NovelToon NovelToon
BALAS DENDAM

BALAS DENDAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Mata-mata/Agen / Bullying dan Balas Dendam / Dendam Kesumat
Popularitas:9.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ayumi

Darren adalah anak yatim piatu yang diangkat anak oleh Jhon Meyer, Owner XpostOne. Prestasinya sangat gemilang sehingga dia sering di perintahkan oleh Jhon Meyer untuk bertugas di daerah konflik.

Umurnya sudah dua puluh delapan tahun dan belum menikah. Ia berjanji sebelum bisa membalaskan sakit hatinya kepada keluarga Blossom, ia tak mau menikah. Dulu saat berumur sepuluh tahun orang tua dan kakaknya di bakar hidup-hidup oleh keluarga Blossom.

Suatu hari ia di perintahkan oleh Jhon Meyer untuk menyelamatkan tiga orang gadis yang terperangkap didesa Beduwi. Dengan berat hati ia pergi ke Bali, tapi apa yang dia temukan di desa itu? Ilmu hitam atau Le-ak. Sangat mengerikan dan hampir saja ia menjadi tumbal.

Saat mengetahui salah satu dari ke tiga gadis itu adalah putri keluarga Blossom, ia pun membuat rencana jahat untuk menyiksa gadis itu.

Apakah yang direncanakan oleh Darren? silahkan baca sampai tamat.

Trimakasih, jangan lupa like, coment***

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB.07. TERTANGKAP

Kemarahan Ratu Le-ak semakin menjadi jadi. Ia mengamuk, tidak terima kalau gadis yang akan di persembahkan di ru-da-pak-sa. Mereka berani melangkahi Ratu Le-ak. Tidak ada adab per-Le-ak-an kurang a-jar! Gerutu Ratu Le-ak.

"Sebelumnya kalian sudah di beritahu untuk menjaga kepe-ra-wan-an ke tiga gadis itu, kita semua sudah sepakat kenapa kalian merusaknya. Persembahan ini langka dan Ibu kali sudah berjanji akan memberi ilmu Le-ak, yang paling sak-ti dan mantra ampuh mandraguna kepada kita semua, asal ke tiga gadis itu masih suci." ucap Ratu Le-ak panjang lebar.

"Maafkan kami Ratu...."

"Aku tidak habis pikir kenapa kalian bodoh sekali. Jika besok Ibu kali marah, kalian harus dihukum."

"Ampun Ratu, saya tidak ikut memp*rkosa saya tahu orang yang berbuat itu." sahut Le-ak Lenda lendi.

"Cepat katakan siapa itu?"

"Dia..dia...dia...."

Hampir semua Le-ak ditunjuk oleh Lenda Lendi, termasuk Darren. Tentu saja Darren kaget, dia tidak mau berbantahan. Takut Ratu Le-ak tahu penyamarannya. Untuk menghindari Ratu ia perlahan mundur dan balik badan.

"Kamu jangan pergi!!" teriak Ratu Le-ak menghentikan langkah Darren. Jantung Darren berdegup kencang.

"Maaf Ratu, saya tidak ada sangkut pautnya dengan masalah itu." ucap Darren mencoba tenang.

"Aku juga tidak ada, jangan ngarang, kamu sendiri pelakunya!" pungkas Le-ak matah kesal.

Ratu Le-ak memutar badannya memindai satu persatu Le-ak yang ditunjuk oleh Lenda Lendi. Matanya terhenti di wajah Darren. Ratu Le-ak mengerutkan kening, ia bingung karena penampilan Le-ak di depannya yang tidak lazim.

"Mendekat, kau tingkatan berapa?" tanya Ratu Le-ak curiga. Walaupun suasananya gelap gulita tapi Ratu tahu perbedaan Le-ak satu ini.

Tumben dia nervous melakukan misi. Menghadapi ilmu hitam tidak sama dengan perang melawan mafia. Disini ia seperti pecundang yang menunggu di makan hidup-hidup.

Disamping wajah Le-ak seram-seram, aura mistisnya membuat jantung Darren mengkerut. Kalau manusia biasa pasti sudah pingsan. Mungkin ilmu Le-ak yang dia beli membantu keberaniannya muncul sedikit.

