NovelToon NovelToon
COMPLICATED

COMPLICATED

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikahkontrak / Nikahmuda / Cintamanis / Tamat
Popularitas:253.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Elza Veronika

Season 1 :
"Jika laki-laki yang menghamili mu adalah seorang Dokter, apakah papamu masih akan melakukan itu?"

Aurel tersentak, ia menatap Dokter itu dengan seksama.

"Apa maksud Dokter?"

"Aku akan menikahimu!"

Cerita ini menceritakan tentang perjuangan seorang dokter yang mati-matian menengang teguh sumpah jabatannya, hingga kemudian ia merelakan hidupnya, kepentingannya, perasaannya.

Lalu apakah akan selesai di sini? Masalah kembali datang ketika pria yang menghamili gadis itu muncul, dan tentang siapa sebenarnya pria itu dan apa hubungannya dengan Jessen, membuat hidup Jessen menjadi sangat rumit.

Season 2 :
Kehidupan baru David - Alea dimulai. Kehilangan bertubi-tubi yang dialami David membuatnya hancur dan rapuh.
Yang ia miliki sekarang hanyalah janin yang ada dalam kandungan Alea. Ia tidak ingin kehilangan lagi.
Bagaimana kehidupan mereka?
Siapa Ayah David?
Bagaimana dengan Jessen - Aurel?
Simak terus di COMPLICATED (David - Alea Story) ya ...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elza Veronika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Maafkan Jessen, Ma

Jessen mematikan mesin mobil, rasanya ia sangat berat turun dari mobil dan masuk kerumah. Ia takut bertemu dengan mamanya, ia takut melihat kekecewaan itu.

Hei ... tunggu! Dia kan bukan laki-laki yang menghamili Aurel! Jessen malah akan menolongnya! Tetapi kenapa ia jadi ketakutan seperti ini? Dia tidak bersalah!

Atau dia ceritakan saja semua rencana gila ini pada Theresa? Bahwa ia terpaksa menikahi Aurel karena tidak mau disuruh untuk menggugurkan kandungan gadis itu, namun apakah mamanya akan mengerti? Bagaimana kalau Theresa malah marah dan membongkar semua rahasia itu pada orangtua Aurel? Bisa kacau!

Tapi apa pedulinya? Aurel bukan siapa-siapa Jessen! Ahh ... Jessen meremas rambutnya, sungguh kenapa mata itu benar-benar membuat Jessen bertekuk lutut? Ia bahkan sampai tidak rela gadis itu sampai kenapa-kenapa. Ada apa dengannya? Apakah ia sudah jatuh cinta? Jatuh cinta dengan gadis yang tengah hamil hasil hubungan gelap dengan laki-laki lain? Astaga!

Dengan lunglai Jessen turun dari mobilnya, ia melangkah masuk ke dalam rumah.

"Maaa ... Jessen pulang!"

"Kamu dari mana, Sen? Kenapa baru pulang?" Theresa muncul dari dalam, menyambut anak satu-satunya itu pulang.

Sontak mata Jessen berkaca-kaca, ia langsung jatuh bersujud di depan Theresa.

"Lho, kamu kenapa, Nyo? Kamu sakit?" Theresa sontak panik melihat Jessen ambruk di hadapannya.

Jessen hanya menggeleng perlahan, ia meraih kaki Theresa dalam pelukannya. "Maafkan Jessen, Ma ...," gumamnya lirih sambil menahan isak tangis.

"Ma ... maaf? Maaf untuk apa, Nyo?" Theresa benar-benar tidak mengerti.

"Jessen mengecewakan mama!"

"Kamu tidak melakukan malapraktik kan, Nyo?" hanya itu yang ada dalam pikiran Theresa, ia takut Jessen melakukan malapraktik yang menyebabkan nyawa pasiennya melayang.

Jessen hanya menggeleng perlahan, ia benar-benar menangis sekarang. "Ma ... Jessen sudah bikin Mama kecewa."

