NovelToon NovelToon
Mertua Dan Menantu

Mertua Dan Menantu

Status: tamat
Genre:Konflik etika / Selingkuh / Cinta Terlarang / Cerai / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Romansa / Tamat
Popularitas:391.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: LaQuin

Lyra mencoba untuk bertahan meski ia terluka oleh kenyataan pahit yang baru saja ia ketahui setelah 6 bulan lamanya. Suami tercinta tega menduakan cintanya dan bermain api dengan Ibunya sendiri.

Rumah Tangga seumur jagung bagai neraka untuk Lyra. Lantas bagaimana ia harus menghadapi situasi ini?

Baca kisahnya yuk readers...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LaQuin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6. Curiga

Bab. 6 curiga

(POV Author)

Hari ke hari berjalan seperti biasanya. Lyra sibuk dengan kuliahnya yang mendekati akhir, sedangkan Andi sibuk di toko funiturenya. Hanya sang Mama yang semakin gencar ke salon mempercantik diri. Dan Hal itu tidak luput dari pengamatan Lyra.

Wajah sang Mama kian hari semakin cerah dan ceria. Aura bahagia jelas terlihat di wajah wanita menuju senja itu. Bahkan sang Mama juga mulai menjaga penampilan. Dari pakaian sampai alas kaki yang di gunakan adalah barang-barang branded.

Lalu di hari itu ketika Lyra tidak pergi ke kampus, Lyra melihat sang Mama sudah tampil cantik memukau dengan dress span merah selutut. High-heels putih mempercantik kaki jenjang putihnya yang terekspos indah.

"Mama mau pergi?" Tanya Lyra ketika melihat sang Mama hendak membuka pintu utama.

"Ya sayang, Mama ada janji dengan teman Mama." Jawab sang Mama sambil tersenyum.

"Temen Mama cewek apa cowok?"

"Kenapa sayang? Apa Mama nggak boleh berteman?"

"Tentu aja boleh Ma. Cuma aku mikirnya, Mama lagi jatuh cinta." Ungkap Lyra dengan polosnya.

Sang Mama terkekeh.

"Mama sudah tua sayang. Siapa yang mau sama Mama?"

"Masih tetap cantik kok. Bahkan Mama belum terlihat tua." Aku Lyra.

"Kamu bisa aja. Mama pergi dulu ya. Kamu nggak kemana-mana kan?"

"Iya Ma, pengen di rumah aja."

"Ya sudah. Bye sayang..."

"Bye Ma..."

Begitu pintu di tutup sang Mama, Lyra kembali menuju kamarnya.

"Gue ngapain ya hari ini? Apa bersih-bersih rumah aja ya? Kasihan kan Mama ntar pulang capek-capek bersihin rumah lagi." Gumam Lyra pada angin.

Lyra pun melangkahkan kakinya menuju dapur. Membuka lemari tempat menyimpan alat-alat kebersihan, lalu mengeluarkan sapu, skop, serta pengepel lantai.

Di mulai dari kamarnya, lalu ruang keluarga sampai ke ruang tamu. Semua disapu bersih oleh Lyra hingga ke sudut-sudut rumah. Lalu Lyra berdiri tepat di depan kamar sang Mama. Ia pun membuka pintu yang tidak terkunci itu, berencana membersihkan kamar itu juga.

Bau khas Mama menyeruak dalam ruangan berukuran 6x5 meter itu. Lira mengamati dengan seksama kamar Mamanya yang sangat rapi, bersih dan wangi. Kemudian Lyra menuju ke pojokan di ruangan. mengangkat eranjang pakaian kotor milik sang Mama untuk dibawa ke ruang cuci. Sayangnya ada sedikit Debu di bawah keranjang itu. Lyra pun mengambil sapu dan sekopnya untuk segera membersihkan debu-debu itu.

