NovelToon NovelToon
Lorenzo Stepbrother'S Obsession

Lorenzo Stepbrother'S Obsession

Status: tamat
Genre:Angst / Beda Usia / Teen / Teen Angst / Keluarga & Kasih Sayang / Cintamanis / Tamat
Popularitas:67.4k
Nilai: 5
Nama Author: _yan08

Bagaimana jika kamu menyukai adik tirimu sendiri? Itulah yang di rasakan oleh Renzo pemuda tampan yang begitu menggilai adik tirinya yang begitu manis dan polos.

"Keluar selangkah lagi, besok kamu gak akan bisa berjalan lagi. Baby!"

Renzo mengendus leher adik tirinya yang sudah menangis ketakutan.
"No, Abang jangan lakuin itu ...,"
tangisan, permohonan adik tirinya begitu candu bagi Renzo, dirinya akan semakin dominan jika adik tirinya menangis memohon ampun di bawahnya!
"You're driving me crazy darling!"

. . .

"ini salah, kita saudara, kita tidak boleh seperti ini!"
Menghadapi fantasi gila Abang tirinya membuat Nazila hampir hilang arah, hidupnya merasa tidak tenang!

baca dulu 10 bab 😁 biar tau alurnya 🤓🥀🙃💐

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon _yan08, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter. 7

...☞“H A P P Y R E A D I N G”☜⁠...

Lorenzo membaringkan tubuh Nazila di atas kasurnya dia melirik wajah adik tirinya yang begitu menggemaskan dan manis secara bersamaan. "Wajah ini yang selalu membuatku gila setiap malam!" gumam Lorenzo membelai pipi mulus itu!

Apapun akan dirinya lakukan demi bisa mendapatkan apa yang dirinya mau termasuk Nazila adik tirinya! Persetan dengan tentangan daddynya dia tak peduli yang dia mau hanyalah Nazila adik tirinya dan selalu berada disampingnya, siapapun yang mencoba memisahkan dirinya dengan sang pujaan hati maka tak segan-segan dirinya akan memberantas seseorang itu, tak peduli jika itu daddy atau mommy tirinya.

"You are so addictive to me baby,"

Damn! Nampaknya Lorenzo sudah sangat menggilai adik tirinya itu. "Aku tidak tahan, sebentar lagi kau akan terikat denganku sepenuhnya baby!" bisik Lorenzo lalu pergi meninggalkan kamarnya dia akan pergi ke tongkrongan untuk menenangkan benang kusut yang berada di kepalanya.

* * *

Seperti biasa saat malam harinya semua para pekerja dipulangkan kecuali satpam dan para bodyguard yang berjaga, ini peraturan baru yang dibuat oleh Lorenzo si pria dingin nan kejam itu, bahkan pria itu belum pulang sampai sekarang sehabis perginya tadi siang.

"Huh, bosen! Mau telpon mommy tapi gak diangkat!" dengus Nazila melempar pelan handphone digitnya keberadaanya saat ini berada di ruang tamu yang begitu besar, cukup mengerikan untuk diisi oleh seorang gadis saja.

Sebuah pesan masuk ke dalam handphonenya 'besok aku jemput mau gak?'

^^^'siapa?^^^

Balas Nazila pada nomor asing itu.

'ini kak Leo, kamu save ya nomornya'

"Oh kak Leo ...," gumam Nazila. "Tapi kalo aku 'iyain, nanti abang marah," lesunya.

"Kenapa belum tidur?" tanya Lorenzo, membuat Nazila kaget lalu reflek menutup handphonenya sehingga memadamkannya.

"Abang ..." gumam Nazila lirih.

"Why baby? Kenapa belum tidur?" tanyanya ikut duduk.

Nazila gugup sekarang. "Aku nungguin Abang pulang," cicit Nazila berbohong, demi apapun Nazila takut sekarang mengeluarkan suara saja rasanya berat.

"Serious?"

Ada setitik rasa senang di hati Lorenzo saat tau bahwa gadisnya menunggu dirinya pulang. "Ayo tidur, abang temenin?" ajak Lorenzo begitu senang dia menarik tangan Nazila lembut tak ada paksaan seperti kemarin-marin.

"Andai abang seperti ini setiap hari mungkin aku gak akan takut!" batin Nazila menatap sedu punggung kekar itu.

Cup

"Jangan melamun, gih tidur, Abang mah ke kamar dulu!" pamit Lorenzo menutup pintu kamar itu lalu berlalu pergi ke kamarnya.

"Huh, semoga abang seperti itu terus aku takut!"

