NovelToon NovelToon
Ecstasy

Ecstasy

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta Terlarang / Hamil di luar nikah / One Night Stand / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: NuKha

Tiga minggu sebelum acara pernikahan, Brandon Brooks membuat sebuah pesta untuk melepas masa lajang. Namun, ada salah satu temannya yang secara sengaja memberikan sebuah obat terlarang.

Efek samping yang dirasakan membuat Brandon berhalusinasi dan hasrat bercinta meningkat. Dia melihat seseorang yang mirip dengan calon istrinya pun dengan brutal menarik paksa serta menghujam wanita itu dengan kasar.

Setelah efek obat itu hilang, ternyata Brandon baru sadar kalau yang dijamah semalam adalah calon kakak iparnya, Selena Eisten.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NuKha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 7

Bathup itu terasa sangat sempit diisi oleh dua orang. Brandon masih belum sadar juga dari pengaruh obat terlarang yang bahkan ilegal dan tak boleh beredar. Ekstasi merupakan psikotropika golongan satu, mengandung zat adiktif yang sangat kuat. Terbukti kalau salah pergaulan dan memiliki teman yang buruk bisa membawa ke dalam petaka.

Brandon masih terus mencoba ingin menyalurkan hasrat yang ada di dalam halusinasinya. Dia membuka lebar kedua kaki Selena, diangkat ke tepi kanan dan kiri bathup hingga wanita itu mencoba untuk menutupi area bawah yang bisa dilihat oleh matanya.

“Singkirkan tanganmu itu, tiga minggu lagi kita resmi menikah. Jadi, tak ada salahnya kita bermain sekarang.” Brandon menarik paksa tangan Selena.

“Aw ....” Wanita itu mengaduh sakit karena pergelangannya terbentur sisi bathup yang keras.

“Kau benar-benar sudah keterlaluan.” Selena menendang paksa Brandon supaya menyingkir, keluar, atau bahkan terjatuh dari tempat yang begitu sesak tersebut. Rasanya dia ingin melayangkan telapak kaki ke area pangkal paha pria itu, tapi diurungkan karena mengingat kalau bagian tersebut adalah aset berharga untuk masa depan keturunan adik tirinya. Sehingga kakinya mendorong di bagian perut dan dada saat berusaha mencumbunya secara paksa.

Berhasil, Brandon terjatuh keluar ketika tubuh pria itu tidak mengeras seperti batu. Buru-buru Selena keluar dari bathup dan berlari keluar kamar mandi. Ia menutup pintu tersebut sebelum Brandon kembali bangkit dan mengejar dirinya.

“Aku harus segera keluar,” ucap Selena. Dia melihat pakaiannya yang teronggok di lantai, sudah terbelah dan tak mungkin layak untuk menutupi tubuhnya yang saat ini sudah polos.

Selena pun menarik selimut, menutup diri menggunakan kain tebal tersebut. Masa bodo dengan penampilannya saat ini, yang penting harus segera pergi meninggalkan kamar Brandon.

“Mau ke mana kau?”

Suara Brandon sudah memenuhi ruangan itu sebelum Selena berhasil membuka pintu. Dia segera berlari mendekati wanita tersebut.

“Tolong, lepaskan aku, kau sedang tak waras,” pinta Selena dengan sangat memohon. Ia merintih sakit saat merasakan rambut dijambak kasar oleh Brandon hingga kepalanya mendongak ke atas.

“Tidak akan ku lepas sebelum aku terpuaskan.” Karena sejak tadi Selena melawan, Brandon menyeret paksa wanita itu. Menarik rambut panjang tersebut dan tak peduli dengan suara yang merintih sakit.

Tangan Selena berusaha melepaskan jambakan Brandon. Tapi pria itu justru semakin menjadi-jadi.

“Aku hanya ingin bercinta denganmu, bukan menyakitimu!” Akibat tak sabar, Brandon pun membenturkan kepala Selena di tembok dengan tenaga yang kuat.

Saat itu juga Selena langsung merasakan pusing. Ia tak mampu memberontak karena mata sudah kabur. Air matanya luruh seiring dengan rasa sakit fisik yang didapatkan.

Melemparkan tubuh Selena dengan kasar ke atas kasur, Brandon melancarkan aksinya karena wanita itu sudah lemas dan tak memberontak lagi.

“Kalau menurut seperti ini ‘kan enak, aku tak perlu susah payah membawamu ke atas ranjang,” ucap Brandon.

Pria itu tidak melakukan pemanasan untuk memancing hasrat Selena. Ia langsung saja menerjang secara paksa area yang belum pernah tersentuh oleh pria mana pun.

Selena menangis ketika tubuhnya terasa bergerak seirama hentakan yang dilakukan oleh Brandon. Jangan dikira ia menikmati permainan tersebut. Sama sekali tidak. Sakit, perih, tidak ada rasa nikmat sedikit pun karena Brandon melakukan dengan sangat kasar, tak ada kelembutan meskipun sedikit saja.

“Maafkan aku Alceena,” ucap Selena. Dia merasa bersalah karena tidak bisa menjaga diri hingga berakhir seperti ini.

...*****...

...Maap Selena, karena aku tak bisa menyiksa Kucing dan si Rambut singa, maka ku lampiaskan ke kamu...

1
Si Memeh
bagus thor
ayu cantik
suka
Mochimolala
kacian Selena jadi korban..
Asa Asa
wah ternyata Selena korban di sini ya
Hamda Bakkas
menantu tdk ada akhlak nee darius /Facepalm//Facepalm/
Hieny Firman
Luar biasa
Naztra Yaya
sedih yaaa..pernah merasa cinta yg terpendam ni. sakit sekali rasanya..kalau di ingat2,🥺🥺🥺
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Suginah Ana
bagus,,q suka semua novel mu thor
Anisatul Azizah
takutnya 30 polisi Intel itu ternyata berpihak ke bosnya Alex😔
Anisatul Azizah
butuh biar ada yg ngurus pperusahaan agar terjamin hidupnya sama ada yg ngurusin waktu sakit😮‍💨😮‍💨😮‍💨
Anisatul Azizah
aaaahsudahlah, aku g jadi mello..
Anisatul Azizah
gak ada kapoknya bikin Dariush kecelakaan dg syarat pernikahan yg g masuk akal??
Anisatul Azizah
ketika anak berbuat salah, inginnya dirangkul agar kembali ke jalan yg benar🥺
Anisatul Azizah
Brandon satu2nya tokoh novel pria yg pernah kubaca, yg mudah meneteskan air mata saat sedih🥰
Anisatul Azizah
thor, kenapa g diceritakan masalah Brandon sama Alex? penasaran sm orang jahat satu itu🙄
Anisatul Azizah
oh syukurlah ...
Anisatul Azizah
poor Brandon🥺
Anisatul Azizah
jahat banget si Alex, ngasih g tanggung2 langsung 4. Itu bukan buat nyobain, tapi biar jadi pecandu
Anisatul Azizah
lah yg ngasih ide bahkan Aldrich tapi yg kena hukum cm Brandon?
sampai akhir sepertinya jg g terungkap deh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!