NovelToon NovelToon
Luka Pernikahan

Luka Pernikahan

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Balas Dendam
Popularitas:14.1k
Nilai: 5
Nama Author: e_Saftri

Ujian dalam rumah tangga Aini dan Andra dimulai saat Andra mendapat kenaikan jabatan di perusahaan tempatnya bekerja

Ekonomi yang membaik, membuat Andra mulai merasa bosan dengan istrinya yang menurutnya tidak bisa merawat diri, hingga membuatnya terjerat pesona rekan kerjanya sendiri

Aini begitu terluka, saat suaminya membawa seorang wanita yang tengah berbadan dua yang ia perkenalkan sebagai istri

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon e_Saftri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7

Setelah sarapan bersama, keduanya kembali ke kantor lalu menuju ruangan masing-masing

Seperti biasa, Sarah akan mengantarkan laporan bagi sang manager. Andra tersenyum saat melihat kekasihnya itu masuk

"Kamu kunci pintunya Sarah!" Titah Andra

Walaupun bingung, Sarah tetap mengikuti apa yang kekasihnya perintahkan. Wanita itu melangkah mendekat lalu menyerahkan berkas yang ia bawa kehadapan atasannya itu

Andra memeriksa lalu membubuhkan tanda tangan nya disana, saat selesai pria itu belum juga memberikannya kepada Sarah

"Ada apa?" Tanya Sarah

"Kamu duduk disini!" Ujar Andra lalu menepuk pangkuannya

Sarah tersenyum, langkahnya mendekat lalu mendaratkan dirinya diatas pangkuan sang kekasih, tangannya melingkar dileher

"Ada apa? Hmm?" Suaranya sengaja dibuat sangat menggoda

"Aku lemes, butuh asupan" Tangan lebar itu mulai kemana-mana, Andra mengusap pa ha mulus itu hingga jemarinya tiba ditempat yang selama ini membuatnya mabuk kepayang

Jemari besarnya mulai menggelitik dibalik kain segitiga berbahan katun itu membuat Sarah bergerak gelisah

"Ini masih jam kerja ahhh" Ucapannya tidak jelas karena Sarah sudah terbuai oleh apa yang kekasihnya lakukan

Jari telunjuk pria itu menggeser kain penutup itu kesamping lalu bergerak keluar masuk

Sungguh rasanya Sarah ingin terbang melayang, Andra tidak membiarkan kekasihnya itu, wajahnya mendekat untuk dapat mengecup bibir merah yang selalu menggodanya

"Mas Andra ahh" Napasnya tersengal, sungguh Sarah tidak tahu jika permainan kekasihnya ini sangat menakjubkan

Andra tersenyum saat melihat wajah kekasihnya "Kamu boleh keluar! Terima kasih untuk vitaminnya" Andra tersenyum puas

"Kamu gak apa-apa, mau aku bantuin dulu?" Sarah menawarkan sambil turun dari atas pangkuan kekasihnya sambil memperbaiki penampilannya

"Gak perlu, aku udah cukup puas dengan permainan ini, nanti kita ketahuan lagi" Andra tersenyum dan kekasihnya itu mengangguk

"Sarah" Seru seorang wanita

Sarah gelagapan, wanita berpakaian rapi yang juga rekan kerja Sarah itu melihat penampilan sahabatnya itu

"Ada apa? Kamu keliatan berantakan banget?" Tanyanya sambil melihat penampilan Sarah

"Ohh, ini aku sedikit gak enak badan" Bohongnya

"Iya, kamu keliatan pucet banget. Lipstik kamu juga berantakan"

Sarah mengusap bibirnya, lain kali ia akan membawa benda satu ini jika datang keruangan kekasih gelapnya itu

"Makasih yaa Tari, aku masih banyak pekerjaan, aku duluan yaa"

Wanita itu hanya melihat rekannya yang berlalu "Sarah dari ruangan pak Andra kan? Kok bisa penampilannya berantakan seperti itu, memangnya pak Andra ngasih pekerjaan apa?"

