Menikah adalah impian setiap wanita, tak terkecuali Tiyah Citanin, seorang wanita dewasa berbadan gemuk. Umurnya telah 28 tahun, ia tak memiliki tambatan hati, jadi belum ada yang melamar hingga sekarang.
Dilamar oleh seorang pria yang pertama kali ia lihat, pemuda tampan dengan mobil keren. Tak terlalu berpikir panjang, ia meneruskan kesalahpahaman keluarganya dengan menerima lamaran pria itu.
Pria yang ia nikahi terlalu misterius baginya, ataukah ... ia yang terlalu sering salah paham? Pernikahan mereka dibumbui dengan kesalahpahaman satu sama lain.
Hingga sebuah kenangan dimasa kecil muncul di kepala Tiyah. Janji untuk selamanya bersama.
Apakah pernikahannya akan berlangsung lama? Atau ia mencari pria di masa kecilnya?
Mari simak cerita ini! Karya orisinil Rozh! Hanya ada di aplikasi Noveltoon/Mangatoon.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rozh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Resepsi Pernikahan
Setelah mereka sampai di pusat kota, kini keluarga Tiyah telah beristirahat di kamar hotel masing-masing, hotel ini milik keluarga Gibran, mereka akan melangsungkan resepsi pernikahan di sini.
Tiyah dan Gibran tidur di kamar hotel paling istimewa kusus tempat Gibran biasanya menginap jika ia tidak pulang ke rumah.
Ratusan undangan penting dan tertutup telah disebar kakak perempuan Gibran beberapa hari lalu, fotografer, gedung dan catering sudah siap, Wedding Organizer (WO) telah bekerja keras dengan hasil yang memuaskan, tidak ada lagi rasanya yang kurang di pesta pernikahan yang akan mereka gelar di hotel berbintang 5 di pusat kota itu.
Pagi ini, semua keluarga telah bersiap, memakai baju yang telah dipersiapkan, dan di rias dengan ahli rias yang profesional.
Acara resepsi pernikahan di hotel pun dimulai dengan hiburan pembukaan, kemudian pembukaan dari pembawa acara (MC), dan disusul kata penyambutan dari Gibran dan keluarga.
Gibran memasuki ruangan resepsi pernikahan dengan membaca puisi yang telah disiapkan, serta iringan musik yang indah.
•••
Selamat datang jodohku
Menetap lah diruang rinduku
Biarkan langit menuliskan nama kita di awan
Biarkan seluruh penghuni langit menjadi saksi
Di atas restuNya dengan ikatan takdir
Menuju cinta di taman surga
Menjadi idola di pentas hidupku
Temani lah aku menyelam rinduNya
Denganmu bidadari hatiku
Bersama melangkah merawat cinta
Istriku, kekal lah bersamaku
•••
Prok... prok... prok... Tepuk tangan yang meriah dari seluruh tamu mendengar puisi Gibran.
Gibran mengulurkan tangannya, mata Tiyah cukup jeli membaca situasi, ia kemudian dengan tersenyum manis dengan segera menyambut uluran tangan itu, kemudian Gibran mencium punggung tangannya.
Selanjutnya, Gibran memberikan Tiyah seikat bunga mawar merah, dan membawa Tiyah duduk di pelaminan bersamanya.
Dilanjutkan dengan musik dan gerakan tentara menyusul, membuat Tiyah terpana, ia melihat seperti upacara bendera di hari Senin saat sekolah, tapi mereka tidak memakai baju seragam sekolah tapi dengan berseragam tentara.
Setelah persembahan dari tentara, kemudian juga tarian adat, mereka masing-masing membimbing kakak perempuan dan kakak laki-laki Gibran beserta orang tua Tiyah duduk berdampingan dengan mereka di pelaminan.
Kakak laki-laki Gibran memberi penyambutan yang disambut antusias dan semangat oleh manusia yang berseragam tentara itu, membuat Tiyah berdecak kagum.
