NovelToon NovelToon
Pilihan Hati Kiara

Pilihan Hati Kiara

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:558k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ara Nas Nasya Nuriva

Aku mencintaimu, Ale, tapi aku berpacaran dengan Elang yang tak lain keponakanmu. aku tidak pernah sakit hati putus dengan Elang. tapi aku sakit hati atas pernikahanmu (Kiara)


Kiara Putri Sanjaya, 21 tahun. terlibat hubungan salah sasaran. ia menjalani hubungan palsu dengan Elang selama setahun. terbebas dari Elang, berharap bisa dekat dengan Ale yang tak lain adalah Paman Elang. Namun, Kiara harus menelan pil pahit karena Ale akan menikah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ara Nas Nasya Nuriva, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 8

Pagi yang indah di New york. Kiara berdecak kagum saat pertama kali keluar dari kandangnya. Bagaimana tidak? Selama ini Kiara hanya mendekam di apartemen Dira melakukan aktifitas yang tidak mengeluarkan banyak energi seperti makan, tidur, menonton atau menunggu Dira pulang.

Entah bisikan dari mana, hari ini Kiara ingin sekali menikmati kota New York. Sepertinya Kiara harus mencuci mata dan otaknya agar kembali segar.

Semalam Dira sudah memberinya ultimatum untuk segera menentukan tujuan hidupnya di Amerika. Berkarier atau melanjutkan kuliahnya, mengambil gelar magister disini. Kiara belum memberikan jawaban karena dia masih berpikir kemungkinan - kemungkinan apa yang terjadi jika ia memilih salah satu dari dua tawaran Dira.

Kiara berjalan menyusuri kota New York seorang diri. Berbekal insting yang tidak kuat, ia melangkah sesuai keinginan hatinya. Langkah kakinya terhenti ketika netranya melihat sebuah cafe di pinggir jalan. Cafe itu bernuansa monokrom, berlantai dua dan berkonsep semi outdoor. Saat ini cafe itu cukup ramai didatangi pengunjung.

Tanpa basa basi Kiara segera melangkahkan kakinya dan duduk di tempat yang masih kosong. Ia melirik menu yang yang diberikan oleh pelayan. Setelah beberapa detik, Kiara memutuskan untuk memesan sandwich dan orange jus, setidaknya hanya makanan itu tidak asing baginya.

Sambil menunggu pesanannya datang, Kiara memperhatikan pengamen jalanan yang sedang mangkal di cafe itu. Mereka bertiga dengan satu orang penyanyi, satu orang bermain gitar dan satu lagi bermain kecekan, begitu Kiara menyebutnya.

Kiara ikut bersenandung karena kebetulan ia hafal dengan lagu yang mereka bawakan. Kiara terlihat sangat menikmati permainan mereka sampai ia tidak sadar jika sejak tadi ada sepasang mata yang memperhatikannya.

“Permisi, bolehkan saya duduk di sini dan bergabung dengan Anda?” tanya seorang laki-laki yang sejak tadi memperhatikannya.

Laki-laki itu tersenyum sambil membawa piring makanan dan gelas kopinya. Kiara mengangkat kepalanya. Nampak seorang laki-laki bule yang berumur sekitar dua atau tiga tahun lebih tua darinya.

“Silakan” kata Ara kemudian menggeser piring sandwichnya agar laki-laki itu mempunyai tempat untuk meletakkan bawaannya.

“Kau orang baru disini?” tanya  laki-laki itu.

 "Ya" jawab Kiara singkat.

Meskipun ada seseorang di hadapannya, Kiara tetap fokus pada pengamen yang sedang tampil di depan.

“Aku Rio dan kau...?”

“Aku Kiara” jawab Kiara pendek.

“Kiara? Nama yang cantik secantik orangnya juga" ucap Rio memuji.

“Sebelumnya aku memperkenalkan diriku. Namaku Rionel Vast. Aku seorang fotografer yang bekerja sama dengan beberapa majalah di sini dan maaf Nona dari tadi aku memperhatikanmu dan sepertinya kau cocok membawakan beberapa baju karya sahabatku yang akan mengadakan fashion show" ucap Rio panjang kali lebar.