Pada akhirnya Lyra menyapu seluruh ruangan kamar Mamanya. Setiap kolong lemari, meja, bahkan tempat tidur Lyra sapu bersih. Sampai sebuah kain keluar dari bawah kolong tempat tidur. Lyra meraih kain itu yang sangat ia kenal.

"Boxer Mas Andi? Kok bisa ada di sini?"

Lyra membolak-balikkan kain itu Iya ingat jelas suaminya pernah memakai Boxer itu.

Jantung Lyra berdesir. Debaran jantungnya mulai tidak beraturan. Kali ini perasaan tidak nyaman menghantui dalam dirinya. Apalagi ia mulai mengaitkan dengan kejadian-kejadian yang ia alami di depan mata. Mulai dari suara aneh di tengah malam. Lalu, suaminya yang sering menghilang ketika dia tidur, hingga noda bercak di pakaian dalam milik sang suami dan juga Mamanya.

Apa Gue boleh menaruh curiga terhadap Mas Andi sekarang? Sepertinya apa yang dikatakan Mita benar. Gue nggak boleh percaya gitu aja sampai Gue melepaskan kewaspadaan. Jika sampai Mas Andi benar-benar berbohong ke Gue, apalagi sampai menghianati. Gue nggak akan membiarkannya gitu aja.

Ada percikan api cemburu membakar hati Lyra setelah melihat boxer milik sang suami di kamar Mamanya. Rasanya tidak mungkin sang Mama tega berbuat seperti itu terhadap suaminya sendiri. Tapi apa yang ia lihat, yang ia alami, dan ia rasakan, sepertinya hal itu mungkin saja. Namun tetap saja, rasa ketidak percayaan itu ada. Mertua dan menantu melakukan hubungan gelap, rasanya tidak dapat di percaya oleh Lyra.

Lyra membuang napas berat. Otaknya terus di ajak berpikir. Bagaimana bila itu benar adanya, dan apa yang harus ia lakukan. Semua itu membuat Lyra di dera rasa stres yang tiba-tiba menghantam dirinya.

Keranjang pakaian kotor milik sang Mama diletakkan kembali pada tempatnya. Boxer milik Andi dibawa Lyra keluar dari ruang itu beserta alat kebersihan

yang tadi ia bawa.

Lyra sudah kehilangan semangatnya untuk membersihkan rumah. Kepalanya sedang dipenuhi pikiran-pikiran negatif yang selama ini ia buang percuma.

Hingga malam tiba Lyra masih tidak keluar dari kamarnya. Saat suara mobil terdengar memasuki halaman rumah, Lyra mengintip ke arah jendela.

Sang Mama turun dari mobil tesla berwarna putih. Di susul mobil Juke hitam milik sang suami. Dalam hati Lyra terasa pedih melihat pemandangan itu. Sekalipun kecurigaannya belum terbukti benar, tapi rasa sakit itu tidak dapat ia hindari.

Lyra beranjak dari tempat tidur. Ia melangkahkan kakinya menuju ruangan dimana ada sang Mama dan juga suaminya.

"Loh, Mama sama Mas Andi kok bisa barengan?" Pertanyaan itu terlontar begitu saja dari bibir Lyra.

Sang Mama melihat sekilas ke arah Andi, begitu pula sebaliknya. Hal itu tentu saja mendapat perhatian Lyra yang berada di depan mereka.

"Nggak tahu nih Andi. Mama baru nyampe tahu-tahu mobilnya juga ada di belakang Mama. Baru pulang An?"

"Iya Ma. Tadi ngopi dulu ma temen."

"Mas aku ingin bicara, bisa ke kamar?" Ujar Lyra serius tak ingin menanggapi basa-basi yang di ucapkan sang Mama dan suami.

*Ada apa sayang?"

"Ke kamar aja Mas."

Raut wajah Lyra yang biasanya selalu tampak santai kini terlihat serius di mata sang Mama dan Andi malam itu.

"Maaf Ma, Lyra nggak sempet masak. Kalau laper drive-food aja." Ucap Lyra kembali dengan mood yang terkesan datar.

