NovelToon NovelToon
Sampah Dari Alam Langit

Sampah Dari Alam Langit

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Dokter Genius / Mengubah Takdir / Dokter Ajaib
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.6
Nama Author: I Can

Hujan badai yang melanda desa merupakan peristiwa alam yang banyak membawa duka bagi penduduk tapi berbeda dengan Lin Chen, bencana alam ini malah membawa berkah baginya.

Lin Chen menjadi satu-satunya orang yang berbahagia di tengah bencana itu, betapa tidak, bencana yang sangat merusak itu memberikan sesuatu yang tak pernah Ia pikirkan sebelumnya. Sejumlah besar sampah yang ikut terbawa dalam badai ke rumahnya adalah buangan dari alam Langit, alam dimana makhluk abadi tinggal, tempat kultivator kuat berada.

Dengan keberuntungan ini akhirnya Lin Chen menjadi kuat dan secara perlahan merubah nasibnya dari pemuda yang tidak punya apa-apa menjadi seorang yang kuat dan menjadi harapan banyak orang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon I Can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Arus Informasi

Lin Chen tau ada sesuatu yang salah dalam tubuhnya, Ia sejak tadi memang selalu berkeringat padahal cuaca di luar tidak panas. Paman Tang juga menyadari ini tapi Ia berpikir Lin Chen hanya terkena gejala flu biasa dan berkeringat karena memang Lin Chen selalu bersepeda.

Ketika paman Tang datang lagi, di tangannya telah ada ada beberapa herbal, "Pulanglah istirahat, rebus ini untuk menambah vitalitas tubuhmu. Jangan sampai sakit." kata paman Tang.

"Apa anak itu akan baik-baik saja." batin paman Tang, Ia tetap merasa ada yang salah pada diri Lin Chen. Saat memeriksa nadinya tadi, denyutnya perlahan melemah dan kemudian menghilang.

"Panaas aakh..."

Lin mengerang kepanasan di dalam rumahnya, sejak dalam perjalanan tadi tubuhnya seperti mengeluarkan uap tipis dan tidak berhenti ketika sampai di rumah, malah Ia semakin merasa tersiksa.

Perlahan-lahan kulit Lin Chen memerah, urat besar pada tubuhnya menonjol keluar seperti mau pecah. Setelah lewat tengah malam, rasa sakitnya mulai mulai berkurang tapi sekarang digantikan dengan rasa sakit di kepala, ini seperti yang dia baca pada novel-novel kultivasi, arus informasi membanjiri kepalanya, membuatnya hampir pingsan beberapa kali.

Hanya tersisa sedikit kesadaran yang melarangnya membenturkan kepala ke tanah, kalau tidak pasti sudah sejak tadi sudah Ia lakukan. Karena sedikit kesadaran ini jugalah sehingga Ia mampu bertahan, sumpah serapah yang tidak jelas keluar dari mulutnya ketika mengutuk bacaan novel kultivasi yang mengatakan rasa sakit itu hanya hitungan detik.

Hosh... hosh

Lin Chen terengah-engah, siksaan satu malam penuh membuatnya bergidik. Tubuhnya hampir telanjang karena pakaiannya dirobek oleh tangannya, terlihat beberapa gurat darah aibat terkena kukunya. Pun demikian dengan rumahnya, semuanya berantakan karena terkena tendangan atau pukulan tangannya.

Dengan langkah gontai, Lin Chen menghampiri gentong air dan membenamkan langsung kepalanya, sambil minum.

Kesadarannya perlahan pulih, rasa sakit itu hanya meninggalkan sedikit rasa pusing dan pegal di tubuhnya.

Setelah memaksakan diri untuk membuat sarapan dan melahapnya seperti orang kelaparan, Lin Chen terkulai begitu saja dan tertidur di dapurnya sampai satu hari penuh.

Keesokan harinya Lin Chen terbangun, kondisinya masih sangat lemah namun Ia harus memaksakan diri untuk membuat makanan untuk mengisi energi sekaligus membuat ramuan yang diberikan oleh paman Tang. Setelah benar-benar merasa tidak ada masalah lagi pada tubuhnya dan pikirannya juga sudah mulai jernih, Lin Chen memutuskan untuk mulai berkultivasi sesuai petuntuk yang ada di dalam kepalanya dan pilihan yang tepat adalah di dalam hutan tempatnya biasa mencari herbal liar.

