~••\\Seorang pemuda tampan yatim piatu yang setiap harinya terpaksa memulung barang bekas hanya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari hari di tengah kota metropolitan yang keras akan kehidupan ini
Namun entah keberuntungan apa yang menimpanya itu sehingga dia mendapatkan sebuah sistem yang akan mengubah hidupnya 1000°
[Jadi sosok pemuda tampan sekali : [✓]
[Kekayaan Ribuan Triliun atau kuadriliun : [✓]
[MC Tidak Naif : [✓]
[Memiliki Banyak Hypercar kelas dunia : [✓]
[Jadi tokoh puncak pilar dunia : [✓]
[Buat Negara Sendiri : [✓]
POV END ↓↓
Sosok asli dibalik sistem adalah seorang bidadari? dan berasal dari alam keabadian?
lalu bagaimana bisa dia berhubungan dengan teknologi dan alam fana manusia?
Cuzz simak kisahnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon “~Cold Boys*”, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 33. Bagi Bagi Sembako
Keivano melanjutkan promosinya, sampai hari sudah mulai siang, teriknya sinar matahari mulai menyengat yang membuat kepala terasa mabuk
“Oke konten hari ini cukup sampai disini, lanjut lagi lain waktu.. byee,” mengakhiri kontennya, duduk dibawah pohon rindang tepi jalan
“Huff lumayan panas ini, langsung pulang gak ya?.. tapi besok aku udah berangkat ke China... setidaknya aku harus memenuhi sebagian janjiku, sebelum pergi ke luar negeri untuk liburan,” gumam Keivano
“Sora,”
★“Ya ada apa host?,”★
“Bisa tolong kau buatkan aku 100 bingkisan sembako?, yang isinya bahan masakan dapur, seperti minyak goreng, telur, beras, mie instan, dan bumbu dapur.. oh dan juga beri macam buah buahan secara acak gak sama.. dan selipkan uang 3 juta rupiah di dalam bingkisan tersebut, ambil dari saldo ku, usahakan bingkisannya jangan kegedean,” ujar Keivano
★“Kenapa host gak minta Zero yang buatkan, itu bukan tugas Sora membuat sesuatu.. Sora cuma bisa meng upgrade yang berhubungan teknologi,”★
“Ku pikir Zero sibuk, jadi aku minta bantuan mu,”
★“Aihh host ini... sesibuk sibuknya Zero, dia masih punya ribuan anak buah robot kecil... biar Sora katakan padanya ada sebuah perintah dari host,”★
“Hmm usahakan jangan lama, hari panas banget ini, untung pake Hoodie aku,”
2 menit kemudian
⟨Pembangunan berhasil. Master dikenai biaya pembangunan sebesar 85 ribu rupiah⟩
[Sisa Saldo : Rp4.609.344.275.335.000]
★“Mau di letakkan dimana semua bingkisan sembako ini host?,”★
“Untuk sementara waktu simpan dulu di ruang penyimpanan mu Sora.. letakkan 1 bingkisan di dalam tas ku.. nanti saat tas ku kosong, tolong otomatis isikan kembali sampai semua bingkisan habis,” kata keivano
★“Ouh oke siap host.. emang nya bingkisan sembako ini mau host apakan?,”★
“Melunaskan sebagian janjiku,” menghidupkan H2R nya
*
*
Setelah beberapa saat berkendara, Keivano sampai ditempat yang ditujunya, sebuah pemukiman area kumuh, sempit nan gelap dibawah kolong jembatan, dimana tempat bagi orang yang ekonominya dibawah rata rata tinggal disana, di tengah kota metropolitan yang serba mahal
Sebelum Keivano masuk kedalam celah pintu masuk rahasia yang sempit itu diantara puing bangunan, Keivano terlebih dahulu meletakkan kawasaki ninja H2R nya kedalam penyimpanan sora
“Mata asura aktifkan,” gumamnya, menganalisa orang orang yang tinggal di dalamnya, bawah tanah jembatan tol
“Oke selebihnya aku paham, totalnya ada 36 keluarga.. jadi per keluarga 1 bingkisan,” melangkah masuk kedalam
Entah kolong jembatan tol mana yang Keivano masuki, lorong nya begitu sempit dan pencahayaan sangat minim sekali terbilang cukup gelap, namun masih ada beberapa anak yang berlalu lalang di jalan setapak sempit tersebut
Tok tok tok
Keivano mengetuk salah satu pintu rumah yang lurus berjejer itu
“Ya, ada keperluan apa mas,” ucap seorang ibu ibu berdasteran, keluar membuka pintu rumahnya, yang gak bisa dibilang rumah, dengan atapnya berupa beton jembatan