Ia bingung harus ngomong apa kepada Ratu Le-ak, karena dia buta dengan ilmu Le-ak, disamping itu dia juga bukan warga Beduwi.

"Maaf Ratu, saya tidak tahu menahu tentang perk*saan itu." jawab Darren. Ia tahu jawabannya tidak nyambung.

"Maling tidak mungkin mengaku, aku bukan bertanya tentang itu, aku bertanya jubahmu."

"Oh ini, saya sengaja memakainya karena memperingati hallowen..." sahut Darren ngawur. Tangannya sudah siap merogoh pistolnya.

"Kau pasti manusia, kau mata-mata!!" bentak Ratu mendekati Darren.

Semua ribut, keadaan menjadi kacau. Darren terjebak, ia tidak bisa menjawab. Lenda Lenda sengaja memutar balikan fakta seolah-olah Darren memperk*sa.

"Bu-nuh saja, dia mata-mata." para Le-ak mulai menampar, menendang.

"Diam!!" bentak Darren.

"Kalian memfitnahku, aku bukan seperti kalian yang suka keroyokan. Penampilan kalian kuno, tidak seperti aku modern. Aku memang manusia biasa, tapi jenis ilmu Le-ak kita berbeda." kilah Darren.

"Manipulatif, bilang terus terang kau ini mata-mata!!" Ratu Le-ak membentak. Dia mengibaskan selendangnya, Darren pun terhuyung untung tidak jatuh.

"Aku bisa nge-Le-ak, kenapa kalian tidak percaya?"

"Buka jubahmu baru kami percaya!"

Tentu saja Darren tidak berani membuka jubahnya karena dibalik jubah ada banyak senjata rahasia."

"Kalau kau tidak membuka jubahmu aku yang bukaa.." ancam Lenda Lendi maju perlahan.

Darren kewalahan, tanpa sengaja ia mengelus tangannya, ia merinding saat merasakan tangannya berbulu lebat.

"Aku memang tidak bisa membuka jubah, tapi lihat tanganku!!" teriak Darren memperlihatkan tangan kanannya.

Semua mata Le-ak melotot ke tangan Darren yang berbulu lebat.

"Pasti palsu, coba pegang." ucap Lenda Lendi tak percaya. Dia mem-provokator Le-ak yang lain.

Semua Le-ak rebutan memegang tangan Darren. Mereka akhirnya yakin kalau Darren juga Le-ak. Lenda Lendi tetap tidak percaya, ia masih mencari celah untuk menjatuhkan Darren, masalahnya Ratu Le-ak pasti menghukumnya kalau Darren bisa membuktikan dirinya Le-ak.

"Sudah jelas Lenda Lendi yang bersalah.."

"Ratu...saya sudah lama mengabdi disini, saya tidak bersalah, dia yang bersalah. Tolong pertimbangkan."

"Siapapun kau, kalau salah tetap di jadikan t*mbal!" tegas Ratu Le-ak.

Tiba-tiba Lenda Lendi menubruk Darren dan menendangnya. Tentu saja Darren siaga, ia mengelak dari tendangan Lenda Lendi. Saat yang sama Darren memukul Lenda Lendi sampai jatuh, Darren cepat menjatuhkan diri disamping Lenda Lendi seraya menembaknya dengan jarum rahasia dari jam tangannya.

"Pfft!"

Lenda Lendi tidak bergerak, Darren juga pura-pura sulit bangun.

"Stop berantem kita lanjutkan ke acara semula." Ratu kembali mendekati altar.

"Buka ikatan tangan dan kakinya. Rambut di ikat kencang, jangan ada rambut jatuh bercampur d*rah. Pakaiannya digunting saja setelah itu gantung di tiang, kepala menghadap ke bawah. Siapkan bejana untuk menampung d*rahnya." ujar Ratu Le-ak sambil berkacak pinggang.

"Baik Ratu..."

"Cepat sedikit, ini sudah hampir jam tiga pagi, lewat dari jam tiga kita tidak bisa berubah menjadi manusia!"

