NovelToon NovelToon
Kehidupan Kedua: Dokter Genius

Kehidupan Kedua: Dokter Genius

Status: sedang berlangsung
Genre:Kaya Raya / Reinkarnasi / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Menyembunyikan Identitas / Mafia / Dokter Genius / Dokter
Popularitas:31.1k
Nilai: 5
Nama Author: Ornies

Di bawah cahaya gemerlap Negara Korea, terlahir kembali seorang Dokter Genius Mafia yang menyembunyikan bakatnya. Saat takdir mengaitkannya dengan seorang anak keluarga Mafia, persaingan dan konflik memuncak dalam kerumitan yang tak terelakkan. Tetapi, ada perawat cantik yang misterius, memikat perhatiannya. Dalam perang antara dendam dan cinta, jam tangan kuno yang menjadi sistem pintar AI memberikan dimensi baru.

Dalam atmosfer misteri dan tarikan cinta, mampukah sang Dokter Genius menemukan kekuatan baru? Saksikan perjalanan yang menggetarkan ini, di mana masa lalu, kejutan, dan teknologi kuno menyatu dalam kisah yang takkan terlupakan. Dan di tengah segala pilihan, akankah misteri di balik perawat akan terbongkar?

*
*

Cerita ini murni karya sendiri dan semua karakter serta latar yang digunakan berasal dari imajinasi author sendiri dan tidak ada dalam sejarah manapun.

Jika ada kesamaan nama tokoh atau alur cerita itu hanyalah suatu kebetulan semata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ornies, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 7. Membuka Kunci Misteri

Namun, meskipun dia merasa terpenuhi dengan pencapaian profesionalnya, pikiran tentang Eun Ji tidak bisa dia hilangkan. Dia merasa bahwa ada lebih banyak yang perlu dia ketahui tentang perawat misterius ini. Apa yang membuatnya begitu tertutup dan berhati-hati? Apa rahasia yang mungkin dia sembunyikan di balik tatapannya yang tajam?

Alan merasa semakin penasaran dan yakin bahwa ada lebih banyak yang perlu dia ketahui. Meskipun tantangan pekerjaannya mengharuskan dia fokus pada perawatan pasien, ada sesuatu yang menggelitik rasa ingin tahunya. Dengan tekad yang baru ditemukan, Alan memutuskan bahwa dia tidak akan berhenti sampai dia mengungkap rahasia di balik sosok perawat Eun Ji.

Alan melihat jam tangannya, hadiah terakhir dari mendiang Ibu kandungnya, dan merenung tentang langkah selanjutnya. Meskipun ia merasa tertarik dan penasaran dengan Eun Ji, dia tahu bahwa ada hal-hal yang mungkin harus dia cari tahu sendiri. Dia merasa bahwa ada puzzle yang perlu dipecahkan, dan dia siap untuk mengungkap rahasia yang tersembunyi di balik sosok perawat misterius ini.

Dengan rasa ingin tahu yang semakin kuat, Alan memutuskan untuk pergi ke gudang alat medis. Dia berjalan dengan langkah mantap, berpikir bahwa mungkin dia bisa mencari tahu lebih banyak tentang Eun Ji dari sistem di jam tangannya, Luke. Ketika dia tiba di gudang yang sepi, dia melirik ke arah kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di langit-langit.

Alan berbicara dengan suara pelan, "Luke, apakah kamu bisa membantu saya mencari informasi tentang perawat Eun Ji?"

Luke merespons dengan suara tenang dari jam tangan, [Maaf, Tuan. Informasi tersebut tidak dapat diakses atau terkunci.]

Alan mengangguk, meskipun merasa sedikit frustrasi oleh fakta bahwa informasi tentang perawat tersebut sepertinya tidak akan mudah didapatkan. Dia merenung sejenak, mencoba untuk mengatur pikirannya.

Saat itu, Alan mendengar langkah kaki di koridor yang mendekat. Dia berbalik dan melihat seorang perawat tengah melintasi gudang. Tidak lain dan tidak bukan, perawat itu adalah Eun Ji. Dia melihat Alan dengan tatapan tajam yang sama seperti sebelumnya.

Alan merasa sedikit kikuk karena ketahuan sedang berusaha mencari tahu tentangnya. Namun, dia memutuskan untuk tidak menunjukkan ketidaknyamanannya. Sebaliknya, dia menyapa dengan ramah, "Hai, Eun Ji. Apakah semuanya baik-baik saja?"

Eun Ji hanya mengangguk singkat tanpa memberikan jawaban verbal. Dia melanjutkan langkahnya melewati Alan dan keluar dari gudang.

Saat Eun Ji menjauh, Alan merenungkan interaksi singkat tersebut. Dia merasa semakin yakin bahwa ada sesuatu yang disembunyikan oleh perawat tersebut. Tapi, untuk saat ini, sepertinya informasi itu akan tetap menjadi misteri. Alan berbalik dan melangkah keluar dari gudang, berjanji pada dirinya sendiri bahwa dia tidak akan menyerah begitu saja dalam upaya untuk mengungkap rahasia Eun Ji.

Sambil meninggalkan gudang, Alan merasa bahwa cerita ini semakin kompleks dan menarik. Dia tidak sabar untuk mengetahui lebih banyak tentang Eun Ji dan mengungkap misteri di balik sosok perawat yang misterius ini.

