NovelToon NovelToon
Istri Idiot Sang Jenderal

Istri Idiot Sang Jenderal

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:908.5k
Nilai: 5
Nama Author: Lunoxs

Seluruh keluarga menganggap Ashlyn adalah anak pembawa sial. Sejak kecil ia dihina dan dipukuli hanya karena tak memiliki kecerdasan seperti anak kecil pada umumnya. Demi menyingkirkan Ashlyn untuk selamanya, sang ibu tiri membuang Ashlyn di perbatasan dan berbohong bahwa suami Ashlyn adalah Jenderal Ethan Harold, seorang jenderal perang yang terkenal dingin, kejam, dan tak tersentuh.
Mereka yakin Ashlyn akan dibunuh saat berani mengaku sebagai istri sang jenderal.
"Suami mu adalah Jenderal Ethan Harold."
"Suami Ashlyn?" tanya Ashlyn dengan polosnya.
"Iya, kalau kamu tersesat, cari saja dia. Katakan bahwa kamu adalah istrinya."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lunoxs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

IISJ Bab 12 - Satu-satunya Jalan Terbaik

Menjelang malam suasana di mansion kembali tenang.

Ashlyn sudah tertidur lebih awal setelah seharian dipenuhi begitu banyak hal baru. Kepala pelayan menemaninya di kamar, memastikan gadis itu benar-benar beristirahat dengan nyaman.

Sementara itu lampu ruang kerja Ethan masih menyala terang. Sander datang dengan membawa sebuah map hitam yang cukup tebal di tangannya. Ia menghampiri meja kerja Ethan, lalu meletakkan map tersebut dengan hati-hati.

"Jenderal."

Ethan mengangkat pandangan.

"Saya sudah mendapatkan seluruh informasi mengenai Nona Ashlyn."

Tatapan Ethan langsung berubah serius. "Semuanya?"

Sander mengangguk. "Sesuai perintah Anda. Seluruh riwayat hidup, silsilah keluarga sampai tujuh turunan, catatan medis, pendidikan, kepemilikan aset, hubungan keluarga, hingga pergerakan seluruh anggota keluarganya saat ini."

Ethan membuka map tersebut. Halaman pertama langsung menampilkan identitas lengkap Ashlyn.

Nama lengkap gadis itu Ashlyn Erra Cattleya dan saat ini berusia 20 tahun. Tatapan Ethan berhenti cukup lama pada angka itu.

"Dua puluh tahun," gumam Ethan pelan. Selama ini ia benar-benar mengira Ashlyn masih berusia belasan tahun, lima belas atau enam belas tahun.

Cara bicara, kepolosan, hingga tingkah lakunya membuat siapa pun akan mengira gadis itu masih anak-anak. Tapi ternyata Ashlyn sudah menjadi wanita dewasa.

Ethan kembali membalik halaman demi halaman. Berikutnya adalah data kelahiran. Tanggal lahir, berat badan saat lahir, riwayat persalinan. Nama dokter yang membantu proses kelahiran, semuanya tercatat dengan sangat lengkap.

Ethan membaca setiap baris tanpa melewatkan satu pun. Beberapa menit kemudian ia meletakkan lembar itu perlahan.

"Semuanya normal."

Sander mengangguk. "Iya, Jenderal."

"Tidak ada komplikasi?"

"Tidak ada."

"Cedera otak?"

"Tidak."

"Riwayat kekurangan oksigen saat lahir?"

"Juga tidak ada."

Ethan kembali membuka halaman berikutnya. Catatan kesehatan Ashlyn sejak kecil juga menunjukkan hasil yang hampir sama. Tidak ada penyakit berat ataupun kelainan genetik. Tidak ada gangguan neurologis yang pernah didiagnosis, semuanya normal.

Perlahan Ethan teringat ucapan Dokter Aresha pagi tadi.

'Nona Ashlyn bukan anak yang bodoh. Saya justru merasa selama ini tidak pernah ada orang yang benar-benar mau mengajarinya dengan sabar.'

Kini Ethan mulai memahami maksud ucapan dokter Aresha tersebut. Ashlyn tidak terlahir seperti ini, tapi Ashlyn dibentuk menjadi seperti Ashlyn yang sekarang.

