NovelToon NovelToon
Aku Yang Kamu Buang

Aku Yang Kamu Buang

Status: tamat
Genre:Romantis / Sci-Fi / Badboy / Perjodohan / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Mei_Mei

Kyra Andini resmi menjadi Nona di keluarga Wiratama. Namun, gelar itu tak seindah harapannya. Nyatanya pria yang menjadikannya halal, justru membenci kehadirannya.

Setiap hari perlakuan Kaisang Adipta Wiratama tak pernah baik, selalu dingin dan menganggap Kyra hanya patung pajangan saja.

Karena suatu malam terjadi kesalahan, menjadikan Kyra mengandung anak Kai. Meski begitu, Kai masih tetap berlaku kasar. Bahkan, tanpa sepengetahuan istrinya, Kai berselingkuh dengan sekretarisnya di kantor.

Bagaimanakah kelanjutan kisah rumah tangga Kai dan Kyra? Tetap bertahan, atau bercerai?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mei_Mei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keputusan Pisah Ranjang

"Kayaknya gak asing sama Mas," ucap Bu Yanti yang ternyata ada di barisan kelompok orang-orang tadi.

Kai mengernyit, pria itu tidak mengenali dengan wanita paruh baya yang mengaku tidak asing dengan wajahnya.

"Mas suaminya Mbak Kyra, bukan?" imbuh Bu Yanti, meski umurnya sudah hampir 40 tahun, namun ingatannya masih lumayan jelas.

"Iya, saya suaminya Kyra," jawab Kai lugas.

"Kenapa Mas lari-larian?" tanyanya penasaran, karena dari kejauhan dan terlihat dari sorot lampu milik warga, Kai tadi tampak berlari kencang dari arah gang rumah Kyra. Yang artinya gang rumahnya juga.

"Oh, Mas ganteng ini suaminya Kyra, si anaknya almarhum bu Yasmin?" sela pria yang mengenakan kopiah hitam dengan sarung kotak-kotak. Ternyata dari rombongan itu, para warga sedang menghadiri majlis taklim di masjid yang lumayan jauh dari rumah mereka, maka dari itu suasana sekitar menjadi sepi.

"Iya, kalau gak salah namanya Mas Kai. Betul, tidak?" kata Bu Yanti.

"Iya, nama saya, Kai." Lalu, Kai menjelaskan tujuannya datang ke sana untuk mencari Kyra. Mendengar itu, Bu Yanti langsung bersedia mengajak Kai untuk kembali ke rumah Kyra. Kai dan rombongan warga melanjutkan langkah sampai berpisah pada rumah masing-masing.

"Kenapa Mas Kai dan Non Kyra tadi tidak pulang bareng?"

"Kami sedang ada sedikit masalah, jadi, Kyra marah dan mungkin memutuskan untuk pulang," jelas Kai. Bu Yanti mengangguk paham.

Sampai di depan rumah Kyra, benar, rumah itu dalam keadaan di gembok. Mungkin Kyra sudah tidur karena lampu ruang tamu sudah padam.

"Sepertinya Non Kyra sudah tidur, Mas."

"Tapi yakin kalau dia ada di dalam?" Kai memastikan.

"Ada, Mas. Non Kyra datang siang tadi dan saya membantu membersihkan rumah. Katanya, dia akan tinggal sementara waktu di rumahnya."

"Baiklah." Tanpa aba-aba Kai mengulurkan dua tangan untuk menggapai tembok pagar dan menaiki tembok itu, lalu melompat ke bawah. Masuk dalam pekarangan rumah Kyra.

Brak brak brak !

"Kyra, buka pintunya!" Kai menggedor dengan tidak sabaran. "Kyra!"

Wanita yang tadinya hampir terlelap, langsung membuka mata saat rungunya mendengar suara Kai.

"Kai? Berati tadi beneran yang aku lihat memang dia, bukan halusinasi?" ucapnya lirih. Saat ada suara mobil terhenti, Kyra sempat mengintip di jendela. Benar dia melihat seluet Kai yang berdiri di luar pagar, namun tidak kentara jelas karena besi-besi pagar menghalangi pandangan. Dan, dia mengira hanya berhalusinasinya saja, karena dipikir tidak mungkin Kai mau menyusulnya kemari.

Kyra gegas beranjak untuk membuka pintu, tidak ingin tetangganya terganggu dengan suara gedoran pintu yang dilakukan suaminya tanpa jeda.

Kriet. Pintu terbuka.

"Sialan! Lama banget bukain pintunya!" ucap Kai dengan suara tertahan.

"Kamu kenapa menyusulku ke sini?" Kyra menahan pintu agar tidak terbuka lebar.

"***! Udah untung aku mau nyusul ke sini, bukannya di suruh masuk malah ditanyain seperti ini! Istri macam apa kamu?" Kai tidak bisa lagi menahan kemarahan.

"Kamu tanya aku istri macam apa?! Apa kamu sadar, kamu sendiri suami macam apa!? Lebih buruk dari penjahat!" balas Kyra.

"Non, maaf, kalau bisa suaminya di ajak ngomong baik-baik. Tidak enak di dengar tetangga," sela Bu Yanti yang ternyata masih berdiri di depan gerbang.