Lin Chen ingat di sana ada sebuah cekungan yang cukup untuknya bisa duduk dan menyerap energi spiritual Qi alam langit dan bumi. Alasan lainnya memilih gunung karena Ia tidak ingin ada gangguan selama proses kultivasinya.

Langkahnya terasa sangat ringan saat naik gunung, kalau biasanya Lin Chen akan berhenti beberapa kali namun saat ini Ia tidak pernah berhenti sampai ketempat tujuannya.

Kemudian Lin Chen mengambil tempat di cekungan itu, duduk dengan sikap lotus seperti panduan di dalam kepalanya.

Tahap Awal:

Pembukaan Dasar

Pembersihan tubuh

Pembangunan Pondasi

Pembukaan Meridian

Catatan kultivasi di atas adalah informasi yang ada dalam kepala Lin Chen, pembukaan dasar sudah Ia lewati saat mengalami siksaan. Saat ini Ia hanya perlu melakukan pembersihan tubuh dengan cara menyerap energi spiritual di udara, proses ini tidak boleh berhenti di tengah jalan, kalau tidak maka aliran darah di dalam tubuhnya akan menjadi kacau.

Lin Chen sangat senang, tubuhnya terasa lebih segar, Ia terus melakukan proses pembersih tubuh ini sampai sore. Menjelang malam barulah Ia akan kembali tapi setelah berpikir lagi, Lin Chen mengurungkan niatnya untuk kembali dan memutuskan untuk bermalam di gunung.

Tiga hari kemudian Lin Chen kembali, saat ini Ia sudah di pembukaan meridian, sayangnya energi di udara tidak cukup, Ia harus membuat pil pembuka untuk membantunya membuka meridian dan resep pembuatan pil itu ada dalam kepalanya, tinggal mencari bahannya saja.

...

"Paman Tang, aku datang."

Lin Chen kembali ke klinik, mencari-cari paman Tang tapi klinik kosong. "Mungkin paman Tang sedang pergi, pikirnya.

Tanpa menunggu lama, Lin Chen mulai membersihkan klinik dan membuka klinik seperti biasa. Menjelang sore, Lin Chen menutup klinik setalah mengambil bahan herbal pembuat pil lalu pulang. Sebelum itu Lin Chen menulis sebuah surat. "Paman, beberapa hari ke depan, aku akan sibuk di rumah jadi aku tidak akan datang untuk sementara."

Lin Chen kembali dan membuat pil, sebetulnya bukan pil seperti yang tertulis yang Lin Chen buat karena dengan kultivasi yang sekarang, mustahil untuk membuat sebuah pil. Hanya ramuan berbentuk pasta yang dicampurnya dengan air lalu meminumnya.

Hari berganti, kini Lin Chen sudah di tingkatan membuka meridian. Langkah selanjutnya adalah tahap pemurnian yang dibagi menjadi.

Pembangunan pondasi

Penempaan tulang

Pemurnian energi

...

Tanpa Lin Chen sadari kekuatan fisiknya yang sekarang sudah berbeda jauh dengan orang biasa. Sebagai perbandingan, saat ini Lin Chen bisa mengalahkan lima orang dewasa dengan sangat mudah tapi belum cukup untuk melawan seseorang yang mahir dalam beladiri. Lin Chen lalu menghabiskan waktunya untuk memperbaiki tempat tinggalnya, berkali-kali Ia ke gunung menebang pohon lalu dibawa pulang sebagai bahan dasar untuk menguatkan rumahnya.

Kekuatan yang besar, energi yang seperti tak ada habisnya membuat pekerjaan Lin Chen terasa sangat ringan. Rumahnya kini jauh lebih kokoh, Ia membuat dua tiga kamar sekaligus, satu untuknya sendiri dan dua lainnya untuk tamu kalau ada. Kemudian gudangnya juga jauh lebih besar dan kuat. Halaman rumahnya di tata menggunakan kerikil dan batu yang ikut terbawa oleh hujan badai sebelumnya.

