NovelToon NovelToon
THE STOICE HEROINE

THE STOICE HEROINE

Status: sedang berlangsung
Genre:Dark Romance
Popularitas:774
Nilai: 5
Nama Author: Putri Ayu Ningrum

Felicya adalah perempuan yang mempunya jiwa yang tenang. Ia memegang prinsip stoik; tidak semua hal harus dilawan, dan tidak semua luka harus dibalas.

Namun prinsip itu diuji ketika ia bertemu seorang laki-laki Machiavellian-cerdas, manipulatif, dan terbiasa memainkan manusia seperti bidak dalam permainan.

Di saat yang sama, Felicya harus berhadapan dengan perselingkuhan suaminya bersama seorang perempuan NPD.

Di antara kebohongan, manipulasi, dan permainan ego, Felicya perlahan menyadari bahwa membalas dengan elegan, bukan berarti jahat. karena mempertahankan boundariesnya dan tidak kehilangan jati dirinya, hanya perbuatan 2 orang yang mempunyai 2 sifat Dark Psichology.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Ayu Ningrum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7. Momen Bersama Bunda

Kembali dengan mereka yang sedang sibuk makan. Ruangan hanya terdengar suara sendok dan garpu. Tidak ada lagi percakapan di antara mereka bertiga.

Setelah beberapa menit mereka makan. Felicya membawa piring dan gelas kotor ke dapur. Yang di ikuti oleh Galang di belakang. Ia hari ini menjaga sikap sebagai seorang suami dihadapan mertuanya itu.

"Hun.. Aku bantu yah membawa piring dan gelas kotor ini ke belakang," tawarnya.

"Iya sayang, bawa saja ke belakang, makasih yah sayang kamu banyak bantunya. Aku jadi ngerasa bikin kamu repot," ucap Felicya pada suaminya.

Galang pun mengekorinya dari belakang ia membawa gelas kotornya dengan hati-hati.

...****************...

Ibu Felicya duduk di sofa kembali, ia pun menonton Tv di ruang tamu. Ia ganti chanel kartun kesukaannya.

Walau ibunya Felicya sudah tua, ia masih menyukai kartun. Ia duduk manis di ruang tamu fokus menonton dengan menikmati sisa teh hangat yang ada di gelasnya dan memakan cemilan yang ada di atas meja ruang tamu. Ia rasa tidak harus malu karena di rumah mantunya. Bukan tak sopan, menurutnya itu tak masalah selagi tidak ada beban dirumah mantunya. Baginya Galang anaknya sendiri. Apalagi Galang tidak mempermasalahkannya.

"Aku mau nonton kartun upin ipin ah," ujar ibunya.

Felicya dan Galang yang sudah selesai mencuci piring. Mereka berdua menuju ke ruang tamu tak jauh dari meja makan. Felicya dan Galang melihat seorang ibu sedang menonton akhirnya mereka menghampirinya.

"Ibun, ternyata masih suka kartun upin-ipin. itu kan kartun neng pas masih umur 10 tahun," ucapnya heran yang melihat ibunya masih suka kartun.

"Gak apa-apa sayang namanya juga hobinya nonton kartun, gak masalah dong," sahut Galang tersenyum pada Felicya. Ia duduk di sebelah Felicya.

"Iya nih neng, kan gak apa-apa kartunnya juga gak ada unsur 18-nya. Emang neng udah gak suka kartun upin ipin?" tanya ibunya tersayang.

"Atuh neng udah besar ibun, neng malu nonton upin-ipin terus mah," ujarnya sambil geleng-geleng kepala, ia heran dengan pertanyaan bundanya yang asal ngomong.

Felicya mencoba berbicara banyak pada ibunya.

"Bun, emmm aku mau tanya nih, emang ayah kerja di luar kota mana ibun? kok ayah gak kasih kabar ke neng sih," ucapnya dengan raut wajah yang murung.

"Ibun juga gak tahu, tapi bilangnya sih daerah Jakarta. Mungkin dekat sama rumah Galang."

"Seriusan bu, ayah bekerja di daerah jakarta? tapi emang ayah udah gak kambuh lagi asmanya?" tanya Felicya.

Galang yang mendengar istrinya khawatir dengan ke adaan ayahnya. Ia mencoba menenangkan istrinya.

"Sayang, mungkin ayah ngerasa sehat makanya ayah beraniin diri kerja di jakarta."

