Kisah ini menceritakan kisah tentang hal berbau mistis yang di angkat dari kisah nyata dari berbagai sumber yang berbeda. tidak untuk di tiru dan hanya sebagai pengetahuan saja. ambil sisi cerita positifnya dan buang Negatifnya. Semoga kalian menikmati ceritanya. Keep stay menjadi orang cerdas✌️🙏.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dobbl444n, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kisah TIM SAR!, dan Kisah mistis sungai Ritual
Halo Reading semoga kalian terhibur dengan karya aku ini, dan mohon maaf jika ada salah kata-katanya 🙏😁, kita ambil sisi positifnya dan jangan untuk di contoh sisi negatif nya ya para sobat reading ku semua. selamat membaca !! 😘
...****************...
Nama saya Egi, disini saya akan menceritakan tentang profesi saya sebagai potensi SAR (Menolong orang dalam keadaan darurat bencana nasional).
Secara diluar nalar, jadi menolong orang tidak semudah seperti menonton Filem. hambatan-hambatannya, ada gangguan ghaib nya juga.
Cerita ini pada tahun 2021. Setiap tahun itu pasti ada kejadian orang tenggelam di sungai atau di laut, atau tersesat di gunung. karena sudah banyak kejadian.
nah ini saya menceritakan yang diluar nalar saya, lokasinya berada di kabupaten Cirebon. yang berlokasi di TPI Tempat Pelelangan Ikan. yang ada di celancang atau di bondet.
.
.
.
ketika itu saya mendapat laporan dari kepala desa, ada kejadian anak tenggelam di sore hari karena posisinya itu hujan, jadi anak-anak kecil warga di sekitar itu berenang, posisi pada saat itu air sedang sangat tinggi dan deras.
dapat laporan kita gali informasi dari tim-tim dan warga sekitar rupanya (A1). rupanya anak tersebut itu telah tenggelam akhirnya kita merapat ke rumah korban, kita koordinasi sama pihak yang terkait.
Di hari pertama kita mengadakan operasi ini namun tidak ada apa-apa. di hari ke dua kita beroperasi lagi kita ditempatkan di Hulu.
untuk pencarian untuk penyisiran darat. kita naik perahu nelayan. karena diperbolehkan dari Lurah
"udah nanti yang temen-temen tim SAR naik perahu di antarkan sampai ke Hulu"ucap pak lurah.
.
.
.
Akhirnya kita semua (TIM) sampai ke Hulu, kita jalan sambil tanya-tanya ke warga setempat.
"Mas, kalau di sini emang mitosnya ada ular?"ucap ku
"Oh ya, di sini sering setiap tahun itu pasti ada korban di sini, pasti korbannya di situ-situ terus di titik lokasi anak kecil itu terjatuh yang tenggelam". ucap mas
"emang ularnya bentuknya bagaimana?" ucap ku sambil mengerutkan wajah heran.
lalu mas itu menjelaskan. "Katanya ada yang lihat itu sebelum banjir, pasti ada klenengan suara sapi atau suara sapi. pasti itu nanti ada orang yang tenggelam atau bahasa kita mah minta tumbal".
"uhh serem juga wilayah sini." ucap benakku.
.
.
.
.
.
.
Singkat cerita saya dan TIM sudah jerih payah untuk mencari sisir darat. ketika itu saya mungkin berhalusinasi atau bagaimana karena sudah mendengar penjelasan mas tadi, bahwa saya mendengar suara apa yang di katakan dari warga, jadi ada suara klenengan sapi, klenengan yang besar itu tapi suaranya kambing ada suara embbee.. emmbee gitukan.
wahh ada kambing nih.. tapi posisinya ada di pinggiran sungai yang mau ke Hulu. Akhirnya saya sama si Arul temen 1 Tim, kita nyusur nih ke pohon bakau tersebut. saya mengikuti suara klentengan itu, terus sampai beberapa meter gitukan.
Kok ini suara nambah jauh nambah jauh, rupanya temen yang di belakang memanggil saya dan Arul, namun tidak terdengar oleh saya dan juga si Arul. sekitar 10 menit saya jalan di lumpur. rupanya ada yang melemparkan batu. batu yang di lemparkan kena ke batang bakau lalu terdengar suara batu itu. dan akhirnya kita sadar kan spontan saya beristighfar "Astaghfirullahaladzim" ucapku.
kok kenapa bisa gini, padahal lumpurnya itu yang sudah selutut, namun di mata saya tuh lumpurnya masih se mata kaki.
karena mengalami keanehan ketika apa yang saya liat tidak sesuai dengan kenyataan. untungnya ada kawan yang membuat saya sadar, ternyata yang melemparkan batu itu temen saya, tim yang di belakang. ketika itu kejadian menjelang pukul 4 lebih.
lalu akhirnya kita akhirnya balik ke rute, lalu kita jalan sambil ngobrol sama temen-temen.
"tadi kenapa" kata temen saya 1 Tim itukan.
"nggak tau, saya tuh kaya di tarik, kedengeran gak sih suara klenengan-klenengan suara sapi/kambing?" ucapku.
"nggak ada saya tidak mendengar suara klenengan-klenengan itu, yang saya mas Egi dan Mas Arul tuh jalan dengan sendirinya ke sana". ucap teman saya yang menyadarkan saya tadi.
......................
ya para Reading semoga kalian senang dengan cerita saya di episode kali ini, saya mengucapkan banyak terimakasih kepada Reading semoga kalian menyukai cerita dari karya saya ini..
nantikan kelanjutan dari Kisah ini ya. see you next Bab Babay 😘😂
ngebayangin jualan sate , di kuburan trs pembelinya para genderowo dan teman" nya...wah ngeri" sedep gak sich.
Astaghfirulloh...
yang ada pembelinya mbak Kunti poci and dedemit lainnya
musyrik nih awas lho kalo mati kena azab nanti kaya yang di pilm pilm