NovelToon NovelToon
MISIDENTIFIED

MISIDENTIFIED

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa pedesaan / Dark Romance / Action
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: aiyuki

Serra Lune, seorang pembunuh bayaran, menemukan targetnya di tempat yang salah. Ethan Hale, seorang pemuda baik pembuat herbal asal desa, diburu hanya karena wajahnya mirip dengan orang lain. Saat Serra memastikan kebenarannya, ia dihadapkan pada pilihan: menyelesaikan misi, atau melindungi orang yang seharusnya mati.

Keputusannya membuat mereka diburu. Dalam pelarian dan hidup sembunyi-sembunyi, dua orang dari dunia yang bertolak belakang belajar bertahan bersama. Bukan hanya karena takdir, melainkan memilih satu sama lain di dunia yang kejam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aiyuki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

3 hari

Di pagi buta saat Ethan masih terlelap, secara perlahan Serra mengendap masuk kedalam ruang kerja Ethan. Ia mulai mencari pena, lalu menuliskan beberapa kalimat di secarik kertas.

Aku akan pergi tiga hari.

Ia berhenti sebentar, netra hijaunya menatap tulisan itu dengan ragu. Namun sudah tidak ada pilihan lain, ia harus cepat bergerak. Kertas itu ia lipat rapih, lalu sengaja menyelipkannya di bawah botol berisi bubuk herbal, yang pastinya akan mudah terlihat oleh Ethan.

Sebelum pergi, Serra berdiri di ambang pintu, menatap wajah Ethan yang begitu tenang untuk terakhir kalinya. Aroma bahan-bahan herbal menyelimuti seluruh sudut ruangan tersebut. Aku akan kembali, gumamnya dalam hati.

...----------------...

Ethan yang baru saja terbangun, belum menyadari jika Serra sudah pergi, ia mengira bahwa gadis itu sedang berada di tepi sungai atau di halaman sekitaran rumah. Hingga siang hari, ketika ia hendak mencari kayu bakar, kedua netra cokelatnya terfokus pada lipatan kertas dibawah botol berisi bubuk herbal, di atas meja kerjanya.

Karena penasaran, ia membuka lipatan kertas tersebut. "Tiga hari?" gumamnya.

Ia tidak tahu harus merasakan apa, pemuda berambut sebahu itu hanya menganggap jika Serra sedang memiliki urusan tersendiri. Ethan cukup memaklumi. Ia melipat kembali surat itu dan menaruhnya di tempat semula, tanpa tahu jika kepergian Serra pada hari itu adalah awal dari sesuatu yang lain.

...----------------...

Di sebuah kota besar bernama Ironfall, Serra mulai masuk ke dalam kotak telepon umum yang sebenarnya adalah lift, untuk menuju ke markas rahasia, tempat ia bekerja.

Seperti biasa, tidak ada yang menyambut kedatangannya. Lorong beton, lampu putih terang, serta wajah-wajah yang terlalu terbiasa melihat darah, tampak sinis melirik kearahnya.Tak hanya itu, terlihat jelas sesosok wajah dengan nama Adrian Vale di sebuah papan informasi. Namun Serra tetap bergerak tanpa ragu,ia segera masuk ke dalam asrama lamanya. Tidak boleh lengah, batinnya mulai waspada.

Dengan cepat, Serra mengambil kartu ATM lama, chip berisi data penting, dan beberapa barang kecil yang selama ini ia simpan sebagai cadangan. Gadis itu telah memiliki pertimbangan mengenai terbukti atau tidaknya hasil tes. Apapun yang terjadi ia tetap akan pergi dari semuanya. Benar, kali ini Serra sudah bertekad untuk berhenti menjadi senjata untuk organisasi gelap tersebut.

...----------------...

Kini gadis berambut panjang itu telah sampai di sebuah pemukiman kumuh pinggiran kota Ironfall.

Tempat persembunyian salah satu orang kepercayaannya.

Tok tok tok!

"Apa yang ku pesan?," sahut seseorang dari balik pintu.

"Pizza keju," balas Serra.

Tak sampai beberapa detik lamanya, pintu itu langsung terbuka.Salah satu lengan Serra langsung ditarik paksa masuk kedalam rumah, dibarengi dengan terkuncinya pintu.

"Astaga! Astaga! kau masih hidup!," seru gadis mungil berkacamata memeluk erat sosok Serra yang menyamar sebagai kurir pizza.

"Hentikan Vian.. aku sulit bernapas", Serra berusaha melepaskan pelukan yang membelitnya.

"Kemana saja kau sebulan ini?, ku kira sudah..," mata gadis mungil itu mulai tergenang.