***

Setelah selesai dengan tugas harian di rumah sakit, Alan tiba di apartemen yang kini menjadi tempat tinggalnya. Kembali hidup sendiri, ia merasa bahwa keheningan di apartemen tersebut menambah ruang bagi pikirannya untuk berputar tentang misteri yang tengah ia hadapi.

Malam itu, ia memandangi jam tangan kuno yang selalu setia menemani perjalanannya. Dengan hati-hati, Alan memilih untuk mengajukan pertanyaan lagi kepada jam tangan tersebut, berharap mendapatkan jawaban yang lebih jelas tentang rahasia Eun Ji.

"Luke, bagaimana caranya aku bisa membuka kunci rahasia Eun Ji dalam sistem jam tangan ini?" tanyanya dengan nada cemas.

Jam tangan kuno itu merespon dengan suara pelan, [Susah, tuan. Kamu harus melakukan misi berbahaya untuk membuka rahasia Eun Ji.]

Alan merasa tegang mendengarnya. "Misi berbahaya? Apa maksudnya?"

Luke melanjutkan, [Rahasia Eun Ji terkunci dengan kuat dalam sistem ini. Kamu harus menyelesaikan misi yang memiliki tingkat kesulitan tinggi. Ini bukan tugas yang mudah, dan sekali kamu memulainya, kamu tidak bisa berhenti di tengah jalan.]

Alan mengernyitkan kening, mencoba memahami implikasi dari jawaban itu. "Apa yang terjadi jika aku berhenti di tengah jalan?"

Luke menjawab dengan tegas, [Ada hukuman yang akan kamu terima dari sistem. Kamu harus memahami konsekuensinya.]

Alan merasa semakin bingung. Ini adalah situasi yang rumit dan berbahaya. Namun, ia juga merasa bahwa jawaban atas rahasia Eun Ji adalah kunci untuk mengurai benang merah dari masa lalunya yang misterius.

Dengan tekad yang kuat, Alan memutuskan untuk menerima tantangan tersebut. Ia tahu bahwa misi ini tidak akan mudah, dan risikonya besar. Namun, ia merasa bahwa ia harus menghadapinya, jika ingin memahami lebih dalam tentang Eun Ji dan rahasia yang ada di baliknya.

Sambil memandangi jam tangan kuno dengan keteguhan hati, Alan bersiap untuk melangkah dalam misi berbahaya yang mungkin akan mengungkapkan lebih banyak tentang dirinya sendiri dan menghadirkan jawaban yang selama ini ia cari. Ia tahu bahwa perjalanan ini akan berat, tapi ia siap menghadapinya dengan tekad yang tidak akan mundur.

**

Alan semakin dekat dengan Eun Ji, namun perawat tersebut semakin menunjukkan sikap dingin dan tertutup. Setiap upaya Alan untuk mendapatkan informasi langsung dari Eun Ji sepertinya sia-sia, karena perempuan itu tetap menjaga jarak dan tidak banyak bicara. Namun, keteguhan hati Alan semakin kuat.

Ia merasa sangat penasaran dengan Eun Ji dan ingin mengungkap rahasia di balik sikap misterius perawat tersebut. Dari hari pertama dia mulai bekerja di rumah sakit, Alan telah menyadari bahwa Eun Ji sering melihatnya dengan tatapan tajam, meskipun tanpa sepengetahuan Alan. Namun, perasaan itu juga terbalas dengan sensasi bahwa ia masih terus merasakan tatapan Eun Ji, entah bagaimana.

Setelah hari yang panjang, Alan kembali ke apartemennya. Ia duduk di meja, memandangi jam tangan kuno. "Luke, aku siap. Beri aku petunjuk tentang misi berbahaya yang harus kulakukan untuk membuka rahasia Eun Ji."

Suara Luke terdengar lembut, namun penuh peringatan, [Baik, tuan. Misi pertama adalah...]

Alan mendengarkan dengan seksama, menyerap setiap kata yang diucapkan oleh jam tangan kuno tersebut. Ia tahu bahwa langkah berbahaya ini hanya langkah pertama dari banyak petualangan yang harus ia jalani untuk mengungkap rahasia Eun Ji. Namun, keinginannya untuk mengetahui kebenaran semakin kuat, dan ia siap untuk menghadapi segala risiko yang akan datang.

Luke memberi respon dengan suara datar, [tuan. Ingatlah bahwa misi ini tidak akan mudah. Kamu harus siap menghadapi berbagai risiko.]

Alan mengangguk, mengerti bahwa langkah yang diambilnya tidak akan mudah. Namun, keinginannya untuk mengungkap misteri di balik sikap Eun Ji begitu kuat, sehingga ia merasa harus melakukannya.

1
Aster
namanya kim minjun apa munjin thor?
nindikrn_: untung di ingat. Namanya Kim Min Jun. Aku ubah di Pesan Author.
total 1 replies
Aster
oh ini alan transmigrasi ke dunia yg sama ya? cuma time skip 5 taun kemudian
nindikrn_: Iya betul 👍
total 1 replies
Aerik_chan
Semangat kak...satu gift bunga mawar untukmu...
Aerik_chan
Ragu tapi kek ada rasa penasaran ya kan...
Aerik_chan
Apa dia jangan2???
nindikrn_: Dia siapa? 🤣
Masih Misteri
total 1 replies
Aerik_chan
Baca sinopsisnya kok penasaran. eh baca bab 1 semakin penasaran. semangat kak

yuk saling dukung #kuambil apa yang menjadi milikku #Sweet love level 999
nindikrn_: terima kasih sudah membaca 🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!