"Ibu?! Oh, iya, nanti Kyra ajak masuk. Maaf, ya, Bu," ujar Kyra dan akhirnya membuka pintu lebar-lebar dan menyuruh Kai masuk.

Kai menjatuhkan diri di atas sofa dengan membuka jas dan membuka kancing baju kemeja atasnya.

Kyra menghela napas panjang dan duduk di sofa seberang Kai. Pria itu melirik sinis.

"Bisa gak, gak ngerepotin orang?!"

"Aku? Ngerepotin apa?!"

"Pergi gak bilang."

"Apa pedulimu, Kai?" Kyra membalas tatapan suaminya. "Kamu lupa dengan perkataanmu? Aku menghilang dari bumi pun kamu tidak peduli?"

Kai mendesau berat.

"Aku juga sudah putuskan, aku ingin pisah ranjang."

Penuturan Kyra membuat Kai menoleh dengan bola mata membesar. "Sejak kapan kamu ada kuasa untuk memutuskan! Jangan macam-macam Kyra!"

"Aku tidak macam-macam, aku hanya minta satu macam. Kita pisah ranjang. Aku tidak sanggup lagi Kai. Aku lelah kamu perlakukan seperti ini." Suara Kyra melemah, namun sudut matanya memancarkan kejernihan, tak ada cairan yang terkumpul. Wanita itu sudah lelah menangis. "Setelah anak ini lahir, bukankah kita akan resmi bercerai, harusnya kamu tidak keberatan dengan ini."

Kai mendongak dan memejamkan mata. Harusnya dia senang sekali, tetapi bagaimana dengan kedua orang tuanya? Tentu saja mereka tidak setuju dan bahkan menyalahkan dirinya.

Tidak! Ini belum saatnya mereka berpisah, Kai belum menyusun strategi untuk perpisahan mereka. Dia akan membuat skenario bahwasanya Kyra yang bersalah dan pantas untuk diceraikan. Agar dia pun terbebas dari hukuman dari orang tuanya.

"Kau tidak ada hak membuat keputusan, semua ada di tanganku," tegas Kai.

"Semua ada di tanganmu karena demi nama baikmu," sahut Kyra cepat. Kai menyeringai.

"Kau egois dan layaknya pecundang, Kai. Hati-hati dengan karma yang akan dibayar lunas."

Kai tergelak keras. Omongan Kyra dianggap bualan saja. Pria itu bangkit dan membuka kancing kemeja satu per satu. "Diam dan jangan banyak berpetuah, atau malam panas dan mengerikan kemarin akan terulang kembali. Kau tidak akan mau, bukan?!" ucap Kai masih menyisakan seringai mengerikan. "Aku akan mandi! Siapkan juga makanan, karena aku belum makan malam!"

"Jika Bu Yanti dan tetangga tidak tahu kamu suamiku, sudah ku tendang kamu keluar. Menjijikan," desis Kyra. "Kamu ingin makan? Yakin? Tidak takut aku memberimu racun!"

"Kalau kau berani melakukan itu, kau pertama kali yang akan mati."

"Dasar breng***!" desisnya.

Kyra bukanlah perempuan yang kasar, namun semenjak perlakukan Kai yang juga sangat kasar padanya, maka sikap Kyra berubah dengan sendirinya. Dia tidak mau terlihat lemah dan semakin diinjak-injak harga dirinya oleh Kai. Mulai sekarang, dia akan menunjukan sikap keberaniannya.

1
Fi Fin
sial baca novel ini cerita nya gantung ga jelas
Simba Berry
mau nanya thor?ending cerita ini nantinya gimana thor.kyra dan kai balikan agau pisah?kalau pisah aku akan terus membacanya sampai tamat.tapi kalau endingnya mereka balikan ya maaf ya thor aku stop bacanya sampai disini.tdk ada ceritanya mencintai dengan gulus tapi demi orang lain dia rela menyiksa dan bergulat dengan perempuan lain hanya untuk menghukum wanita yg katanya dicintainya.cinta apa namanya itu thor?cinta orang stres.
Wicih Rasmita
Luar biasa
Erni Handayani
Aku sampe lupa cerita ny😢
YK
buruk
YK
ya nggak lah goblok!
YK
gak pantes ya. ini authornya gimana, sih? cerita yg gak make sense banget. gak ada lah orang cinta tapi nyiksa kayak BINATANG!
YK
gak pantes ngomong gini. harusnya kamu nyusul si revan ke neraka...
YK
kalo sampai balik lagi fix dah goblok tuh si kyra...
YK
bukan alasan utk nyakiti kyra ya.
YK
tapi bukan salah kyra revan bunuh diri. cowok kok lemah...
YK
lah ngapsin?
Isabell Serinah
lanjut lagi plseeee 👍
Santi Rizal
wig Thor bukan wek...aku sampe geli bacanya
Santi Rizal
semoga kyra ga balikan SM kai
Bongkar Borju
lanjud
Santi Rizal
cerdik juga kyra
Santi Rizal
seru banget
Santi Rizal
kocak banget kai
Nur Adam
lnjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!