NovelToon NovelToon
My Devil Possessive

My Devil Possessive

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:16.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: EvaNurul

XANDER FAMILY SERIES #1

[ Jangan lupa dukungannya dengan Follow, Like, Vote dan Komennya ya! dukung terus cerita ini✔ ]

[ Cerita tamat! Revisi hanya part 1-5 sisanya gak niat di revisi ]

[ Masih banyak kesalahan karna ini novel pertama! mohon kritik dan sarannya di kolom komentar jika menemukan kesalahan dalam tulisan ]


Maura Natalie

Perempuan beparas cantik itu memiliki kehidupan yang penuh lika-liku. Banyak drama yang ia lewati dengan segenap hati. Ia pun kadang mengeluh dengan takdir yang Tuhan berikan, entah apa yang direncanakannya. Hanya waktu yang dapat menjawab itu semua.

Banyak yang menatapnya remeh termasuk Ibu Tiri dan juga Adik Tirinya. Ayah kandungnya pun lebih berpihak pada sang Ibu Tiri, membuatnya semakin hari semakin terpuruk.

Tanpa diketahui semuanya, ia mencoba untuk bangkit. Bermodalan dengan bakat terpendamnya dan menutup semuanya dengan rapat-rapat.

Seketika Ayahnya menyuruhnya untuk menemui seorang pria dan pria itu menjelaskan tentang apa yang terjadi dengan sang Ayah.

Akankah ini awal takdir Maura bahagia? atau malah sebaliknya?

SELAMAT MEMBACA❤



Coppyright 2020

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EvaNurul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kecewa

Rara berjalan menyusuri jalanan, setelah tadi ia menahan agar air matanya tidak keluar didepan tuan mudanya, sekarang air di matanya sudah tak bisa dibendung lagi, ia menangis disepanjang jalan. Ia tertunduk sambil berjalan entah kemana.

Kakinya membawanya pergi ke tempat tinggal terakhir orang yang sangat ia sayangi.

Rara berjalan sampai di depan gundukan tanah bernama Maria suningsih.

"Hiks hiks Ibuuu hiks Ayah jahat bu"

Ya! dia sekarang berada di pemakaman umum yang ada di pusat kota jakarta, ia menangis tersedusedu karena sudah tidak kuat dengan apa yang terjadi, Mengapa ia yang selalu dikorbankan oleh ayahnya.

"Apa aku ini benar anak kandung nya hiks"

"Ayah menjual ku Bu! Ayah menjadikan ku jaminannyaa, Aku bukan barang kan bu hiks"

"Aku iri sama Nindii bu, dia selalu mendapatkan kasih sayang dari ayah! sedangkan akuu bu hiks"

"Apa tidak ada orang yang sayang tulus padaku bu hiks"

Tak terasa langit sudah menjelang sore, Rara yang melihat jam ditangannya pun sudah Menunjukan pukul 3 sore, Iaa bergegas melangkahkan kakinya menuju keluar TPU itu.

apa aku gak usah pulang ya?

Rara binggung, ia bimbang akan pulang kerumah ayahnya itu atau tidak, ia bisa saja pergi menjauh dari kota ini, namun ia teringat jika sudah mentandatangi surat perjanjian itu, dan juga pasti tuan mudanya itu tidak akan mainmain dengan ucapannya yang bisa saja menghancurkan keluarganya.

Huh! semoga ini keputusan yang baik

Rara tidak mau jika keluarganya hancur, walau diperlakukan seperti itu tapi tetap saja mereka adalah keluarganya.

Ia berjalan menunggu jemputan dari ojek yang dia pesan lewat aplikasi.

"Maaf ini mbak Maura bukan ya?"

Rara yang sedari tadi fokus memainkan hp nya itupun mengangkat wajahnya "iya, hayu mas"

"Ini mbak helm nya"

Dia pun menaiki motor tersebut dan melaju menuju arah rumahnya.

Tanpa diketahui sedari tadi terdapat lakilaki dibalik pohon yang menatap nya intens tanpa mengalihkan pandangannya kearah lain.

Setelah sampai didepan rumahnya, Rara memberikan selembar uang berwarna merah kepada ojol itu "Nih mas, kembalian nya ambil aja"

"Aduh makasih banyak ya mbak" Tukang ojek itu berterimakasih kepada Rara karna bemberian tip yang lumayan gede.