Sesampainya di dalam kamar Lorenzo langsung membanting semua barang-barangnya. "Sial, ternyata berucap lembut sangatlah sulit, membuatku frustasi!" Lorenzo mengacak-acak rambutnya kesal. "Apapun akan ku lakukan untuk bisa mendapatkanmu baby, anything for you baby!"

'’Wanita itu ingin diperlakukan dengan lemah lembut, jika memaksa secara kasar itu tidak akan membuat wanita suka terhadap kita,

"Jika dengan cara kasar aku tak bisa mendapatkanmu, jadi ... dengan terpaksa aku akan menggunakan cara ku sendiri!" senyum Lorenzo, dia bukanlah pria yang lemah lembut apalagi iba terhadap orang lain, apapun yang dia mau harus dia dapatkan meski harus menyingkirkan keluarganya demi sang pujaan hati.

Cinta itu buta, dan yah itu benar adanya.

* * *

Pagi harinya Leo benar-benar datang menjemput Nazila di kediamannya. Nazila di buat panas dingin apalagi Lorenzo masih berada di rumah belum berangkat ke kampus. "Aduh, gimana ini ..." panik Nazila karena Leo sudah masuk ke pekarangan rumah dan lagi mengobrol dengan bodyguard yang berjaga di area depan.

"Bibi aku berangkat dulu ya?" pamit Nazila pada pelayan yang sudah datang tadi pagi-pagi sekali.

"Tapi nona, sarapannya sudah jadi--"

"Nanti Nazila sarapan di kantin, ini ada tugas yang harus dikerjakan!"

Tanpa menunggu balasan dari pelayan itu Nazila segera pergi ke depan, baru saja hendak membuka pintu dirinya di kagetkan dengan kedatangan Lorenzo yang berdiri di belakangnya. "Kenapa gak sarapan baby?"

"Abang ..., udah bangun?" tanya Nazila untuk menghilangkan kegugupannya.

"Udah, ayo sarapan?" ajak Lorenzo melirik pemuda berseragam SMA sama seperti gadisnya yang tengah duduk menunggu di atas motor sportnya.

"Ta-tapi aku ada tugas bang, jadi nanti sarapannya di kantin aja--" elak Nazila begitu takut bila sang Abang melihat Leo lalu memukulnya.

Telat.

"Kau mencoba berbohong baby girls!" batin Lorenzo melihat kegelisahan dan kepanikan di mata gadisnya yang rela berbohong demi orang lain, dia mencoba untuk berusaha tak melukai gadis kecilnya ini. "Baiklah ..., nanti pulang bareng Abang ya? Awas jika kamu pulang dengan laki-laki sialan itu!" ancam Lorenzo di akhir kalimatnya lalu mengecup basah telinga mungil yang memerah itu.

Tanpa banyak kata-kata Nazila segera pergi meninggalkan Lorenzo yang nampak mengatur amarahnya yang sudah membludak ingin menghancurkan sesuatu. "Kali ini saja sayang, tidak untuk besok-besok!" gumam Lorenzo menatap tajam ke arah gadisnya yang di bonceng oleh laki-laki lain selain dirinya.

Lorenzo berangkat ke kampus di sana dirinya akan berangkat bareng ke SMA tempat mereka melakukan semacam KKN karena itu akan menjadi nilai bagi mereka semua, mereka tidak melakukan KKN di sebuah desa atau semacamnya melainkan malah di sekolah elit.

"Lo telat!" tunjuk Veroza pada Lorenzo yang membuka helm miliknya.

"Bacot!" ketusnya, ingatkan suasana hatinya sedang tidak baik-baik saja.

"Berangkat ini udah mau telat?" ucap si Zex manusia batu tak kalah batu dari si Lorenzo, mereka berlima menggunakan motor tak ada yang menggunakan mobil, seperti janjian saja mereka berlima ini.

Para anak-anak SMA Varies School begitu antusias melihat kedatangan para alumni mereka di tahun lalu dan kini tengah datang untuk melakukan kegiatan KKN .... Wah!

'Plis ... itu yang namanya Lorenzo kan? Ganteng banget!'

'makin ganteng ....'

Dari lantai dua Nazila melihat ke arah parkiran yang begitu banyak orang tengah melihat ke seseorang yang paling Nazila takuti siapa lagi kalau bukan Lorenzo, pandangan mata mereka berdua tak sengaja bertemu sehingga membuat dirinya panik.

"Zila, ayo masuk?" ajak Liana menggandeng lengan Nazila.

