Di Benua Sembilan Provinsi, kekuatan adalah satu-satunya hukum yang diakui. Lin Xuan, pewaris muda Klan Lin yang lahir dengan Tulang Kaisar Kuno, dikhianati pada malam upacara kedewasaannya. Tetua Agung klan bekerja sama dengan sepupunya, Lin Haotian, dan tunangannya dari Sekte Pedang Bulan, Su Qingxue, untuk merobek Tulang Kaisar dari tubuhnya secara hidup-hidup. Dengan meridian yang hancur dan tubuh yang dibuang ke Jurang Tulang Iblis, Lin Xuan seharusnya mati menjadi santapan binatang buas.
Namun, darah pantang menyerah dan kebencian yang membakar jiwanya memicu bangkitnya artefak misterius dari era sebelum penciptaan langit: Sistem Penakluk Takdir (Fate Conqueror System). Sistem ini memiliki satu hukum mutlak: rampas takdir musuh untuk membangun tahta sendiri. Setiap musuh yang dibunuh dan setiap faksi yang dihancurkan oleh Lin Xuan akan diekstrak menjadi Esensi Kultivasi Murni, Bakat Spiritual, dan Fragmen Hukum.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 7: Menempa Pedang Pemutus Karma & Sumpah Darah Mo Wuji
Di dalam kerangkeng baja, Mo Wuji yang tadinya memejamkan mata perlahan mengangkat kepalanya. Melihat lima orang dari Klan Wang mengepung pemuda bertopeng perak yang baru saja membelinya, Mo Wuji menghela napas dalam hati. Ia mengira pembeli misterius itu akan mundur ketakutan mendengar nama Klan Wang dan Klan Lin.
Namun, pemuda bertopeng perak itu justru mengeluarkan tawa pelan yang membuat bulu kuduk siapa pun yang mendengarnya merinding.
"Untuk pedang pertunangan Lin Haotian?" ulang Lin Xuan dengan nada dingin. "Kebetulan sekali. Aku juga sedang menyiapkan hadiah besar untuk hari pertunangannya."
"Kurang ajar! Berani-beraninya kau mengejek Tuan Muda Haotian! Patahkan kedua kakinya dan rampas barangnya!" teriak Wang Teng murka.
Empat pengawal Klan Wang yang berada di Pembukaan Meridian Tingkat 5 langsung mencabut golok mereka secara bersamaan, melepaskan tebasan Qi Sejati di tengah lorong pasar gelap tanpa memedulikan pengunjung lain!
Lin Xuan bahkan tidak meletakkan Besi Darah Bintang di tangan kirinya. Tangan kanannya memegang pedang patah besi hitam, lalu melangkah maju satu tindak.
Langkah Bayangan Darah! Tebasan Pemutus Nadi!
SRAAAK! SRAAAK!
Cahaya merah gelap berkelebat membentuk busur bulan sabit di udara yang remang-remang.
Tidak ada suara benturan senjata yang panjang. Hanya terdengar bunyi logam terbelah, diikuti oleh empat kepala manusia yang terbang melayang ke udara secara bersamaan!
Keempat pengawal Pembukaan Meridian Tingkat 5 itu bahkan tidak sempat melihat bagaimana Lin Xuan bergerak sebelum leher mereka putus sepenuhnya!
Suasana di lorong pasar gelap seketika hening seperti kuburan. Para pedagang dan kultivator pasar gelap yang terbiasa melihat pertumpahan darah pun menahan napas melihat eksekusi yang begitu cepat, bersih, dan kejam.
Wang Teng membeku di tempat. Celananya langsung basah oleh air seni karena ketakutan luar biasa saat ujung pedang patah Lin Xuan sudah menempel di pangkal tenggorokannya.
"Tu-Tuan! Ampun! Aku adalah putra tunggal Kepala Klan Wang! Jika kau membunuhku, Klan Wang dan Klan Lin tidak akan melepaskanmu!" suara Wang Teng gemetar hebat.
"Terima kasih sudah mengingatkan," jawab Lin Xuan datar. "Kalau begitu, setelah memenggalmu di sini, aku akan sekalian mampir untuk meratakan Klan Wang."
JLEB!
Tanpa ragu sedetik pun, pedang hitam itu menembus tenggorokan Wang Teng. Saat tubuh Wang Teng roboh, Lin Xuan menyentuh bahunya sekilas untuk menarik esensi darah dan cincin penyimpanannya secara diam-diam.
[Anda telah membunuh Wang Teng dan empat pengawal Klan Wang.] [Merampas Esensi Darah Murni +520! Poin Takdir +190! Batu Spiritual +1.200!]
Lin Xuan menoleh ke arah pedagang budak yang sudah berlutut gemetar di lantai, mengambil kunci kerangkeng, lalu membuka pintu besi tempat Mo Wuji dikurung.