Vivian Glory, adalah nama si gadis mungil berkacamata tersebut. Walaupun usianya jauh lebih muda dari Serra, namun keahliannya di bidang teknologi tak bisa dianggap remeh. Vian termasuk anak jenius yang memiliki IQ di atas rata-rata manusia pada umumnya. Serra sengaja menempatkannya di lingkungan kumuh, agar tidak terdeteksi oleh organisasinya. Tentunya dengan penjagaan yang super ketat.

Hal itu terlihat jelas dari cara Serra yang menyamar sebagai kurir pizza, lalu mengucapkan kode yang hanya diketahui oleh Vian. Tak hanya itu, beberapa orang kepercayaan yang Serra rekrut untuk menjaga Vian, tersebar di segala sudut lingkungan kumuh tersebut.

"Dengar Vian, akan ku ceritakan semua padamu, tapi bukan sekarang. Tapi untuk saat ini aku sangat membutuhkan bantuan mu," jelas Sera.

"Aku mengerti."

Setelah memahami maksud Serra, Vian mulai menempelkan jarinya pada salah satu sisi lantai rumah, yang ternyata merupakan sebuah pintu masuk rahasia menuju lab miliknya.

Lab bawah tanah milik Vian terbilang luas dan memiliki banyak alat teknologi yang canggih, hal itu tentu mempermudah pekerjaan Serra yang memang selalu berkaitan dengan teknologi.

"Jadi ini sampel rambut Adrian Vale?" Vian tersentak.

"Kuharap bukan, itu milik Ethan Hale" sahut Serra mulai berganti pakaian.

"Tapi mereka terlihat sama," ujar Vivian mengamati kedua foto dalam ponsel Serra. "Mm.. baiklah, sepertinya hasil tes akan keluar esok hari," pungkasnya.

Serra hanya mengangguk, ia mulai menggulung rambut panjangnya, kemudian memakai wig untuk penyamaran berikutnya. Hal itu terus Serra lakukan selama ia berada di kota Ironfall. Karena tak sedikit dari anggota organisasi yang mungkin saja mengawasi gerak-geriknya. Terlebih setelah ia berhasil masuk kedalam markas, pasti mereka yang ada di sana sudah memberi laporan kepada sang tuan besar.

"Kau juga perlu menyelesaikan ini secepatnya," Serra meletakkan beberapa dokumen serta chip miliknya di atas meja kerja Vian.

Vian hanya terdiam, seolah tahu apa yang Serra inginkan. Mengganti identitas baru, serta memanipulasi data agar tidak terlacak merupakan keahliannya. Namun tetap saja ia merasa sedikit kecewa.

Melihat raut wajah Vian yang murung, membuat Serra menjadi merasa bersalah. Ia memang ingin mengakhiri semuanya, namun tidak dengan meninggalkan Vian.

"Hey.. jangan seperti itu," Serra mulai mendekat, "setelah ini selesai, aku akan sering berkunjung," lanjutnya mengusap kepala Vian.

"Jangan berbohong," rajuk Vian.

Serra menggeleng pelan sembari menyambut pelukan hangat gadis mungil tersebut. Seperti biasa, ia selalu memaklumi sikap Vian yang masih kekanakan itu.

...----------------...

Tiga hari pun berlalu, Suasana hutan Ashwood masih seperti biasanya, dingin dan berkabut. Namun perapian kecil tetap menyala didalam rumah kayu dekat dengan tepian sungai tersebut.

Semenjak Serra pergi, Ethan tetap menjalani hari-hari seperti biasanya. Namun entah mengapa ia menjadi kurang bersemangat. Pemuda tampan berambut sebahu itu sering memandangi alat-alat latihan yang ia buat untuk Serra. Tapi tetap saja ada sesuatu yang mengganjal di dalam hatinya.

Karena merasa lelah setelah seharian bekerja, Ethan mulai mengambil handuk, "lebih baik menyegarkan diri," gumamnya.

1
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
semoga itu Adrian Vale bukan Ethan berharap salah aja pokoke dah🤭
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
apakah kira kira Ethan ini adalah Adrian Vale atau hanya mirip 🤔
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
Serra Lune padahal kau mengkhawatirkan Ethan makanya balik lagi kerumahnya iya kan wkwkwkkw🤭
Aiyuki: 🤭🤭 sepertinya bgcu
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
sepertinya Ethan senang hati karena peralatan yang dia buat dipakai latihan sama Serra 🤭
Aiyuki: 🤭 sepertinya bgcu
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
masih meraba raba Serra Lune kenapa bisa terluka parah karena apa dan siapa yang melukainya hingga hampir game over 🤔
Aiyuki: siapa hayoo🤭
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
singgah dimari kiteee 🤭🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
Aiyuki: mari2 silahkan, enjoy ya✌
total 1 replies
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia
weihhh... akhirnya dirimu aktif kembali setelah sekian purnama menyembunyikan diri. selamat atas rilis karya baru nya. semoga sukses💪💪💪
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: sama2. 💪💪💪
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!