NovelToon NovelToon
Sistem Pager Iblis

Sistem Pager Iblis

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:261
Nilai: 5
Nama Author: Sugesti

Ketika keluarganya hancur dihantam utang dan kehancuran finansial, Lin Fan tidak sengaja menemukan gulungan lontar tua milik leluhurnya yang tersembunyi di sudut rumahnya di desa terpencil. Gulungan itu membuka akses ke sebuah ritual terlarang yang membangkitkan entitas misterius bernama [Sistem Pagar Iblis], sebuah kekuatan kuno yang menuntut bayaran mahal untuk setiap keuntungan finansial dan perlindungan yang ditawarkannya. Demi menyelamatkan keluarganya dari ancaman orang-orang licik di sekitarnya, Lin Fan terpaksa melangkah ke dalam kegelapan, tanpa menyadari bahwa setiap keputusan yang ia ambil mulai mengubah dirinya dan membahayakan nyawa orang-orang yang berusaha ia lindungi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sugesti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 35: Pembakaran Parasit dan Pasak Jiwa Pertama

Aroma belerang yang mencekik dan hawa panas yang membakar kulit terasa kian memuncak saat Lin Fan melangkah menembus ambang gerbang batu Sektor Nol yang telah hancur lebur. Di belakangnya, dalam radius kubah pelindung keemasan selebar sepuluh meter, Kapten Valen berlutut sambil terengah-engah. Sang kapten menyaksikan dengan mata terbelalak bagaimana kabut racun jiwa berwarna ungu pekat yang selama dua tahun terakhir membunuh ratusan penyihir dan prajurit kekaisaran terurai menjadi jelaga halus setiap kali menyentuh garis-garis rune yang terpancar dari tubuh pemuda di depannya.

Di pusat ruang sakral Sektor Nol, gumpalan daging busuk raksasa yang menjadi wujud *Parasit Iblis Ranah Jiwa* menggeliat liar. Daging hitam yang meneteskan cairan asam itu bergetar hebat, memancarkan gelombang tekanan mental yang membuat batuan cadas di langit-langit ruangan berguguran. Ratusan wajah manusia yang menempel di seluruh permukaan tubuh parasit itu membuka mulut mereka secara bersamaan, memuntahkan jeritan histeris yang sanggup meremukkan kesadaran manusia biasa.

Sfx: ROAAARRRRRRR!

Puluhan tentakel hitam berduri sepanjang belasan meter meledak keluar dari tubuh parasit tersebut. Tentakel-tentakel yang terbungkus lendir beracun itu meluncur deras membelah udara panas, mengarah lurus ke leher, dada, dan jantung Lin Fan bagaikan hujan tombak maut yang tak terelakkan!

Namun, Lin Fan berdiri tegak tanpa bergeser serambut pun. Rambut hitamnya berkibar diterpa angin ghaib yang berputar dahsyat di sekeliling tubuhnya. Manik matanya yang semula berwarna hitam pekat perlahan-lahan berubah menjadi warna keemasan murni, memancarkan aura dingin dan keagungan mutlak dari seorang Pengikat Kontrak Pagar Iblis yang tak tersentuh oleh kebusukan alam bawah.

"Makhluk jijik yang memakan bangkai kerajaan runtuh," ucap Lin Fan pelan. Suaranya tidak keras, namun mengandung gema hukum ghaib yang memotong raungan parasit tersebut dalam seketika. "Saatnya kamu mengembalikan apa yang telah kamu curi dari tanah ini."

Lin Fan mengepalkan tangan kirinya yang terukir rantai keemasan halus, lalu menghentakkannya ke udara terbuka di hadapannya!

Sfx: FWOOOOOOOOOOSH!

Lautan api berwarna hitam keemasan meledak membusur melintasi udara Sektor Nol! Semburan [Api Spiritual Tiga Alam] milik Lin Fan menerjang puluhan tentakel beracun yang sedang meluncur deras. Begitu lidah api spiritual menyentuh lendir busuk pada tentakel tersebut, suara jeritan histeris melengking memenuhi seluruh ruang bawah tanah dengan nada yang sanggup menggetarkan membran telinga siapa pun yang mendengarnya.

Tentakel-tentakel daging hitam itu tidak sekadar terbakar hebat, melainkan terurai menjadi molekul-molekul energi murni yang mengepul di udara. Parasit Iblis Ranah Jiwa meraung kesakitan saat api hitam keemasan merayap naik menembus seluruh jalinan tubuh raksasanya. Lidah-lidah api tersebut melahap ratusan wajah ghaib manusia yang menempel di permukaan daging parasit tanpa menyisakan sebutir debu pun.

"Tidak mungkin! Api apa ini?! Mengapa... mengapa api ini bisa membakar dan merobek jiwa kami?!" jerit parasit itu dengan suara yang saling tumpang tindih secara histeris dari ratusan tenggorokan ghaibnya.

Monster daging raksasa itu mencoba mengibaskan tubuhnya yang terbakar, lalu berniat menyelam masuk ke dalam [Telaga Urat Bumi] yang mengering untuk memadamkan kobaran api spiritual. Namun, Lin Fan tidak memberi celah sekecil apa pun untuk musuhnya meloloskan diri.

Lin Fan melangkah maju menembus lautan api yang membumbung tanpa tersentuh oleh rasa panas sedikit pun. Manik matanya memancarkan perhitungan taktis yang sangat dingin saat ia mengacungkan dua jarinya ke udara.

"Formasi Pasak Jiwa: Pengikat Delapan Arah!" seru Lin Fan dengan nada tegas.

Sfx: BZZZZTTTT! CRAAAASH!

