Angel mencintai Malvin dengan sepenuh hati. Sampai dia menghabiskan waktunya hanya untuk mendapatkan perhatian Malvin. Dia bahkan memaksa orang tuanya untuk menjodohkan mereka. Pernikahan yang dia impikan bisa berakhir bahagia nyatanya berakhir tragis.
Dia terbunuh di tangan Malvin dan sepupunya sendiri. Arwah nya keluar dari tubuh nya. Rahasia - rahasia yang tidak di ketahui perlahan terungkap. Bahkan dia melihat seseorang yang mencintainya dengan tulus padahal dulu dia menghina pria itu demi seorang Malvin.
---------
"Maafkan aku yang tidak bisa melindungi mu! Aku bersumpah jika aku akan membalas mereka semua. " --- Langit Al Ghassal.
"Jika aku di berikan kesempatan kedua, aku berjanji akan mencintaimu." --- Angelina Chloe Dominic.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ROGUES POINEX, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bertemu Langit
Langit di malam senja perlahan mulai menghitam menampakkan sisi gelap nya, tapi tidak meredupkan kehangatan yang tercipta di malam itu. Langit yang tampak cerah di taburi dengan cahaya rembulan dan beberapa bintang bersinar di langit malam. Menciptakan alunan melodi harmonis di tengah sebuah keluarga yang sedang bahagia. Tapi di balik senyum kebahagiaan juga tersimpan sebuah tanda tanya yang besar.
Apa yang terjadi dengan putri mereka?
Angel berada di tengah kedua orang tuanya. Lengan kanan mengapit lengan Ayah nya dan di sebelah kiri bergelayut manja di lengan Ibunya. Di belakang mereka sepasang mata menatap dengan sinis tapi tersimpan kebahagiaan. Di tangan pria itu ada berbagai macam kantong belanjaan yang di beli oleh saudara kembar nya. Jangan tanya kemana semua bodyguard yang seharusnya membawa semua belanjaan itu. Karena Angel menyuruh mereka untuk tidak ikut. Entahlah alasan nya pun semua tidak tau.
Angel berjalan bahagia di tengah kedua orang tuanya yang juga menikmati waktu mereka bersama putri tercinta mereka. Setelah mengelilingi Mall yang super luas mereka duduk di salah satu restoran untuk makan.
"Pelayan!" panggil Zayn melambaikan tangan, seorang pria berseragam pegawai restoran datang dengan membawa buku menu dan catatan yang siap mengisi pesanan pengunjung. Tapi langkah kakinya seketika tergantung saat melihat siapa yang duduk manis di kursi pengunjung. Namun pegawai itu tetap berdiri tegak dengan dagu terangkat. Tidak ada rasa malu.
"Silahkan, Tuan! Nyonya!" pelayan itu memberikan buku menu.
Suasana hati Angel yang tadi berbunga seketika senyap saat mendengar suara seseorang yang bagaikan melodi indah untuk nya. Kepalanya terangkat dan saat itu matanya berbinar melihat wajah tampan seseorang yang sudah berkorban untuk nya.
"Langit?!" serunya tersenyum lebar. Zayn yang fokus pada buku menu, Azam yang tadi masih memainkan ponsel dan Aryani yang sejak tadi juga memilih menu langsung menatap putri mereka penuh tanda tanya. Tapi Azam sudah mendapatkan jawaban setelah melihat wajah Langit. Karena mereka satu sekolah.
"Kamu ngapain disini?" tanya Angel tanpa maksud tersembunyi. Tapi Langit berpikiran lain. Dia berpikir mungkin Angel ingin mempermalukan nya di hadapan keluarganya dan mengingatkan bahwa mereka tidak selevel. Di bawah sana tangan Langit mengepal dengan erat. Tapi wajah nya terlihat tenang dan tidak ada keraguan dalam menjawab.
"Aku kerja disini,"
Angel terdiam, dia lupa jika sebelum Langit berada di atas dia pernah berada di bawah. Tapi seketika Angel kembali tersenyum dan merangkul lengan Langit membuat dua wajah pria berbeda usia menjadi masam. Siapa lagi jika bukan Ayah dan Kakak nya yang begitu posesif.
"Dad! Mom! Kenalin dia Langit.. Pacarnya Angel, " tidak hanya kedua orang tua dan Kakak nya yang terkejut. Langit yang berdiri di samping nya juga terkejut mendengar pengakuan Angel yang blak - blakan. Dia bahkan menelan saliva dengan sakit di tenggorokan saat tatapan matanya bertabrakan dengan Zayn dan Azam. Mata mereka seolah penuh dengan ancaman.
Berbeda dengan kedua pria itu, Aryani justru tersenyum hangat menyambut kekasih dari putrinya. "Kok kamu nggak bilang kalo punya pacar? Nama kamu siapa?" tanya Aryani menatap lekat wajah tampan Langit.
"Langit Tante," jawab nya dengan canggung.
