NovelToon NovelToon
Touch My Senorita

Touch My Senorita

Status: tamat
Genre:Tamat / One Night Stand / Crazy Rich/Konglomerat / Romansa
Popularitas:66.5k
Nilai: 5
Nama Author: Dilla_Nurpasya_Aryany

NOVEL NUANSA BARAT‼️

"Jodoh putriku ada diantara kedua putramu." Itu kalimat terakhir yang dikatakan Verharg kepada Johan sebelum meninggal.

Leah Gracella, setelah kematian kedua orang tuanya ia diangkat menjadi bagian dari keluarga bangsawan Royce. Johan meyakini apa yang dikatakan Verharg, sehingga setelah Leah dewasa ia menjodohkan nya dengan putra sulung yaitu Austin Royce.

Johan sudah yakin pilihannya tepat. Namun tanpa sepengetahuannya suatu hal besar telah terjadi, Leah terlibat one night stand dan diam-diam tengah mengandung anak dari putra kedua Johan yaitu Alister Royce.

Lalu bagaimana anak itu? bagaimana hubungan mereka?

.

SIMAK KISAH SELENGKAPNYA>>

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dilla_Nurpasya_Aryany, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 8

Leah tanpa sadar terhenyak saat Alister menoleh menatap ke arahnya. "Tidak, apa yang harus ku lakukan? lari? pergi?. Mana mungkin pergi Leah kau sudah berada di sini!."

"Kenapa dia terlihat santai sekali? apa lupa kalau aku perempuan? Bisa-bisanya aku mengalami situasi yang sangat memalukan seperti ini, mau dikemanakan mukaku." Leah mengutuk diri dalam hati. Rasanya tak sopan sudah melihat barang privasi Ali.

Wanita itu mengalihkan pandangan dan berusaha untuk tetap tenang. "Maaf direktur saya tidak tahu jika anda sedang berenang, saya hanya mengikuti arahan Chris dan Han untuk menemui mu di sini."

"Begitu ya?." Lirih Ali.

"Iya."

Melihat Leah yang bisa dikatakan masih syok Ali hanya diam. Pria itu naik ke atas permukaan, mengelap tubuh basahnya dengan handuk. Alister meraih piyama dan mengenakannya, tubuh kekar itu kini sudah terbungkus.

"Berhenti memalingkan wajah, aku tidak akan mengejar mu."

Leah menggigit bibir bawahnya, ini bukan soal kejar mengejar tetapi siapa yang tak canggung jika melihat bagian dalam dari seorang pria dan itu milik sosok Alister.

Melihat Ali yang kini sudah berpakaian, Leah cukup lega. Wanita itu melangkah mendekatinya.

"Saya datang ke sini sesuai permintaan anda, direktur. Jadi apa yang akan anda katakan?."

"Apa ya lupa? jadwalku terlalu banyak jadi tak mengingatnya."

Leah tersenyum hambar. "Sombong sekali!."

"Mungkin soal negosiasi perdamaian? kita hanya terlibat karena masalah itu." Balas Leah mengingatkan, takutnya Ali benar-benar lupa.

Ali menatap wanita yang berada di hadapannya, cahaya rembulan menyoroti Leah. Mata hazel itu terlihat indah tampak tak gentar walaupun saat ini sedang berhadapan dengan siapa.

Piyama tipis yang dikenakan Leah cukup memperjelas lekukan tubuhnya yang selama ini ditutup rapih. Tatapan Ali terkunci saat menyadari korset yang dikenakan Leah.

"Direktur?."

"Cukup geli saat menyadari bahwa aku calon adik iparmu tapi kau memanggilku dengan sebutan itu." Dingin Ali.

"Jadi apa maumu? mulut pria ini menusuk sekali." Batin Leah tak bisa berkata-kata.

"Ini bentuk penghormatan ku, aku perwakilan perusahaan Relax menemui mu dengan itikad baik." Lanjut Leah. "Anda juga orang luar biasa, jadi saya memanggil anda demikian."

Ali tak bereaksi apa-apa dengan jawaban Leah, ia tak tertarik dengan hal demikian tapi kenapa Leah sangat memperjuangkan ketua Jay. "Kepemimpinan ku berbeda jauh dengan Austin, dibanding harus bersikap menye-menye dan lembut aku lebih suka bertindak bengis langsung memberi konsekuensi dari apa yang telah dilanggar."

Leah meremas kuat piyamanya. Firasatnya buruk, sepertinya melapor pada Austin juga tidak membuahkan hasil.

"Apa yang anda katakan memang benar, tapi tolong berikan jawaban yang bisa ku terima. Anda tahu ini murni kesalahan sekretaris ketua Jay, tapi kenapa dia harus menanggung semua sampai harus dijebloskan ke dalam penjara juga?."

"Bukankah seorang pemimpin harus bertanggung jawab? itulah jawabannya kau sudah menyebutkan dari awal." Lirih Alister.

"Tapi rasanya tidak adil! maksudku...." Leah menggigit bibir bawahnya. "Kenapa tidak menerima kompensasi yang menurutku itu sangat cukup untuk menembus kerugian."

Ali menatap lekat wajah Leah, wajah resah yang menunjukkan ketidaksetujuan.

"Tidak harus seperti ini, pria bernama Jay itu bukan orang dekatmu." Dingin Ali menegaskan.

