NovelToon NovelToon
Supir Untuk Sang Nyonya

Supir Untuk Sang Nyonya

Status: tamat
Genre:Romantis / Petualangan / Contest / Duda / Tamat
Popularitas:3.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Black_queen

NOVEL PERTAMA YANG BELUM MENGENAL ILMU LITERASI. Harap maklum dan berkomentarlah yang positif. Masih tahap belajar sedikit demi sedikit.


Aku hanyalah lelaki yang hidup dari keluarga sederhana. Tak banyak yang bisa di harapkan dari ku. Sebuah tragedi mengharuskan aku merantau ke sebuah kota di pulau S.
Disanalah titik balik hidup ku bermula.
Disanalah aku bertemu dengan seseorang yang membuatku lebih berarti.
Walaupun aku hanyalah seorang supir, tapi dia mengubahku menjadi sosok menawan dan mencintai diri sendiri.

Ikuti kisahku, seorang MALIK JAYADI yang hanyalah seorang supir yang mampu menaklukkan kerasnya hidup..

harap bijak dalam memilih bacaan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Black_queen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6. Penyesalan

POV Rosyanti.

Aku menghela nafas perlahan, ku edarkan

pandanganku ke sekeliling. Kampung ini

tidak pernah berubah. Jalanannya masih

sama. Masih berdebu dan tak rata.

Langkahku mulai gontai membawa tas

punggung yang agak besar. Perjalanan

kemari memang perlu waktu yang tidak

sedikit.

Aku mencari pria itu, pria yang

membuatku meninggalkan mas Malik

dan anakku.

Demi dia, aku melakukan sebuah

dosa besar, dosa yang mungkin saja

Tuhan tak bisa mengampuninya.

Sudah hampir 2 tahun aku meninggalkan

keluarga di kampung ini.

Tak kuhiraukan perkataan mereka yang

menasehatiku dulu. Aku sudah buta. Ya ....buta, buta karena dosa yang jelas-jelas

terpampang nyata.

Karena statusku yang sudah menikah dan mempunyai anak malah meninggalkan mereka. Pergi dengan pria lain yang aku cintai.

Bukannya aku tidak mencintai mas Malik.

Mungkin cintaku berubah. Dengan kehadiran

Annisa anakku, dia lebih memperhatikan

dan lebih menyayangi bayi mungil itu

daripada aku....istrinya.

Entahlah apa yang kurasakan saat itu. Hatiku terluka seolah aku kurang perhatian dari mas Malik.

Padahal suamiku menyayangi dan memberikan

perhatiannya pada anaknya sendiri bukan

orang lain.

Pertemuan pertamaku dengan pria itu tak disengaja. Kami bertemu di satu warung makan.

Nanik yang mengenalkanku padanya. Dia

bilang pria itu adik kelasnya dulu waktu

di sekolah.

Awalnya aku biasa-biasa saja dengan pria

itu, tak ada perasaan istimewa. Kami

bertemu kembali tanpa sengaja.

Waktu itu, aku berbelanja di pasar sore

dekat lapangan kampung. Aku mencari-cari

dompet yang terjatuh entah dimana.

Lelah kumencari, dia datang bagai pahlawan.

Disodorkannya dompet kepadaku. Aku tak

menyangka dia disini.

"Dompetmu gak jatuh Ros, tadi preman pasar memainkannya," sambil menunjuk dompet.

"Preman? tapi, tadi aku gak diapa-apain kok

sama mereka, kenapa bisa mereka punya

dompetku?," kernyitku heran.

"Ha....ha...ha.. Kamu itu udah dicopet,

tapi gak nyadar," sahutnya sambil

tertawa kecil.

"Dasar preman. Bisanya nyopet perempuan

untunglah ada kamu. Dompet dan isinya

selamat tanpa kurang apapun. Makasih ya,"

timpalku sambil memeriksa isi dompet.

