Season 2 dari karya Queen mafia
🌹Diam yg paling tenang adalah mendo'akan🌹
🌹Karena tidak ada yang lebih tulus dari hati yang mencintai dalam perih, dan mendo'akan dalam diam🌹
🌹Semua tidak akan ada artinya jika hanya sebatas kata kata belaka. Semua tidak akan ada habisnya jika hanya memendam rasa🌹
🌹Memperhatikan mu diam diam,
Mendoakan mu setiap hari dan mencintai mu secara rahasia🌹
🌹Perasan ini sangat dalam, sehingga aku memilih untuk diam dan memendam🌹
🌹Menjadi orang yang memendam rasa akan tersiksa jika tawa itu berasal dari seseorang wanita yang selama ini ia puja🌹
🌹Untuk orang sepertiku yang hanya bisa memendam perasaan, cinta hanya bisa memberikan sebuah penderitaan 🌹
🌹Sampai detik ini setidaknya aku tau gimana rasanya mencintai dalam diam dan memendam perasaan rindu sendirian 🌹
🌹 Penyesalan yang sangat aku rasakan adalah, karena aku belom sempat untuk mengungkapkan dan menyatakan perasaanku yang sesungguhnya kepada perempuan yang sangat aku cintai sampai akhirnya dia pergi, dia pergi untuk selamanya meninggalkan ku, meninggal kita semua🌹
( Created by : Arkana William Samudra )
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maulida_ap, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KQM_Eps 07
Sedangkan di ruangan yang sangat gelap dan sangat kumuh terlihat lelaki tampan yang terikat rantai di kedua belah lengannya, sudah beberapa hari lelaki tampan itu belom juga sadarkan diri dari pingsannya, namun tiba tiba lelaki tampan itu kini mulai mengerjap ngerjap kan kedua matanya dan meringis kesakitan.
" Aws " ringis laki laki itu.
" Astaga, dimana gue ?" ucapnya kaget saat melihat keadaannya yang sangat memprihatinkan.
" What, apa apaan ini, gue di kurung dan gue juga di rantai ?" kagetnya.
" Siapa yang udah berani nahan gue di sini ? gue ga tau bagaimana melihat reaksi sahabat sahabat gue bahkan tunangan gue, saat mereka tau gue seperti ini, dan gue gak bakalan tau seperti apa nantinya orang yang sudah berani ngelakuin ini dengan gue " gumam nya lagi.
Sebenarnya Azril dia sangatlah sedih melihat keadaan nya yang sekarang karena beberapa Minggu lagi dia akan menikahi tunangannya, tapi keadaan dia malah di culik dan di kurung di ruangan seperti ini, yang dia sendiri pun tidak tau tempat ini dimana, dia hanya berharap suatu keajaiban akan datang kepadanya.
Saat dia sibuk dengan fikirannya, terdengar suara pintu yang akan terbuka di saat bersamaan terlihat seorang perempuan cantik nan seksi berjalan berlenggak lenggok ke arahnya dengan senyuman menggoda membuat Azril terkejut, tetapi dia sembunyikan dengan ekspresi datarnya.
" Wah wah lihatlah, lo bahkan masih saja terlihat tampan dengan keadaan lo yang sekarang sayang haha " ucap perempuan itu dan tertawa.
" Apa mau lo ?" tanya Azril ketus, yaps laki laki itu adalah Azril yang asli.
" Mau gue ? Lo yakin ingin tau mau gue ?" tanya perempuan itu yang di balas anggukan kecil dari Azril.
" Gue mau para sahabat lo menderita terutama untuk ke empat sahabat Queena yang selama ini sudah merebut kalian berlima dari kita kita, dan karena Queena juga lah penyebab kematian Sinta sahabat gue, dan asal lo tau, gara gara tunangan lo gue jadi depresi, gue depresi karena gue sangat terobsesi untuk memiliki lo, dan lo bisa lihat sekarang, gue berhasil, gue udah berhasil buat jebak Vira tunangan lo untuk membenci lo selama lamanya hahaha hahaha hahaha, bahkan cincin pertunangan kalian sudah di buang jauh jauh dari jari kelingking nya hahaha hahaha " tawanya menyeringai.