Jam pulang kantor tiba. Seperti biasa, Andra akan mengantarkan kekasihnya lebih dulu

Mobil melaju, namun sejak tadi Sarah diam saja "Ada apa? Kamu kok diem aja"

"Ini semua gara-gara kamu, sepertinya Tari curiga sama aku" Ujar Sarah

"Curiga kenapa?"

"Waktu aku keluar dari ruangan kamu, dia ngeliat aku. Penampilan aku berantakan dan dia curiga"

Andra tersenyum lalu mengusap kepala wanitanya "Kamu tenang aja, dia gak akan berani macam-macam sama kita"

"Aku harap juga begitu"

"Sayang" Sarah tersenyum, sepertinya ia tahu apa yang harus ia lakukan

"Tadi pagi kamu udah muasin aku, sekarang giliran aku" Tubuh Sarah mulai menunduk, jemarinya mengusap benda yang masih tersembunyi dibalik celana panjang berwarna navy yang Andra kenakan

"Kamu memang paling ngerti apa yang aku inginkan" Satu tangan Andra mengusap rambut panjang Sarah yang sudah mulai menjalankan tugasnya

Jemarinya bergerak lincah melepas ikat pinggang lalu menurunkan resleting celana yang Andra kenakan hingga benda tegak itu terpampang dihadapannya

Sarah lebih dulu mengusapnya dengan ibu jari membuat Andra mengerang nikmat, bahkan ia mencengkram rambut panjang itu

"Kamu memang yang terbaik Sarah"

Andra berusaha tetap fokus pada jalanan dihadapannya, tapi ini tidak baik karena ia mulai kehilangan fokus. Terlebih saat benda itu sudah memenuhi rongga mulut Sarah yang hangat

Astaga, Andra tidak bisa. Sarah benar-benar pandai melakukannya, kepuasan seperti ini tidak pernah ia dapatkan karena Aini tidak pernah melakukannya

Mobil menepi di bawah pohon besar di pinggir jalan, Andra mendongak saking nikmatnya apa yang kekasihnya ini berikan

Andra mengumpulkan rambut panjang itu lalu membantu mendorong kepala wanita itu agar lebih dalam

Beberapa kali Sarah tersedak, namun hal itu tidak membuatnya jera untuk mencucup benda yang masih berdiri tegak itu hingga cairan didalamnya tumpah dan membasahi wajahnya

"Kamu buang nya sembarangan" Ujar Sarah lalu bangun dari posisinya, wanita cantik itu meraih tisu lalu membersihkan wajahnya dari cairan milik kekasihnya

"Maafkan aku sayang, ini karena kamu memang menakjubkan. Kamu luar biasa Sarah" Ujarnya seraya mengatur deru napas yang masih memburu

Mobil kembali melaju, membawa pasangan selingkuh itu hingga tiba dirumah

"Mas mau mampir kan?"

"Mungkin lain kali sayang, aku harus pulang cepat biar Aini gak curiga" Jawab Andra

Tidak mungkin juga ia menggunakan alasan lembur setiap hari, bisa-bisa Aini curiga

Sarah memasang wajah cemberut "Padahal kita belum sampai dipermainan inti"

"Maaf yaa, mungkin lain kali. Aku janji" Ujar Andra

"Janji yaa?"

"Janji sayang" Andra mengecup bibir ranum itu sekilas lalu Sarak keluar dari mobilnya

Andra membunyikan klakson saat melihat Sarah melambaikan tangan lalu kendaraan roda empat itu meninggalkan rumah

Sesampainya dirumah, Andra mencari keberadaan istrinya. Aini tengah sibuk menyiapkan makan malam

Tumben sekali, biasanya jika sudah sore seperti ini maka Aini akan berada didepan pintu untuk menyambut nya

"Mas, maaf aku belum selesai masak" Aini tersenyum

Andra menatap wanita dihadapannya dengan tatapan meremehkan. Wanita itu sangat tidak menggoda

