NovelToon NovelToon
Dia Mantan Suamiku.

Dia Mantan Suamiku.

Status: tamat
Genre:Single Mom / Crazy Rich/Konglomerat / Duda / Tamat
Popularitas:143.1k
Nilai: 5
Nama Author: selvi serman

Rekaila Amanda tidak menyangka setelah dua tahun berpisah akan kembali dipertemukan dengan mantan suaminya. Reka, begitu ia akrab di sapa, memutuskan menjauhi kehidupan mantan suami dengan alasan yang hingga detik ini tidak diketahui oleh sang mantan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon selvi serman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6.

Di sepanjang perjalanan, Reka lebih banyak diam. Hanya sesekali terdengar menjawab, jika Georgina bertanya.

"Btw, kamu pacaran ya sama pak Ibnu? Soalnya saat bertemu di restoran tempo hari aku perhatikan ada yang berbeda dari cara beliau menatap kamu."

Reka yang sengaja menundukkan pandangan sontak mengangkat pandangannya, menatap pada Georgina dan berkata. "Kami hanya berteman, tidak ada hubungan spesial." Reka menepis agar kesalahpahaman Georgina tentang hubungannya dengan Ibnu tidak terus berlanjut, tanpa maksud apa-apa.

"Oh.... Tadinya aku pikir kalian pacaran." Georgina tersenyum garing, rupanya ia salah menduga. Sedangkan seseorang yang kini duduk dibalik kemudi, hanya diam saja tanpa respon apapun.

"Tapi kalau suatu hari nanti kalian berjodoh, aku pasti akan menjadi orang pertama yang merestui hubungan kalian. Kalian cocok banget soalnya." Sambung Georgina seraya melebarkan senyum manisnya.

Mau tak mau Reka pun ikut mengulas senyum tipis di bibirnya.

Menyaksikan di depan ada halte bus, dan kebetulan ada sebuah bus yang sedang berhenti di sana, Reka lantas meminta untuk diturunkan di depan.

"Kamu yakin mau naik bus, nggak mau dianterin sama kita saja?." Georgina memastikan.

"Aku naik bus saja, kebetulan aku mau mampir sebentar ke suatu tempat." Reka tak berdusta karena kenyataannya ia hendak menjemput putranya di yayasan penitipan anak sebelum kembali ke kontrakan.

"Baiklah kalau begitu." Mengingat hujan telah reda, Georgina pun tak mencegah keinginan Reka untuk melanjutkan perjalanan pulang dengan menggunakan transportasi umum.

"Reka memang sangat cantik." Gumam Georgina saat menyadari pandangan Leon tertuju pada punggung Reka yang kini semakin menjauh dari mobil mereka.

"Mau cantik ataupun tidak, tidak ada urusannya denganku."

Mendengar jawaban datar Leon mampu membuat Georgina memutar bola matanya dengan malas.

"Pantas saja semua pegawaimu nampak kaku bahkan ketakutan saat berhadapan denganmu." Georgina sengaja menyindir Leon dengan kalimatnya tersebut.

Tanpa sepengatahuan Georgina, dahulunya Leon adalah pribadi yang hangat. Akan tetapi, perceraian membuat pribadi pria itu berubah seratus delapan puluh derajat. Sikap Leon jauh lebih tegas dan tidak banyak berinteraksi dengan pegawainya, kecuali untuk urusan pekerjaan.

"Ohiya, aku baru ingat. Siang tadi aku mengunjungi sebuah yayasan penitipan anak untuk melakukan penyuluhan. Kamu tahu nggak, aku bertemu dengan seorang bayi laki-laki, wajahnya sangat tampan dan juga menggemaskan." Saat bercerita, senyum di bibir Georgina seakan enggan surut, membayangkan wajah tampan bayi laki-laki yang sempat digendongnya siang tadi.

Terbayang wajah tampan nan menggemaskan bayi tersebut membuat Georgina sontak menoleh pada Leon yang sedang fokus mengemudi.

"Tunggu...! Sekarang aku baru ingat, wajah bayi itu mirip dengan siapa." Gumam Georgina sambil melirik intens pada wajah tampan Leon.

