NovelToon NovelToon
Mutiara Di Balik Lumpur

Mutiara Di Balik Lumpur

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Nikahmuda / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:268.6k
Nilai: 5
Nama Author: Arion Alfattah

Season 1

Di sebuah Kota yang dimana banyak para penjudi, pemabuk, bahkan prostitusi bertebaran, hidup seorang gadis bernama Bian Almeta yang harus menjaga dirinya dan juga kehormatannya dengan menutupi seluruh tubuhnya menggunakan arang hitam supaya Pamannya tidak menjadikan wanita bayaran.



Season 2
Mengisahkan sahabatnya Bian yang juga di jadikan jaminan atas kekalahan judi oleh ayahnya dengan menjadikannya wanita pelayan pria hidung belang.

Apakah gadis itu mampu menjaga kehormatannya? atau, dia akan melakukan apapun demi orang yang mereka sayangi?

Yuk, ikuti kisahnya hanya di sini.

Ig : @ai.sah562
FB : Mmah Abidah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arion Alfattah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6

"Ada orang yang akan melunasi semua utang Ibu dengan syarat bersedia menikah dengan putranya."

"Apa?!" Rebecca memekik terkejut, dia berdiri dari duduknya berjalan ke dekat kaca.

"Ibu tidak mengizinkan. Biar Ibu saya yang membayar semuanya. Ibu tidak akan membiarkan kamu menanggung apa yang tidak seharusnya kau tanggung."

"Saat ini, itu satu-satunya cara untuk melunasi semua utang kita, Bu. Aku rela melakukan apapun asalkan Ibu terbebas dari Paman dan kita akan pergi dari sini memulai hidup yang baru." Bian mendekati Ibunya, berdiri di depan Rebecca.

"Aku mohon biarkan aku membantu dengan caraku. Aku tidak mau Ibu seperti ini terus, hatiku sakit saat membayangkan Ibuku menjadi pemuas nafsu para pria bejat. Izinkan aku menerima tawaran ini, Bu?" Bian menatap Ibunya penuh permohonan.

"Sayang, Ibu tidak ingin mereka menyakitimu apalagi mengolok-olok warna kulitmu. Kita tidak mengenal pria itu, dan kita juga tidak tahu apa mereka baik atau tidak." Rebecca sangat mengkhawatirkan putrinya di perlakukan tidak baik oleh keluarga mereka.

"Percayalah, Bu. Aku akan baik-baik saja. Izinkan aku sekali ini saja membantu Ibu, aku mohon!" Bian mengatupkan kedua tangannya memohon supaya Ibunya mengizinkan dirinya menerima tawaran Tuan Abraham.

Setelah berperang dengan pikiran dan batinnya, Rebecca mengangguk. Dia juga ingin terlepas dari Austin, dan dia tidak mau lagi melayani pria yang sering memakai jasanya. Meski hanya satu pria yang menyewanya dari awal sampai sekarang, Rebecca sudah enggan lagi melayani.

Bian menghambur kepelukan Ibunya. Gadis itu terisak bisa membebaskan Rebecca meski dia harus mengorbankan dirinya. "Hanya ini yang bisa ku lakukan untuk membebaskanmu, Ibu."

Ketika melihat Ibunya di paksa kembali, Bian memutuskan untuk menerima tawaran Abraham. Bian pun mengurai pelukannya tersenyum manis.

"Kita akan pergi dari tempat ini. Kita akan memulai hidup yang baru. Percayalah Bu, semuanya akan baik-baik saja. Aku pergi dulu."

"Kamu mau keman lagi?"

"Aku akan menemui tuan Abraham, secepatnya ku ingin membebaskan Ibu." Sekali lagi, gadis itu memeluk Ibunya dan Rebecca juga membalas pelukan sang putri mengusap punggung anaknya.

"Semoga pilihan kamu tepat, sayang. Maafkan Ibu harus mengorbankan kebahagiaanmu."

***********

Bian sudah tiba di kantor Abraham, dia juga sedang duduk menunggu meeting selesai. Rasa gugup kian mendera, tangannya terus saling meremas sesekali melirik ke arah pintu tempat meeting.

Setelah menunggu hampir satu jam, nampaklah Tuan Abraham beserta sekertaris dan asistennya keluar dari ruangan meeting. Sontak, Bian langsung berdiri memperhatikan pria paruh baya yang masih terlihat gagah dan juga tampan.

"Tuan." Panggil Bian mendekati. Abraham menoleh begitupun dengan yang lain. Pria itu tersenyum ramah kemudian mempersilahkan gadis berkulit hitam itu menunggu bareng Meta di ruangannya.

Banyak yang bertanya-tanya siapa gadis itu? namun, mereka tak berani bertanya langsung pada bosnya.

"Silahkan, apa yang ingin kamu bicarakan?" ujar Tuan Abraham setelah duduk berbaur dengan Meta dan Bian.

Bian menarik nafas dalam-dalam lalu, membuangnya. "Saya... saya menerima tawaran Anda," kata Bian menunduk memejamkan mata. Tuan Abraham tersenyum begitupun dengan Meta.

"Kamu yakin?" tanya Abraham meyakinkan lagi pendengarannya.

"Saya yakin, Tuan. Tapi..." Bian menggantung ucapannya. Ia meremas pakaiannya saking gugup dan tak enak hati untuk bicara.

"Bicaralah!" Abraham penasaran kelanjutan ucapan Bian.

"Saya minta uangnya hari ini juga. Saya dan Ibu saya ingin segera melunasinya lalu, kita akan pindah dari sana. Maaf kalau saya lancang." Bian semakin menundukan wajahnya. Malu, sungguh ia malu meminta ini tapi, mau bagaimana lagi. Semuanya demi bisa membebaskan sang Ibu.

