NovelToon NovelToon
FROM ROOMMATE TO SOULMATE

FROM ROOMMATE TO SOULMATE

Status: tamat
Genre:CEO / Identitas Tersembunyi / Kaya Raya / Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:5.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: zarin.violetta

Lavinia Xerxes pergi dari Inggris menuju ke Amerika untuk mencari kakaknya yang tak ada kabar selama sebulan lamanya.

Hal itu membuat dirinya tinggal di apartemen sang kakak yang ditinggalinya bersama teman sekamarnya yaitu Rocco Robert yang sebenarnya adalah pemilik asli apartemen itu.

JANGAN LUPA FOLLOW
INSTAGRAM @ZARIN.VIOLETTA

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8

Bab 8

Setelah dari salon, Lavia pergi ke sebuah hotel dan akan bersenang-senang terlebih dulu sebelum pulang ke apartemen.

Dari salon ke hotel, Lavia menggunakan taksi.

Dia mengirim pesan pada Rocco bahwa dirinya tak akan pulang ke apartemen dulu karena akan mengunjungi temannya yang ada di New York.

'Aku tak pulang hari ini karena aku akan menginap di rumah temanku,' tulia Lavia pada Rocco.

'Bukankah kau bilang bahwa kau tak punya teman di New York?' sahut Rocco.

'Temanku pindah ke New York dan aku baru tahu hari ini,' jawab Lavia.

'Baiklah, berhati-hati lah,' sahut Rocco.

'Terima kasih,' jawab Lavia.

"Kau sedang di hotel, Lavia," gumam Rocco tersenyum smirk.

"Aku suka bermain peran seperti ini. Ayo kita mainkan dengan baik," gumam Rocco lagi.

*

*

Setelah makan malam, dia mencari tempat hiburan malam melalui internet.

Tak lama, dia pun menemukan club malam terdekat dari hotelnya.

"Aku ingin hiburan sebentar saja," gumam Lavia dan mengganti bajunya.

Dia merias wajahnya dengan cukup natural dan membuatnya semakin terlihat cantik. Bibir seksinya di poles lipstick berwarna peach dan tampak manis dipandang.

Lavia memang memiliki jiwa mandiri dan percaya diri yang tinggi karena sejak lama tinggal sendiri.

Jadi dia seakan tak membutuhkan siapa pun di sisinya selain kehadiran kakeknya. Itulah mengapa dirinya begitu down ketika sang kakek meninggal.

Selama satu bulan lamanya, Lavia memulihkan kesehatan mentalnya akibat kehilangan sang kakek.

Kini dia sudah menerima sang kakek telah tiada. Tapi dia menaruh dendam yang begitu dalam pada Becca dan Sammy yang membuat jantung sang kakek berhenti berdetak.

Lavia menenakan gaun pendeknya yang cukup seksi di tubuhnya yang sintal dan tinggi.

Sepatu hak tingginya membuat Lavian semakin terlihat tinggi.

Rambut hitamnya terurai indah dan mata tajamnya menatap dirinya di cermin yang ada di depannya.

"Let's go," gumam Lavia.

*

*

Lavia tiba di depan klub malam yang ternyata cukup ramai itu. Banyak mobil sport yang berjajar di luar klub itu dan seperti ada acara di dalam.

Sebenarnya Lavia tak suka suasana ramai, hanya saja dia ingin melepas stress-nya malam ini sebelum dirinya bekerja besok di perusahaan Rocco.

Untuk sejenak dia melupakan masalah Sammy dan Becca. Dia akan menyusun ulang rencananya pada mereka.

Lavia masuk ke dalam klub dan ternyata benar di dalam terlihat sangat ramai.

Dia menuju bar dan memesan minuman. Suasana yang ramai membuatnya berdesakan.

"Hai ... Kau sendirian?" tanya seorang pria di sebelahnya.

"Hmm," sahut Lavia mengangguk.

"Mau kutemani?" tanya pria itu lagi.

"Tidak," jawabnya singkat dengan wajah tanpa senyum.

"Sayang sekali. Kau terlalu cantik untuk dibiarkan sendirian. Aku hanya menemani di sebelahmu saja," ucap pria itu.

Lavia tak menghiraukan pria itu dan mengambil minumannya lalu pergi dari bar minuman.

Tapi pria itu tak patah arang dan selalu mengikuti Lavia di belakangnya.

Lavia berjalan cepat agar pria itu tak mengikutinya. Lalu pria itu menarik tangan Lavia dan tersenyum dan mengajaknya menari.

"Sudah kubilang aku tak mau bersamamu," geram Lavia menepis tangan pria itu.

Tapi pria itu malah merengkuh pinggang Lavia dan membuat Lavia menyiram minumannya ke arah wajah pria itu.

Pria itu mengumpat dan Lavia melepaskan tangan pria itu dengan kasar.

Lalu Lavia berbalik dan dia cukup kaget dengan pemandangan di depannya.

Dia melihat Rocco yang sudah ada di depannya. Mereka sama-sama tak berkata-kata apa pun.

"Mau menari denganku?" tanya Rocco tersenyum.

Sebuah reaksi yang tidak ada dalam ekspektasi Lavia.

"Aku tak suka menari," jawab Lavia dan berjalan kembali.

Rocco memegang tangan Lavia.