"Iya samasama mas" Rarapun berjalan menuju kedalam rumah, sampai didepan pintu ia melihat papah dan mama tirinya itu sedang duduk santai di depan tv, Rara menatap wajah ayahnya itu yang nampak santai dan tidak merasa bersalah kepada anak kandungnya.

Ia melangkahkan kaki menuju kamarnya, David yang mendengar ada orang yang berjalan pun mengalihkan pandangannya dari tv.

"Ra gimana? kamu setuju kan?!" Ucap David ketika melihat anak kandungnya berjalan tanpa menyapa seperti biasanya.

Rara yang mendengar ayahnya itu hanya menanyakan surat perjanjian tanpa menayakan gimana keadaan Rara pun kecewa, Ayahnya itu lebih mementingkan hutang hutang nya dari pada hati sang anak.

"Apa papah ga cukup memperlakukan aku seperti ini! Papah tega ngejadiin aku sebagai jaminan hutanghutang papah, salah aku apa sih pah salah aku apa! hiks" Rara sudah tidak kuat dengan perlakuan papah kandung nya itu, ia mencurah kan kekecewaannya sekarang.

David yang mendengar perkataan Rara pun terdiam, ia tidak tau harus menjawab apa.

"Apa karna aku udah ngebunuh ibu! Iya pah? jadi papah sebenci ini sama aku ? hiks kalo aku tau ini akan seperti ini aku juga gamau dilahirkan pah! biar mamah ga meninggal! hiks hiks"

"Aku juga gamauu ibu meninggal pah!"

Ratna yang mendengar itu pun meradang marah "Rara cukup! Kur-"

"Hiks ibu pasti disana kecewa, karna anak yang dia lahirkan mati matian diperlakukan seperti ini sama ayah kandungnya!" Lanjut Rara tanpa mendengar ucapan mamah sambungnya itu.

Deg!

David menatap mata anaknya itu, ia melihat mata anak kandungnya, anak darah dagingnya sendiri menatapnya dengan tatapan kecewa dan marah.

"Rara! kamu ya gak sopan! disini kamu siapa hah? dasar anak gatau diuntung!" ucap Ratna dengan menatap tajam anak tirinya itu.

Rara yang ditatap itu pun menoleh kearah Ratna "Dan anda nyonya Ratna Santoso, anda menang anda menang telah mengeluarkan saya dari rumah ini! Tenang aja seluruh harta warisan ayah kandung saya pasti akan jatuh kepada anda dan juga anak kesayangan mu itu!" jawab Rara dengan menahan tangisannya.

Plak!

David menampar anak kandungnya itu, Rara yang merasa sakit itupun memegang pipi yang ditampar ayahnya, Walaupun sakit namun itu tidak sesakit apa yang sekarang dirasakan hatinya.

Hikss hikss

David mengantungkan tangannya di udara, ia menatap tangannya itu entah apa yang dipikirkannya hingga menampar anak nya.

Rara menjatuhkan airmatanya lagi ia menatap dalam dalam ayah kandungnya.

"Anda tenang aja tuan david santoso, saya menerima perjanjian anda dengan tuan muda, saya masih menghormati bahwa anda adalah ayah kandung saya"

Prok!prok!prok!

Mereka bertiga mengalihkan pandangannya ketika mendengar suara dari arah pintu.

David seketika bergetar, ia melihat didepan sana ada tuan mudanya.

Kenzo berjalan menuju kearah ruang tamu dimana mereka berdiri, Diikuti Hans di belakangnya.

"Tuan david anda ini tidak punya hati sekali ya ckckck membela istrimu ini dan menampar anak kandung mu sendiri, bagaimana ada orang sekejam ini disini" Ucap Kenzo dengan santai.

Hans dan Rara yang mendengar itupun memandang malas.

seharusnya pria ini ngaca! bukanya dia jauh lebih kejam, dasar!

Kenzo berdiri disamping Rara, ia melihat kedua orang dihadapannya dengan senyum devilnya. Ia merangkul tangannya dipundak Rara. yang dirangkul pun menatap orang disampingnya dengan pandangan kaget.

"Sayang apa kamu mau bales kejahatan mereka padamu hm?" ucap Kenzo dengan pandangan lembut kearah perempuan disebelahnya

ni orang kenapa si sifatnya berubah rubah

Rara hanya menggelengkan kepalanya, ia masih menahan agar air matanya tidak turun lagi.

