NovelToon NovelToon
Baby Twins Milik Ceo

Baby Twins Milik Ceo

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Kembar
Popularitas:6.8k
Nilai: 5
Nama Author: Anna Maryana

Tania Saraswati, berusia 18 tahun dibesarkan di sebuah panti asuhan Kasih Ibu. Tania di tinggalkan ketika masih bayi di depan panti asuhan. Setahun yang lalu Tania lulus sekolah dan ia bertekad untuk mencari pekerjaan di kota dan membantu biaya adik-adik panti. Tapi malang nasib Tania ketika baru beberapa bulan bekerja di kota mendapat musibah. Musibah itu akhirnya dia harus menerima kenyataan dengan usia masih muda harus hamil di luar nikah. Kenyataan pahit yang ia terima diperkosa dan mengandung hasil dari tragedi pemerkosaan tersebut.
Tania tak sengaja bertemu lelaki yang memperkosanya. Akankah Tania meminta pertanggungjawab atas apa yang dilakukan olehnya setelah beberapa tahun Tania menghilang apalagi lelaki tersebut tak mengenal Tania?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anna Maryana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Delapan

Hari pun berlalu dan sudah hampir dua bulan, Tania menjalankan hari – harinya dengan bekerja dan selalu menelpon atau menanyakan kabar Tasya dan Ibu Retno. Jika ada waktu Bella selalu datang di tempat kerja Tania untuk menjemputnya atau bermain di kosnya dan juga Tania sudah bermain di rumah Bella dan orang tua Bella sudah menganggap Tania anak kandung. Tania tau Bella mempunyai kakak tapi tidak pernah bertemu saat bermain di rumah Bella dan Tania tak pernah menanyakan hal itu pad Bella.

Hari ini Tania bangun pagi merasa perutnya seperti di aduk dan merasa mual. Tania langsung bangun dengan berjalan cepat ke arah kamar mandi lalu memuntahkan isi perut tapi hanya cairan yang keluar dan terus menerus muntah hingga tak ada yang keluar dari mulutnya. Tania memuntahkan hingga ia lemas dan pusing, Tania lalu bersandar di dinding dengan menutup matanya berfikir agar pusing dan mualnya. Dan Tania yang merasa pusingnya berkurang dia lalu berjalan ke arah tempat tidur untuk istirahat dengan menutup matanya hingga Tania tertidur karena berfikir jika istirahat akan berkurang pusingnya.

Handpone Tania berdering membuat dia kaget bangun dan kembali merasakan pusing tapi tidak mual, untunglah handpone Tania berada di nakas dekat tempat tidurnya lalu Tania mengambil dan melihat siapa yang menelpon membuat dia kaget lalu melihat jam di dinding kamarnya

“Hallo ..”

“Suara kamu kenapa Nia? kamu sakit ? “Tanya Hendra

“Iya pak.. saya gak enak badan.. Maaf kalau boleh saya Ijin” Pinta Tania langsung

“Iya gak apa – apa.. istirahat aja tapi jangan formal gitu Nia “Ucap Hendra kesal

“Iya maaf “ Ucap Tania

“Udah kamu istirahat aja ...masuk kerja jika sudah baikan” Ucap Hendra

“Baik Pak” Ucap Tania

“Niaaa.. lagi sakit juga “ Ucap Hendra kesal membuat Tania terkekeh mendengar kekesalan Hendra.

Hendra pun memberikan ijin pada Tania hingga dia sembuh baru kerja tapi Tania tak mau ijin terlalu lama jika beok udah mendingan ia akan masuk kerja.

Sementara Bara, hingga sekarang masih mencari perempuan yang telah ia di perkosanya karena merasa bersalah. Bara masih mencari perempuan itu dengan petunjuk hanya kalung yang ia temukan. Pagi hari tiba – tiba bara ingin makan rujak dan Bara meminta Reihan untuk mencarikan rujak dengan buah mangga muda membuat Reihan memandang dengan heran

“Rei tolong carikan rujak dengan mangga muda” pinta Bara

Raihan memandang dengan keheranan karena masih pagi Bara sudah meminta rujak dan mangga muda

“Kamu gak salah Bar, sepagi ini minta rujak apalagi dengan mangga muda?” Tanya Reihan

“Emang salah jika aku meminta seperti itu “ Ucap Bara

“Gak salah siih.. tapi ini masih pagi untuk meminta rujak dan mangga muda seperti orang mengidam saja kamu“ Ucap Raihan membuat Bara kaget dan teringat kejadian itu

“Kamu carikan aja aku pingin makan itu sekarang “ ucap Bara tak peduli ucapan Reihan

Dan Reihan dengan bingung pun mencari apa yang Bara inginkan walau terasa sulit nantinya karena ini masih terlalu pagi dan mencari buah mangga pun terasa sulit apalagi ini bukan musim mangga.