"Memangnya bayi itu mirip dengan siapa?." Sebenarnya Leon bukannya penasaran dengan sosok bayi laki-laki yang diceritakan oleh Georgina, hanya saja Leon merasa kurang sopan jika mengabaikan Georgina, sementara wanita itu nampak begitu antusias saat bercerita.

"Wajah bayi laki-laki itu sangat mirip denganmu. Jika kalian sedang bersama, mungkin orang-orang akan berpikir bahwa kalian adalah ayah dan anak." Balas Georgina sebelum kemudian kembali mengulas senyum dibibir nya. Tak ada sedikitpun terlintas pikiran aneh di benak Georgina. Wanita itu berpikir bahwa semua itu hanyalah sebuah kebetulan, mengingat kata orang, di dunia ini kita memiliki tujuh orang kembaran.

"Jangan aneh-aneh kamu. Apa kamu pikir aku ini pria breng-sek yang sanggup melakukan hal sekotor itu, dengan menghamili anak orang."

"Bukan begitu....Aku cuma bilang wajah kalian mirip, bukannya berpikir kamu telah menghamili anak orang." Georgina berbicara dengan hati-hati agar tidak sampai merusak mood calon suaminya itu.

*

Di kontrakan sederhana yang sudah hampir dua tahun ditempati olehnya, di sinilah Reka bersama putranya berada sekarang ini. Ya, Reka memutuskan menjemput Ricard meskipun ibu pemilik yayasan telah memberi tawaran padanya untuk menginap saja di yayasan bersama putranya untuk malam ini.

"Seandainya waktu itu mommy tahu jika kamu telah hadir diperut mommy, mungkin mommy tidak akan mengambil keputusan yang pada akhirnya mengorbankan kamu, nak." Gumam Reka seraya menatap wajah teduh putranya yang sedang terlelap. Tanpa terasa air mata Reka jatuh membasahi pipi. Kini, menyesal pun tak akan ada gunanya, semuanya sudah berakhir dan mantan suaminya pun telah bertunangan dengan wanita lain.

Mungkin karena lelah, pada akhirnya Reka pun ikut terlelap sambil memeluk tubuh mungil putranya.

*

Keesokan harinya di gedung LF Group.

"Nona Rekaila."

"Iya, pak."

Kepala divisi pemasaran mendatangi Reka di meja kerjanya.

"Barusan pak Ibnu mengirim pesan. Beliau menyampaikan bahwa hari ini tidak bisa masuk kerja karena sedang kurang enak badan." Penyampaian tersebut cukup mengejutkan bagi Reka. Pasalnya, sesuai dengan rencana sebelumnya, pagi ini Ibnu akan pergi bersama pimpinan untuk melakukan peninjauan di beberapa titik lokasi untuk memastikan bahwa pemasaran untuk produk mereka berjalan sesuai dengan harapan. Jika Ibnu tidak masuk kerja, bukankah itu artinya pria itu tidak dapat melakukan tugasnya. Reka mulai khawatir, khawatir jika tugas Ibnu akan dilimpahkan oleh atasan kepadanya. Jika ditanya, mengapa bukan kepala divisi pemasaran yang ikut bersama dengan pimpinan perusahaan, jawabannya karena pagi ini kepala divisi pemasaran ada jadwal untuk mengunjungi tempat yang berbeda. Misinya hampir serupa dengan misi yang hendak dilakukan oleh pimpinan bersama dengan Ibnu.

"Maksud dan tujuan saya menyampaikan hal ini pada kamu adalah meminta kamu untuk menggantikan posisi pak Ibnu." Benar saja, apa yang dikhawatirkan oleh Reka benar-benar terjadi. Atasan meminta dirinya menggantikan tugas Ibnu.

"Baik, pak." Meskipun bertolak belakang dengan keinginan hatinya, namun Reka tetap mengiyakan perintah dari atasannya tersebut.

"Terima kasih banyak sebelumnya. Kalau begitu silahkan bersiap, karena setengah jam lagi tuan Leonardo akan segera berangkat."

"Baik, pak." Seandainya saja bisa memilih antara menguras air laut atau ikut bersama Leon, mungkin Reka lebih memilih menguras air laut ketimbang melakukan perjalanan berdua saja dengan bos sekaligus mantan suaminya tersebut.