“Aku? Baju? Fashion show? Kau mau aku menjadi model ?” jawab Kiara tak percaya. Sebenarnya Kiara ingin tertawa mendengar permintaan orang di hadapannya itu.

“Yups.. wajahmu sangat kental dengan nuansa blaster Asia. Postur tubuhmu juga tinggi. Rambutmu hitam dan panjang dan aku juga melihat auramu sungguh eemmm... emmm.. entahlah sepertinya aku kehilangan kata-kata untuk menggambarkan keindahanmu. Pokoknya benar-benar sangat indah. Aku yakin sahabatku juga sependapat denganku" ucap Rio meyakinkan.

Kiara tak menjawab sepatah katapun. Dia tidak berminat dengan tawaran Rio. Bisa saja Kiara ditipu dengan iming-iming menjadi model padahal dia akan di jual ke om-om hidung belang.

Melihat Kiara tidak merespon ucapannya, Rio segera merogoh saku bajunya mengambil sebuah kartu nama dan memberikannya kepada Kiara.

“Ini untukmu!”

Kiara mengangkat kedua alisnya. Ia tidak menerimanya kartu yang disodorkan oleh Rio. Rio menghela nafas panjang. Ia tidak menyangka bahwa gadis di depannya sangat sulit di dekati.

“Dua minggu lagi, Evan Scandz, temanku yang seorang desainer terkenal akan mengadakan pameran baju-baju rancangannya. Aku adalah fotografer tunggal yang bertugas mengambil gambar para model yang mengenakan baju rancangannya. Dan percayalah Nona Kiara, kau adalah salah satu orang yang cocok untuk memakai baju rancangannya. Aku yakin kau bisa membuat baju-baju itu lebih hidup karena aku melihat aura kecantikanmu sangat bagus” ucap Rio dengan mata berbinar.

Kiara beranjak dari tempat duduknya. Dia tidak menghiraukan penjelasan dari Rio. Melihat Kiara akan pergi, Rio menarik tangannya.

“Ku mohon Nona” pinta Rio dengan wajah memelas. Rio ingin sekali memotret Kiara dengan baju rancangan Evan.

“Maafkan aku, Rio. Aku tidak berminat dengan tawaranmu. Aku orang baru disini dan aku juga baru mengenalmu. Maaf bukan aku mencurigaimu tapi memang aku harus berhati-hati karena disini bukan negaraku......” ucap Kiara terhenti karena Rio menempelkan jari telunjuknya di bibir Kiara.

“Ssshhhh.... Kalau kau ragu denganku. Kau bisa mencari informasi di internet tentang aku, Rionel Vaston dan sahabatku Evan Scandz” ucap Rio sambil menyelipkan kartu namanya di saku baju Kiara dan berlari pergi.

Rionel Vaston

                       

   ______ ***______

Kiara berguling-guling di kamarnya. Ia sedang menimbang-nimbang tawaran dari Rio. Tadi sore setelah kembali dari cafe, Kiara mencari informasi tentang Rio dan Evan di internet. Ternyata semua yang diucapkan Rio itu benar.

Kiara juga mengecek lovagram milik Rio dan Evan. Tampak jelas foto-foto karya mereka. Kiara dibuat kagum dengan baju-baju rancangan Evan. Sungguh indah dan anggun. Ada nuansa Indonesia di dalamnya dan Rio memang seorang fotografer handal. Foto-foto hasil jepretan Rio sangat hidup. Hal itulah yang membuat Kiara sedikit tertarik untuk menerima tawaran Rio.

Bugggg....

Jas Dira mendarat sempurna di wajah Kiara. Ia bangkit dari tidurnya dengan cepat dan bersiap melempar balik jas milik Dira.

“Opo....???? Galau lagi kau?” ejek Dira.

Dira berjalan mendekati Kiara yang wajahnya masam.

“Kadirrr....Lu bisa nggak sih datang ngucapin salam bukan ngelempar jas lu yang bau itu...??????” teriak Kiara.