"Iya kecewa dalam hal apa, Nyo!" Theresa memaksa tubuh Jessen bangun, lalu membawanya duduk di sofa ruang tamu. "Tenangkan dirimu, ceritakan apa yang terjadi dengan tenang!"

Jessen menghapus air matanya, kenapa ia jadi seperti ini? Dia tidak benar-benar menghamili gadis itu! Tidak! Lantas kenapa ia begitu emosional seperti ini? Astaga, Jessen benar-benar tidak mengerti dengan dirinya sendiri. Semua jadi kacau sejak kedatangan gadis itu! Sejak kedatangan Aurelia di tempat prakteknya.

"Sudah tenang? Sekarang ceritakan!"

Jessen mengangguk pelan, sejenak ia menatap wajah itu, wajah cantik yang sudah mulai dimakan usia itu menatap lembut dan penuh kasih sayang ke arahnya.

"Jessen mau minta mama melamar seseorang untuk Jessen, Ma!"

Theresa terkejut, lantas ia tersenyum. "Astaga, sejak kapan keinginan menikah masuk dalam kategori mengecewakan orangtua, Jessen?" tentu Theresa bahagia mendengar permintaan Jessen, umur Jessen sudah tiga puluh tahun, sudah cukup jika ia ingin berumah tangga.

"Masalahnya ... dia sudah hamil, Ma!" ucapan Jessen begitu pelan, namun Theresa dapat dengan sangat jelas mendengarnya.

"Ya Tuhan!"

Jessen buru-buru kembali bersimpuh di kaki Theresa, ia merasa berdosa telah membohongi wanita hebat yang selama ini kokoh berdiri sendiri hingga ia bisa sampai seperti sekarang.

"Ampun, Ma! Maafkan Jessen!"

Theresa masih tidak dapat berkata-kata, ia sungguh tidak pernah mengira bahwa Jessen akan sampai melakukan hal tidak terpuji itu! Air matanya menetes, rasanya seperti tersambar petir di siang bolong!

"Ampuni Jessen, Ma. Jessen salah."

"Sudah berapa bulan?" suara itu begitu dingin, dengan isak tangis tertahan.

"Ti ... tiga bulan, Ma!"

"Kenapa kamu baru bilang sekarang? Astaga Jessen!" suara Theresa sontak meninggi, ia benar-benar kecewa!

"Kamu dokter, kamu harusnya tidak melakukan hal yang bisa menodai profesi mu, kenapa kamu sampai kebablasan seperti ini? Dan kalaupun kamu sudah tidak tahan, harusnya kamu paham bagaimana supaya hal ini tidak terjadi, bagaimana supaya pacarmu itu tidak sampai hamil!"

Jessen menelan ludah, tidak tahan apaan sih? Ia masih perjaka tulen! Jessen hanya menundukkan kepalanya. Membiarkan Theresa menumpahkan semua amarahnya.

"Bisa kau bayangkan bagaimana perasaan orang tuanya? Anak gadis mereka dihamili sebelum sah dinikahi? Bisa kamu bayangkan, Sen?"

'Tapi bukan aku yang menghamilinya, Ma!' jerit Jessen dalam hati. Ahh ... kenapa dia jadi sebodoh ini sih?

"Jessen ... Jessen ... Jessen ...," Theresa masih murka. "Harusnya cukup papa mu yang ba*ingan! Berengsek, tukang main perempuan, kamu jangan!"

'Tapi aku bahkan belum pernah main perempuan, Ma! Aku belum pernah menyentuh tubuh wanita manapun!'

"Sekarang kamu masuk kamarmu, istirahat, atur sendiri jadwal kapan Mama ketemu orangtua dari pacarmu itu! Sebelum perutnya makin besar!"

Jessen hanya mengangguk pelan, kemudian ia membiarkan Theresa masuk ke kamarnya, meninggalkan Jessen yang masih tersungkur di lantai itu sendirian.

Jessen meremas rambutnya, demi Aurel, pasien gilanya itu ia sampai harus dimaki-maki mamanya seperti ini? Sebenarnya ia kenapa sih? Kenapa ia harus mengorbankan diri sampai seperti ini?