Setelah Reihan pergi Bara langsung teringat kejadian di mana dia telah menodai perempuan itu dan ingin cepat menemukan perempuan itu.

“Apa jangan – jangan perempuan itu hamil? “ gumam Bara

“Kemana lagi mencarinya .. “ gumamnya gusar mengusap rambut dengan kasar

Bara tak mungkin meminta Reihan atau orang suruhannya apalagi Bara tak mengingat perempuan itu. Sedangkan Bara sudah mengecek beberapa kali CCTV yang dia dapatkan tidak menemukan perempuan yang memakai kalung yang di pakai.

Dua hari kemudian Tania masih merasa tidak enak badan tidak pusing tapi masih mual jika mencium bau yang menyekat apalagi Tania juga sadar jika beberapa hari ini selalu cepat lapar padahal baru makan. Tania yang makan lebih banyak dari biasanya membuat Mia dan Hendra, begitu juga dengan Bella yang sedang makan sekarang dengan Tania ketika Tania pulang kerja dan sekalian makan malam.

“Lu lapar apa gimana Nia ?” Tanya Bella bingung

“Gue juga bingung kenapa gue cepat lapar padahal gue udah makan sejam yang lalu sama Mia dan Hendra “ Ucap Tania yang juga heran kenapa dia cepat lapar.

Bella memandang heran pada Tania

“Lebih baik kita makan dari pada mubajir “ Ucap Tania

Bella hanya mengangguk kepala membenarkan ucapan Tania lalu Bella pun makan kembali. Tania makan tapi pikirannya membenarkan ucapan Bella bahkan Mia dan Hendra pun begitu.

Bella mengantarkan Tania pulang ke kamar kostnya dan Bella langsung pulang karena hari sudah malam. Sebenarnya Bella mengajak ke rumahnya karena mamanya Bella menanyakan Tania terus menerus tapi Tania tidak mau nanti besok malam saja supaya Bella menjemputnya. Bella pun sudah lelah karena kuliah dari siang dan langsung jemput Tania. Setelah selesai mandi dan berganti Tania merasa pusing dan perut terasa di aduk sehingga Tania merasa mual. Tania kembali muntah tapi tidak ada yang keluar hingga Tania merasa lemas di kamar mandi. Tania yang sudah tak merasa mual tapi masih pusing dia membersihkan mulutnya, setelah selesai ia berjalan ke tempat tidur dan bersandar di tempat tidur. Tania merasa aneh dengan tubuhnya yang mudah pusing juga mual dan Tania berfikir mungkin masuk angin. Tetapi tiba – tiba Tania mulai sadar dengan apa yang terjadi dengan dirinya apalagi ia sadar jika dia belum dapat tamu bulanan

“Jangan – jangan aku .. “ gumam Tania pelan

Tania memandang ke arah perutnya, mengangkat tangannya dengan pelan ke arah perut lalu mengusap perut secara pelan karena Tania sadar kejadian malam itu pasti akan seperti ini yang selama ini dia takutkan. Dengan tergesa – gesa Tania bangun dan mengambil jaket dan dompet lalu keluar mencari apotik yang masih buka saat malam. Ketika selesai membeli apa yang ia perlukan serta makanan dia kembali ke kamar kost, Tania meletakan belanjanya dan mengambil satu tespeck untuk mengecek malam ini untuk meyakinkan apa yang ia pikirkan dan dua sisa besok pagi baru dia tes kembali.

Di kamar mandi Tania menanti dengan jantung berdetak kencang, Tania takut serta bingung. Takut jika apa yang ia takutkan terjadi dan bingung apa yang harus ia lakukan, pertahankan atau mengugurkannya. Setelah menunggu lima belas menit Tania melihat tespeck kembali dan Tania membulatkan matanya kaget melihat tespeck dengan garis dua. Airmata Tania akhirnya luruh juga, apa yang di takutkan terjadi dengan apa yang dilakukan lelaki malam itu dua bulan lau terjadi. Dan Tania bingung apa yang harus ia lakukan sekarang dengan janin yang ada di perutnya.

Tania lalu membersihkan dan membuang tespeck juga, Ia juga buang dengan air seni yang Ia tampung. Tania keluar dari kamar mandi dan berjalan ke arah tempat tidur lalu tidur tanpa makan.

Besok paginya Tania bangun dan mengecek kembali meyakinkan dengan kepastian apa yang Ia lihat semalam hanya mimpikah atau nyata. Dan setelah tes kembali hasil tetap sama dan kembali ia memandang perut yang masih rata dan mengusap perut dengan pelan. Ketika mengusap perutnya hati Tania bergetar dan airmatanya menetes kembali

“Mami akan merawatmu .. kita akan hidup bersama ya sayang “ Ucap Tania dengan yakin untuk merawatnya karena gimanapun anak yang di kandungnya darah dagingnya dan anaknya tidak bersalah lelaki malam itu yang bersalah

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!