Dari delapan sudut dinding batu Sektor Nol, pilar-pilar cahaya keemasan meluncur keluar membelah kegelapan. Pilar-pilar tersebut menancap tepat di sekeliling bibir Telaga Urat Bumi. Seketika itu pula, rantai-rantai cahaya seukuran batang pohon raksasa meledak keluar dari tiap pilar, melilit erat tubuh busuk Parasit Iblis dan menariknya paksa melayang jauh dari telaga!

Sfx: CRAAASH! CRAAASH!

Rantai-rantai keemasan itu membakar inti energi parasit hingga mengeluarkan asap putih tebal. Monster itu menggeliat histeris di udara, mencoba memutuskan rantai ghaib dengan menyemburkan cairan asam hitam, namun setiap tetes asam yang mengenai rantai justru terbakar menjadi abu murni.

"Aaaaaargh! Ampun! Ampuni kami, Penguasa!" jerit parasit itu saat rantai-rantai emas membakar dan meremukkan inti energinya dari dalam. Ratusan suara berbisik di tubuhnya berubah menjadi bentakan memohon yang memilukan. "Kami hanya mencari wadah untuk bertahan hidup! Jangan hancurkan eksistensi kami!"

Lin Fan melayang pelan beberapa sentimeter di atas tanah, mendekati entitas yang terikat tak berdaya itu. Matanya yang keemasan menatap monster tersebut tanpa sedikit pun keraguan atau rasa iba.

"Kamu telah menggerogoti tanah ini selama dua tahun," ucap Lin Fan datar. "Kamu membiarkan rakyat di atas mati kelaparan dan mengubah tempat ini menjadi rawa racun. Kamu tidak memiliki hak untuk meminta ampun."

Lin Fan mengepalkan tangan kirinya secara rapat secara mendadak.

Sfx: CRAAAASH!

Rantai-rantai cahaya keemasan menyusut dan mengencang seketika! Tubuh raksasa Parasit Iblis Ranah Jiwa meledak hancur, terurai menjadi butiran-butiran cahaya merah pekat yang sangat padat di udara bawah tanah. Jeritan terakhir monster itu membentur dinding batu sebelum akhirnya lenyap total dalam keheningan.

Sfx: Bzzzzzt!

[Parasit Iblis Ranah Jiwa Dimusnahkan Sempurna!]

[Sistem Menyerap Inti Energi Jiwa Murni...]

[Poin Energi Diterima: +85.000 Poin!]

[Mengonversi Energi Jiwa Menjadi Pasokan Pemurni Urat Bumi...]

Butiran-butiran cahaya merah hasil konversi sistem itu mendadak berubah warna menjadi emas murni. Seluruh energi murni tersebut kemudian tercurah deras bagaikan hujan emas, masuk ke dalam Telaga Urat Bumi yang tadinya mengering dan kusam kehitaman.

Sfx: GLUG... GLUG... GLUG...

Cairan emas di dalam telaga yang tersisa sedikit itu seketika bergejolak dan meluap hebat! Warna hitam keabuan yang mencemarinya luntur seketika, digantikan oleh cairan keemasan murni yang memancarkan pendaran hangat. Gelombang energi kehidupan yang teramat murni merembes menembus dinding-dinding batu Sektor Nol, merayap naik ke seluruh fondasi istana di atasnya!

Kapten Valen yang menyaksikan seluruh pertarungan itu dari dalam kubah pelindung ternganga tanpa kata. Ia bisa merasakan tanah di bawah pijakan kakinya—tanah yang tadinya bergetar lemas dan sekarat—kini kembali kokoh, kuat, dan penuh gairah kehidupan. Hawa racun jiwa yang tadinya menyelimuti seluruh kompleks bawah tanah telah sirna sepenuhnya, digantikan oleh kehangatan energi spiritual yang menyegarkan tubuh dan jiwanya.

"Ini... ini sungguh keajaiban..." bisik Valen dengan suara gemetar. Paru-parunya yang tadinya terasa terbakar kini menghirup udara yang jauh lebih murni daripada udara di luar istana.

Lin Fan melangkah ke tepi telaga emas yang telah memurni tersebut. Dari dalam penyimpanan dimensi sistemnya, ia memanggil sebuah artefak kristal hitam berukirkan mantra kuno—[Batu Inti Pasak Utama]. Batu tersebut memancarkan denyut keemasan tipis yang beresonansi langsung dengan lambang di telapak tangan kiri Lin Fan.

Dengan satu ayunan tangan yang mantap, Lin Fan mengarahkan batu kristal tersebut melayang ke tengah-tengah Telaga Urat Bumi, lalu menghentakkannya menancap tegak lurus di dasar telaga.

Sfx: DUUUUUUUUUUMMMMMMM!

Gelombang keemasan meledak hebat dari pusat telaga, menyebar melintasi seluruh fondasi bawah tanah Kekaisaran Aethelgard! Garis-garis rune kuno di seluruh dinding batu istana menyala terang secara serentak—mulai dari kedalaman Sektor Nol, koridor tengah, hingga ke puncak menara tertinggi Aula Utama di permukaan bumi!

Sfx: Bzzzzzt!

[Pengikatan Inti Urat Bumi Kekaisaran Berhasil Sempurna!]

[Sistem Pagar Iblis Resmi Dihubungkan Dengan Fondasi Kekaisaran Aethelgard]

[Mengaktifkan Pagar Iblis Tingkat Empat: Domain Kekaisaran!]

[Cakupan Pertahanan Mutlak: Seluruh Kompleks Istana & Kota Dalam (Radius 15 Kilometer)]

[Daya Regenerasi Pasak Utama: Aktif Permanen]

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!