"Santai aja, bukannya sesama manusia

harus saling membantu?," kerlingnya padaku.

"Oh ya, kenapa kamu tau kalo ini

dompetku, emang kamu temenan

sama mereka ya?," tanyaku asal.

"Ngawur...ya gaklah. Tadi aku lewat

di samping mereka dan tak sengaja

mendengar mereka udah dapat umpan

dan menunjuk seorang wanita.

Kulihat wanita yang ditunjuknya. Eh aku liat

kamu, trus aku mikir kamu juga lagi kayak

orang nyari-nyari sesuatu. Pasti

dompetmu yang di embat sama preman

kampung itu," jelasnya panjang lebar.

"Ck....ck...Kamu pinter juga ya, bisa mikir

kearah sana," decakku kagum.

"Ya udah. Aku masih ada urusan. Lain kali

ketemu lagi ya! simpen nomerku nih!," dia

memberikanku sebuah kartu nama.

Aku memandangnya sampai tak terlihat.

Ada rasa berdesir, tapi aku masih tidak tau

itu rasa seperti apa.

Dan mulailah aku menghubunginya hanya

dengan pesan tulis dan singkat. Lama

kelamaan kami terjerat oleh perasaan kami

dan kami mengacuhkan beberapa komentar

keluarga dan orang yang mengenal kami.

Kami mulai sering bertemu tanpa

sepengetahuan orang lain. Bersamanya

aku bisa mendapat perhatian lebih daripada

aku bersama mas Malik.

Hubungan kami berlanjut. Bahkan sampai

sekarang. Ya walaupun dia sudah berubah.

Lebih kasar dan mulai membentak.

Padahal, waktu aku berumah tangga dengan mas Malik, suamiku tidak pernah berbuat

kasar kepadaku.

Pekerjaannya di kota mulai goyah. Dia

diberhentikan oleh perusahaannya akibat

kelalaiannya sendiri. Dia lebih sering

memakiku dengan kata-kata kasar semenjak

itu, seolah-olah aku jadi pelampiasannya.

......................

Dan sekarang. Disinilah aku, tempat

dimana memulai semua dosaku. Aku

terpaksa kembali ke kampung ini.

Setidaknya dia tidak harus mengeluarkan

uang untuk tempat tinggal.

Beruntung dia

masih punya teman yang peduli padanya.

Di bengkel mas Kadir dia memulai

pekerjaannya. Dialah mas Andi,

orang-orang mengenalnya dengan

panggilan Aan.

Walaupun dia sudah bekerja, tapi tempramen

buruknya tak jua berubah, dia sering keluar

dengan teman-temannya dan tidak tau waktu.

Aku menikah secara agama saja dengannya,

dulu aku tidak peduli pernikahan itu sah atau

tidaknya karena aku masih menyandang

status istri orang dan mas Andi tau akan

hal tersebut.

...----------------...

Ku dongakkan kepalaku, menatap langit

biru di sore ini, aku baru saja tiba di kampung

ini, aku tidak memberitahu mas Andi kalau

aku akan mengunjunginya di bengkel.

Mau bagaimana lagi, aku sudah tidak ingat

jalan menuju rumahnya di kampung sebelah,

satu-satunya cara aku harus mendatanginya

langsung di bengkel dan nanti ikut pulang

bersamanya.

Dipinggir jalan kampung, aku menghela nafas

setiap kali kuingat semua kesalahan yang

aku lakukan, penyesalan memang akan

selalu datang terlambat.

Aku mulai rindu

akan mas Malik dan Annisa anakku. Sekarang

dia pasti sudah besar, pasti dia lincah dan

aktif kemana-mana.

"Maaf ibu meninggalkanmu nak," lirihku sendirian.

Jalanan di sore ini begitu sepi dan lengang,

biasanya banyak kendaraan dan orang-orang

kampung yang melintas silih berganti tapi

tidak dengan saat ini.