"Baiklah jika kau tidak mau membalas, biar aku saya yang membalasnya" ucap Kenzo menatap tajam kedua orang didepannya dengan tersenyum kejam.

David dan Ratna yang mendengar itupun gemetar, ia takut jika tuan mudanya itu berbuat yang tidak tidak, ya david tau bagaimana sifat tuan mudanya itu.

"Maaf tuann maaf, saya menyesal tuan tolong jangan apa apakan kami" Ucap Ratna dengan pandangan berbohong.

Rara tau bahwa mamanya itu hanya berpurapura meminta maaf agar tidak diapa apakan, Seperti tadi pagi mamanya itu menyapanya dan pemanggil dengan sebutan sayang hanya karna ada Hans.

"Mengapa kau malah meminta maaf padaku? memang nya kau salah apa?

Ratna yang mendengar itupun terdiam ia binggung harus menjawab apa, yang ada dipikirannya sekarang adalah bagaimana agar terbebas dari orang kejam didedepannya.

"Kenapa kalian diam?"

"Sudah hiks jangan apa apakan keluargaku, aku sudah mentandatangani perjanjian itu, sekarang keluarga ku sudah bebas dari kau!" ucap Rara kepada orang yang disampingnya.

Kenzo yang mendengar wanita disebelahnya membela kedua orangtuanya itu hanya terkekeh "Kau dengar David, anak yang kau anggap pembantu ini membantu mu dari masalah mu sendiri, kau tidak malu?"

Lagilagi David hanya terdiam memandangi kedua orang yang ada didepannya.

Rara melepaskan rangkulannya dari Kenzo, ia melangkahkan kakinya menuju kamar yang terdapat diujung dapur, Kenzo yang melihat itu menatap binggung kenapa Rara berjalan menuju dapur?.

Setelah sampai di kamarnya, Rara membereskan semua baju baju dan barangnya, ia memasukannya ke dalam tas yang ada dipinggir kasurnya. ketika semua sudah masuk kedalam tas Rara keluar dan berjalan menuju arah ruang tamu.

Semoga aku mengambil keputusan terbaik!

▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫

trimksih sudah membacaa❤

tinggalkan jejak saran and like nya ya!😘

1
mety
roti kempit namanya 🤭
mety
wessss namanya juga bos...ngak ngerti sama ojol 😄🤭🤣🤣
mety
sekuel bawang merah bawang putih 🤣
christina paya wan
kenapa selalu watak utamanya selalu di buat bodoh ya
Shifa Burhan
ini novel semua kelakuan pemeran utama wanita mereka bela dan benarkan

*rara tidak peduli perasaan suaminya dia dengan enteng melawan kata2 suaminta tapi dengan lelaki lain dia begini peduli bahkan lelaki itu berbuat jahat saja dia sok pengertian dan sedih

dan parahnya novel ini malah membenarkan kelakuan rara

miris
Ryan Jacob
semangat Thor ditungggu karya-karyanya
Susi Khayla
kenzo kta nya tak tersentuh ma wanita...gmn thorrr
Susi Khayla
iya manggil nya tuan ..jdi gmn gtu..kesannya kaku bgt..pdhal kenzo dah prnh manggil syg lho
Susi Khayla
mang kadar ketampannya sprti apa c thor..kyk oppa2 korea gtu hheeh
Ananda
🤣🤣🤣
AnysMentari
......
evita19
Thor maa mama kenziumur nya baru mau kepala empat, sedangkan kenzi umur 28, mama nyabikah umur berapa donk
halimah abdul hayes
Maura bodoh…udah tau status masih lagi istri kenzo…tidak perlu rapat dengan pria lain
Hasnah Siti
capek oiiii punya suami ganteng Plus kaya
Hasnah Siti
lanjut lg
wati
sakit hati aku Thor💔
Ayu Fani
kok gaada?
Jue
Alah apa bezanya dengan Kenzo berserta bekas kekasihnya
Ira Wati
terlalu panjang
Widia Arya
Alur cerita nya bagus dan enak dibacanya juga, gak bikin bosen malahan jd pengen trs baca krn penasaran cerita selanjutnya Sampe lupa waktu 🤭😂
kosakata nya juga baik dan alur cerita nya tidak fullgar dibagian yg untuk 17+ 🤭👍
semangat terus ya author 💪🥰 dengan cerita nya yg lain ...
Bunny🥨: aaaa makasi loh atas pujiaannya, terimakasii juga atas dukungannyaaa!😍❤️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!