Gadis itu tumbuh tanpa pernah diberi kesempatan untuk belajar dengan benar. Tanpa pernah diajari membedakan mana yang benar dan salah.

Tanpa pernah diberi kasih sayang dan tak pernah dianggap sebagai manusia yang berharga.

Ethan tanpa sadar mengepalkan tangannya di atas meja. Tatapannya berubah semakin dingin menatap semua dokumen tersebut. Bagaimana bisa ada orang tua yang begitu tega pada bayi kecil. Naluri pelindungnya benar-benar terusik.

Ethan kembali membuka bagian silsilah keluarga. Beberapa generasi terdahulu terpampang tapi di sana.

Sander pun ikut menjelaskan. "Saya sudah mencocokkan seluruh nama keluarganya dengan database intelijen militer."

"Hasilnya?"

"Tidak ada satu pun yang memiliki hubungan dengan organisasi kriminal, kelompok bersenjata, ataupun musuh-musuh Jenderal."

Ethan mengangguk pelan. "Jadi dia bukan umpan."

"Bukan."

"Bukan pula mata-mata."

"Tidak." Sander berhenti sejenak sebelum melanjutkan. "Kemungkinan besar semua yang terjadi di perbatasan memang murni kebetulan."

Ruangan kembali sunyi dan Ethan melanjutkan membaca. Kini dokumen yang ia lihat adalah tentang kehidupan keluarga Ashlyn.

Nama ayahnya Derick, ibu kandung Ashlyn adalah Emira dan ibu tirinya Sinta. Kemudian tertulis pula nama Sandrina sebagai saudara tiri Ashlyn.

Ethan membaca laporan itu dengan wajah tanpa ekspresi. Namun semakin banyak halaman yang dibaca, sorot matanya berubah semakin dingin.

Semua perlakuan yang selama ini diterima Ashlyn tertulis jelas di sana. Mulai dari tidak diperbolehkan makan bersama keluarga seperti ucapan Ashlyn padanya.

Dipaksa mengerjakan seluruh pekerjaan rumah, sering dipukul dan dihina sebagai pembawa sial. Tidak pernah disekolahkan secara layak, hingga dijauhkan dari lingkungan luar agar tidak memiliki teman.

Semuanya tercatat berdasarkan kesaksian para tetangga dan berbagai sumber lain yang berhasil dihimpun oleh tim Sander.

Beberapa saat kemudian Ethan membuka halaman terakhir. Di sana terdapat laporan terbaru bahwa seluruh keluarga inti Ashlyn tengah berada di kota Servo.

Ethan sedikit mengangkat alis. "Mereka berada di Servo?"

"Iya, Jenderal. Mereka datang tepat di hari yang sama saat Anda bertemu dengan nona Ashlyn .

Ethan terus membaca.

Derick.

Sinta.

Sandrina.

Ketiganya kini tinggal di sebuah rumah yang sangat layak. Tujuan kedatangan mereka pun tertulis jelas.

"Mempersiapkan pernikahan Sandrina," gumam Ethan.

Sander mengangguk. "Calon suaminya adalah seorang pengusaha cukup terkenal. Karena kecantikan Sandrina, pria itu tertarik untuk menjadikannya istri."

Ethan kembali membaca bagian akhir laporan. Di sana tertulis jelas alasan sebenarnya mengapa Ashlyn dibuang. Karena keberadaan Ashlyn dianggap dapat membawa sial dan merusak masa depan Sandrina.

Mereka sengaja meninggalkan Ashlyn di wilayah perbatasan agar tidak pernah kembali.

Ethan menutup map itu perlahan, membuat ruangan ini menjadi sangat sunyi. Beberapa detik lalu berganti menit, tak ada satu pun kata yang keluar dari bibir Ethan.

Sander mengenal atasannya dengan sangat baik. Semakin diam Jenderal Ethan, berarti pikirannya sedang bekerja semakin dalam.

Akhirnya Sander membuka suara. "Jenderal."

Ethan mengangkat pandangan.

"Apa yang akan Anda lakukan sekarang..." Tatapan Sander sempat bergeser ke arah map hitam di atas meja."terhadap Nona Ashlyn?"

