NovelToon NovelToon
Tahta Senja Untuk Aira

Tahta Senja Untuk Aira

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir / Reinkarnasi
Popularitas:921
Nilai: 5
Nama Author: Senja_Puan

Terlahir kembali usai tewas disiksa, Aira bertekad membalas dendam pada Azka dan keluarganya. Ia bangkit merebut tahta, menggagalkan pengkhianatan, dan membuka hati untuk paman Azka, Rizky.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja_Puan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 6. SOROT MATA NYONYA BESAR

Malam pesta pertunangan yang diselenggarakan di ballroom utama hotel bintang lima itu berlangsung sangat megah dan memukau. Lampu-lampu kristal raksasa menggantung tinggi di langit-langit, memancarkan pendar cahaya keemasan yang memantul di atas lantai marmer yang dipoles mengkilap. Ratusan tamu VIP—mulai dari para pengusaha kelas atas, pejabat, hingga jajaran elite klan Gunawan—berkumpul mengenakan pakaian terbaik mereka untuk menyaksikan peristiwa penting ini.

Di takhta kursi utama area VIP yang ditinggikan, duduklah Nenek Dina—pimpinan tertinggi sekaligus matriarch yang paling disegani di seluruh silsilah klan Gunawan. Di usianya yang telah senja, aura ketegasan dan otoritas mutlak masih memancar kuat dari gestur tubuhnya.

Sejak awal acara dimulai, Tante Mia, Sinta, dan Rani terus-menerus mengerumuni kursi Nenek Dina. Mereka bergantian berbisik melancarkan rasa dengki, menyebarkan hasutan halus tentang betapa buruknya kelakuan Aira. Mereka menggambarkan Aira sebagai wanita kaku yang tidak tahu tata krama, kasar, dan tak pantas bersanding dengan Azka.

Namun, bukannya terpancing oleh bisikan-bisikan beracun itu, sepasang mata tajam milik Nenek Dina justru tertuju lurus pada sosok Aira yang melangkah anggun di tengah kerumunan tamu. Aira mengenakan gaun malam berpotongan sederhana berwarna hijau zamrud tanpa perhiasan yang mencolok, namun gestur tubuh dan cara berjalannya memancarkan ketenangan yang tiada tanding. Di tengah tatapan sinis keluarga cabang dan bisik-bisik merendahkan yang sengaja diarahkan padanya, Aira berdiri tegak dengan dagu terangkat halus—sama sekali tidak terlihat gentar atau goyah.

Nenek Dina mengusap kepala tongkat ukirnya, batinnya berbisik penuh rasa kagum yang amat sangat. Gadis ini... dalam kepungan tekanan yang begitu besar dari dua keluarga, dia mampu berdiri setenang air telaga. Tatapan matanya jernih, cerdik, dan menyimpan kendali emosi yang luar biasa. Sangat berbeda dari cerita murahan yang diobral Mia dan anak-anaknya.

Sebuah helaan napas penyesalan yang amat dalam terlintas di relung hati Nenek Dina. Sayang sekali... wanita sekelas dia harus menderita karena dijodohkan dengan Azka yang dangkal dan mudah terpengaruh. Seandainya Aira dipasangkan dengan Rizky, mereka berdua pasti akan menjadi pasangan paling ditakuti dan sempurna untuk memimpin masa depan klan ini.

Perhatian khusus dan binar ketertarikan yang ditunjukkan Nenek Dina kepada Aira tidak luput dari pengamatan Rani, Tante Mia, dan Sinta. Rasa iri, dengki, dan geram membakar dada mereka hingga ke puncaknya. Mereka tidak boleh membiarkan Aira mengambil simpati dari pimpinan tertinggi klan Gunawan.

Saat sesi ramah tamah dan hiburan musik beralun, Rani mulai menjalankan aksi liciknya. Dengan wajah berpura-pura polos namun sepasang mata yang berkilat dendam, Rani berjalan mengendap mendekati Aira yang sedang berdiri sendirian di dekat meja hidangan gourmet. Saat seorang pelayan melintas membawa nampan berisi penuh gelas-gelas anggur merah pekat, Rani dengan sengaja menjatuhkan tubuhnya dan menyenggol siku pelayan tersebut tepat ke arah Aira.

"Awas, Kak Aira!" teriak Rani berpura-pura panik dengan suara melengking untuk memancing perhatian seluruh isi ruangan.

Dua gelas anggur merah melayang di udara, siap tumpah dan membasahi gaun hijau zamrud Aira untuk mempermalukannya secara publik di hadapan seluruh tamu penting.

Namun, perhitungan mereka salah besar. Aira yang sudah mengenali setiap trik busuk ini dari kehidupan lalunya, bereaksi dengan refleks yang sangat tenang, presisi, dan cepat. Ia menarik sedikit gaunnya ke belakang satu langkah anggun. Cairan anggur merah yang pekat itu meleset dari Aira, meluncur bebas di udara, dan menghantam tepat ke bagian dada hingga gaun mahal berwarna krem milik Rani sendiri!

