NovelToon NovelToon
Gianna

Gianna

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / CEO / Romantis / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: the devvu

Sebuah cerita yang tertulis merupakan bagian dari kehidupan gadis multitalenta dengan karir yang cemerlang dan persahabatan yang setia, kehidupan yang diwarnai dengan sorotan media serta penggemar yang cukup fanatik menjadikan Gianna Pionad Aaron tidak semata-mata semuanya terasa sempurna.
Ada Luka, Trauma dan Cinta, bagaimana Gianna bertahan? Baca selengkapnya dalam sebuah cerita.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon the devvu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rasa Dan Dilema

Dalam ruangan tertutup yang kedap akan suara terdengar hanya suara lirih dalam mesin air conditioner.

Dalam meja oval panjang berkumpul sejumlah pemegang divisi sedang mengadakan agenda rapat yang di gelar untuk marketing villa Maldives yang baru selesai di bangun dua bulan lalu.

Gianna ikut dalam agenda rapat, menggantikan Rebecca sebagai sekertaris karena dia ijin pada hari ini, Gianna mengalir dalam topik pembahasan dengan layar laptop di depannya.

Namun manik Gianna beralih fokus saat mendapati David sekilas memperlihatkan dia, Gianna kaku dan menegang, Gianna tersenyum sembari berkata lirih "saya paham" yang di salah artikan oleh Gianna.

Gianna sedang mengajarkan beberapa laporan di ruangannya kini dia lebih mahir dan terbiasa, seseorang masuk kedalam ruangan, nampak David disana "David kamu tidak perlu kesini" ucap Gianna yang berdiri karena terkejut "Aku akan memberi mu Tugas" ujar David mengangkat dokumentasi,

"baiklah" tangan Gianna menggapai.

"Sejak kapan kamu menyukai hitungan?" tanya David "Aku?tidak" lanjut Gianna faktanya Gianna pandai namun tidak ingin mengakui itu, "Tapi semua laporan mu rapi dan tepat sehingga aku tidak pernah menyuruhmu untuk revisi" ujar David "terimakasih".

David membuka lengan jas yang menutupi Jam di pergelangan menujukan jam 12.34 siang "waktunya istirahat kita bisa lanjut setelah ini, mau makan siang bersama?" tawar David, Gianna yang mendengar itu merasa tidak keberatan "boleh jika kamu memaksa," hal itu membuat David sedikit terkekeh.

Mobil Ferrari merah terbaru melesat menyusuri jalanan Gianna nampak bosan disana, lalu jarinya ingin menekan sesuatu namun sadar ini bukan miliknya "Boleh aku play music?" tanya Gianna melihat David yang menggunakan kacamatan hitam kemudian mengangguk tanda setuju.

menatap layar menu membuat dia melesatkan slide dengan cekat, mobil mewah bukan sesuatu yang baru untuk nya, Gianna menyukai mobil sporty menjadi salah satu koleksi garasi milik dia, jari lentik dengan cat berwarna maroon itu berhenti saat sorot mata fokus pada salah satu saluran Radio FriendFM (perusahaan Gianna bekerja dengan menjadi penyiar).

"kamu mendengarkan ini David?" Sadar akan pertanyaan itu "Sesekali," pelipis Anna berkerut sebagai benak heran dan belum memahami semuanya "apa kamu mengenali ku sebelum nya?" pertanyaan itu mengulang dibenak David yang membuat dirinya menghela nafas panjang, tatapannya tetap fokus dengan penuh kharisma dan wibawa itulah definisi dia.

" Kita bertemu saat aku berusia 7 tahun dan kamu masih 5 bulan saat itu, orang tua kita dulu sebagai partner bisnis mereka juga teman." Gianna tidak tahu dan tidak ingat sama sekali "kita pernah bertemu empat tahun lalu, di club wilayah selatan. kamu tidak ingat atau kamu mabuk aku tidak tahu," lanjutnya. "Turun kita sudah sampai." Kata David yang merapikan seat belt lebih dulu keluar, sedangkan Anna. Dia masih diam terpaku usai mendengar pernyataan itu.

"besok kamu ikut saya ke luar Kota untuk meninjau proyek disana." Perintah David yang tengah membersihkan area bibir dengan lap yang terlipat rapi di meja makan "proyek apa?," tanya Anna sembari mengunyah, hal itu membuat David diam sejenak kehilangan fokus dan larut memuji wanita di hadapannya.

"David?" panggil Anna "proyek seperti apa" lanjutnya. "ahhhh-- Sorry Villa ya aku membuat Villa disana" Gianna mendengar itu hanya mengangguk.

Keduanya sudah kembali ke kantor dengan tepat waktu mengingat hari ini aktifitas jalanan tidak padat seperti biasanya, mereka mengobrol dalam lift eksekutif layaknya teman lama, Gianna mulai lebih cair saat ini mengingat ini sudah kesekian kali dirinya bertemu David.

pintu lift terbuka melebarkan tepat keduanya melangkah berapa langkah mereka. seseorang menggapai bahu David, "Baby kenapa kamu tidak membuka pesan ku" ujar wanita disamping David dengan nada manja seperti ABG baru jatuh cinta, tidak disembunyikan terlihat jelas wajah terkejut Anna.

Ditempat kursi yang nyaman dan besar dengan ruangan sejuk dan rapi, Gianna terdiam memandangi kaca yang memperlihatkan luar ruangan diatas gedung, "siapa?, kenapa ada disana?, Baby?," Gianna mengusap wajahnya kasar hal itu membuat dia pergi ke Bathroom yang tersedia di ruangan pribadi, mengusap wajah dengan air yang mengalir pada keran wastafel menatap wajahnya di cermin sembari berdecak "ckkk untuk apa aku perduli?".

1
Amiera Syaqilla
hello author🤗
the devvu: hallo Amiera Syaqilla ❤️
total 1 replies
the devvu
stay tune up halaman terbaru😍
devvuholic
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!