Sayup-sayup terdengar suara mesin motor.

"Syukurlah aku tidak sendiri di jalan ini",

pikirku.

Aku mulai melangkah bersemangat.

Kulihat pengemudi motor itu, seorang lelaki.

Tapi sepertinya aku kenal dengan lelaki itu.

Dari balik kaca spion motornya kami

bertatapan sejenak.

Deg.......

Dia....dia....Mas Malik, lelaki yang aku

tinggalkan demi lelaki lain.

Langsung kuarahkan pandanganku

ke samping jalan.

Kupikir mas Malik juga menyadarinya. Dia

menyadari kalau aku lah wanita yang tega

meninggalkannya, kembali ke kampung ini.

Motornya melaju perlahan untuk lebih

memastikan itu aku atau bukan.

Setelah itu dia langsung melesatkan

motor bututnya.

"Sudah 2 tahun. Tapi motormu masih sama

mas, motor butut yang selalu menemani

kita jalan semasa pacaran dulu bahkan

ketika sudah menikah," lirihku seorang diri.

......................

Kulihat dari jauh mas Andi tengah

disibukkan dengan pekerjaannya. Semakin

dekat terlihat mas Kadir pemilik bengkel

keluar dari sebuah ruangan.

Ku hampiri beliau dan bersalaman dengannya.

"Mas kadir, apa kabar? lama kita gak ketemu,"

sambil melepaskan jabatan tanganku.

"Alhamdulillah baik. Kamu....kenapa kamu

bisa disini? ada perlu apa emangnya Ros?,"

dia seakan kaget melihatku disini.

"Oh...itu...aku...aku pengen ketemu sama

Aan mas,"jawabku.

"Aan..?? siapa Aan?," kernyitnya bingung.

"Itu dia mas orangnya!," tunjukku pada mas

Andi yang menghampiri kami.

"Andi?.... jadi kamu sama Andi.....?," tanpa

melanjutkan pertanyaannya mas Kadir

seakan paham maksudku kemari.

"Ngapain kamu kemari Ti? bukankah aku

bilang jangan kembali ke kampung ini?

apalagi kamu sampai ke tempat ini,

ayo kita pulang!." Mas Andi menarik

lenganku dengan kasar.

"Maaf sebelumnya mas Kadir, aku pamit

sebentar ya, mau nganterin Yanti pulang mas,"

mas Andi merasa tak enak pada majikannya.

"Iya....iya...lagian Imran udah dateng.

Sementara kerjaanmu tinggal saja sebentar.

Kalian pulanglah dulu," mas Kadir sepertinya

tau keadaan kami.

"Makasih mas pengertiannya. Kami pamit,

Assalamualaikum," ucap mas Andi yang

menyeret lenganku.

"Waalaikumsalam," mas Kadir menjawab

sambil memandangi kami dengan tatapan

aneh.

Kami melangkah keluar bengkel. Sebelum

memulai perjalanan pulang. Dia berujar

seakan menyudutkanku.

"Kamu ngapain sih Ti. Pulang ke kampung ini.

Apa kamu gak punya malu? wajahmu itu kau

tampakkan sama orang-orang yang kau

tinggalkan dulu,"

"Aku kesini hanya mencarimu mas.

Gak ada hubungannya dengan siapapun di

masa laluku. Aku lupa arah pulang ke

rumahmu yang di kampung sebelah.

Makanya aku kemari."

"Kamu kan bisa naik ojek!, ngapain juga

harus nyusul aku ke tempat mas Kadir,"

sungutnya sebal.

"Maaf mas, tapi uang ku gak cukup buat

ongkos ojek, makanya aku kepepet kemari."

Sanggahku.

"Ya sudah. Cepat naik! kerjaanku masih

banyak. Sampai rumah jangan pikir kamu

bisa kemana-mana. Ingat itu!," ancam mas

Andi.

Aku hanya mengangguk mengiyakan

ucapannya. Kuambil helm yang di

sodorkannya padaku.

