Kania adalah gadis yatim piatu yang di sangat disayangi oleh kakak tirinya sendiri, Angga.
Namun Kania tidaklah mengetahui cerita yang sebenarnya...
lalu apa yang akan di lakukan Angga agar Kania mengetahui cintanya dan bagaimana reaksi kania selanjutnya setelah mengetahui cerita yang sebenarnya...???
Cerita halu / cerita Fiksi ☑️
Hiburan di kala senggang ☑️
Ini hanya sekedar cerita halu saja. Author minta maaf jika apa yang ada di dalam cerita tidak sesuai dengan kenyataan.🙏
Jangan jadikan bacaan dalam cerita ini sebagai keseriusan. Jadikan isi dalam cerita novel ini hanya sebagai hiburan di kala senggang saja.
Dan Ini hanyalah cerita fiksi... Jika ada kesamaan nama, itu hanyalah faktor ketidak sengajaan.
jangan lupa di comen dan di like ya...🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu Friska Nanda Raisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 7
Keesokan harinya, seperti yang sudah disepakati oleh OB tersebut, aku datang sangat pagi untuk membersihkan toilet.
Sementara di rumah...
“Bunda, Kania mana? Tadi aku melihat ke kamarnya, dia tidak ada.” Tanya mas Angga
“Kalau Kania tidak ada di kamarnya, berarti dia sudah berangkat. Memangnya kamu memberi dia banyak pekerjaan ke kania?” selidik bunda
“Tidak kok bun, justru aku jadi bingung ini. Kenapa Kania datang pagi-pagi sekali seperti sekarang?” Jelas mas Angga
“Mungkin Kania masih belum terbiasa oleh suasana di kantor. jadi dia ingin mempelajarinya lagi.” Ucap pak Galih menengahi mereka
Setelah mendengar ucapan pak Galih, mereka pun sarapan tanpa Kania
*****
Setelah sesampainya di kantor, aku langsung mengerjakan semua tugas.
“Masih ada 3 jam sebelum jam masuk kantor, aku harus membersihkan semuanya dalam 2 jam.” Pikirku dalam hati
Aku pun mulai mengerjakan semuanya dan akhirnya selesai juga dalam waktu 2 jam 45 menit.
“Lebih lambat 45 menit dari yang aku perkirakan. Tapi ya sudahlah.. Yang penting pagi ini sudah selesai dan aku mau sarapan dulu.” Ucapku dalam hati
Disaat yang bersamaan, mas Angga diam-diam memperhatikan tingkahku dan akhirnya dia pun mulai merasa curiga. Lalu dia juga terus mengamatiku hingga mendapatkan bukti.
*********
‘tut.. tut.. tut..’ dering bunyi telepon di meja kerja Kania
“Hallo...” ucap Kania memulai pembicaraan
“Kania, bisa masuk ke ruanganku sebentar?” ucap mas Angga
“Baik, pak.” Jawab kania
‘tok.. tok.. tok.. ‘ suara pintu di ketuk
“Masuk.” Jawab mas Angga dari dalam
“Kania, temani aku makan siang ya.” Pinta mas Angga
“Aduh.. Makan siang ya, mas?” ucapku ragu
“Iya, memang ada apa?” tanya mas Angga
“Maaf, sepertinya tidak bisa deh. Masalahnya kemarin aku sudah ada janji sama teman.” Jelasku yang sebenarnya bingung harus pakai alasan apa supaya tidak ketahuan.
“Oh begitu... Ya sudah.” ucap mas Angga
Aku pun langsung keluar dan mulai beraksi setelah jam istirahat kantor tiba.
****
Tak terasa sudah waktunya pulang kerja. Aku pun juga mulai beraksi.
Aku seperti ini sudah hampir satu minggu. Sungguh lelah kehidupan seperti ini. Memang benar yang orang bilang, kalau selalu ada harga untuk setiap kebohongan.
“Hadeuh...” gumamku saat pulang kerja.
******************************
Hari ini dengan langkah gontai, aku seperti biasa, mengawali hari dengan membersihkan semua toilet sebelum masuk jam kantor...
Lalu di saat membersihkan toilet terakhir, tiba-tiba...
‘bruk..’ aku terjatuh dan pingsan.
Sebelum aku pingsan, aku seperti mendengar suara mas Angga
“Ini dimana?” tanyaku sesaat setelah aku sadar
“Ini di rumah sakit.” Jawab mas Angga dingin
“Kenapa aku bisa ada di rumah sakit?” tanyaku lagi bingung
“Kamu tadi pingsan karena kelelahan.” Jawab mas Angga yang masih terdengar dingin.
“Oh..” gumamku
# Flash back
Saat itu...
“Kania.. Kania.. Bangun sayang..!” ucap mas Angga khawatir
Tanpa banyak bicara, mas Angga pun langsung menggendongku menuju mobil. Tentu saja banyak pasang mata yang melihat kami. Ah masa bodo, yang mungkin saat itu ada di pikiran mas Angga
mas Angga langsung membawaku ke rumah sakit. Mas Angga sangat terkejut mendengar penjelasan dokter kalau ternyata aku ini pingsan karena kelelahan. Bagaimana tidak terkejut, masalahnya selama ini mas Angga tidak pernah memberikan pekerjaan yang banyak untukku.
Namun tak lama setelah itu...
‘drrt... drrt... drrt..’ telepon Kania bergetar
“Hallo Kania, kamu dimana? Ini toilet belum kamu bersihkan semua. Rupanya kamu mau traktir semua OB sebagai hukumannya ya?” ucap orang di sebrang telepon yang langsung bicara kasar tanpa memberikan kesempatan untuk mas Angga bersuara.
Mendengar itu semua, mas Angga menjadi emosi. Dia seketika langsung mematikan sabungan telepon.
“Kania, kamu benar-benar bodoh, sayang.” Ucap mas Angga lirih sambil membelai rambutku
“Tidak.. Tidak.. Ini tidak bisa dibiarkan begini. Aku harus cari tahu dulu siapa dalang dari ini semua. Baru aku bisa membalas mereka yang menyakitimu sayang.” Gumam mas Angga
#Flash back end
.
.
.
.
.
.
Bersambung...
Jangan lupa comen dan likenya ya. Agar authornya tambah semangat..🙏
makasih ya thor sukses selalu 👍👍
Kutunggu kedatanganmu.
Terima kasih
tp suka
gak bertele-tele 👍