Ethan tidak langsung menjawab, tak mungkin Ethan meninggalkan Ashlyn dalam keadaan seperti ini. Di saat Ashlyn masih begitu yakin bahwa dia adalah suaminya. Meninggalkan Ashlyn sekarang justru akan membuatnya kembali teringat dengan keluarganya sendiri yang telah tega membuangnya. Gadis itu akan semakin terluka.

Satu-satunya jalan terbaik adalah membuat Ashlyn mengerti lebih dulu keadaan yang sebenarnya, bahwa mereka bukanlah suami dan istri. Setelahnya perpisahan itu pasti tak akan melukai Ashlyn.

"Ashlyn akan tetap berada di sini, panggil psikiater terbaik untuk membantu Ashlyn sembuh," titah Ethan.

"Baik Jenderal."

1
Teti Hayati
Berati Ashlyn jadi adiknya si Ay-ay.. 🤭
ka otor ..jujur aku masih janggal..( Aylin kan nikah Alan. Alan temennya Aston. Aston - Ivana punya anak Davion. otomatis Ethan seumuran dg cicitnya dokter Aresha..)
Hanima
😲😲
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
takutnya keputusan kamu ini bakal jadi salah faham eth! soalnya kamu memutuskan sendiri tanpa ngajakin Ashlyn bicara. yaa siapa tahu! nanti ashlyn mikir nya kamu tak ingin punya anak dari ashlyn. apalagi menurut ashlyn saat ini, dirinya sudah pintar 😁 pintar buat anak maksudnya 🤭 terus kepintaran nya belum membuahkan hasil, apa enggak bikin ashlyn sedihh.
isni afif
lanjut kak....
isni afif
demi kebaikan ashlyn..😘😘😘
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
Angkat aku jadi istrimu eth! kamu yang nikahi aku atau kamu yang aku nikahii...cepatt! pingin banget di Ratukan seperti ashlyn, pokoknya tugas ashlyn Nafass dan deplehh2 😂 urusan lainnya biar ethan yang ngerjain. pasti Cebokk pun yang nyebokinn juga ethan 🤣
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
Buat persiapan nanti malam lagi kan? pasti nanti malam mau kamu Rudalll lagi eth 😂 iyaa iyaa kamu tuh seorang jendral dan punya senjata andalan, tapi mbok yaa jangan main nyerangg terus 😂 medan perang nya smapai vanas kamu geber2 terus 😂
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
mau nya nangis sekarang kok! suruh nanti. nih air mata juga mau keluar sendiri 😂 jangan nangis Ash...cuami kamu tak cuka lihat kamu pakai mewekk, mau nya lihat kamu happy.
Uthie
Yaaa.. apakah keputusan itu bukan malah bikin Ashlyn seperti tidak di percayai dengan melakukan dibelakang nya dia .. dan dia masih dianggap bodoh gtu?!? 🙏🥺
rina saragih
aku bener2 ngefans sama jenderal ethan aaaa
neng ade
akhirnya di unboxing dlu an ya than 😂😂
Naufal Affiq
lanjut kak
Eka ELissa
mklum ya Biii....kn msih pengantin baru trus lgi bucin 2....jadi ya harap maklum...
Tuti Tyastuti
𝘢𝘲 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘱𝘢𝘴𝘵𝘪 𝘣𝘢𝘩𝘢𝘨𝘪𝘢 𝘢𝘴𝘩🤭😁
Swety
🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭
Kar Genjreng
oh ternyata Sinta Mak tere dan sandrina anak bawaan sinta iyalah ,,, Ashlynn anak Ayahnya dan Ayah pasti sudah di doktrin oleh Mak sambungnya,,, jadilah membuang darah dagingnya sendiri,,,
Kar Genjreng
Ethan tadi tanya mau di makan,,, jadii mikir Ashlynn. belum tau arti di makan ahirnya suruh h makan buah
neng ade
tenang mom Aluna yang harus dilakukan cepat lah gelar pernikahan
neng ade
sudah suami ku, maka cepat lah kita menikah 😂
Shee_👚
aku juga bahagia ash kalau punya suami begitu, sayangnya ini hanya halu🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!