Kami pun pulang menuju rumah di kampung sebelah.

Rumah yang sudah lama tidak di tempati.

Hatiku seakan perih mendengar perkataan

mas Andi barusan. Aku tidak boleh

kemana-mana. Aku kan bukan hewan

peliharaan yang harus diam di kandangnya.

Aku menghela nafas dan menghembuskannya

perlahan. Berharap sifat kasar mas Andi perlahan memudar.

1
Suyatno Galih
kisah MJ yg pahit menyayat leher, ini cm cerita apa lagi kl kisah nyata, hmmm pahit madu n gula pun jd pahit apalagi Brotowali /Sob//Sob/
Eko Nur Yanto
ceritanya kok muter2 terus bikin yang baca bosan
Eko Nur Yanto
Luar biasa
Mas Gigo
Mantaps,,, realita kehidupan,,,
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sulaiman Efendy
2 KK BERADIK IPAH & IMAH BRNASIB SAMA, IPAH & ANAKNYA DITELANTARKN RUDY, IMAH DICERAIKN SUAMINYA
Sulaiman Efendy
PASTI KAK MAH TU YG MNGGIL IPAH,,
SUNGGUH TRAGIS NSIB RUMAH TANGGA IPAH. DISELINGKUHI SUAMINYA DN DITELANTARKN.
Sulaiman Efendy
TERNYATA MALIK MSH KATROK JUGA..😁😁😁😁😁
Sulaiman Efendy
SI ANDI ANJING,, HRSNYA YG BNCI KE ELO ITU MALIK,, BKN ELO YG BENCI KE MALIK, KRN ELO PEBINOR.., MERAYU, MEREBUT & BAWA KABUR ROSYANTI DARI MJ,, HINGGA TINGGALKN MJ & NISSA YG MSH BUTUH ASUPAN ASI..
Sulaiman Efendy
TUMBEN ELISA GK HAMIL, APA ELISA PKE KB ATAU MJ NGELEPASIN NYA DI LUAR SAAT MRK TERJEBAK BIRAHI DIKAMAR ELISA,, DN TRNYATA ELISA MSH VIRGIN, KRN GK MAU DISENTUH CIPTO..
Sulaiman Efendy
KLO DIKATAKN TEGA, SBENARNYA ELISA CUKUP TEGA, TPI MSLH HATI & PRASAAN GK BSA DIPAKSAKN.. APALAGI PRLAKUAN ANAK2 CIPTO & ADIKNYA SI SANDRA KE ELISA SANGAT KTRLALUAN, TEGA GK TEGA, ELISA HRS TEGA
Sulaiman Efendy
ULAH JESSY TU KCELAKAAN MRK, ORG JAHAT, DPT BLASAN DRI ORG JAHAT LAINNYA..
Sulaiman Efendy
YA ALLAH, SEDIH JUGA DGN KISAH CINTA AISYAH .
Sulaiman Efendy
QISAS & AZAB BUAT LO WANITA IBLIS..
Sulaiman Efendy
KASIAN JUGA SAMA AISYAH.....
Sulaiman Efendy
MMPUS LO SANDRA, JAHAT LGI LO MA MJ & LISA..
Sulaiman Efendy
RASAIIN LOO IBLIS BETINA, MMPUS2 LOO
Sulaiman Efendy
GK ADA MESRA2NYA ANTARA MJ & LISA, INTRIK2 TERUS,, DN TOKOH MJ JUGA GOBLOK, MNTANG2,CMA TMAT SMP, BNAR2 DIBUAT BODOH SAMA OTHORNYA..
Sulaiman Efendy
KONTAK BATIN ORG TUA & ANAKNYA....
Sulaiman Efendy
KATANYA BUKAN ORG BODOH DN GK KJEBAK, MSH AZA TERJEBAK, DASAR LKI2 GOBLOK NI SI MJ
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!