Sama seperti Reka, Leon pun cukup terkejut ketika mengetahui bahwa yang akan menemaninya pagi ini adalah Rekaila Amanda, pegawai sekaligus mantan istrinya. Namun begitu, Leon tetap bersikap tenang. Kini keduanya telah berada di dalam mobil Leon. Leon mengemudikan mobilnya seorang diri tanpa bantuan sopir pribadi maupun asisten pribadinya.

"Apa sebenarnya maksud dan tujuan kamu hingga kembali ke lingkup kehidupan saya?." Setelah beberapa hari bersikap seolah tidak mengenal mantan istrinya tersebut, kini Leon tiba-tiba melontarkan kalimat tersebut dengan nada yang terkesan sedikit sinis.

Reka tak bodoh untuk mengartikan maksud dari pertanyaan mantan suaminya itu.

"Seandainya sejak awal aku tahu bahwa perusahaan LF Group adalah milik mas Leon, aku pasti tidak akan menerima tawaran Georgina untuk bekerja di sana." Sejak awal Reka sudah menduga bahwa suatu hari nanti pertanyaan tersebut akan terucap dari mulut mantan suaminya tersebut, mengingat perceraian mereka dulu justru adalah permintaan darinya.

"Jika mas Leon merasa tidak nyaman dengan keberadaan ku maka sebagai pimpinan sekaligus pemilik perusahaan, mas memiliki wewenang penuh untuk memecat ku!." Akan lebih baik jika dirinya dipecat ketimbang mengundurkan diri, karena jika Reka mengundurkan diri pasti Ia akan dikenakan denda yang pastinya tidak sedikit, begitu pikir Reka.

Leon sontak menolehkan pandangan ke samping, di mana saat ini Reka terlihat memandang lurus ke depan, lebih tepatnya sengaja tak ingin membalas tatapan mantan suaminya itu.

1
Aneidy Sumarni
sayang si othor di pihak mima jd mima aman sulaeman smpe abis critanya
Aneidy Sumarni
kok reka gak pidanain mima aneh , baru ini liat minusnya sok baik ah nyawa loh bukan boneka
Muhammad Arifin
AQ heran sama novel ini...yg cewek namanya kayak cowok,yg cowok mamanya kayak cewek 😁😁😁
Rahma Inaya
lnjut kisah aurora
Selvia: sudah mulai up ya untuk kisah si centil Aurora. "Mengejar Cintanya."
total 1 replies
Selvia
Emily ya syg, salah kemrin 🤭
secret
wahh sdh diakhir cerita sajaa, terima kasih banyakk thorrr😍
jumpaa di kisah selanjutnya, sicentil aurora😁
secret
jd nama baby nya emily atau alena thorr🤭
Karsa Sanjaya
Thor bikin novel gabungan dri novel novel sebelumnya cerita anak anaknya Gilang Tomi sandi Davin atau yg lainya
𝕊𝕚𝕥𝕚 𝕄𝕒𝕣𝕚𝕪𝕒𝕥𝕦𝕟
cepet amat thor
Uba Muhammad Al-varo
akhirnya happy ending, terima kasih kakak author 🙏♥️💪💪
Ayila
hore kisah sicentil aurora ya ka setelah ini,,
Lia siti marlia
ihhh....sekalinya nongol langsung di tamatin aja 🤭🤭🤭di tunggu judul selanjutnya 😍😍😍
Sifa Dinieka
bagus Thor ceritanya.... ditunggu cerita versi aurora thor
Mn14
Next si aurelia yg super dingin juga thor
Felycia Fernandez
siaaaaap kk...
mau liat si Daddy posesif tantrum karena anak gadis nya pacaran 😆😆😆
Felycia Fernandez
bener banget,tapi mommy Zira dari dulu judes plus jutek 😆😆😆😆
Felycia Fernandez
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
next novel nih kayaknya si Aurora..
bisa bisa serangan jantung itu Daddy mu Aurora 🤣🤣🤣🤣
Felycia Fernandez
weeeh ampun anak Lexi satu ini 🤣🤣🤣🤣
Felycia Fernandez
Di atas namanya kalau gak salah Alena Azahra gak KK Thor🤔
Felycia Fernandez
gak mungkin tiap hari reka yang jadi joki kan Geo 🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!