Karena aktivitas fisik yang tak mengenal lelah ini, Lin Chen tanpa sadar sudah memasuki pembangunan pondasi, artinya mulai saat itu Ia sudah resmi menjadi seorang kultivator. Lin Chen sendiri baru sadar ketika sedang mengumpulkan energi spiritual seperti biasa, saat itu tubuhnya menolak energi yang masuk, itu tandanya tingkatannya sudah berhenti dan siap memasuki penempaan tulang.

Harus membuat pil penempaan tulang, pikir Lin Chen dan memutuskan untuk pergi ke klinik. Libur terlalu lama membuatnya merasa tidak enak terhadap paman Tang.

Tepat ketika Lin Chen sampai dan membuka klinik, seseorang datang menghampirinya dan bertanya, "Tuan, apakah anda Lin Chen?"

Lin Chen mengangguk, lalu orang itu memberikan sebuah amplop yang cukup besar. "Seseorang memintaku memberikan ini."

"Terima kasih paman, pakah paman mau masuk dulu."

"Oh tidak tidak, terimakasih aku harus pergi, sudah dua du hari aku menunggu anda datang." kata orang itu lalu pergi.

Lin Chen membuka amplop yang ternyata adalah surat dari paman Tang. Isinya kurang lebih mengatakan paman Tang akan pergi dan mungkin tidak akan kembali lagi.

1
Angah Carlos
ya benar tu atau penulisnya lupa tentang cincin itu
Khairul Azman Abdul Kahar
lama tunggu lanjutannya
Khairul Azman Abdul Kahar
ya betul dimana cincinnya ini sudah pasti Thor lupa
bagaskara
bagus lho ini, kenapa gak lanjut?
azizan zizan
hahaha satu pemikiran yang naif apa goblok ya...
azizan zizan
Thor sampai kesini cincin yang di pake mc kemana apakah hilang begitu saja..kok tak jelas gitu rimbanya..
azizan zizan
laaa tak usah lah balas dendam biarkan aja bukankah mau hidup tenteram jika balas nanti berpanjangan tak tenteram pula hidupnya...sampah sampah.
azizan zizan
cehh terlalu naif.... ingin hidup tenang hanya orang yang tolol aja berpikiran begitu...
azizan zizan
kan pemikiran yang terlalu naif untuk di pikir sepatutnya belajar lah seni bertarung apabila udah masuk di jalan kultivasi dan satu lagi tidak semudah itu kau akan sentiasa aman apabila kau menanam sesuatu tumbuhan berharga pasti lah ada musuh yang mengincarnya tolol... sampah sampah....
azizan zizan
hah... baru nak kelang kabut selama ini masih berlegar Leha lagi rasa diri sudah hebat dari orang lain... hmmmmm sampah sampah...
azizan zizan
sepatutnya mc boleh aja buat pil energi untuk diri sendiri padahal semua herba ada .... ohhh maaf terlupa udah tajuknya SAMPAH ... Mohd maaf saya terlupa pada tajuk muka depan...🙏🙏🙏🙏🙏
azizan zizan
mcnya pernah belajar sampai ambil jurusan doctor sepatutnya ia bijak berfikir apa yang patut dan apa yang ia dapat dan apa kegunaan yang ia dapat dan pelajari,,,,.... ini mah mc seperti orang tolol gitu gimana sih...
IDE Pasir mayang
mantap rupiah jadi mata uang standar di fantasi timur,mohon juga author dapat menyeting background cerita di Nusantara 🙏🙏🙏
IDE Pasir mayang
bukan cuma MC yg jadi korban readers juga,😁😁😁😁
Membo 69
MC ko dibuat letoy .saat mengahbs kelompok pisau terbang jadi hebat .ketemu cewe dibuat loyo😭😭
Afen Tan
Lumayan
Membo 69
Biasa
Penikmat buku
Luar biasa
Jamrud Khatulistiwa
bagaimana bisa masuk team naga kalau tdk punya kemampuan
Jamrud Khatulistiwa
ambil yg banyak Lin.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!