mobilnya, mengabaikan bahwa beberapa orang sudah mulai mengambil ponsel mereka dan bersiap untuk memvideokannya.

“Lepaskan!” Suara bariton menggelegar dari belakang keduanya.

Zayn berdiri dengan tubuh tegaknya di belakang mereka, wajah dinginnya membuat nyali Rendy sedikit ciut.

“Apa yang anda lakukan pada karyawan saya?” Tanya Zayn dingin.

Rendy terkejut dan melepaskan cengkeramannya pada Raras. Dia mencoba mengatur ekspresi wajahnya jadi seramah mungkin.

"Pak Zayn... saya tidak ada maksud apa-apa pak. Kebetulan saya bertemu dengan teman lama.” Ucapnya menoleh sekilas pada Raras.

“Begitukah?” Zayn menatap lekat istrinya yang terlihat muram.

“I-ini hanya kesalahpahaman saja pak, saya berniat mengajak Raras ngopi lebih dulu. Sebagai teman lama ada banyak cerita yang ingin saya sampaikan.” Jelas Rendy mencoba tetap tenang, meski tatapan Zayn terasa mengintimidasinya.

Zayn tersenyum miring. “Anda pikir saya buta? Saya melihat apa yang anda lakukan padanya.”

Zayn tetap membela Raras dan berusaha melindunginya, tanpa membuka jati diri Raras yang sebenarnya. Zayn tahu istrinya itu sedikit tak nyaman menjadi pusat perhatian, tapi tak ada cara lain untuk menghentikan kelakuan Rendy saat ini.

“B-bukan begitu pak, s-saya…”

“Saya tidak suka ada orang yang menyakiti karyawan saya, apalagi dengan pengecut seperti ini!” ucap Zayn dengan suara rendah tapi penuh tekanan.

Rendy semakin tersulut emosi, “Pengecut?! Saya bukan pengecut pak! Saya hanya mencoba memperbaiki kesalahan masa lalu saya dengan Raras!”

Zayn menaikan satu alisnya, menatap lawan bicaranya dari atas ke bawah. “Kesalahan apa memangnya?”

“Mmm, i-itu anu..”

“Saya tidak peduli hubungan apa yang anda maksud. Yang jelas, karyawan saya harus saya lindungi, dan Anda telah melanggar batas dengan tindakan kasar Anda!”

Beberapa karyawan sudah mulai mengelilingi mereka, sebagian sudah memanggil keamanan kantor. Dav juga muncul dengan cepat, membawa beberapa petugas keamanan dan langsung berdiri di sisi Zayn.

"Bawa dia keluar! Dan beritahu departemen hukum untuk menangani kasus ini sesuai prosedur."

Rendy langsung panik. "Tidak pak Zayn! Jangan lakukan ini! Saya adalah mitra kerja sama perusahaan ini!”

“Tidak perlu khawatir pak Rendy, sebentar lagi saya akan mengirimkan berkas pembatalan kerjasama kita, sekaligus uang penalti!” Tegas Zayn tak ingin dibantah.

“Tidak! Saya tidak akan biarkan itu terjadi, anda jangan semena-mena menjadi pemilik perusahaan, anda akan merugikan perusahaan kami!”

Zayn menghela nafas pelan, tatapannya tetap dingin dan tidak terpengaruh sama sekali. "Kerjasama ini memang penting, tapi tidak lebih penting dari pada keselamatan dan martabat karyawan saya. Anda seharusnya mengerti itu!."

"Saya pastikan pihak direksi tidak akan menyetujui pembatalan kontrak yang sudah disepakati!”

"Silakan saja," jawab Zayn acuh tak acuh. "Saya sudah menyampaikan alasan pembatalan dengan jelas, sebaiknya anda bersiap pak Rendy.”

Rendy mengepalkan kedua tangannya, bersiap meninju wajah tampan Zayn. Namun suara dering ponsel mengehentikan tindakannya.

Rendy menerima telepon, dan seketika matanya membulat menatap tajam Zayn.

“Kurang ajar!” Rendy merangsek maju menghajar Zayn.

Zayn dengan sigap menangkap tangan Rendy dan memelintirnya kebelakang, beberapa pihak keamanan segera mengambil alih, mengapit Rendy di kedua sisi.

“Lepaskan, brengsek!” Rendy terus meronta menatap nyalang kearah Zayn.

"Kau sudah menghubungi direksi perusahaan kami. Mereka bilang semua kontrak sudah dibatalkan dan bahkan tidak mau bekerja sama lagi denganmu!"

Zayn hanya mengangguk dingin. "Saya hanya menyampaikan fakta tentang tindakanmu. Pihak direksi mereka cukup bijak untuk mengambil keputusan yang tepat."

"Bodoh! Kau akan membuat perusahaan kami bangkrut!"

"Perusahaan itu bangkrut bukan karena saya membatalkan kerjasama, tapi karena memiliki orang seperti kamu yang tidak menghormati orang lain," jawab Zayn. "Bawa dia keluar sebelum saya ubah pikiran dan lakukan sesuatu yang lebih buruk.”

Kedua satpam perusahaan menarik paksa Rendy yang terus meronta dan meracau.

Setelah Rendy benar-benar hilang dari pandangan, Dav membubarkan kerumunan, Zayn menghampiri istrinya yang terlihat lemah. Raras sedikit gemetar menyaksikan dua orang yang berdebat dan hampir saja terjadi baku hantam.

Tanpa kata Zayn meraih tangan Raras yang memerah, lalu memanggil Dav untuk mengantar mereka pulang.

Bersambung…

1
jisung
lanjutt kak cerita bagus dan singkat aku suka.😍
Athariz271: di tunggu ya😍
total 1 replies
Bunda Sri
lanjut Thor
falea sezi
lanjut donk
falea sezi
jalang gk tau diri
falea sezi
abis di pake dia cuek kayak lacur aja qm ras hmmm kasian
Bunda Sri
lanjut Thor , jng berhenti ceritanya bagus
Bak Mis
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!