NovelToon NovelToon
Di Balik Lisa

Di Balik Lisa

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Romantis / Romansa / Chicklit / Fantasi Wanita
Popularitas:279
Nilai: 5
Nama Author: k

Kisah hidup seorang wanita dengan dua nama panggilan yang berbeda, yaitu Mona dan Lisa jika Mona adalah seorang wanita dengan beraneka karakter tergantung tugas yang diberikan kepadanya, maka Lisa hanyalah bagian lain dari dirinya yang menampilkan sisi asli dari kepribadiannya.

Armand Ferdinand Rahardja seorang CEO perusahaan besar, tiba tiba saja mengaku jatuh pada pandangan pertama tarhodon terhadap Lisa, yang sebenarnya memiliki maksud tersembunyi terhadap Lisa.

akan seperti apa hubungan mereka terjalin?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon k, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

8.

***

"ARMAAANNNNDDD" Bu nadia berteriak memanggil nama anak semata wayangnya itu sambil menggedor gedor pintu kamar Armand

Ceklek

"Apaan sih mah berisik banget?" Armand mebukakan pintu untuk ibunya, sambil mengenakan kimono handuk dan handuk kecil yang melingkar dilehernya

"Mana dia, mana wanita yang kau bawa ke hotel" Bu Nadia langsung nyelonong masuk kedalam suite room Armand dan membuka semua pintu yang ada diruangan itu, termasuk pintu lemari pakaian

"Mama lagi nyari apaan? lemari segala sampe dibuka buka, emang mama pikir Armand ngumpetin siapa?" tanya Armand yang masih belm terkoneksi pikirannya dengan penyebab tingkah laku sang ibu

"Itu tadi di telpon kamu bilang janjian sama wanita dihotel, mana sekarang perempuan itu? udah berani kamu ya tidur sama wanita, mama itu nyuruh kamu nyari jodoh bukannya nyari temen tidur doang!"

"Ppffttt" Armand yang sudah mengerti situasi tidak dapat menahan tawanya didepan sang ibu

"Emangnya kapan aku bilang janjian sama wanita dikamar hotel? kan Armand cuma bilang ada janji sama seseorang dihotel, dan itu juga direstorannya ma" Armand mencoba menjelaskan

"Terus maksud kamu sama souvenir mama apa?" Bu nadia masih belum paham dengan apa yang anaknya maksud

"Tadi Armand janjian sama calon mantu mama diresto hotel, tadi Armand udah lamar dia dan dianya juga setuju" jawaban Armand hanya menambah minyak ke kepala Bu Nadia yang masih panas

"APA!!! kamu bener bener udah ga waras ya, bisa bisanya kamu main lamar perempuan sembarangan, mama memang pingin kamu cepet cepet nikah, tapi ga kaya gini juga Ar, kamu harus tetap mempertimbangkan bibit bebet bobot, apalagi dengan status kamu ini" Ucap Bu Nadia yang marah sekaligus kecewa terhadap anaknya

"Tenang ma, Armand udah cek latar belakangnya ko, dan dia cocok buat jadi mantunya mama" yaa meskipun untuk sekarang baru tahu nama sama ttl nya aja, tapi feeling aku ga pe**rnah meleset

"Gimana ceritanya coba kamu sampai kenal sama perempuan itu?"

"Dapet nemu"

Jawaban Armand berhasil melayangkan bantal sofa ke mukanya, untung saja bukan asbak yang ada di meja

"Jelasin semuanya secara terperinci, sekarang!" kesabaran Bu Nadia sudah mulai habis

"Oke mah Armand jelasin, tapi jangan main lempar lemparan dong, sini duduk dulu yang manis" pinta Armand sambil menarik lengan ibunya yang masih berdiri di pinggir sofa tempatnya duduk

Armand pun mulai menceritakan pertemuan takdir versi indra ke enam nya, tentu dia tidak mungkin memberitahukan alasan yang sebenarnya, lagipula Armand memang berencana memberikan data diri yang lain yang belum bisa dia dapatkan dari data asli Lisa

"Mana coba fotonya mama liat, penasaran emang secantik apa dia sampai buat kamu jatuh cinta pada pandangan pertama" Bu Nadia mengulurkan tangannya kehadapan Armand

Armand mengambil ponsel nya, membuka galeri foto dan mengklik foto Lisa yang sudah dia ambil dari foto data diri Lisa, lalu menyerahkannya ketangan ibunya

Seketika mata ibunya membulat, dia juga sepertinya baru pertama kali melihat kecantikan yang langka seperti wanita yang ada difoto tersebut,

Rambut panjang hitam nya begitu kontras dengan kulitnya yang seputih salju, matanya yang berwarna olive seperti memberikan keteduhan bagi yang menatapnya, belahan di bibir bawahnya memberi kesan yang eksotis, akhirnya hanya satu kata yang keluar dari mulut Bu Nadia

"Sempurna"

S**esuai prediksi, Lisa memang sesuai dengan kriteria menantu idaman mama

"Cantik kan ma?"

