NovelToon NovelToon
Will You Marry Me, Dewi ?

Will You Marry Me, Dewi ?

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:567.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: Dewi Ws

I Bagus Manuaba, seorang duda yang memiliki 2 orang anak, laki-laki dan perempuan. Ia juga salah satu seorang pembisnis terkenal di Bali.

Bagus seorang Papa yang sangat menyayangi kedua anak nya.

Suatu hari ia ingin membeli ponsel di Counter milik temannya, disana ia bertemu dengan gadis cantik yang bernama Dewi. Ya, Dewi ialah pegawai di Counter itu.

Sikap polos dan rasa tanggung jawab Dewi, membuat Bagus jatuh cinta, dan perlahan cinta itu tumbuh semakin besar. Ia pun bertekad untuk bisa menikahinya meski usia mereka terpaut jauh.

Berbagai cara ia lakukan sampai akhirnya Dewi berhasil ia nikahi.

Rasa trauma atas kegagalan nya di masa lalu, membuat Bagus bersikap sangat posesif dan pencemburu berat. Ia bahkan membatasi pertemanan Dewi, dan ia juga melarang Dewi pergi kemanapun.


Apakah Dewi bisa bertahan dengan sikap Bagus yang over posesif? penasaran bagaimana kisah mereka? Yuk langsung simak ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Ws, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pingsan

Keesokan paginya, Dewi terbangun dari tidurnya , ia sekilas melihat jam di ponselnya yang ternyata masih menunjukkan pukul 04.30 ia segera bangkit dan berlari menuju kamar mandi karena ia hampir tidak bisa menahan kencingnya yang hendak keluar.

"Ahh leganya."

Tiba-tiba terdengar suara klakson mobil di depan gerbang, ia segera berlari ke arah depan hendak membukakan pintu gerbangnya, karena memang jam segini Sri dan Nani masih berada di pasar, sementara Ivan belum bangun dari tidurnya.

Sesampainya di depan ia segera membuka pintu gerbangnya. Seketika matanya terbelalak lebar, ia sejenak terdiam menatap mobil yang hendak masuk.

"Heii kau, cepat buka gerbangnya dengan benar, saya ingin masuk!" bentak orang itu. Seketika Dewi langsung tersadar, ia segera membuka lebar pintu gerbangnya, lalu masuklah mobil tersebut, setelah berhasil masuk, orang itu menyembulkan kepalanya ke luar.

"Cepat tutup kembali gerbangnya!" Bentaknya lagi.

Dewi yang melihat ada banyak darah yang mengalir dari dahi orang itu, seketika kakinya terasa lemas ,dan ia jatuh pingsan bahkan sebelum ia menutup gerbangnya kembali.

Tak lama kemudian muncul David ,Fely serta kedua orangtuanya, bagaimana mereka tidak terbangun, jelas sekali terdengar suara bising dan keributan dari arah gerbang.

"Apa yang terj,--"

Sebelum menyelesaikan kalimatnya, David ,Fely serta kedua orang tuanya, membelalakkan matanya menatap mobil tersebut, mereka juga melihat ada yang pingsan di dekat gerbang.

"Jerry ...."

"Ko Jerry..."

Suara teriakan Fely dan Nyonya besar secara bersama.

Mereka segera membawa Jerry ke Rumah sakit terdekat, sesampainya di Rumah sakit, Jerry langsung mendapat penanganan oleh Dokter, saat ini David, Fely dan kedua orang tua nya, sedang berada di depan ruang UGD. karena tadi Nyonya besar sempat pingsan, maka diajaklah Nani, supaya bisa menjaga Mama nya. Tak lama kemudian Dokter keluar.

"Bagaimana keadaanya Dok?" tanya David

"Pasien tidak mengalami luka yang serius, pendarahan di kepalanya juga sudah berhenti, sebentar lagi pasien akan dipindahkan ke ruang rawat." Terang sang Dokter.

Di ruang rawat .

Jerry yang tengah terbaring di ranjang ,ia juga sudah sadar, ia menatap anggota keluarganya disana.