" Lo gila Aurel hah, demi obsesi lo malah bertindak bodoh, sebenarnya lo baik Aurel, tapi kenapa lo jadi seperti ini, apa lo gak sayang dengan nyawa lo sendiri kalau memang mereka tau bahwa lo yang udah culik gue, gue gak nyangka setelah sekian lama kalian berempat menghilang justru lo muncul lagi, dan dengan mudahnya lo ingin menghancurkan mereka, bahkan lo tega menghancurkan hubungan gue dengan Vira, lo tau Aurel, sebentar lagi gue mau menikah dengan Vira dan lo hancurin semuanya hah, apa mau lo Aurel apa hah ? lo egois Aurel " bentak Azril menatap tajam Aurel dengan mata yang sudah berkaca-kaca.
( Vira maafin gue, gue gak bermaksud buat batalin pernikahan kita, gue sayang sama lo Vira, gue cinta. Ya Tuhan tolong selamatkan aku dari perempuan ini ) batin Azril frustasi, yang masih menatap tajam Aurel.
" Apa lo bilang ? gue tega, gue jahat, gue egois ? lo yang tega Azril, lo yang jahat dan lo yang egois, kalau bukan karena lo gue gak akan seperti ini " bentak Aurel yang juga menatap tajam Azril.
" Gue egois ? maksud lo apa ?" tanya Azril dingin.
" Yah lo egois, lo gak sadar bahwa selama ini gue ngejar ngejar lo, gue selalu perhatiin lo, bahkan gue rela berkorban masuk sekolah yang sama dengan lo, demi lo Azril, tapi apa yang gue dapat, lo bersikap seolah olah lo gak kenal gue dan lo bersikap seolah olah kita sama sekali tidak saling mengenal " ucap Aurel dengan nada tinggi.
" Eh Aurel bukannya gue bersikap layak nya gak kenal sama lo, gue memang pada dasarnya juga gak kenal dengan lo, asal lo tau gue gak pernah kenal apalagi dekat dengan perempuan kecuali saat SMA itupun bareng Queena adik dari sahabat gue, setelah nya gue gak ada kenal bahkan dekat dengan perempuan manapun, lo mau berakting seolah olah gue yang egois terus gue iba sama lo dan gue meluk meluk lo terus minta maaf gitu sama lo ? hoho Aurel Aurel jangan mimpi deh gue seperti yang lo pikirin " ucap Azril panjang lebar namun menghunus hati Aurel yang paling dalam, dan Aurel merasakan hatinya sakit sangat sakit.
___________________________________________
Yaps, masih ingat dengan Aurel ? Aurel adalah salah satu sahabat dari Sinta, Agnes, Bella dan Fely, setelah kematian Sinta para sahabatnya memutuskan untuk berubah dan tidak akan melakukan kejahatan lagi, namun berbeda dengan Aurel yang sangat terobsesi dengan Azril, justru membuat nya sangat terobsesi untuk menghancurkan persahabatan Azril dan juga hubungan dia dengan Vira sahabat dari Queena sendiri yang sangat sangat di bencinya, dan Aurel lah penyebab dari kecelakaan yang mengakibatkan kematian Queena, Agnes, Bella dan Fely hanya bisa menatap Aurel sedih, mereka bertiga tidak bisa berbuat apa apa untuk bisa menenangkan Aurel dari amarah dan obsesinya untuk mendapatkan apa yang dia inginkan, sehingga mereka bertiga sepakat untuk memutuskan pergi meninggalkan Aurel yang selama ini tidak pernah mendengar kan nasihat mereka, mereka bertiga memutuskan untuk pergi dari negara kelahiran mereka, sedangkan Aurel tak masalah dengan kepergian ketiga sahabatnya, justru dia sangat senang karena dia lebih leluasa untuk membalas dan melakukan apapun tanpa adanya campur tangan dari ketiga sahabatnya..
.
( Bersambung )
semagatttt
padahal pngn lihat lanjutannya ceritanya .lama menggantung