Aini hanya mengenakan baju kaus serta celana panjang yang longgar, rambutnya dicepol asal serta wajah yang berminyak, belum lagi aroma bumbu dapur yang tercium dari tubuhnya

"Aku mau mandi dulu" Aini menatap suaminya yang masuk kedalam kamar, ia bertanya karena suaminya bahkan tidak menyematkan kecupan seperti biasanya

Aini melihat lagi penampilannya, wajar jika Andra menjauh. Dirinya sangat tidak enak dilihat saat ini

Setelah membersihkan diri, Aini menyusul suaminya yang telah berada dimeja makan. Bahkan Andra makan tanpa menunggunya terlebih dahulu

"Mas udah laper banget, makanya mas makan duluan" Ucap Andra saat sang istri duduk dihadapannya

"Iya" Aini merasa bersalah "Maaf yaa mas, tadi Kasih rewel makanya aku telat masaknya"

Andra tak menjawab, setelah pria itu selesai menyantap makan malam nya. Andra bangkit lalu melangkah menuju kamarnya

Aini menatap piringnya, sekarang ia malah tidak bernafsu untuk makan. Aini merasa suaminya sangat dingin

Aini tidak lagi melihat suaminya yang penyayang dan selalu bersikap manis padanya

"Apa aku ada salah yaa?" Gumamnya lalu bangkit menyusul sang suami

Sesampainya disana, Aini melihat jika suaminya itu telah berbaring diatas ranjang mereka

Aini mengira jika suaminya itu tengah dalam keadaan lelah, karena biasanya Andra akan mengajaknya bermesraan sambil membahas tentang kegiatan mereka hari ini

"Jangan manja Aini" Ucapnya pada diri sendiri

1
Ilfa Yarni
hahahaha kasian deh
Ilfa Yarni
sebenarnya tidak keterlaluan Aini itulah hukuman bagi yg suka menyakiti tp Klo km kasihan minta Tristan untuk kasih dia pekerjaan
sunaryati jarum
Memang bukan anak pengungsaha ,tapi jadi wanita simpanan suami pengusaha
sunaryati jarum
Semoga Tristan jadi bucin pada Aini
Ilfa Yarni
Aini jodohmu yg tepat tristan
Ilfa Yarni
knp ya ga di novel atau dunia nyata standar se seorang diukur dgn uang
Heny
Klau aqu jawab mau suami selingkuh mertua jahat
sunaryati jarum
Awalnya kontrak tapi nanti Tristan bucin duluan
Ilfa Yarni
kadang kita emang minder klo berada fitengah2 orang kaya
Ilfa Yarni
aini sama Tristan aja Duda dan janda premium klo yudha msh bisa dpt yg perawan
sunaryati jarum: Emak setuju
total 1 replies
Ariany Sudjana
Tristan sudah jatuh hati sama Aini, cuma ga mau mengakuinya,masih belum move on dari almarhumah istrinya.

lebih suka Aini sama Yudha saja sih, Yudha juga laki-laki yang baik
sunaryati jarum
Setia itu bagus Nak zTristan tapi dia sudah meninggal,jika kau jatuh cinta pada wanita lain bukan berkhianat
Ilfa Yarni
mknys istri udah meninggal yg diingat trus boleh kok ingat tp km kan hrs menjalani hidup jg
sunaryati jarum
Yang nkeluar dari bibirmu lain di hatimu
sunaryati jarum
Semoga Aini bisa menghancurkan benteng pertahanan hati Tristan
Ilfa Yarni
mantan aini nyelingkuhi aini krn aini dasteran aja skr aini cantik diperebutin 2 cowok kaya
Sri Angga
di sia2 kan suami direbutin duo cwo gnteng +tajir.
Ilfa Yarni
aini knp msh baik sih sama dia
Ariany Sudjana
hahaha itulah makanya Andra bodoh, menyia-nyiakan istri tercinta demi pelacur murahan 🤣🤣😂😂
Ilfa Yarni
aku bingung sama aini hrsnya dia bikin tristan jatuh cinta human bikin jauh hadeeeh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!