"Siapa namanya? dia orang lokal? atau campuran? tadi kamu bilang sudah tau latar belakangnya kan?" Bu Nadia makin penasaran dengan gadis cantik yang ada difoto

"Namanya Monalisa, Dia campuran Belanda-Indo" Armand menjawab pertanyaan ibunya sambil mengambil map yang ada diatas meja dan berisikan data diri Lisa buatannya yang sudah disiapkan Dean

"Mama bisa baca semua tentang Lisa disini" Armand menyerahkan map tersebut ketangan ibunya

Bu Nadia membuka map tersebut dan membacanya dengan senyum yang tidak luntur disetiap halamannya

___________________

"Apa apaan ini? dia mengganti hampir semuanya kecuali nama dan tanggal lahir"

Lisa membuka map yang diantarkan kepanti untuknya dari salah satu suruhan Armand, dan terkejut sendiri melihat isinya yang berisikan datanya, atau lebih tepatnya data yang dibuatkan untuknya

"Katanya mau memberi prosedur untuk menjadi istri penurut, kenapa malah data palsu, apa dia ingin aku menjadi orang ini?"

Nama yang tertera disana memang namanya, nama pemberian orang tuanya, tapi nama orangtua, lulusan sekolah, pekerjaan, dan lainnya bukanlah dirinya, jangan jangan ini data idolanya

Disana bahkan tertulis bahwa dia belum pernah pacaran, cih,kau pikir aku tidak laku apa diumur segini belum pernah pacaran

Tok..tok..tok..terdengar ketukan dikamar Lisa, sepertinya bukan Eri, karena kalau Eri pasti sudah langsung masuk dari ketukan pertama, Lisa memasukan map yang sedang dipegannya kedalam laci, kemudian baru menjawab

"Masuk"

Sesuai perkiraan,ternyata Bu Marta yang mengetuk pintunya

"Ada apa Bu?" tanya Lisa, meskipun sepertinya dia tahu maksud dari kedatangan Bu Marta

Bu Marta menghampiri Lisa yang sedang duduk didepan meja riasnya, kemudian duduk dipinggir kasur yang berhadapan dengan Lisa

"Ibu sudah tahu Sa, katanya besok dia mau membawamu ke ibukota? apa kau sendiri menyetujuinya?"

Bu Marta bukan tipe orang yang bisa berbasa basi, atau orang kepo yang ingin tahu detail kejadian sebenarnya, dia hanya memikirkan Lisa, apa semuanya memang kemauan gadis itu, jika ya maka dia tidak akan ikut campur

"Maaf Bu, Lisa belum sempet ngasih tau ibu, aku cuma bingung harus mulai darimana"

"Ga apa apa Sa, asal kamu bahagia dengan keputusan kamu Ibu juga bahagia, tapi kalau kamu terpaksa sebaiknya jangan lanjutkan, biar Ibu coba berbicara dengan Tuan Muda nanti"

Meskipun baru tiga bulan dipanti, Bu Marta sudah menganggap Lisa sebagai anggota dari keluarga yang harus dia jaga, jiwa penolong beliau memang sudah tingkat dewa

"Ini semua keputusan aku juga Bu, katanya dia jatuh cinta padaku pada pandangan pertama, siapa yang sanggup menolak hati dari seorang pria tampan seperti Tuan Armand, hehe" Lisa mencoba meyakinkan Bu Marta, meskipun dia tahu percuma, karena kepekaan Bu Marta juga sudah mencapai tingkat Asisten Dewa

"Kamu sendiri? sekali lagi Ibu tanya, apa kamu bahagia dengan keputusan kamu?"

"Do'akan saja Lisa bahagia Bu"

Wanita paruh baya itu menghampiri Lisa dan merengkuh tubuhnya sambil tangannya mengusap ngusap punggung Lisa mencoba menguatkan gadis yang tingginya saat duduk hampir sama dengan tinggi Bu Marta yang berdiri

"Ibu tidak tahu apa yang mendasari hubungan kalian, atau memang tidak boleh tahu, tapi ingatlah bahwa Ibu akan selalu ada disini jika kau butuh pelukan, pintu panti ini akan selalu terbuka lebar untukmu Nak"

Tangis Lisa pecah seketika, dia yang memang merindukan sosok ibu seperti menemukan lagi kasih sayang ibu dari Bu Marta, tapi kini dia harus berpisah dengannya, ditambah masa depannya yang masih terhalang kabut, entah seperti apa pernikahannya dengan Armand nanti

Tanpa Lisa tahu sosok ibu baru sudah menantinya dirumah yang akan dia tempati nanti, yang siap memberinya kasih sayang ibu yang berbeda dari kebanyakan ibu ibu.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!