"Anda benar, tapi jika ketua Jay dijebloskan bagaimana istrinya? bagaimana anak-anaknya? aku tak bisa melihat mereka menderita." Leah tahu pahitnya hidup tanpa sosok orang tua.

Mata hazel kehijauan itu tanpa sadar berkaca-kaca, Leah sensitif jika membahas keluarga.

"Maaf jika saya terbawa suasana." Leah mengalihkan pandangan. Mata Ali, entah kenapa mata itu sangat sulit bagi Leah untuk menatapnya lama.

Alister terdiam.

Leah mundur beberapa langkah karena tubuhnya kini mulai terasa sangat lemah, rasa pening nya semakin berat. "Ah harusnya saat ini aku sudah tidur agar rasa laparnya tak terasa lagi, ini harus cepat diselesaikan."

"Jadi apa keputusan anda, direktur? saya belum mendengarnya. Jika kompensasi uang dan saham menurutmu belum puas, bisa katakan secara langsung saja kepada saya apa yang anda inginkan untuk mengganti kerugian." Ujar Leah.

"Apa kau akan mengabulkan itu?."

"Selagi saya bisa saya akan melakukannya." Balas Leah.

Ali menatap Leah yang menahan tubuhnya pada dinding. Rasanya ingin marah sampai semua berantakan.

"Menghadap ke belakang!." Ucap Ali.

Leah mengerutkan keningnya. "Maaf?."

"Kau ingin Jay bebas kan? lakukan saja."

"Tapi apa yang akan anda lakukan?." Leah tak paham, kenapa harus putar badan.

Mendapati tatapan Ali yang sudah berbeda, Leah pun akhirnya patuh. Ditambah penglihatannya mulai berbayang, Leah ingin segera mengakhiri ini dan langsung pulang. Wanita itu akhirnya menghadap ke belakang.

Alister mendekati tubuh Leah, Leah seketika terhenyak saat merasakan sebuah tangan kekar memasuki piyamanya dari belakang. "Direktur!? apa yang kau...

Sret!!.

Ali menarik korset yang dikenakan Leah, lalu di lemparkannya korset itu pada kobaran bara api unggun yang membara. Dengan perlahan terbakar lah korset itu menyatu dengan abu.

"Ini kompensasi yang ku inginkan, dan sekarang makanlah sesuatu jika tak mau ku paksa."

1
𝕊𝕚𝕥𝕚 𝕄𝕒𝕣𝕚𝕪𝕒𝕥𝕦𝕟
𝚐𝚊𝚐 𝚊𝚍𝚊 𝚋𝚘𝚗𝚞𝚜 𝚙𝚊𝚛𝚝 𝚃𝚑𝚘𝚛
vj'z tri
di tunggu karya selanjut nya Thor 🥳🥳🥳🥳
Dian Amalia
Bagus banget ceritanya....happy ending buat semuanya ❤️❤️❤️
yuning
gak rela banget tamat , ceritanya bagus , luar biasa
yuning: see you too, aku tunggu
Ny Dilla: see u di karya selanjutnya kk😍
total 2 replies
Pcy
smoga ada plot twist kaya semacam beberapa jam yang lalu minumannya sudah di tukar
Aan
Aku sdh mencium gelagat aneh Belly yg tiba2 baik jungkir balik dari benci jadi seikhlas itu, smg Vanessa tdk bodoh dg langsung meminumnya. Kukira Vanessa akan meminta Johan meminumnya duluan utk memancing reaksi Si Belly. ya.... Vanessa wanita sangat dewasa tdk akan mudah percaya begitu saja dg Belly yg licik plus licin.
lanjutkan Thor..... i can't wait too long....
Siti Cantik
nenek lampir belum berubah juga
yuning
jangan sampai Vanessa kenapa kenapa ,aku gak rela
Aisyah Ranni
Astaghfirullah masih belum berubah juga lampir Belly ini .
Rani Hermione
haiisss untung udah buka puasa liat
Nrfhdilh
pliss thor up yg banyakk suka banget bestt
𝕊𝕚𝕥𝕚 𝕄𝕒𝕣𝕚𝕪𝕒𝕥𝕦𝕟
😘😄😄😄😄
yuning
panas pastinya si Austin 😁
yuning
Austin , sadarlah
yuning
tentu Ali 🔥🔥🔥🔥
Wulan Bae
jangan buat ali matinya thor 🥺
christina paya wan
heran jg dgn leah tak habis2 bodohnya..
yuning
semoga Ali bisa selamat, Austin, Leah tidak akan pergi kalau kamu tidak pernah tidur dengan Cassie,tapi semua sudah takdir , apapun jalannya Leah bukan jodohmu
❤️iam julia💕
sudah lama skali aku tdk buka NT, karna author fav.ku sdh g ngeluarin karyanya
iseng2 krna bosen aku coba buka lg eh ktmu novel author yg ares sm naomy kok bagus akhirnya aku liat2 karyanya dan untuk bacaan yg ke 2 aku pilih yg leah alister ini, emg dasarnya aku sk novel dg latar LN ah sprtinya aku bklan candu untuk bc karya author yg lain
semangat thor salam kenal kau pantas dpt 🎁
Ny Dilla: thank u sm😍
total 1 replies
Aisyah Ranni
Duhhh pengecut memang Austin,saudara kandung aja ditikam.Alister ngajak duel tangan kosong ,dia malah pilih pake senjata,gak jantan banget sih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!