Seorang gadis yang cerewet dan suka emosian itu bekerja sebagai CEO di perusahaan kosmetik terbesar di indonesia namun sialnya gadis itu malah bertemu dengan seorang chef yang sangat jutek awalnya mereka saling benci namun lama kelamaan di antara mereka ada rasa sayang yang mulai tumbuh bagaimana kisah kelanjutan nya silahkan kalian baca saja novel nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kriwil86, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ep.8
Setelah kemarin Clarissa di kenalkan sebagai kekasih Kelvin di rumah nya. Hari ini Clarissa akan pergi ke pabrik untuk memantau produksi dan kualitas produk. Dia di sambut oleh manajer produksi, Pak Bagas.
"Selamat pagi Pak Bagas. Bagaimana produksi hari ini?" tanya Clarissa.
"baik, Bu. Kami sedang memproduksi batch baru Gold Beauty serum. Kami telah meningkatkan produksi untuk memenuhi permintaan yang meningkat" jawab Pak Bagas.
"bagus,saya ingin melihat proses produksi" ucap nya.
Pak Bagas mengantar Bu Clarissa ke ruang produksi,dimana tim produksi sedang bekerja dengan teliti.
"saya lihat semuanya berjalan lancar. Bagaimana dengan kualitas bahan bahan?"
"kami menggunakan bahan bahan alami yang terbaik,bu. Kami juga melakukan tes kualitas yang ketat untuk memastikan produk kami aman dan efektif."
"Ok saya ingin melihat laboratorium"
Pak Bagas mengantar nya ke laboratorium. Dimana tim peneliti sedang melakukan tes dan analisis produk.
"saya lihat tim peneliti sedang bekerja keras. Apa yang sedang mereka lakukan"
"mereka sedang mengembangkan formula baru untuk produk Gold Beauty yang akan datang bu"
"bagus,saya tunggu hasilnya"
Clarissa kemudian mengunjungi ruang pengemasan,dimana tim pengemasan sedang memasukkan produk kedalam kemasan.
"kemasan produk kita sangat bagus dan elegan. Saya suka"
"terimakasih bu. Kami berusaha membuat produk kita terlihat menarik dan profesional"
"baiklah, Pak Bagas. Saya puas dengan produksi hari ini. Terimakasih atas kerja kerasnya"
"Terimakasih Bu. Kami akan selalu bekerja keras untuk Gold Beauty".
Clarissa langsung keluar dari pabrik itu dan langsung menuju mobil nya. Selanjutnya ia akan pergi ke kantor untuk menyelesaikan beberapa berkas yang sudah menumpuk di meja kerjanya.
.Di kantor...
Clarissa masuk ke ruangan kerja nya. Dan melihat beberapa dokumen penting ada di meja nya.
"Astaga ini dokumen udah nangkring aja di meja. Ada aja di meja kapan gak ada nya coba" ucap Clarissa pada diri sendiri.
Lalu Clarissa duduk di kursi dekat meja kerja nya sedang memeriksa beberapa dokumen. Dinda asisten nya masuk membawa dokumen lain.
"astaga naga Dinda yang di meja aja belum selesai. Kamu udah bawa lagi dokumen haduh" ucap Clarissa yang kesal karena pekerjaan nya yang terus bertambah.
"Sorry boss,tapi ini kan dokumen penting" ujar Dinda.
"baiklah,kamu simpan saja di meja"
Clarissa memeriksa laporan keuangan,memperhatikan angka angka dan grafik yang ada di dokumen.
"Hmm,penjualan bulan ini meningkat 25% dibandingkan bulan lalu. Good job"
"Iya Bu Clarissa tim marketing telah melakukan promosi yang efektif" jawab Dinda.
Kemudian Clarissa memeriksa email-email yang ada di inbox nya. Memperhatikan pesan pesan dari Klien mitra bisnis.
"Dinda tolong balas email Pak Andri dari perusahaan kosmetik. Tanya dia tentang detail kerjasama yang dia tawarkan."
"baik bu saya akan balas email nya sekarang"
Satu jam kemudian...
Waktu nya istirahat ...
"Sudah waktunya makan siang bu Clarissa" ucap Dinda.
"ok kita pergi ke restoran korea ya" ajak Clarissa pada Dinda.
Clarissa mengambil kunci mobil nya dan menuju lift untuk turun ke lantai bawah.
Di restoran...
Clarissa dan Dinda duduk di restoran korea favoritnya. Menikmati makanan yang lezat. Mereka memesan beberapa hidangan khas korea,seperti bibimbap,bulgogi dan kimchi.