“Mohon maaf bila mengganggu Buk, ini saya ada sedikit rezeki mohon di terima ya buk.. semoga bisa meringankan dan bermanfaat buat keluarga ibuk,” memberikan satu bingkisan sembako berukuran sedang, cukup muat untuk kapasitas tas sekolah yang Keivano kenakan
“Waduh... makasih banyak ya mass, kebetulan kebutuhan pokok kami menipis, akibat suami ibu gak kerja beberapa hari ini gara gara sakit... sekali lagi terimakasih banyak ya mas bantuannya.. gak mau mampir dulu mas?.. biar ibuk buatkan kopi,” tawarnya
“Ah gak usah makasih buk.. yaudah mari buk permisi,” melanjutkan langkah kakinya, menyusuri daerah setapak tersebut
Gak bisa dibayangkan apa yang akan terjadi, jika Keivano tidak memakai masker dan topinya, mungkin ibu tadi sudah terkejut setengah mati, tiba tiba kedatangan seorang pemuda tampan spek artis idol k-pop yang di make up, padahal emang wajahnya yang natural kayak pahatan manhwa, no make up
“Permisi buk,” sapa Keivano kepada emak emak yang lagi tengah menjemur pakaiannya di atap seng kayunya, aneh saja padahal gak ada Cahaya matahari masuk, namun yah begitulah
“Ya silakan lewat mas,” ujarnya emak itu yang salah paham maksud keivano
Keivano membuka tas hitam yang dibawanya, mengambil 1 bingkisan sembako
“E ini buk, saya ada sedikit rezeki mohon diterima ya buk, siapa tau bisa meringankan sedikit beban keluarga ibuk,” sahut Keivano menyodorkan bingkisan sembako yang di ambil dari dalam tasnya
*
*
*
Sampai hari mulai gelap, Keivano akhirnya selesai juga membagikan semua bingkisan sembakonya dengan berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya yang daerahnya serba kumuh
“Haduh lumayan capek.. gak ada bedanya aku dengan kurir pengantar paket.. baru 100 sembako udah menghabiskan waktu seharian, apalagi puluhan ribu sembako,” mengeluarkan kawasaki ninja H2R nya dari ruang penyimpanan Sora
Wrommm!
*
*
*
Cklek
Suara pintu yang dibuka, nampak dua bocah botol Yakult memasuki kamar Keivano
“Jiejie tuan lagi tidur.. gimana nih, bangunkan tidak?,” bisik Ao Bao ditelinga Neko
“Bangunkan dong.. lagian ini belum waktunya jam tidur malam,” ujar Neko
“Hmm.. kalian berdua ngapain di kamarku,” sahut Keivano beranjak bangun, duduk ditepi kasurnya
“Eh tuan dah bangun,”
“Tuan ayo kita ke rooftop, ngumpul ngumpul sambil BBQ yan.. ama kakak saudari,” ajak Neko menarik tangan Keivano
“Ngapain?,” tanya Keivano
“BBQ yan.. ayo ihh,” Ao Bao ikut menarik dengan sekuat tenaga
“Oke oke ayo,” ucap Keivano berdiri dengan malas
*
*
Di rooftop ke 9 gadis gadis cantik douyin tengah berkumpul, ada yang menyiapkan bumbu masakan, ada yang memanggang daging sapi, bahkan ada yang membakar marshmallow
“Kakak saudari ni tuan dah datang,” seru Ao Bao menghampiri Xin Yi dan Zhi Qing yang lagi membakar marshmallow
“Tumben buat acara begini.. lagi ada apa?,” kata Keivano mendekat
“Ini malam terakhir kita disini loh tuan.. kita bikin acara begini sebagai tanda perpisahan karena besok kita sudah tidak ada disini lagi.. katanya besok kita pergi ke China buat liburan, jangan jangan tuan dah lupa,” ucap Mengyao menatap keivano
“Awas aja kalau tuan gak menepati janji, siap siap tuan tidur diteras 7 hari 7 malam,” kata Qing yue memperingati
“Jangan berprasangka buruk.. besok kita tetap pergi ke China.. setelah itu pergi ke Monaco dan lanjut tour liburan ke beberapa negara yang kalian sebutkan,” ujar keivano mendudukkan dirinya di sofa putih panjang
“Yey jadi pergi ke Hawai dong tuan,” seru Neko dan Ao Bao duduk disamping Keivano
“Hmm,” balas Keivano, sambil mencopot 1 tusuk barbeque yang telah matang
Malam itu adalah malam pertamakali bagi Keivano menikmati yang namanya kebersamaan dan arti keluarga, meski mereka bukan keluarga asli tapi Keivano tetap menganggap mereka sebuah keluarga bukan pelayan, semenjak setelah datangnya sistem yang di berinya nama Sora. Kehidupan Keivano berubah 1000° yang akan menuntunnya menjadi sosok tokoh puncak pilar dunia
kan baru permulaan 🤭