Setelah kata penyambutan dari mempelai dan pihak keluarga, tibalah sesi foto serta do'a. Dan akirnya, acara hiburan serta makan bersama.
Pesta pernikahan nya mewah dan gagap gempita, bukan hanya gedung yang super wah, makanan juga berkelas, tamu petinggi penting, bahkan para artis, selebgram, dan YouTuber terkenal, membuat Tiyah terkaget-kaget melihat mereka. Ingin rasanya Tiyah berselfie ria dan meminta tanda tangan dengan mereka.
Bukankah mereka artis? Wanita itu dan laki-laki itu? Aku sering melihatnya di televisi, apakah mataku salah lihat? Tiyah bertanya-tanya dalam hati.
Tiyah berdiri sekarang disamping suaminya, pernikahan ini banyak membuat iri wanita di seluruh negri ini. Mungkin mereka tersenyum dan mengucapkan kata selamat pada Tiyah, namun dalam hatinya mengutukinya.
Mencemooh mempelai wanita, mereka berpikir lebih layak mereka yang bersanding dengan Gibran dari pada Tiyah.
Sebenarnya Tiyah hari ini terlihat cukup cantik dengan balutan baju berwarna biru muda dengan memakai hijab yang senada dengan gaun, wajahnya juga penuh dengan senyuman.
Di sampingnya Gibran terbalut dengan jas yang senada dengan gaun Tiyah juga, ia terlihat sangat gagah perkasa lagi tampan. Para wanita tidak berhenti takjub dan memuji nya, mungkin berharap Gibran menjadi suaminya.
Mereka menerima banyak ucapan selamat dan hadiah dari tamu undangan.
“Gibran, apakah orang-orang di sini tidak berpikiran aku telah menjual diri kepadamu bukan? Terutama mereka yang keren disana, menatapku dengan tajam," tanya Tiyah insecure.
“Tidak akan pernah ada, angkat wajahmu, tunjukan kau Istriku, jika ada yang berani? Saat itu juga, dia tidak akan bisa lagi hanya dengan menyebut namamu.” Gibran berkata, lantas menyunggingkan senyum penuh arti.
Tiyah tersenyum, mulai mengedarkan pandangannya kembali.
Dan hari ini, di hari pesta pernikahan inilah ia mulai menyadari sedikit situasi seberapa kaya, berkuasa, dan tinggi posisi suami dan keluarga suaminya. Kenapa laki-laki sehebat ini memilihnya untuk menjadi istri? bahkan jika ia memilih mungkin semua wanita single yang ada di pesta ini akan berbaris bersedia menjadi istrinya. Itu lah yang selalu terpikir oleh Tiyah.
Apakah itu membuat Tiyah senang? Tidak, itu malah membuat ia kawatir, melihat mata wanita-wanita itu yang memandanginya tajam seperti samurai yang ingin membelah tubuh gendutnya yang pendek itu menjadi daging cincang.
Mereka yang disana sangat anggun, lenggak-lenggok berjalan, memakai sepatu hak tinggi yang sangat runcing kecil kebawah, membayangkan saja Tiyah ngeri seakan-akan segera jatuh terhenyak ke lantai.
Mereka benar-benar berkelas dalam pikiran Tiyah, ia semakin malu dan tidak percaya diri, ia lirik suaminya yang tampan, sungguh tampan bagaikan langit dan bumi bersanding dengannya.
Dia hanya dibawah ketek suaminya, Gibran yang tinggi 185 cm sedangkan ia hanya 150 cm.
“Memang tidak enak menjadi orang miskin, apalagi saat berdampingan dengan orang kaya lagi keren seperti ini, aku terlihat kampungan dan bodoh rasanya...” Tiyah bergumam dengan lirih setengah berbisik.
Tapi sayangnya gumaman lirih itu terdengar jelas oleh Gibran, karena sedari tadi ia selalu memperhatikan Tiyah yang setengah melamun.