"Din lu besok malam minggu mau kemana?" tanya Clarissa.
"gak kemana mana paling nonton drakor sambil makan mie instan. Emang kenapa" tanya Dinda.
"lu gak niat nyari pacar gitu biar bisa jalan jalan sama ayang beb"
"dih lu nyuruh gue nyari pacar. Lu sendiri aja belum punya pacar gimana sih. Udah ah mending kita nikmatin dulu kebebasan kita tanpa pasangan,di luar sana masih banyak kok yang jomblo happy happy aja yang penting ada duit." kata Dinda.
"ye duit mulu di otak lu. Ya emang uang itu bukan segalanya. Tapi semua di dunia ini pake uang bahkan ke toilet pun bayar dua ribu."
"nah itu lu tahu. Uang emang gak di bawa mati tapi kita hidup kan butuh uang"
"tumben lu pinter biasa nya loading lama" ujar Clarissa.
"lah lu ngeraguin kepintaran gue. Gue gini gini pernah juara 1 lomba karung pas 17 agustus" ucap Dinda.
"hmm masa? Gue gak percaya tuh"
"terserah lu dah mau percaya apa kagak udah ah gue mau makan dulu. Udah laper ini"
"Ok Ok yuk silahkan di makan" ucap Clarissa.
Setelah makan siang mereka berdua kembali ke kantor untuk kembali bekerja.
Di kantor...
Mereka berdua naik lift dan menuju ke lantai atas. Clarissa memeriksa jadwalnya untuk sisa hari itu. Memperhatikan pertemuan-pertemuan dan acara-acara yang ada di kalendernya.
"saya akan pergi meeting dengan klien jam 3 sore ini.Pastikan saya siap dengan semua dokumen yang di butuhkan." ujar Clarissa.
"baik bu, saya akan memeriksanya" jawab Dinda.
/
/
/
Malam minggu...
Clarissa pergi ke bioskop bersama Dinda untuk menonton film terbaru.
Namun sialnya Clarissa bertemu Kelvin dan Kirana di sana.
"Hai calon kaka ipar. Mau nonton juga ya" ucap Kirana.
"ah i-iya aku mau nonton bersama sahabatku Dinda" ucap Clarissa.
"Kalau begitu kita barengan saja. Kak Kelvin tolong pesankan popcorn untuk kita bertiga ya" ucap Kirana.
Mereka semua menonton film horor. Clarissa yang takut adanya hantu hanya bisa menutup muka nya dengan wadah popcorn.
Namun di sebelah Kelvin melihat Clarissa yang benar benar ketakutan. Kelvin menggenggam tangan Clarissa agar ia tidak ketakutan lagi.
'aduh ni cowok ngapain pake pegang tangan gue segala sih. Tapi gue takut lihat film itu' ucap Clarissa dalam hati.
Saat video menampilkan wajah hantu. Seketika Clarissa reflek memeluk Kelvin sangat erat.
"lu takut banget ya sampai meluk gue kaya gini. ah payah lu" ucap Kelvin sedikit berbisik kepada Clarissa.
"idih najis banget gue meluk lu. Gak ada ya gue takut nonton film ini" ucap Clarissa gengsi mengakui bahwa ia memang benar penakut.
Satu jam kemudian film pun berakhir. Clarissa dan Dinda langsung keluar duluan dari bioskop itu.Di susul Kirana dan Kelvin di belakangnya.
"wah tadi seru banget ya film nya,kapan kapan kita nonton bareng lagi ya kak Clarissa" ucap Kirana.
"hmm iya lain waktu saja" ujar Clarissa.
"kalau begitu kami pamit pulang duluan ya Chef,Kirana" ucap Dinda sembari menarik Kirana.
Di perjalanan menuju pulang...
"Clarissa kayak nya Chef Kelvin mulai suka deh sama lu" ucap Dinda.
"Idih imposible banget. Ngarang lu kalau ngomong" ucap Clarissa sambil menyetir mobil nya.
"ih beneran dari dia natap lu aja tuh udah beda kaya ada perasaan benih benih cinta gitu"
"udah gak usah halu deh.. Mana mungkin dia suka sama gue. Tiap ketemu aja bikin kesel terus"
"jangan terlalu benci nanti lu suka lagi sama dia" kata Dinda.
"udah stop gak usah bahas lagi. Jangan sebut nama dia lagi. Kalau gak gue turunin lu di tengah jalan" ucap Clarissa.
Dinda pun langsung diam dan mengambil ponsel nya untuk melihat berita di sosial media.
#Bersambung...
#Selamat membaca semuanya