“Gue seppet liat lu tiap hari galau di sini. Apa lu nggak ada rencana gitu mau ngerjain apa di sini? Mubazir tahu nggak ongkos pesawat lu kesini kalau lu cuma nangis galau. Ini New york, Kiara, New York. Rugi sekali kalau lu udah nyampek sini tapi lu kayak gini" ucap Dira menasehati.

Kiara mengangguk. Ucapan kakaknya memang ada benarnya.

“Gue sudah kasik ultimatum kan semalem? dan sekarang gue beri dua pilihan. Suka tidak suka harus dipilih” ucap Dira tegas.

“Lu mau jual gue ya, Kadir?” tanya Kiara ngasal.

“Iya... kalau lu ngerugiin gue. Lu bakal gue jual ke mafia disini. Gue punya banyak kenalan mafia yang mau bayar mahal” ucap Dira pura-pura.

“Emang lu tega jual gue?” tanya Kiara lagi.

 “Ya gue tega-tegain" jawab Dira santai.

“Yasudah sana pasang iklan. Gue tunggu disini” ucap Kiara seakan mengiyakan kemauan Dira. Kiara lagi kembali berguling-guling di kasurnya.

Dira menggeleng-gelengkan kepalanya. Kesambet apa anak ini? batin Dira. Dira rupanya mulai geram dengan tingkah adiknya. Dia menarik badan Kiara dan mendudukkan dengan kasar.

“Dengar! Kalau lu belum kelar juga dengan urusan patah hati lu itu maka gue nggak akan segan- segan mengembalikan lu ke Mama. Gue nggak suka lihat lu di sini tanpa ada tujuan yang jelas” ucap Dira.

“Jangan, Kadir!” ucap Kiara pelan.

“Kalau lu mau di sini. Pilih satu diantara pilihan yang gue kasih. Lu mau lanjut kuliah, ambil gelar master di sini atau lu berkarir di sini terserah lu mau berkarir dimana. Gue akan bantu!” ucap Dira.

Kiara diam sejenak. 

“Kalau gue mau dua-duanya bagaimana?” tanya Ara membuat Dira membulatkan matanya tak percaya dengan apa yang dia dengar barusan.

“Lu memang ajaib. Disuruh milih satu malah milih semua. Sekarang lu mau lanjut ambil gelar master dimana?” tanya Dira dengan nada suara yang mulai melunak.

“NYU” ucap Kiara pendek.

“Tidak mau lanjut di Columbia University?” selidik Dira.

“No! NYU!” jawab Kiara.

“Oke dan lu mau berkarier di....???” tanya Dira.

Kiara beranjak dari kasurnya dan berjalan mendekati Dira. Kiara menyerahkan kartu nama Rio pada Dira. Dira menerima dengan wajah dingin. Ia membaca kartu nama itu dan kembali menatap heran pada adiknya.

“Lu kenal di mana sama Rio?” tanya Dira.

“Di cafe. Tadi gue keluar sebentar dan dia nawarin gue jadi model buat acara fashion karya desainer Evan Sanders” ucap Kiara ngasal.

"What? Evan Sander...??? Evan Scandz kaleeeee....” ucap Dira membenarkan dan Kiara hanya mengangkat kedua bahunya.

“Lu emang ajaib, Kiarang sarang burung. Gue dukung kalau lu emang mau berkarier dengan mereka. Gue kenal dengan mereka tapi lu jangan buka identitas kalau lu saudara gue” ucap Dira.

“Kenapa? Lu malu punya adik kayak gue?” tanya Kiara.

Buggg...

Dira melempar kembali jas nya pada Ara.

“Bukan begitu. Kalau mereka tahu lu itu adik gue. Lu bakalan dapat jalan pintas dan gue nggak suka cara itu. Lu harus berjuang untuk mendapatkan impian lu” ucap Dira.

Dira memang tidak suka dengan “jalan belakang” selama ini Dira berjuang agar mendapatkan apa yang dia inginkan. Dira tidak mau Kiara memperoleh keinginannya secara instan. Dira ingin melihat bagaimana Kiara berjuang mendapatkan keinginannya.

“Oke” jawab Kiara ringan.

“Dan masalah kuliah. Gue akan suruh orang buat ngurus berkas-berkasnya. Gue mau lu serius dengan apa yang lu pilih” titah Dira.