"Bawa kerangkeng ini? Tidak perlu," ucap Lin Xuan sambil memotong rantai belenggu di tangan Mo Wuji dengan satu tebasan. "Ikut aku."
Mo Wuji menatap pemuda bertopeng perak di hadapannya dengan sorot mata terkejut sekaligus hormat. Tanpa banyak bertanya, mantan jenderal bayangan itu menahan rasa sakit di nadinya dan mengikuti langkah Lin Xuan keluar dari pasar gelap menuju sebuah gua tersembunyi di lereng bukit utara.
Di dalam gua batu yang tenang, Lin Xuan melepas topeng peraknya, memperlihatkan wajah mudanya yang tegas dan dingin.
"Kau masih sangat muda..." Mo Wuji tertegun sejenak sebelum berlutut dengan satu lutut. "Terima kasih telah membebaskanku dari penghinaan di kerangkeng itu, Tuan Muda. Namun Racun Pembusuk Jiwa di dalam Dantian-ku berasal dari tetua racun Kekaisaran Yan Agung. Hidupku paling lama hanya tersisa tiga hari lagi."
"Nyawamu sekarang adalah milikku. Selama aku belum mengizinkanmu mati, bahkan Raja Neraka pun tidak berhak mencabut nyawamu," ucap Lin Xuan tenang.
Lin Xuan membuka panel sistemnya dan mengaktifkan fitur Deduksi & Pemurnian Takdir menggunakan 200 Poin Takdir serta satu butir Inti Darah Piton Sisik Besi.
[Menggunakan 200 Poin Takdir untuk memurnikan Inti Darah dan mengekstrak Pil Pemurni Jiwa Darah Asura (Kemurnian 100%)!]
Sebuah pil berwarna merah delima yang memancarkan aroma harum luar biasa muncul di telapak tangan Lin Xuan. Ia melemparkan pil tersebut kepada Mo Wuji, lalu menempelkan telapak tangannya di punggung pria itu, menyalurkan daya hisap Kitab Kaisar Penelan Langit untuk menarik keluar seluruh gumpalan Racun Pembusuk Jiwa dari meridiannya!
"Arghh—!"
Mo Wuji memuntahkan segumpal darah hitam pekat yang langsung mendesis membakar lantai batu gua. Detik berikutnya, energi murni dari pil sistem meledak di dalam tubuhnya!
Meridiannya yang tadinya layu kini pulih sepenuhnya, bahkan lautan roh di Dantian-nya kembali menyala terang! Aura mengerikan dari seorang pakar Ranah Fondasi Roh Tingkat 3 langsung memenuhi seluruh gua!
Mo Wuji menatap kedua tangannya yang kembali dipenuhi kekuatan puncak dengan mata berkaca-kaca, lalu menjatuhkan kedua lututnya ke tanah dan membenturkan dahinya tiga kali di hadapan Lin Xuan.
"Mulai hari ini, nyawa, pedang, dan jiwa Mo Wuji sepenuhnya milik Tuan Muda Lin Xuan! Siapa pun yang ditunjuk oleh pedang Tuan Muda, Mo Wuji akan mencabut nyawanya meski harus menyerbu lautan api!"
[Selamat! Anda telah menaklukkan bawahan tingkat tinggi pertama: Mo Wuji (Ranah Fondasi Roh Tingkat 3 — Kesetiaan: 100% Mutlak)!] [Hadiah Penaklukan: Fitur Penempaan Takdir (Fate Forge) terbuka lebih awal! Poin Takdir +300!]
Lin Xuan mengangguk puas, lalu mengeluarkan pedang patah besi hitamnya, bongkahan Besi Darah Bintang, serta gumpalan racun jiwa yang baru saja ia tarik dari tubuh Mo Wuji.
"Sistem, gunakan Penempaan Takdir! Lebur semua material ini menjadi senjata utamaku!"
[Memulai Penempaan Takdir... Mengurangi 300 Poin Takdir...] [Selamat! Pedang Patah Besi Hitam telah berevolusi menjadi Senjata Roh Tingkat (Xuan/Hitam) Puncak: Pedang Pemutus Karma (Karma Severing Blade)!] [Efek Khusus: Mampu tumbuh ke tingkat Ilahi dengan menyerap darah kultivator kuat; setiap tebasan membawa serangan jiwa dan menghancurkan pertahanan Qi lawan sebesar 30%!]
Di tangan Lin Xuan, kini tergenggam sebilah pedang panjang berwarna hitam pekat dengan alur garis merah darah di sepanjang bilahnya. Begitu diayunkan pelan, suara dengungan pedang yang haus darah terdengar seperti nyanyian kematian.