Darren kaget, apakah kalau dia terlambat akan tetap berbulu, bagaimana ini. Ia juga tidak tahu mantra untuk merubah diri.

"Ratu, ada dua wanita masih hidup yang mana di gantung duluan?"

"Ke duanya, kalian bagi dua dan bagi tugas."

Mereka sibuk, Darren juga ikut membantu ia memilih wanita sebelah kiri karena tempatnya agak terhalang pohon, jadi ia bisa mengikat gadis itu agak kendor dan sekalian membunuh Le-ak lain.

"Aku yang mengikat gadis ini." ucap Darren kepada Le-ak lain.

Darren sengaja mengulur waktu saat memindahkannya dan kebetulan gadis itu berontak karena tangan dan kaki sudah tidak di ikat. Ia juga sengaja membuka penutup mulut gadis itu.

"Heii..ngapain kau buka penutup mulut gadis itu, nanti dia akan berteriak, dasar b*doh!!" bentak Le-ak poleng marah.

"Siapa kau, mencurigakan!!"

"Tolooong...Tolooong...siapapun yang bisa menolong ku, apapun yang kamu minta aku akan berikan, huwaa...huwaa." teriak gadis itu menyayat hati, ia terus berontak.

Tidak ada yang tergugah hatinya, Darren sedih membayangkan. Tapi ia tidak bisa berpikir, peluru tinggal enam biji, granat nenas ada satu. Sedangkan Le-ak masih tersisa sekitar dua puluh lima orang.

Masalahnya bukan manusia yang di lawan tapi Le-ak, mereka sudah curiga kepada dirinya karena Lenda Lendi mening66al. Mereka juga ribut karena bau anyir d*rah segar, padahal belum ada yang di bunbun.

"Larilah kalau keadaan ricuh, aku akan melonggarkan ikatanmu." bisik Darren kepada gadis itu. Gadis itu terdiam, ia menarik kalungnya memberikan kepada Darren.

"Ratu, saya merasa aneh, banyak Le-ak yang mening66al, padahal kita tidak ada membunbun. Apa karena Ratu salah hari mempersembahkan tum-bal, harusnya besok." ucap Le-ak poleng menghampiri Ratu Le-ak.

*****

1
❤ning🍀⃝⃟💙༄⃞⃟⚡
kabur gung 🤣🤣 itu juga kalo kamu masih ada tenaga buat kabur...
❤ning🍀⃝⃟💙༄⃞⃟⚡
serasa mau ke pesta Halloween👻🍬
❤ning🍀⃝⃟💙༄⃞⃟⚡
saking penasarannya plus tegangnya si Agung nungguin itu ilmu yg dibeli di olshop beneran ngepek apa ga 😅
❤️⃟Wᵃf Nesia
Aluna cepat cari bantuan untuk temanmu
❤️⃟Wᵃf Nesia
ratunya masa bisa salah si 🤣
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ᵒᶠᶠ'ᴳᶜ
kasian sekali hidupmu aluna terasa tertekan smaa dua org itu
❤ning🍀⃝⃟💙༄⃞⃟⚡
segala ada add on nya ilmu leak 🤣🤣 blm lagi ada diskonan juga... dukun jaman now 😅
❤ning🍀⃝⃟💙༄⃞⃟⚡
waduh Darren ini masuk golongan yang mn ya 🤔
❤ning🍀⃝⃟💙༄⃞⃟⚡
udah keburu nyebur ya sekalian aja nyelem ya😅
❤️⃟Wᵃf Nesia
kok makin penasaran yah ceritanya menarik
❤️⃟Wᵃf Nesia
ternyata sudah ada larangan keras dari polisi
❤️⃟Wᵃf Nesia
Prustaii ditinggal Pacar
❤️⃟Wᵃf Nesia
ceritanya mbah dukun
Anonymous71
mata-mata agensi
Anonymous70
lanjut thor semangat
Anonymous69
sakit banget pasti
Anonymous68
keren banget novelnya
Anonymous67
mantap daren
Anonymous66
lanjut
Anonymous65
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!