“Oke” jawab Ara lagi yang membuat Dira heran karena sedari tadi Ara hanya menjawab pendek.

“Lu dari tadi oka oke oka oke. Serius nggak sih lu??” kali ini Dira yang berteriak.

“Huahhhhh....” Kiara membuang nafas. Rupanya sedari tadi Ara menahan nafasnya.

“Kadir... gue itu dari tadi jawab pendek-pendek biar cepet" ucap Ara.

“Cepet? Cepet kenapa?” tanya Dira heran.

“CEPET-CEPET PERGI DARI SINI...!!!! Jas Lu bau, kaos kaki lu bau, dan badan lu bau. Gue engap tahu....”teriak Ara kemudian berlari meninggalkan Dira sambil terkekeh. Dira yang ditinggalkan Kiara hanya diam mematung dan mengumpat kesal.

1
Ferfi Risma Uli
entahlah!!
Tidqk patut dicontoh, IDE YG ABSURD, KARAKTER YG HALU.....
ADA YQ PEREMPUAN SEPERTI KIERA nemplok diidenyq thor
MommyAtha: namanya juga cerita, ONENG!!! kalau mau g halu yaa bukan fiksi
total 1 replies
Ferfi Risma Uli
kalau kiara anakku kupaatikan menguleni mulut atas, mulut bawah dgn cabe sembari diikat dipohon karet....

ABSURD BANGET
Ferfi Risma Uli
kalau kiara anakku kupaatikan menguleni mulut atas, mulut bawah dgn cabe sembari diikat dipohon karet....

ABSURD BANGET
Ferfi Risma Uli
NGAWUR!!!
Ferfi Risma Uli
Sinetron
Idang
semoga kiara menemukan kakanya yaa
Rury Jayanti
Luar biasa
Husnul Khotimah
keren ceritanya maak
Lina Zascia Amandia
Kak Atha, maafkan sy yg jarang nengok karyanya, soalnya ada tugas juga yg numpuk. Tp sabar ya pas santuy pasti mampir..... kadang like kadang baca.... Heheehehe...
Lina Zascia Amandia
Wkwkkwk episode ternyeleneh..... ada di orang kaya ranjangnya bisa patah.... asli nih..... kocak....
Lina Zascia Amandia
PAS asik2 baca pindah bab dibawah adalah ada visual. Sumpah untuk Kiara diluar expektasi sy Thor.... hehe.... bayangannya sih Anya liar n seksihhhh, maksudnya perannya....
mery harwati
😃Kiara ajak aja main ke Gunung Klothok atw ke SLG atw ke Besuki atw Posarang atw air terjun Dholo, banyak tuh tempat wisata Kediri yang bikin otak fresh lagi 😍
MommyAtha: aduh... bikin lapar ini mah
total 3 replies
mery harwati
Lah lah lah kenapa itu kota Pare Kediri dibawa bawa Thor ? Aq kaget lho beneran, karena aq juga orang Kediri 😃 Jangan² Dira di suruh ngajar di Kampung Inggris ? 😍, memang Kediri Bersemi selalu di hati ♥️
mery harwati
😃😃Ale, emang enak dikerjain sama Kiara 🤪
mery harwati
Waahh gila nih bocah 🤪 cinta emang gak peduli dia udah bekas orang juga ya bahkan masih sah, dapat wangsit dari lagu tadi tuh, jadi nekat 😃
mery harwati
Oh Jeng Kelin kapan ya aq bisa ke salah satu tempat wisata impian ku, Labuan Bajo,selain Raja Ampat 😍
mery harwati
Rio kau harus berjuang klo mau Kiara jadi istrimu 💪
MommyAtha: semangat
total 1 replies
mery harwati
Mengintip cerita nya dulu ya Thor 😍
mery harwati: Iya makasih ya Thor, sehat selalu bwt Author ya 💪
total 2 replies
Puspa Trimulyani
ini seperti keluarga mafia ya kak??? kok nyimpan senjata?
Puspa Trimulyani: 🤭😅😅😅🙏
total 2 replies
Ezhi Alfarizy
aq mampir nich thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!