"Pagi ini kita ada pelajaran PKN nanti pak Muhid masuk gak ya?" tanya Kaela duduk di bangkunya.

"Datang, tuh aku liat mobilnya tadi pagi," sahut Nazila.

"Huh, pelajaran PKN tuh bikin mumet, apalagi disuruh nyatet tangan pegel banget!"

"Belum juga mulai pelajaran Lo dah ngeluh aja!" dengus Liana membuka kotak kue yang dibawanya.

"Lia .... Boleh minta gak?" tanya Nazila.

"Boleh dong, sini kita makan berdua!" ajak Liana.

"Aku boleh ikut gak?" ucap Kaela dari belakang dengan mata berbinar.

"Gak!" sinis Liana.

"Taik Lo!"

.

.

Mereka berlima di bawa ke ruang kepala sekolah untuk menandatangani surat kedua sebagai bentuk bahwa mereka diterima melakukan KKN dengan suka rela.

"Fix, betah deh gue kalo ngajar di sini, mana cewek-ceweknya cantik-cantik banget lagi!" dengus Liam menatap berbinar pada anak-anak kelas gedung IPA yang tengah melakukan olahraga.

"Ck,"

Lorenzo langsung bergegas pergi menuju lorong paling ujung, sekolah nampak senggang sebab jam pelajaran pertama baru dimulai, Lorenzo bisa mengawasi sang gadis dari dekat tanpa menggunakan kamera seperti biasa.

Perjalanan bisnis Fathur dan Joana sudah lewat dari seminggu orang tua Lorenzo memiliki bisnis di bidang industri dan kini kedua orang itu tengah melakukan perjalanan bisnis ke New Zealand untuk satu bulan.

"Tinggal tiga Minggu dua hari lagi, sepertinya aku harus cepat-cepat untuk memiliki atau tidak bocah ingusan itu akan merebut miliki, walaupun itu takkan bisa!" senyum remeh Lorenzo di dalam ruangan itu.

.

.

Apa Lo 😁

1
Char is You
"bapak kau"🗿
Rookie.. ~
Mampir kak
Rina Agustina
walaupun Mak bapaknya nikah, mereka juga halal kok menikah, krna GK sedarah ..ak udah pernah baca..
Qaisaa Nazarudin
Sebenarnya gak rumit,mereka cuman adek beradek tiri,gaknada hubungan darah,Kenapa menyulitkan hal yg gampang,itu berbalik kemanusia itu sendiri..
Qaisaa Nazarudin
Lha ceritanya siapa thor?? kok kayak gak nyambung gitu?? flashback ya? tapi siapa?🤔🤔🤔😇😇
Qaisaa Nazarudin
Ntar gak sengaja ketemu Nazila malah langsung naksir nih..Mampos yg bakar tuh sekolah..😂
Qaisaa Nazarudin
Kamu pikir mommy dan daddy kamu percaya apa yg kamu aduin,Yg ada kamu yg kenak marah..
Qaisaa Nazarudin
Abangnya nih jenis Teh celup kali,udah biasanya,makanya adek sendiri dia embat..
Qaisaa Nazarudin
Lagian Nazila ngenyel banget,Udah tau Renzo Tempramen kek gitu,masih aja sok membangkang..Renzo juga kenapa sih kejam banget..
Qaisaa Nazarudin
Ogeb..Yang ada bukannya di jaga,Malah di Mangsa..Ninggalin anak yg gak ada ikatan darah..
Qaisaa Nazarudin
Pantesan temen2 di sekolah lama bilang dia sok polos,Gampang banget di bawak oleh siapa saja,Padahal baru aja kenal
Qaisaa Nazarudin
Cepat banget tidurnya,Bisa ya gitu 🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Bukan adik sedarah..
Qaisaa Nazarudin
B2 itu kelas apa? kelas berapa? 🤔🤔
Reni Anjarwani
saysng bgt ngak bisa bersatu
🔵♨ˢᶜѕ⍣⃝✰❤️⃟Wᵃf₭Ⱡ₳Ɽ₳♕⃟ᶜᶻⱽ🍇
sayang banget ceritanya sad ending..., /Cry/ hanya diakhiri dengan perpisahan yang dipaksakan /Shame/
Ramma Dharma
yah,udah end.sad ending 😭
Teteh Lia
Fathur, Daddy yang baik..
Teteh Lia
Awal bab aja udah bikin aq suka.. langsung aq subscribe kak 🙏
Yan🌾: Makasih kakak 🙏🏻🙏🏻🔥🔥
total 1 replies
Reni Anjarwani
doubel up
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!