"Kau ini kenapa tidak bisa berhenti minum-minum Jerr, lihat ini akibatnya?" ucap Nyonya besar kesal.

"Bagaimana kau bisa jalan pulang sendiri dengan keadaanmu seperti ini, mobilmu pun juga sudah hancur begitu.?" tanya Tuan besar.

"Sebenarnya apa yang terjadi, Ko?" tanya Fely.

Jerry pun merasa pusing dengan dirundungnya banyak pertanyaan dari keluarganya, ia menghela nafas nya kasar.

"Semalam aku bertemu teman lama, dia mengajakku minum, sebenarnya aku tidak terlalu mabuk, aku bahkan masih sanggup mengendarai mobil untuk pulang, tapi di tengah perjalanan aku menghindari orang yang hendak menyebrang, sampai-sampai menabrak pohon." Terang Jerry.

"Karena saat itu masih terlalu pagi belum banyak orang yang lewat, untung saja mobilnya masih bisa kemudikan." Terang Jerry kembali.

Melihat keadaan mobilnya, bagaimana bisa ban bagian depan hilang 1 dan hanya tersisa velk nya saja. Sungguh ajaib mobilnya masih bisa melaju walau tidak normal.

"Untung kau masih hidup, kalau kau meninggal bagaimana? bahkan kau sudah tua begini belum juga menikah." Ucap Tuan besar.

"Astaga.. Papa ingin Jerry meninggal?" tanyanya dengan sedikit kesal.

"Tidak."

"Rubah sikapmu itu." Tegas Tuan besar, Jerry hanya bisa pasrah mendengar Papanya menasehatinya.

°°°

Dewi kini sudah berada di dalam kamarnya, entah siapa tadi yang membawanya kemari. tak lama ia pun tersadar dari pingsannya, ia menatap sekelilingnya, dilihatnya hanya ada Sri disana. Ia kembali mengingat apa yang dilihatnya tadi pagi.

Bagaiman ia tidak pingsan, ia melihat mobil JIP Hardtop warna hitam, dengan keadaan penyok-penyok dibagian depan, dan 1 ban depanya sudah hilang hanya tersisa velk nya saja. Sedangkan Jerry kepalanya banyak mengeluarkan darah.

"Mbak Sri apa yang tadi aku lihat itu nyata?" tanya nya sedikit takut.

"Iya Wi, sekarang Tuan Jerry sudah di bawa kerumah sakit, dan itu mobilnya ada di garasi." Terang Sri.

"Bagaimana mungkin Tuan Jerry masih bisa mengendarai mobilnya sampai kerumah, dengan kondisi banyak luka, dan ya mobilnya juga seperti itu keadaanya?" Dewi masih merasa heran.

"Lalu bagaimana keadaanya sekarang?" tutur Dewi kembali.

"Iyaa, dia mabuk, Wi. Tadi kecelakaan hingga membuat kondisi mobilnya seperti itu."

"Kata Nani, kondisinya baik-baik saja." jawab Sri.

"Mbak Nani ikut ke Rumah sakit?"

"Iya, dia disuruh menjaga Nyonya besar."

"Tadi Tuan David bilang, hari ini Counter tutup dulu." Terang Sri.

"Iya mbak, syukurlah Tuan Jerry baik- baik saja ya, oh iya lalu dimana Ivan sekarang?"

"Ada dikamarnya mungkin." Jawab Sri.

"Ya sudah saya tinggal dulu ya Wi, mau mengurus Leondy sama Clarissa dulu, mereka tidak ikut kerumah sakit soalnya." Pamit Sri seraya berjalan meninggalkan Dewi.

Dewi mengangguk.

"Ahh, hari ini libur, lebih baik aku membantu mengerjakan pekerjaan mbak Sri saja." Gumam Dewi.

Waktu sudah menunjukkan pukul 06.30 ia segera mandi, setelah selesai mandi ia mengganti bajunya, tak lupa ia menyisir rambut panjangnya, ia juga tak lupa memakai bedak tabur dan lipbalm. supaya tidak pucat hehehe.