Semua demi kariernya, namun apakah tidak ada cara lain? Usir, biarkan dia cari dokter atau dukun atau apa terserah, kan beres? Namun Jessen takut kalau itu sampai membuat Aurelia kenapa-kenapa.

Bayangan rahim sobek sebulan yang lalu masih terngiang di pikirannya. Dan ia tidak mau itu sampai terjadi pada Aurel! Apalagi sampai gadis itu merenggang nyawa! Jangan!

Tapi apa peduli Jessen? Dia bukan siapa-siapa! Sekali lagi Aurelia bukan siapa-siapa Jessen. Kenapa ia harus berkorban sebegitu besar untuk gadis yang bahkan ia tidak tahu latar belakang nya itu. Sifat wataknya bagaimana Jessen pun tidak tahu.

Jessen membiarkan air matanya meleleh, ia kemudian beringsut naik ke sofa. Kalau benar ia yang menghamili Aurel mungkin ia akan terima dengan semua yang makian yang mamanya ucapkan tadi, tapi bukan Jessen yang menghamilinya!

Ahh ... sialan! Bukankah ini sudah ia pikirkan baik-baik tadi? Semua demi karier kedokteran nya, demi janin dalam rahim gadis itu, demi Aurelia ....

Tapi sebenarnya Jessen kenapa? Kenapa ia benar-benar tidak ingin sampai gadis itu kenapa-kenapa? Benarkah ia jatuh cinta dengan gadis bau kencur itu?

Jesse tengah memijit keningnya ketika kemudian Smartphone miliknya berdering. Ia merogoh saku kemejanya, nampak nama Aurel di layar.

"Hallo ...,"

"Dokter ... Dokter menangis?"

Jessen tersentak, dari mana gadis itu tahu jika ia sedang menangis?

"Ahh ... sok tahu, ada apa menelpon? Belum tidur?"

"Suara dokter berbeda ... mamanya dokter pasti marah kan? Belum terlambat untuk berubah pikiran, Dokter ... "

"Tidak! Aku tidak melakukan itu, Rel!" sontak Jessen menolak, ia sudah terlanjur basah.

"Tapi tidak seharusnya dokter yang bertanggungjawab atas semua ini ...,"

"Sudah, jangan kau pikirkan! Besok sore sepulang dari rumah sakit aku akan ke rumahmu, bilang pada papamu!"

1
senjasabdaalam
kak ga lanjut kah?? padahal bagus banget.
Esti Afitri88
jalan ceritanya manis banget . suka
Esti Afitri88
kok ikut kuatir aq
senjasabdaalam
kak lanjut dong yang ini
senjasabdaalam
kapa lanjut kak?
Yus Nani
malas bangat segala muncul Mak lampir pelakor oh pelakor kegatelan garuk gih
Yena Kim
kak kapan up lagi:)
Yena Kim
apa dari bapaknya yang gonta ganti pasangan
Yena Kim
dari sini aku mumet.kasihan alea tapi kalo david tanggung jawab malah lebih kasihan lagi
Yena Kim
emang dokter sih coba orang jawa tulen trus awam juga pasti percaya begituan.:)
Yena Kim
pliss ini candu banget ceritanya:)
Yena Kim
resortnya bagus.bismillah bisa kesana sama suami
Yena Kim
aku ikut terharu
Wiwin
ceritanya keren... sayangnya judul di ujung senja pindah ke GN, kalau mau dapat ebook nya, apakah bisa? berapa mahar ny?
Fitha Millu
bawang beraps kilo sih Thor..... Charles 😭😭😭😭😭😭
Fitha Millu
isi ceritanya sesuai judul....complicated
Fitha Millu
jangan2 Daddynya David itu papanya Jessen ya thoy
Ama Lorina Raju
so sweet
Ama Lorina Raju
siapa yg fak luluh tor kalo sdh seranjang 😂😂😂
Ama Lorina Raju
👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!