"Hei, aku yang menemukannya lebih dulu," ucap pria yang mengejar Lavia tadi.

Rocco melihat ke arah pria itu.

"Dia temanku," ucap Rocco.

"Kau pikir aku percaya?" sahut pria itu yang memegang tangan Lavia juga.

Lalu Rocco melihat ke arah security dan dengan gerakan matanya saja, membuat security itu mendatanginya lalu memegang kedua tangan pria itu.

"Apa yang kalian lakukan?" teriak pria yang berlogat asing itu.

Lalu Rocco membawa Lavia ke tempat duduknya bersama teman-temannya.

"Ini bukan tempatku," ucap Lavia.

"Siapa dia, Rocco? Pacar barumu?" tanya salah satu teman Rocco.

"Jangan mengganggunya," jawab Rocco ambigu.

"Jika kau ingin bersenang-senang, duduklah di sini dan jangan ke kerumunan itu. Akan berbahaya untukmu," ucap Rocco.

Lavia pun hanya mengangguk.

Baru beberapa menit, tampak beberapa wanita datang ke meja Rocco. Mereka melihat ke arah Lavia yang duduk dekat di sebelah Rocco.

"Dia adik Sammy, kan?" tanya Kim yang kemarin sempat bertemu Lavia di apartemen.

"Hmm," sahut Rocco.

"Jadi dia adik Sammy? Kau sangat berbeda dengannya," timpal teman Rocco yang lain yang tampaknya mengenal Sammy.

"Kami memang berbeda," jawab Lavia datar.

Rocco melihat sikap Lavia yang berbeda di sini. Tak hangat seperti biasanya ketika dia ada di apartemen.

'Inikah sisi lain darimu, Lavia?' batin Rocco sembari melihatnya.

Lavia menoleh ke arah Rocco yang melihatnya. Mata mereka bertautan dan entah apa yang ada di pikiran mereka sekarang.

"Kau menampungnya, Rocco? Kau seperti memelihara anak kucing yang terdampar di kota besar," ucap Kim tertawa pelan.

"Sepertinya kau juga ingin ditampung di apartemennya, Nona," sahut Lavia akhirnya.

Dan ucapan sarkas itu membuat yang ada di sana ikut tertawa.

Dari sikapnya, sangat terlihat bahwa Kim menyukai Rocco. Dan ia menyimpulkan bahwa Rocco mempunyai banyak fans fanatik yang berada di dekatnya. Itu termasuk Maryla juga.

Sungguh lucu, niat hati mencari Sammy, tapi malah membuat Lavia masuk ke dalam dunia Rocco yang rumit dengan wanita. Itulah yang ada di dalam pikiran Lavia saat ini.

Kim tak suka dengan sikap Lavia yang dinilai sombong olehnya.

"Ayo kita menari, Rocco," ajak Kim yang sepertinya tak pernah menyerah merayu Rocco meskipun sudah menunjukkan semua bagian tubuhnya yang seksi itu.

"Tidak," jawab Rocco.

Lalu ada satu teman Rocco menarik tangan Kim dan mengajaknya menari.

"Aku akan pulang," kata Lavia beranjak dari kursinya.

"Kita pulang bersama," sahut Rocco.

"Tak perlu, aku bisa naik taksi sendiri. Aku tak mau mengganggu kesenanganmu," jawab Lavia dan langsung pergi dari sana tapi Rocco menahan tangannya.

"Jika aku sudah bilang kita pulang bersama, maka kau harus pulang bersamaku. Kau adik Sammy, jadi aku harus menjagamu dengan baik," kata Rocco tersenyum.

Lalu Rocco berdiri dan menggandeng tangan Lavia.

"Aku pulang terlebih dulu," ucap Rocco pada teman-temannya.

Setelah itu, Rocco dan Lavia pun keluar dari klub. Rocco masih menggandeng tangan Lavia untuk keluar dari banyaknya kerumunan orang yang ada di klub itu.

Lavia tanpa sadar berlindung di balik punggung Rocco hingga akhirnya mereka keluar dari klub.

1
Susana Sari Sari
mewekk thooorr dr bab aeblumnya...terharu banget /Sob//Sob/
wati
🤩
Arsinta Official
karya yang sangat luar biasa 👍👍
Tiffany_Afnan
coba membuka diri neng cantik... dan jdi diri sendiri aja.. biar abang rococo nyaman dan bucin akhirnya..
Tiffany_Afnan
namamu terlalu garang untuk wajah imutmu rocco 🤭😍
Ical Habib
lanjut thor yg lainya blm ad kisahnya
Bastian Sipahutar
Luar biasa
Bastian Sipahutar
Lumayan
capr.gurlll
laviaaa😭😭😭
bini hisenk
😆
Susanti Susanti
Luar biasa
Nurul Fariza
/Sob/
Karo Karo
👍👍👍👍👍👍
pipi gemoy
👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼
kalea rizuky
Sammy becca bukannya mereka satu ibu
kalea rizuky
Fred ini g beresss malah belain becca
Nur Andi Baharuddin
/Heart//Heart//Heart/
Aviciena
keren lah, di tengan cerita ceo ceo an
Mochimolala
malah ngikutin jejaknya uncle phoenix celup celup sebelom halal🤭
Mochimolala
hareudang hareudang 😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!