"Oh, nggak apa-apa sayang. Mama masih kenyang. Biar Mama masak sebentar untuk kalian." Ujar Mama yang berusaha tetap tersenyum meski merasa sedikit tidak nyaman dengan wajah badmood sang anak.

"Nggak usah repot Ma, dah malam. Mas Andi biar aku pesankan makanan aja. Kami bisa makan dikamar. Mama bisa langsung istirahat kalau lelah." Lyra berujar kembali.

Sikap Lyra yang sama sekali tidak menampakkan senyum membuat canggung suasana di antara mereka bertiga.

"Maaf Ma, aku ke kamar dulu." Pamit Andi kepada sang mertua.

Anggukan kepala dari sang Mama isyarat bawah wanita itu mengijinkan mereka meninggalkan dirinya.

Tanpa sungkan Lyra segera berpaling dan melangkahkan kaki di susul oleh sang suami.

Jantung Lyra berdebar-debar tak menentu. Baru kali ini ia merasakan perasaan marah yang tidak jelas arahnya. Begitu ia dan Andi tiba dikamar, Lyra langsung menutup pintu dengan rapat.

"Ada apa ini Lyra?"

Lyra tidak menjawab. Wanita itu berjalan mendekat pada keranjang pakaian kotor lalu mengambil sesuatu disana.

Andi merasakan atmosfer yang tidak biasanya merasa tegang dan tidak nyaman. Baru kali ini dia melihat wajah Lyra yang datar dan dingin menatap dirinya.

"Boxer ini punya Mas?"

Lyra mengangkat tinggi boxer hitam di tangan kanan.

"Ah iya, itu boxer ku. Sudah lama aku mencarinya. Kamu menemukannya dimana sayang?"

"Di bawah ranjang Mama."

Wajah Andi mendadak tegang bagai mendengar dentuman meriam dalam perang.

Bersambung...

1
Ulfayanty Syamsu Rajalia
tolol nangis aj trus sampai kiamat bego banget si knp gk manggil warga bego
Deuis Hilmatussa'dah
Kecewa
Deuis Hilmatussa'dah
Buruk
74 Jameela
manusia berhati iblis tuuh andi😠
74 Jameela
lyra...cemungut yooooo..
hempaskn para bunga bangkai itu
74 Jameela
kyok jallang dech jd ny si clara..
maksain diri amiiiittttt
74 Jameela
waduh..gaswat..
salah sangka..tiwas berbunga hati tryt berbunga bangkai
74 Jameela
Luar biasa
74 Jameela
kaget aq
Vindy swecut
uuwwooowww/Gosh//Gosh//Gosh/
Vindy swecut
sumpah ngakak banget...lucu banget si onta timur ini...gemes deh/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Ristieriswanharti
terbangun haus air minum lewat depan kamar mamah dapur suara desahan miling 😂
Sivia
/Facepalm/
Akbar Razaq
Rasain di culik bener bener ya gak bs di bilangin di cemasin orang gak bs jaga diri juga tapi ngeyel sukurin.
Akbar Razaq
mendadak minta di kawinin gatal ya...urusan aja lo gak bs apa apa klo gak ada temem sama teguh.duh lemot amat ya Si Lyra gemes deh
Akbar Razaq
untung ketemu orang baik klo enggak habis lo.agak kesal sih sama Lyra yg agak.bodoh juga.
Akbar Razaq
Nah kenapa gak sekalian.lo undang orang orang buat lihat secara life kelakuan mereka.li bodoh juga sih
Akbar Razaq
Bodoh.mereka jadi hati hatikan??
harus nya selidiki diam diam saat mereka mengira kamu gak curiga klo gini kan mereka waspada dasar. Polos apa goblok. gregeten akunya 😄
Akbar Razaq
Beneran Lyra mmg terlalu polos harusnya di selidiki mana ada maling yg ngaku.dodol?
Akbar Razaq
Ya ampun ternyata othor belum kasih jalan smua ini blum terkuak.😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!