"Saya akan memberikannya. Meta, kamu urus semuanya dan juga urus tempat tinggal baru buat mereka! Kamu pastikan hari ini juga mereka pindah." Ujar Abraham pada Meta, dan Meta mengangguk mengiakan.

"Dan, satu Minggu lagi kita akan ke Amerika serikat untuk melangsungkan pernikahan kau dan putraku!" sambungnya serius dan juga tegas.

Bian mendongak, ia hanya mengangguk. Biarlah dirinya di kata matre atau mencari kesempatan atau memanfaatkan situasi karena memang dirinya sangat membutuhkan uang.

**********

"Ini uangnya, Paman. Total semuanya 500 juta. Ibuku sudah tidak memiliki utang lagi dan aku harap, kau menepati janji untuk membebaskan Ibuku." Bian menyimpan amplop tebal berwarna coklat di atas meja.

Grep...

Istrinya Austin segera mengambil uang itu, dia membuka amplop, matanya melotot melihat uang sebanyak itu.

"Baiklah, kau boleh pergi." Yang menyuruh pun istrinya Austin.

"Dapat darimana uang sebanyak ini?" Austin memicingkan mata menatap curiga pada Bian.

"Kau tidak perlu tahu, yang jelas, aku sudah melunasi semua utang Ibuku. Ini lebih dari cukup karena seharusnya utangnya berkurang bukan tetap bertahan. Kau terus-terusan menjual Ibuku sedangkan uangnya kalian nikmati tapi, utangnya masih tak berkurang. Aku harap, kalian jangan lagi memaksa Ibuku!" Bian berdiri beranjak pergi.

"Heeeiii..! Saya tidak butuh uang ini!" Austin ingin mengejar Bian namun, di cekal oleh Istrinya.

"Kau ini kenapa, hah? biarkan dia pergi yang penting uang ini menjadi milik kita!" seringai licik terpancar dari raut wajah istrinya Austin.

"Bagaimana mungkin saya melepaskan tambang uang seperti Rebecca? wanita itu berani di bayar mahal oleh yang menyewanya." Austin kesal mencak pinggang.

"Kita tidak melepaskannya, Austin. Biarkan dia istirahat dulu, setelahnya kita paksa dia lagi untuk melayani pelanggan kita. Kalau dia menolak, kita bisa ancam Rebecca menggunakan putrinya."

Austin menarik sudut bibirnya membentuk sebuah senyuman miring. Apa yang di katakan istrinya ada benarnya juga. Bian adalah kelemahan Rebecca, dan itu akan menjadi senjatanya untuk membuat Rebecca menurut.

*********

"Bu, kita pergi dari sini malam ini juga!" Bian membereskan pakaian memasukan kedalam koper.

"Kita mau pergi kemana, Bian? kita tidak memiliki tempat tinggal lagi selain gubuk sederhana ini." Rebecca duduk di tepi ranjang memperhatikan Putrinya membenahi setiap pakaian.

"Amerika serikat. Aku tidak mau tinggal di las Vegas Nevada lagi. Tempat ini sudah tidak aman untuk Ibu. Aku yakin kalau Paman Austin akan memaksa Ibu lagi." Bian beranjak ke kamar Ibunya, dia juga memasukan pakaian yang akan di bawa ke dalam koper sang Ibu. Rebecca mengikuti langkah Bian dan iapun membantunya.

"Tapi kita tidak punya uang untuk mengontrak, Bian?" ujar Rebecca khawatir dan juga bingung mau tinggal dimana. Bian menoleh.

"Tuan Abraham sudah menyiapkan tempat tinggal kita yang baru. Maaf Bu, aku menerima tawaran dia."

Rebecca terenyuh menatap sedih, ia memeluk putrinya. Dia merasa bersalah tidak bisa membahagiakan Bian. Dia merasa bersalah telah memberikan beban.

"Maafkan Ibu, karena Ibu kau harus menyerahkan kehidupanmu kepada orang lain. Maaf, Bian." Rebecca terisak merasa bersalah.

Bersambung....

1
Devi Novita
kyk dr Indonesia ke Amerika aja 19 jam 😂 kyknya pesawatnya bolak balik berhenti deh mknya 19 jam
juwita
mampir
Dyah Oktina
Luar biasa
Dyah Oktina
lah daddy sendiri datang k pusat pelacuran... bagaimana ngak memberi contoh... 🤭
Yanti Yanti
Luar biasa
Indah Maya Sari
orang tia serakah .. seperri hartax dia bawa mati saja, 🤭
Putri Minwa
Dibalik kesetiaan Nayla mampir ya thor
Def-rehanQu
lanjut
Daniela Whu
jangan" bapkx kandung x bian ini
Unknown
Nevada itu Amerika Thor hahaha, lu kira Nevada itu Meksiko
Unknown
apa bedanya las Vegas sama Amerika serikat Thor 🥴🥴🤣🤣 soalnya las Vegas juga USA
Ashraf Syafikah
wow banyaknyaaaa
Novianti Ratnasari
harus nya Anggelia jangan.mau melakukan hubungan suami istri klw blum nikah
Novianti Ratnasari
kaya nya kekasih nya Sean lg hamil ank orang
Novianti Ratnasari
cinta belum kelar
Novianti Ratnasari
knp ya laki2 pd takut am kecoa ketimbang tikus.
Novianti Ratnasari
tinggal Sean yg nikah am Mila
Novianti Ratnasari
Billi keren
Novianti Ratnasari
jangan2 Aiden mantan nya Nathan
Novianti Ratnasari
gila si Austin.bukan nya menjaga dn melindungi istri ini malah di jadikan pelacur
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!