BYURRR!

"AAAAHHH!"

Jeritan histeris Rani memecah keheningan ballroom. Gaun cantiknya yang bernilai puluhan juta kini bernoda merah pekat yang membekas parah, membuat penampilannya seketika terlihat berantakan dan menyedihkan.

Tante Mia dan Sinta yang menyaksikan hal itu langsung menerjang maju bagaikan serigala kelaparan. Mereka sengaja menaikkan intonasi suara agar puluhan pasang mata tamu undangan tertuju ke area mereka.

"Aira! Kamu ini benar-benar tidak punya hati ya?!" bentak Tante Mia keras sambil menunjuk muka Aira dengan jari gemetar. "Kamu sengaja mendorong pelayan ini supaya anggurnya menyiram Rani, kan?!"

Sinta ikut menyudutkan dengan raut wajah berang, "Dasar wanita jahat dan tidak tahu malu! Pesta pertunanganmu sendiri tapi kamu malah membuat kekacauan dan mencelakai adikmu!"

Di tengah kepungan makian yang beruntun dan tatapan menghakimi dari orang-orang sekitar yang mulai berkerumun, Aira sama sekali tidak menunjukkan raut panik. Ia mengambil selembar tisu kain dari meja dengan gerakan yang amat perlahan, merapikan sudut gaunnya yang terkena sedikit percikan, lalu menatap Tante Mia dan Sinta dengan senyuman paling dingin dan menusuk.

"Tante Mia, Sinta," ucap Aira dengan artikulasi suara yang sangat tenang namun bergema jernih di tengah kerumunan. "Lantai marmer ini datar dan ruangan ini sangat luas. Jika Rani tidak bisa menjaga keseimbangan kakinya sendiri dan menyenggol pelayan yang sedang bertugas, kenapa justru menuduh saya? Apakah keluarga Gunawan cabang biasa menyalahkan orang lain atas kecerobohan dan ketidakmampuan anggotanya sendiri?"

Skakmat. Kalimat lugas, tajam, dan penuh wibawa dari Aira membuat Tante Mia dan Sinta bungkam seketika. Muka mereka merah padam menahan malu karena tidak sanggup membalas argumentasi logis Aira di depan para tamu penting.

Melihat ibu dan adiknya dibungkam, Rani yang gaunnya telah basah kuyup kehilangan seluruh kendali emosi dan akal sehatnya. Rasa malu dan rasa hina yang meledak-ledak membuat topeng kepura-puraannya hancur total.

"KAU WANITA IBLIS!" teriak Rani histeris.

Dengan wajah yang terdistorsi oleh amarah, Rani melangkah maju dan mengangkat tangan kanannya tinggi-tinggi di udara. Jemarinya melengkung, siap mendaratkan tamparan keras ke pipi Aira untuk meluapkan seluruh kebenciannya.

Aira berdiri bergeming, menatap tangan Rani yang melayang turun dengan pandangan menantang.

Namun, sebelum jemari Rani sempat menyentuh permukaan kulit wajah Aira—

GRESP!

Sebuah tangan berotot yang dilapisi lengan jas hitam eksklusif muncul secepat kilat dari balik bayangan. Tangan kokoh itu mencengkeram pergelangan tangan Rani di udara dengan sangat kuat, menghentikan tamparan itu hanya beberapa senti di depan wajah Aira.

Tekanan cengkeraman itu begitu kuat hingga membuat Rani meringis kesakitan, matanya membelalak kaget.

Atmosfer di seluruh ballroom mendadak membeku secara total. Suara bisik-bisik tamu berhenti seketika saat aroma parfum kayu cendana dan dominasi aura intimidasi yang amat pekat merebak di udara.

Semua mata tertuju pada sosok pria tinggi tegap yang kini berdiri pas di samping Aira. Pria itu menatap Rani dengan sepasang mata elang yang luar biasa dingin dan membunuh.

Itu adalah Rizky—paman kandung Azka, pimpinan eksekutif tertinggi yang paling ditakuti di klan Gunawan.

"Tangan siapa yang berani kamu angkat di hadapanku?" suara berat dan dalam milik Rizky bergema lambat, sarat akan ancaman terselubung yang sanggup membekukan darah siapa pun yang mendengarnya.

Melihat kemunculan Rizky yang tiba-tiba dan tindakan tegasnya dalam melindungi Aira, Azka, Tante Mia, dan Sinta membeku di tempat dengan raut wajah pucat pasi. Sementara itu, dari sudut area VIP, Nenek Dina tersenyum sangat puas menatap pemandangan tersebut.

1
Yasa
suka banget sama fl yang Badas gini.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!