Sejenak ia memainkan ponselnya sebentar, sebelum nanti hendak membatu mbak Sri , tiba-tiba ada pesan masuk.

Pagi Wi, sampai bertemu nanti ya. ~ Bagus.

Dewi pun membalas pesan tersebut.

Hari ini libur, Counternya tutup. ~ Dewi.

Kenapa tutup? Ini bukan hari minggu. ~ Bagus.

Iya, Ko David sedang ada urusan. ~ Dewi.

Kalau begitu bisa nanti kita bertemu sebentar .~ Bagus.

Maaf tidak bisa Bli.~ Dewi.

Kenapa, saya janji hanya sebentar saja, saya ingin memberikan sesuatu untukmu .~ Bagus.

Itu tidak perlu Bli, sudahlah jangan aneh- aneh, Bli Gus ini sudah punya istri.~ Dewi.

Apa kamu mau saya datang ke Mes kamu, nanti saya yang izin sama David. ~ Bagus.

Jangannn..ya baiklah, mau bertemu dimana? ~ Dewi.

Nanti saya jemput, kau tunggu di depan saja. ~ Bagus.

Ya baiklah, tapi nanti saya mengajak Ivan, saya tidak mau ya nanti di cap jelek sama orang. ~ Bagus.

Ya terserah kau saja, kau siap- siap lah dulu, 30 menit lagi saya sampai. ~ Bagus.

Ok ~ Dewi.

Dewi terpaksa mengiyakan ajakan Bagus untuk bertemu, ia tidak mau sampai Ko David mengetahuinya.

Dewi mengirim pesan pada Ivan.

Van, kau dimana? ~ Dewi.

5 menit baru ada balasan dari Ivan.

Di kamar, kau dimana? ~ IVan.

Cepat mandi Van, ikut aku sebentar lagi, aku di kamar. ~ Dewi.

Astaga, kenapa tidak langsung kesini saja, lagipula juga tidak jauh kamarnya, pakai kirim pesan segala. ~ Ivan

Aku sudah mandi, mau kemana memangnya? ~ IVan.

Haha, aku fikir tadi kau tidak di kamar , jadi aku mengirim pesan. Sudahlah nanti juga kau tau sendiri. ~ Dewi.

Ya ya ya..~ Ivan.

30 menit kemudian ia sudah berada di depan bersama Ivan.

**Bersambung...

Hallo ... mohon dukunngannya ya, dengan cara beri vote dan like .

Terimakasih**..

1
Maura
visualnya thor penasaran
Maura
visual thor biar tambah semangat bacanya
SyaSyi
mampir aku thor
mampir juga di karyaku
kisah Aluna
my Kids My Hero
Mogu
ivan emes bgt
Dhina ♑
What?? Begitu ya, hubungan mereka?
Kox pada ngawur 🤦🤦
OcTa Via CaMosir
suka deh punya bos kaya ko David👍👍
OcTa Via CaMosir
lanjut
OcTa Via CaMosir
nama anaknya bli bagus kaya anakku Aska😍😍
🎶🎶💞🎶🎶
ok
ѕєιηdαн sєηjα
oke
Emy Zaf
riko keren bingitz thoor
Tina Chu
like
Kanjeng Netizzen
Gw jg pernah ngalamin begitu
Kanjeng Netizzen
Gw jg pernah krj ditoko apa yg dimakan bos kmi para kariawan jg ikut makan terkdg bos mlh tanya pgn mkn apa?sebenernya gw udh betah ditoko cm perkara keirian tmn krj sm gw ,gw keluar permasalahan cm krn cwo pdhal cm kesalahpahaman
Olivia
like
Tina Chu
:)
Leni Ani
ya apun tu si yenny perek udah di masuki tiga orang pria.cewek apaan tu hiii jijik🤮🤮🤮🤮
Leni Ani
ini ada apa lg .apa bafus selingkuh ya..
Leni Ani
mami papi hahhah😆😆😆😁
Azifah Elha
lanjut season 2
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!