“Kau tidak miskin Istriku, jutaan orang lain kondisinya jauh lebih sengsara dan parah darimu. Mungkin kata miskin itu kurang tepat, bersyukurlah Istriku, setidaknya kau sangat kaya menguasai seluruh hati, jiwa dan ragaku.” balas Gibran dengan tatapan hangat.
Mereka saling bertatapan lama, Tiyah di buat melambung saat mendengar ucapan itu, ada rasa yang menyeruak di dalam dadanya, seolah ia ditembak dengan seribu bunga mawar yang berhamburan di seluruh tubuhnya.
Deg... Deg... Deg...
Jantungnya berdegup kencang.
Acara resepsi pernikahan pun berlangsung meriah dan lancar, acara itu di tutup dengan lagu yang dibawakan oleh artis yang paling terkenal dan naik daun tahun ini.
Keluarga Tiyah segera di antar pulang oleh beberapa sopir dari pekerja Gibran, sedangkan Tiyah di bawa pulang kerumahnya keluarga besar Gibran.
Saat turun dari mobil, ia menatap dengan bengong. Rumah di depannya terlihat sepeti istana, sungguh mewah, berkelas, pasti mahal yang jelas, lamun Tiyah.
Pelayan menyambut mereka, Tiyah segera diantar ke dalam kamar pengantin yang terlihat 5x lebih luas dari kamarnya. Seluruh istri kamar membuat nya terpana, kasur besar yang empuk, membuat ia ingin segera berguling di kasur itu.
“Bersihkanlah dirimu, agar kita segera istirahat, biarkan saja Bibi yang membereskan semua kain-kain ini.” Gibran berkata sambil menunjuk koper pakaian Tiyah.
“Aku akan mandi dikamar lain, jika ada perlu panggil saja pelayan.” sambungnya kembali.
BAGUS TU KHALIL DINIKAHIN, BIAR GK PLAYBOY LGI..
BARU TAU LO DICKY KLO SUAMI TIYAH LVLNYA DI ATAS LO.. DN TU GIBRAN SUDH MNCINTAI TIYAH SEDARI KECIL, KRN TIYAH ALAMI SUATU MASALH SAAT BNCANA BANJIR HINGGA LUPA GIBRAN, LUPA DIMAS, HINGGA TIYAH BNYK MNTAN COWOK TRMASUK SI DICKY YG PRMAINKNNYA..
MSKI TIYAH MNOLAK DICKY MNTAH2, TPI TIYAH TTP SALAH KLUAR BRTEMU DICKY TNPA IZIN.. DN SI DICKY KIRA SI KHALIL SUAMI NYA TIYAH, PNTAS SI DICKY BLANG KLO KHALIL BKN LKI2 BAIK2 KRN KHALIL PLAYBOY.. JDI DICKY BLG SUAMI TIYAH BKN LKI2 BAIK..
TPI LO YG DEKATI DN RAYU ISTRI ORG DN INGIN JDI PEBINOR APA LKI2 BAIK, DN LO DLU JUGA JDIKN TIYAH CWEK TARUHAN
APA KIRA2 JAWABN GIBRAN..
TPI SBAGAI ISTRI. DN SBAGAI WANITA BRSUAMI, TK PANTAS BRJALAN DGN LAKI2 YG BUKAN MAHRAMNYA, BHKAN TNPA DITEMANI, DN TNPA IZIN SUAMI.. APAPUN ALASAN NYA APA YG DILAKUKN TIYAH TTP SALAH... KRN MMBERIKAN CELAH PEBINOR DLM RMH TANGGA NYA
DN GIBRAN, KNP GK DICKY YG LO HAJAR, LO SAMPERIN TU KPRUASAHAANNYA..
INI KHALIL & DIMAS YG LO HAJAR..
DN LO JELASIN JUGA TU K TIYAH SIAPA TU RAYA..
TRUS KNP GIBRAN GK PEKA DGN TIYAH,, NTAR TIYAH BLAS SAMA DICKY, MKIN RUNYAM..