NovelToon NovelToon
Harem : Menyamar Di Sekolah Khusus Perempuan

Harem : Menyamar Di Sekolah Khusus Perempuan

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Identitas Tersembunyi / Harem / Dikelilingi wanita cantik / Tamat
Popularitas:432.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: Desau

Angga merupakan penipu ulung. Dia juga bekerja sebagai dubbing. Suatu hari adiknya Angga meninggal secara tidak wajar di sekolahnya. Angga lantas ingin membuktikan bahwa sang adik tidak bunuh diri.

Alhasil Angga turun tangan sendiri. Ia masuk ke sekolah adiknya dengan penyamaran sempurna. Dengan keahlian merubah suaranya, Angga bisa sangat mudah mengelabui semua orang. Bahkan para guru di sekolah khusus perempuan dimana adiknya bersekolah. Angga akan mencari siapa saja orang-orang yang bertanggung jawab atas kematian adiknya.

Namun siapa yang menduga? Angga harus terjebak dengan beberapa gadis. Bahkan salah satu gadis yang terlibat dengan kasus kematian adiknya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desau, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 8 - Tentang Perempuan

"Iya. Kalau ada, aku mau yang pakai sayap," ujar Tasya.

"Hah? Emang ada pembalut yang pakai sayap?" tanggap Angga yang masih membulatkan mata.

Tasya mengangguk. "Masa kau nggak tahu sih?" balasnya.

Mendengar itu, Angga memecahkan tawa. Dia sampai terbahak-bahak. Dalam bayangannya, pembalut bersayap itu terbang dan mengepak seperti burung.

"Kau ini ada-ada saja. Masa ada pembalut pakai sayap? Terbang dong kalau dipakai. Hahaha!" ucap Angga yang masih tergelak. Dia kini bahkan memegangi perutnya karena merasa lucu.

Tasya menyipitkan matanya. Dahinya berkerut dalam. Tanpa basa-basi, dia tarik kerah baju Angga. Sontak itu membuat Angga langsung berhenti tertawa.

"Eh! Kau ini benar-benar kolot, atau sengaja mengejekku?!" timpal Tasya dengan wajah sangar.

"Aku serius loh. Aku benar-benar baru kali ini mendengar ada pembalut pakai sayap!" ungkap Angga. Dia menjauhkan tangan Tasya dari kerah bajunya. "Nggak perlu sewot juga kali!" tambahnya.

"Eh! Kau nggak tahu kalau aku sekarang dalam posisi darurat. Ini rokku bisa belepotan kalau nggak secepatnya pakai pembalut. Jadi kau punya atau tidak?!" desak Tasya.

"Enggaklah! Punyaku kebetulan juga sudah habis." Angga tentu berbohong.

"Bilang dong dari tadi! Nggak perlu pakai ketawa juga!" geram Tasya.

Bersamaan dengan itu, Luna datang. Dia baru selesai mandi. Terasa jelas dari aroma tubuhnya yang harum semerbak.

Glek!

Angga telan ludah saat melihat Luna. Apalagi saat teringat dengan penampilan cewek itu yang bertelanjang dada terakhir kali. Sekarang Luna tampak mengenakan handuk kimono berwarna pink.

'Dia benar-benar cantik sekali. Tapi sayang kelakuannya kayak iblis,' komentar Angga dalam hati. Dia segera bergerak untuk mengenakan seragam.

"Lun! Kau punya pembalut nggak? Aku tiba-tiba mens saat baru aja pakai seragam," ucap Tasya.

"Tunggu sebentar," sahut Luna sembari membuka lemarinya. Di sana dia mengambil sebuah tas berukuran sedang. Dirinya memiliki banyak persediaan pembalut.

"Kau mau pakai sayap atau nggak?" tanya Luna.

"Yang pakai sayap," jawab Tasya seraya melirik tajam Angga. Dia lalu berucap, "Tuh dengar kan? Kau nya saja yang kampungan!"

"Kenapa?" Luna lantas penasaran. Dia menyerahkan pembalut pada Tasya.

"Ini nih! Masa dia nggak tahu kalau ada pembalut yang pakai sayap," imbuh Tasya. Dia menarik Angga mendekat. Tanpa diduga, Tasya memamerkan pembalut bersayap itu ke hadapan wajah Angga.

"Nih kau lihat! Begini pembalut yang pakai sayap. Kegunaan sayapnya tuh biar--"

"Udah-udah stop! Oke, aku paham. Kau tidak perlu menjelaskannya sampai begitu," sergah Angga yang tak mau lagi membahas perihal masalah pribadi perempuan.

"Dasar anak kampung!" tukas Tasya.

Angga mendengus kasar. Tujuannya datang ke sekolah itu juga tak mau mendapat image sebagai anak kampungan.

Angga lantas sengaja memamerkan tas mahalnya ke hadapan Tasya. Lalu dia juga mengenakan jam tangan mahalnya di hadapan cewek tersebut.

Tasya tampak terkagum. Mulutnya sampai menganga hingga membentuk huruf O. Sebagai anak orang kaya, dia tentu tahu yang mana barang bermerek mahal atau tidak.

"Bukankah itu tas gucci keluaran terbaru? Luna lihat! Itu yang sangat ingin kau beli kan?" imbuh Tasya.

Luna menghampiri Angga. Dia memastikan keasliannya.

"Jadi ini milikmu?" tanya Luna.

"Kau pikir aku pinjam?" balas Angga. Padahal kenyataannya dia memang pinjam.

Luna menarik sudut bibirnya ke atas. Melihat itu, Angga juga segera menunjukkan ekspresi yang sama. Selanjutnya, Angga beranjak dari kamar tanpa sepatah kata pun.

"Menurutku dia aneh," ucap Tasya.

"Aku juga berpikir begitu. Tapi aku jadi penasaran dengannya," ungkap Luna sambil melipat tangan ke depan dada.

1
Ihsan Rosyadi
emang gak keliatan kalo itu laki². soalnya pasti sedikit berotot/berurat
Nuraishah❤💚
👍🏻
Muhammad Dafi
LANJUT THORR S2 NYA
MRYSS
thorr kpn season dua nya cape nungguin nih
Milka Budi
Luar biasa
yeyetniru
lanjutkan
Rosita Tumbelaka
laki-laki tdk kelihatan dia perjalanan atau tdk...beda dgn Perempuan.... biar cinta selangit tapi ketika Perempuan itu ketahuan tdk perawan lagi maka habis lah
kecuali saling ada pengakuan dr pihak Perempuan...
Qillah julyan
p
Airis~°
C.SAMANTHA
Fian Tefbana
Astaga!!!! /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
eivy
s2 Thor hehe,novelnya seru(´^ω^`)
MRYSS
thor kpn nih seson dua nya gua udh nunggu berbulan²
Teguh Pambudi
Luar biasa
Soleh Jihan
bgus
Anugrah Senjakala
Luar biasa
Anugrah Senjakala
apaan tuhgg😗😅
Sandra Yandra
mampir juga yuk ke cerita saya
Entis Sutisna
Wow mantaaap kali kau pagi2 burung kau sudah diemuut cewek cantik...Hadeuuuuh mana tahan lah...lanjuuuutkan Thor...🤭🤭🤭🤩🤩🤪🤪🔥🔥
Entis Sutisna
ngeri sekali apa yg dialami Rily...lanjuuuutkan Thor....😭😭😡😡🔥🔥
Entis Sutisna
Sadiiiis n gila orang tua nya sudah kaya setan kali....lanjuuutkan Thor...😠😠😈😈😭😭🔥🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!