"Benar juga sih Mas. Aku cuma takut ayah kenapa-kenapa di luar sendirian. Biasanya aku yang temenin ayah pergi." Felicya sangat sedih mengetahui ayahnya harus pergi kerja jauh tanpa di antar olehnya. Ia sangat sayang kepada ayahnya.

"Yaudah... Neng, doakeun( doakan ) sing ayah salamat ti jalan ( selamat dijalan )" ujar ibunya.

Felicya menjawabnya. "Iya neng doakeun Ayah ibun,"

Galang yang tak tahu artinya ia hanya terdiam dan ikut menonton kartun upin ipin. Daripada ia harus ikut bicara karena ia tak paham bahasa sunda.

waktu sudah menunjukan tiba saatnya siang. Felicya yang mer, Ia izin untuk beristirahat di kamar pada ibunda tercinta.

"Bunda... Felicya izin beristirahat di kamar yah, soalnya badan neng, ngerasa kayak digebukin gitu.

Ibunya hanya menjawab dengan anggukan. Lalu Galang pun ikut pergi ke kamar bersama Felicya.

Ibunya mengerti bahwa mereka pasangan pengantin baru. Ia tak ingin mengganggu aktivitasnya.

Mereka berdua akhirnya merebahkan diri di atas ranjang yang empuk. Galang yang melihat istrinya sudah lelah. Ia langsung mematikan lampunya untuk tidur. Felicya masih membuka matanya. Ia mendengar suara dengkuran suaminya yang sudah tertidur.

Felicya baru ingat ibunya masih di ruang tamu, ia mengirimi pesan kepada ibunya.

Felicya :

"Ibun kalau ngantuk ke kamar yang di belakang sofa yah, itu kamar ruang tamu. Ibu istirahat saja disitu" pesan terkirim.

Ponsel ibunya berbunyi ia melihat ada nama anaknya di layar ponselnya, lalu membacanya. Ibunya langsung tengok ke belakang, ruang tamunya tidak jauh dari sofa. Ibunya pun beranjak ke kamar ruang tamu untuk istirahat

Setelah mengirim pesan kepada ibu tercinta.

Felicya mengingat kejadian suaminya yang berbeda, kemarin suaminya terlihat hangat bahkan membantunya saat di kamar mandi. Namun, terkadang terlihat cuek dengannya. Dan hari ini dia merasa suaminya banyak membantunya.

Ia bertanya-bertanya tentang suaminya.

"Mas Galang kamu sebenarnya, memang cuek kepadaku atau kamu cuma gengsi padaku?" gumamnya pelan. Lalu ia menatap suaminya diam-diam. Entah berapa menit ia menatap suaminya itu. Felicya akhirnya terbawa kantuk dan ikut tertidur juga.

Mereka yang sedang menikmati tidur siang. Tidak tahu bahwa ada seseorang yang sedang mengintip rumahnya di luar jendela. Siapakah orang yang mengintip tersebut.

1
ada deh
bagus cuma kurang gestur
ayuma lovely
ceritanya bagus cuma kurang gimana gitu coba tambahin gerakan tubuhnya atau suasana tempatnya pasti lebih bagus 👍💪
Putri Ayu: Okey ka nanti aku coba yah pas di bab selanjutnya
total 1 replies
ayuma lovely
ceritanya bagus cuma kurang gimana gitu coba tambahin gerakan tubuhnya atau suasana tempatnya pasti lebih bagus 👍💪
tiwi12
suka ceritanya lnjut
Putri Ayu: Okey ka/Kiss/
total 1 replies
tiwi12
lanjut
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮
ini cerita rumah tangga
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: 🤣🤣🤣haha
total 2 replies
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮
emm menarik juga ni masalah percintaan🤣 Galang suka dia kah
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: wkwkwkwk
total 2 replies
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮
kok masio blm update bab baru
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: wih keren udh sembuh
total 2 replies
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮
🌹 jangan males nulis nya 🤣🤣 💪😄
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: kerennn 💪😍
total 2 replies
Putri Ayu
wa'alaikumsalam iya ka terimakasih banyak, sudah gift mawar /Kiss/ semangat juga buat jadi penulis terkenal semoga karya kaka dilirik penerbit aamiin🤲
Putri Ayu: aamiin semoga kita semua sebagai penulis bisa sukses 🤲🤲🤲🥺🥺🥺
total 2 replies
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮
assalamualaikum ka semangat ya nulis nya aku dukung dua mawar untuk kak . maaf cumn bisa gift mawar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!