Dan yang lebih canggung lagi saat Langit di paksa untuk ikut makan bersama dengan keluarga Dominic, keluarga nomor satu se Asia yang terkenal sulit untuk di jangkau. Bahkan keluarga Dominic adalah keluarga nomor satu dengan pengaruh yang sangat besar. Banyak pengusaha yang ingin menjatuhkan keluarga itu tapi semua justru malah berbalik menghancurkan mereka.
Karena itu Langit berhati-hati dalam bersikap di depan mereka karena tidak mungkin dia menyinggung keluarga Angel. Meskipun dirinya tulus mencintai Angel tapi dirinya cukup sadar diri. Dia bisa melindungi dengan fisik. Tapi jika fisik di adukan dengan sebuah kekuasaan jelas saja seorang Langit akan kalah telak.
Tapi itu semua tidak mampu membuatnya menyerah pada sosok Angel yang terkenal sangat tergila-gila pada seorang Malvin. Langit bahkan rela beradu kekuatan pada Malvin yang notabene nya adalah anak terkaya nomor dua di Negara Indonesia hanya demi seorang Angel. Dirinya di hina, di sakiti tapi tidak mampu membuat hatinya membenci apa lagi sampai menyimpan dendam. Yang ada hanyalah kesenduan dan ke ikhlaskan menerima itu.
Apa lagi orang tuanya bekerja menjadi pelayan di keluarga Malvin. Dia juga sering mendapatkan pukulan dari Ayah nya karena dirinya sering mencari masalah dengan Malvin.
Mereka makan dalam diam, sesekali Angel menatap wajah Langit yang duduk di samping nya Pria itu terlihat kurus dan pucat. Tangan di atas meja mengepal erat. Angel teringat di kehidupan sebelum nya yang mana sebuah rahasia tentang siapa Langit sebenar nya. Senyum licik menyeringai muncul di bibir Angel.
"Seorang anak pembantu mendapatkan jackpot dan berubah menjadi seorang pangeran.. Sementara pangeran yang asli justru hidup sebagai pengemis.. Malvin! Aku akan menyingkirkan mu, " hati Angel mulai memikirkan rencana apa yang harus dia buat.
Sebenarnya, Langit adalah anak dari sepasang Suami Istri bernama Gaza Ar Shiva dan Alena Bhaskara, yang tidak lain adalah orang tua Malvin. Pembantu mereka dan Suaminya yang bekerja sebagai supir pribadi keluarga itu mencoba memikirkan cara untuk mengangkat derajat mereka agar mereka bisa hidup dengan layak dengan penuh kemewahan.
Sampai Nyonya Alena melahirkan sebuah bayi di rumah sakit yang sama seperti pembantu mereka yang bernama Anjani. Mereka melahirkan di waktu yang sama dengan berjenis kelamin laki-laki. Muncul ide gila dimana mereka menukar bayi mereka dengan anak majikan mereka. Posisi Langit dan Malvin pun tertukar dimana seharusnya Malvin yang di bawah dan Langit yang berada di atas.
"Tunggu, " Angel seperti melupakan sesuatu. Saat ingatan nya berputar matanya membelalak. Beberapa hari lagi Nyonya Alena akan mengalami kecelakaan dan tewas di tempat. Namun kecelakaan itu bukanlah kecelakaan melainkan pembunuhan yang berkedok kecelakaan dan semua itu tidak luput dari rencana Malvin. Karena Malvin mengetahui jika dirinya bukanlah anak kandung keluarga itu melainkan Langit. Dan itu juga yang membuat Malvin sangat membenci Langit.
"Tidak! Aku harus menghentikan kecelakaan itu bagaimana pun caranya. Di kehidupan sebelum nya. Setelah kematian Istrinya, Tuan Gaza menjadi gila dan stres. Malvin menjadikan itu peluang untuk menyingkirkan Tuan Gaza sebagai pemilik semua aset dan semua kekayaan keluarga Shiva jatuh ke tangan Malvin.. Tidak!" di akhir kalimat tanpa sadar Angel meninggikan suaranya membuat semua yang sedang fokus makan langsung tersentak.
"Tidak apa Sayang?" tanya Aryani bingung.
Angel tersenyum canggung menatap satu per satu keluarganya. "Tidak.. Maksud nya.. Aku tidak ingin momen ini berakhir begitu cepat, bagaimana setelah ini kita jalan - jalan ke alun - alun kota? Kamu juga ikut ya Langit?" ajak Angel, Langit menatap kedua manik mata Angel yang penuh permohonan. Dan akhirnya membuat Langit mengangguk pasrah. Zayn dan Aryani hanya bisa diam mengikuti keinginan putri mereka.
Sebenarnya mereka sangat lelah karena sudah berjalan - jalan sejak tadi. Tapi mereka tidak mau merusak momen itu karena melihat sikap putrinya yang sudah kembali normal membuat nya ikut bahagia.
Tapi sebuah getaran di ponsel Angel mengalihkan perhatian gadis berusia 18 Tahun itu. Dia membuka pesan masuk dan seketika rahang nya mengeras dan mata mengkilat penuh amarah.
Tanpa aja - aba dia menelfon pihak bank. Tak berapa lama sambungan terhubung. " Semua kartu atas nama Angel Chloe Dominic, tolong di blokir, "
•
•
•
BERSAMBUNG